Anda di halaman 1dari 5

Pentingnya Kreatifitas dan inovasi Guru dalam mengemas

pembelajaran untuk menumbuhkan minat dan semangat belajar siswa


saat penerapan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ)
di SDIT AL-KARIMAH
Oleh : Umi Hani (SDIT AL-KARIMAH)

A. Latar Belakang
Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana
belajar dan proses belajar agar peserta didik secara aktif mengembangkan
potensi dirinya untuk memiliki kekuatan sepritual keagamaan, pengendalian
diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang
diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara. Salah satu
mengembangkan potensi peserta didik bertujuan untuk menumbuhkan sikap
kemandirian dalam peserta didik agar peserta tidak terpaku dengan guru.
Sebab di dalam kurikulum 2013 guru hanya sebagai mediator sedangkan
siswa yang berperan aktif sepenuhnya. Berdasarkan pengertian pendidikan
dan tujuan pendidikan, terlihat bahwa kemandirian merupakan aspek yang
penting dalam pendidikan. Kurangnya sifat kemandirian dalam belajar dapat
menimbulkan kebiasaan belajar yang kurang baik, seperti membolos (tidak
disiplin) belajar hanya saat ujian dan mencontek (Desmita, 2011:189).
Dalam mencapai tujuan dan standar kompetensi, selain faktor
kemandirian, pemahaman dan penguasaan materi juga tidak kalah penting.
Pembelajaran di sekolah tidak cukup hanya dengan sebuah materi yang
diberikan kepada peserta didik tetapi juga harus memberikan pengalaman
atau kehidupan nyata kepada peserta didik untuk memahami materi yang
diberikan. Saat pandemi COVID-19 ini sekolah sangat intens memberikan
pembelajaran secara Daring (melalui internet), dimana Guru dan siswa tidak
dapat berhadapan langsung seperti halnya di dalam kelas. Sehingga
pengawasan dan penyampaaian gurupun terbatas baik dalam hal materi dan
waktu. Hal ini menjadi salah satu kendala untuk peserta didik dalam
memahami materi pembelajaran. Belum lagi adanya kendala keterbatasan
Quota dan keterbatasan sarana Gadget yang dimiliki siswa dirumah.
Pada dasarnya pembelajaran jarak jauh menjadi salah satu solusi yang tepat
pada saat pandemi ini. Hal ini dikarenakan pembelajaran jarak jauh bisa
dilakukan tanpa pembelajaran tatap muka di kelas, sehingga terhindar dari
perkumpulan orang yang menjadi salah satu penyebab meluasnya wabah
saat ini. Selain itu juga, dalam pembelajaran jarak jauh guru dan peserta
didik masih dapat berdiskusi dan peserta didik pun dapat menyuarakan
pendapatnya. Salah satu aplikasi yang dimanfaatkan Guru dan siswa di
SDIT AL-KARIMAH adalah google classroom dan googlemeet dimana saat
ini Guru dan murid juga sudah diberikan akun secara cuma-cuma dari
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yaitu Akun GSE yang menjadi satu wadah
untuk beberapa aplikasi yang dipakai yaitu Google Glassroom, Google
meet, Google Form, Google Drive dll. yang pada dasarnya dapat
memudahkan guru dan murid dalam melaksanakan pembelajaran daring.

Saat masa Pandemi COVID-19 seluruh instansi baik Pendidikan maupun


perkantoran dialihkan semua dirumah sehingga untuk instransi pendidikan
diterapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dan di Perkantoran diterapkan
Work From Home (WFH). Hal ini juga menjadi salah satu dari beberapa
kendala yang menghambat pembelajaran Jarak Jauh karena salah satu faktor
pendukung PJJ adalah dukungan dan dampingan orang tua di rumah
khususnya bagi siswa TK dan SD. Ini menjadi salah satu bagian penting
dimana orang tua mendampingi sekaligus memotivasi siswa dirumah untuk
bisa bangun pagi hari dan memantau anak menyiapkan tugasnya secara
mandiri. Selain itu orang tua juga sebagai pendamping anak dalam
menggunakan gadget sebagai sarana pembelajaran. Namun dikarenakan
tugas kantor orang tua yang dibawa kerumah lebih banyak memerlukan
waktu akhirnya proses pendampingan anak dalam PJJ tidak dapat terpenuhi
dengan maksimal sehingga masih ada peserta didik yang terlambat bangun
atau baru bergabung pada saat jadwal pembelajaran sudah selesai padahal
guru-guru juga sudah menerapkan peraturan jam yang terjadwal di setiap
pelajarannya, dikarenaka kendala ini sehingga peserta didik yang terlambat
bergabung tersebut tidak mengikuti penjelasan guru secara langsung dan
tanya jawab bersama dalam Googlemeet.

B. Indentifikasi Masalah
Berdasarkan uraian latar belakang masalah di atas dapat diidentifikasi
masalah-masalah di SDIT AL-KARIMAH sebagai berikut :
1. Kurangnya kreatifitas Guru saat mengemas pembelajaran Jarak Jauh
Sehingga kurangnya minat dan semangat siswa dalam pembelajaran
Jarak Jauh
2. Kurangnya waktu untuk menjelaskan lebih detail materi yang akan
diajarkan selama Pembelajaran Jarak Jauh
3. Terbatasnya waktu orang tua dalam mendampingi siswa dan terbatasnya
sarana gadget yang dimiliki siswa

C. Strategi dan langkah dalam mengatasi masalah


Adapun langkah-langkah yang dilakukan dalam mengatasi permasalahan
diatas diantaranya adalah:

1. Mengadakan komunikasi dengan Guru untuk mengevaluasi metode


pembelajaran sebelumnya agar dapat disajikan lebih kreatif, menarik
dan inovatif sehingga menimbulkan semangat dan minat belajar
peserta didik, dengan mendatangkan narasumber yang dapat
memberikan apa yang dibutuhkan guru dalam mengembangkan
kreativitasnya.
2. Mengamati alur dan kebiasaan peserta didik dirumah palam proses
pembelajaran daring
3. Mengadakan Komunikasi dengan orang tua murid yang tidak dapat
sepenuhnya mendampingi peserta didik dengan pendekataan solutif
sehingga tidak terjadi lagi ketidak disiplinan dari peserta didik dalam
mengikuti pembelajaran
4. Mendata siapa saja siswa yang memiliki keterbatasan dalam sarana
pembelajaran jarak jauh
5. Memberikan pembelajaran dan tugas kepada siswa dengan caaraa
mendatangi tempat tinggal siswa secara langsung agar peserta didik/
siswa tidak tertinggal dalam pembelajaran
6. Membuat catatan pribadi siswa, agar guru dapat mengetahui
perkembangan siswa selama pembelajaraan PJJ
7. Memotivasi siswa untuk terus semangat dalam belajar dan
menstimulus siswa untuk aktif bertanya apabila kurang memahami
materi pembelajaran
8. Memonitor kemajuan siswa dalam perkembangannya belajar secara
Daring/ PJJ

D. Hasil yang diperoleh

Dari langkah-langkah yang dilaksanakan tadi, kami bersyukur


bahwa kami dan peserta didik sedikit demi sedikit merasakan manfaatnya,
yaitu sebagai berikut :

1. Dengan media pembelajaran yang lebih kreatif dan inovatif peserta


didik lebih antusias untuk mengikuti pembelajaran walaupun dengan
system daring.
2. Adanya komunikasi antara Guru dan Orang tua yang intens dapat
meminimalisir terjadinya ketidak disiplinan peserta didik
3. Seluruh peserta didik dapat melaksanakan pembelajaran tanpa
kecuali (baik dengan cara daring ataupun penugasan langsung)

E. Faktor-faktor yang mempengaruhi Pembelajaran Jarak jauh di


SDIT AL-KARIMAH

N FAKTOR PENDUKUNG FAKTOR PENGHAMBAT


O
1. Sebagian besar guru SDIT AL- Sebelumnya Guru-guru kurang
KARIMAH memiliki kecakapan kreatif dalam menyajikan
dalam menggunakan Komputer media pembelajaran sehingga
dan IT kurang menarik
2. Ketersediaan Wifi di Sekolah Apabila guruWFH, dirumah
kadang terkendala jaringan dan
quota
3. Sebagian besar peserta didik Sebagian masih ada peserta
mengikuti pembelajaran jarak didik yang memakai gadget
jauh orang tua sehingga dalam
pengumpulan tugas kadang-
kadang agak terlambat
walaupun tidak sampai berhari-
hari

F. Kesimpulan
Dengan adanya Media pembelajaran yang menarik dan inovatif
dapat menumbuhkan minat belajar dan semangat peserta didik dalam
pembelajaran jarak jauh yang tentunya mengandalkan sarana audio visual
untuk menyampaikan materi pembelajaran guru/ para pendidik disamping
itu sebagai sarana komunikasi langsung antara siswa dengan guru melalui
internet sebagai penyambung utama Pembelajaran Jarak jauh.
Komunikasi antara Guru, orang tua dan peserta didik adalah hal
terpenting agar berjalannya pembelajaran jarak jauh sesuai dengan tujuan
pembelajaran yaitu untuk memberikan pengetahuan dan manfaat dari
pengetahuan tersebut bagi anak didik agar dapat diaplikasikan dalam
kehidupan sehari-hari.