Anda di halaman 1dari 2

RESUME KASUS

Tanggal : 26 Juni 2019

Ruang : Poli Kebidanan RSUD Bangli


Kelompok : 3 PLKK 3
Prodi : Ilmu Keperawatan
Nama Mahasiswa : Ni Luh Putu Mirayanti
NIM : 16C11695

Seorang wanita berusia 22 tahun datang ke poliklinik kebidanan RSUD Bangli diantar oleh
suaminya untuk memeriksakan kondisi luka post operasi sc (seksio cecaria). Saat pengkajian
terdapat luka post sc, perban luka tampak sedikit kotor dan disekitar area pembedahan terlihat
sedikit kemerahan. Klien mengeluh nyeri pada area post operasi, nyeri yang dirasakan hilang
timbul, klien mengatakan rentang nyeri yang dirasakan berada pada rentang 4 dari 1 – 10 nilai
rentang yang diberikan. Klien mengatakan tidak puas dengan pola tidurnya karena sering
terbangun di malam hari. Dari pengukuran tanda – tanda vital didapatkan hasil : TD = 100/60
mmHg, Suhu = 36,50C, Nadi = 88x/menit, RR = 20x/menit. Dari hasil pengkajian diatas
Masalah Keperawatan yang muncul yaitu Resiko Infeksi area pembedahan kemudian
Rencana Keperawatan yang akan diberikan pada klien yaitu perawatan luka post sc, inspeksi
kondiksi luka / insisi bedah, ajarkan klien mengenai tanda dan gejala infeksi dan kapan harus
melaporkannya kepada petugas kesehatan, kolaborasi pemeberian terapi antibiotik, juga
ajarkan klien teknik distraksi dan relaksasi. Tindakan Keperawatan yang telah diberikan
adalah perawatan luka, kaji kondisi luka, mengkaji skala nyeri, mengukur tanda tanda vital
klien, mengajarkan teknik distraksi dan relaksasi kepada klien dan memberikan KIE tentang
penggunaan obat sesuai dengan terapi. Evaluasi Keperawatan klien sudah mengetahui tanda
– tanda infeksi seperti terdapat cairan yang berbau yang keluar pada luka post sc, kemerahan
dan demam, klien sudah faham dengan penjelasan perawat tentang teknik distraksi dan
relaksasi, klien mengatakan nyeri mulai perlahan sedikit berkurang, klien sudah merasa lebih
nyaman dan klien sudah mengerti tentang penjelasan penggunaan obat yang sesuai, tanda
tanda vitalA : TD = 110/80 mmHg, Suhu = 360C, Nadi = 70x/menit, RR = 22x/menit.
Bangli, 28 Juni 2019

Ni Luh Putu Mirayanti