Anda di halaman 1dari 13

SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN

KONSTRUKSI ( Permen PUPR N0 21/PRT/M/2019 )


Disampaikan oleh :
Ir. Lazuardi Nurdin
Ketua Umum Perkumpulan Ahli Keselamatan Konstruksi Indonesia
( d.h A2K4 – Indonesia )

Jakarta,12 September 2020


DEFINISI
Keselamatan Konstruksi adalah segala kegiatan keteknikan untuk
mendukung Pekerjaan Konstruksi dalam mewujudkan pemenuhan
standar keamanan, keselamatan, kesehatan dan keberlanjutan yang
menjamin keselamatan keteknikan konstruksi, keselamatan dan
kesehatan tenaga kerja, keselamatan publik dan lingkungan.
DEFINISI
Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi yang selanjutnya disebut
SMKK adalah bagian dari sistem manajemen pelaksanaan Pekerjaan
Konstruksi dalam rangka menjamin terwujudnya Keselamatan
Konstruksi.
LATAR BELAKANG
UU RI NO. 2 TAHUN 2017
Tentang Jasa Konstruksi

Pasal 4 ayat (1) huruf c. Pasal 5 ayat (3) huruf a. Pasal 59 ayat (4)
Pemerintah Pusat bertanggung jawab Pemerintah Pusat memiliki kewenangan Standar Keamanan, Keselamatan,
atas terselenggaranya Jasa mengembangkan Standar Keamanan, Kesehatan, dan Keberlanjutan untuk
Konstruksi yang sesuai dengan Keselamatan, Kesehatan, dan setiap produk Jasa Konstruksi diatur oleh
Standar Keamanan, Keselamatan, Keberlanjutan dalam penyelenggaraan menteri teknis terkait sesuai dengan
Kesehatan, dan Keberlanjutan Jasa Konstruksi kewenangannya.

PERMEN PU NO. 05/2014 PERMEN PUPR NO. 07/2019


Tentang Pedoman Sistem Manajemen Keselamatan dan Tentang Standar dan Pedoman Pengadaan
Kesehatan Kerja (SMK3) Konstruksi Bidang Pekerjaan Umum Jasa Konstruksi Melalui Penyedia
• Hanya berlaku untuk internal di Kementerian Pekerjaan Umum; Sudah mengatur:
• Pemberlakuan bagi Pemerintah Daerah bersifat “optional”; • Keselamatan Konstruksi,
• Belum mengatur keselamatan konstruksi yang meliputi • Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi
keselamatan, kesehatan, keamanan dan keberlanjutan; (SMKK), dan
• belum mengatur aspek pembinaan, pengawasan dan • Rencana Keselamatan Konstruksi (RKK).
pemantauan serta evaluasi keselamatan konstruksi secara nasional. 4
UU No 02 Tahun 2017
TENTANG JASA KONSTRUKSI

BAB I KETENTUAN UMUM


PASAL 1, butir 9,:

• Standar Keamanan, Keselamatan, Kesehatan, dan Keberlanjutan adalah


pedoman teknis keamanan, keselamatan, kesehatan tempat kerja konstruksi,
dan perlindungan sosial tenaga kerja, serta tata lingkungan setempat dan
pengelolaan lingkungan hidup dalam penyelenggaraan Jasa Konstruksi.

5
LATAR BELAKANG
Definisi Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi

Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi

Keselamatan keteknikan K3
Wujud Keselamatan dan
Konstruksi Keselamatan Umum
Kesehatan Pekerja

• Material • Tenaga Kerja


• Masyarakat sekitar proyek
• Tenaga Manajerial
Objek yang • Alat • Lingkungan kerja
• Orang yang berada di lokasi
diselamatkan • Aset • Lingkungan terdampak
proyek (Pemasok, Tamu,
proyek
• Konstruksi subpenyedia Jasa)

Pencemaran lingkungan
Pencegahan Kecelakaan Kerja dan
Kecelakaan Konstruksi dan Kecelakaan
Terhadap Penyakit Akibat Kerja
Masyarakat

Hazzard Identification, Risk Assesment, and Opportunity (HIRAO), Metode Kerja, Manual,
Alat Pencegahan
Prosedur Kerja, Job Safety Analysis (JSA)
SIAPA SUBJEK
YANG DIATUR?
Pengguna Jasa Penyedia Jasa

APA OBJEK
YANG DIATUR?
Konsultansi Konstruksi Pekerjaan Konstruksi

7
PENERAPAN SMKK
Penerapan SMKK pada tahapan-tahapan:

Pemilihan Penyedia Pelaksanaan Serah Terima


Jasa Pekerjaan Konstruksi Pekerjaan

Dokumen pemilihan
bentuk

(dijelaskan Pengguna Jasa kepada Dokumen hasil penerapan SMKK


Pelaksanaan RKK
Penyedia Jasa pada saat kepada Pengguna Jasa
penjelasan dokumen)
Harus memuat:
• manajemen Risiko Keselamatan Penyesuaian RKK disampaikan,
Konstruksi yang paling sedikit
muatan

dibahas, dan disetujui oleh


memuat uraian pekerjaan, • laporan pelaksanaan RKK
Pengguna Jasa dan Penyedia Jasa
identifikasi bahaya, dan • bukti penerapan SMKK yang
penetapan tingkat Risiko
pada saat rapat persiapan
didokumentasikan
Keselamatan Konstruksi pada pelaksanaan Pekerjaan Konstruksi
Pekerjaan Konstruksi; dan (pre-construction meeting)
• Biaya Penerapan SMKK pada HPS
DOKUMEN PENERAPAN SMKK

PENGKAJIAN &
TAHAPAN PERENCANAAN
PERANCANGAN PEMBANGUNAN

PROCUREMENT PELAKSANAAN

Harus Menyusun
Harus Menyusun Dok. SMKK
DOKUMEN Rancangan RKK
Rancangan (RKK Pelaksanaan
Konseptual SMKK (EVALUASI TEKNIS)
Konseptual SMKK (RKK Perancangan) dan RMPK)
JASA KONSULTANSI KONSTRUKSI PENGAWASAN/MK DAN
PEKERJAAN KONSTRUKSI MENYUSUN RKK

JASA KONSULTANSI KONSTRUKSI PENGAWASAN/MK


JASA KONSULTANSI KONSTRUKSI PENGKAJIAN, HARUS MEMILIKI AHLI K3 KONSTRUKSI, SEDANGKAN
PERENCANAAN, DAN PERENCANAAN HARUS PEKERJAAN KONSTRUKSI HARUS MEMILIKI AHLI K3
MEMILIKI AHLI K3 KONSTRUKSI KONSTRUKSI DAN/ATAU PETUGAS KESELAMATAN
KONSTRUKSI
RANCANGAN KONSEPTUAL SMKK (PRA-KONSTRUKSI)
Rancangan Konseptual
dibuat pada tahapan: memuat
a) lingkup tanggung jawab pengkajian;
b) informasi awal terhadap kelaikan paling sedikit meliputi lokasi, lingkungan, sosio-
Pengkajian ekonomi, dan/atau dampak lingkungan; dan
c) rekomendasi teknis

a) lingkup tanggung jawab perencanaan;


b) informasi awal terhadap kelaikan paling sedikit meliputi lokasi, lingkungan, sosio-
Perencanaan ekonomi, dan/atau dampak lingkungan; dan
c) rekomendasi teknis

a) lingkup tanggung jawab perancang, termasuk pernyataan dalam hal terjadi revisi desain,
tanggung jawab revisi desain dan dampaknya ada pada penyusun revisi;
b) metode pelaksanaan Pekerjaan Konstruksi;
c) identifikasi bahaya, mitigasi bahaya, dan penetapan tingkat risiko;
Perancangan d) daftar standar dan/atau peraturan perundang-undangan Keselamatan Konstruksi yang
10
ditetapkan untuk desain;
e) Biaya Penerapan SMKK; dan
f) rancangan panduan keselamatan pengoperasian dan pemeliharaan konstruksi bangunan.
SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN KONSTRUKSI ( SMKK)

Bagian A : Kepemimpinan dan Partisipasi Pekerja dalam


Bagian C : Dukungan Keselamatan Konstruksi
Keselamatan Konstruksi

Kepedulian Pimpinan Terhadap Isu


01 01 Sumber Daya
Eksternal dan Internal

02 Komitmen Keselamatan Konstruksi 02 Kompetensi

Bagian B : Perencanaan Keselamatan Konstruksi


03 Kepedulian

04 Komunikasi
01
Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko,
Pengendalian dan Peluang
05 Informasi Terdokumentasi
02 Rencana Tindakan (Sasaran dan Program)

03
Standar dan Peraturan Perundang-
undangan
SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN KONSTRUKSI ( SMKK)

Bagian E : Evaluasi Kinerja Keselamatan


Bagian D : Operasi Keselamatan Konstruksi
Konstruksi

01 Perencanaan dan Pengendalian Operasi 01 Pemantauan dan Evaluasi

02
Kesiapan dan Tanggapan terhadap Kondisi • Inspeksi dan audit
Darurat

02 Tinjauan Manajemen

03
Peningkatan Kinerja Keselamatan
Konstruksi
TERIMA KASIH