Anda di halaman 1dari 16

ANALISIS ASPEK FISIK DAN NON FISIK BENUA ASIA

MAKALAH

OLEH : KELOMPOK 3
KELAS: A – 2018

NAMA: AZZAHRA AULIA WIDIANTY


NIM: 3183331021

NAMA: CINDY RIZKI ANANDA


NIM: 3183331022

NAMA: DWI IRFANSYAH


NIM: 3181131004

DOSEN PENGAMPU : Drs. Walbiden Lumbantoruan, M.Si

PENDIDIKAN GEOGRAFI
FAKULTAS ILMU SOSIAL
UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
2020
KATA PENGANTAR

Puji syukur penyusun panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena
berkat rahmat-Nya kami bisa menyelesaikan makalah ini. Laporan ini diajukan
guna memenuhi tugas mata kuliah Geografi Regional Negara Berkembang.

Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu
sehingga makalah ini dapat diselesaikan tepat pada waktunya. Makalah ini masih
jauh dari sempurna, oleh karena itu kami mengharapkan kritik dan saran yang
bersifat membangun demi kesempurnaan makalah ini.

Semoga makalah ini memberikan informasi bagi pembaca, mahasiswa dan


bermanfaat untuk pengembangan wawasan dan peningkatan ilmu pengetahuan
bagi kita semua.

Medan, September 2020


DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR...................................................................................................i

DAFTAR ISI..................................................................................................................ii

BAB I PENDAHULUAN.............................................................................................1

1. Latar Belakang....................................................................................................1
2. Rumusah Masalah...............................................................................................1
3. Tujuan.................................................................................................................1

BAB II PEMBAHASAN..............................................................................................2

1. Aspek Fisik Benua Asia......................................................................................2


2. Aspek Non Fisik Benua Asia..............................................................................

BAB III PENUTUP.....................................................................................................

1. Kesimpulan.........................................................................................................
2. Saran...................................................................................................................

DAFTAR PUSTAKA....................................................................................................
BAB I

PENDAHULUAN

1. Latar Belakang

Benua Asia adalah benua terbesar di dunia yang memiliki luas sekitar 30 persen dari
luas daratan bumi. Benua Asia juga merupakan benua yang memiliki jumlah populasi
terbesar didunia sekitar 60 persen dari populasi dunia. Secara astronomi letak benua Asia
berada di antara 11º LS – 77º LU dan 26º BT – 169º BB.. Para ahli geografi telah
menyatakan bahwa Benua Asia berbatasan langsung dengan Benua Eropa dan Benua
Australia serta berada diantara samudra Hindia, Pasifik dan Arktic.

Benua Asia adalah Benua paling luas didunia. Total wilayah Asia dari Wilayah Asia
Utara sampai papua, tetapi tidak termasuk pulau New Guinea luasnya sekitar 44.614.000 km
persegi. kalau dihitung kira-kira sepertiga luas daratan umi. Pulau-pulau tersebut termasuk
Taiwan,Jepang dan Indonesia, Sakhalin dan pulau-pulau lain di Asia Rusia, SriLanka ,
Siprus , dan banyak pulau kecil lainnya bersama-sama membentuk luasan sekitar
3.210.000 km persegi atau 7 persen dari total luas Benua Asia. Berdasarkan letak
geografisnya karakteristik Benua Asia dibagi menjadi beberapa wilayah yang telah kita
ketahui seperti Asia Utara, Asia Tengah, Asia Barat, Asia Timur, Asia Selatan dan Asia
Tenggara.

2. Rumusan Masalah

Dari latar belakang diatas, dapat penulis simpulkan ada beberapa rumusan masalah
yang akan dibahas dalam makalah ini, antara lain :

a. Bagaimana Aspek Fisik Benua Asia?


b. Bagaimana Aspek Non Fisik Benua Asia?
3. Tujuan
a. Mengetahui Keadaan Aspek Fisik benua Asia
b. Mengetahui Keadaan Aspek Non Fisik benua Asia
BAB II

PEMBAHASAN

I. Aspek Fisik Benua Asia

Letak dari benua Asia, sebagian berada pada belahan bumi bagian utara. Sedangkan,
secara astronomi, letak benua Asia berada di antara 11º Lintang Selatan (LS) – 80º Lintang
Utara (LU) dan 26º Bujur Timur (BT) – 170º Bujur Barat (BB). Dampak yang ditimbulkan
dari letak astronomi Benua Asia tersebut. Letak Benua Asia pada belahan bumi bagian utara,
kecuali bagian Selatan Kepulauan Indonesia di Asia Tenggara.

Benua Asia memiliki iklim yang ada disemua wilayah yang ada di dunia. Pada bagian
selatan benua Asia memiliki ilkim tropis dengan sebagian lagi beriklim muson. Pada bagian
paling Utara beriklim kutub. Diantara bagian selatan dan utara terdapat iklim sedang di
beberapa bagian lagi beriklim sub tropis dan gurun.Benua Asia yang memiliki panjang 175º
atau hampir setengah dari keliling dunia, menjadikan kedua ujung Benua Asia memiliki
perbedaan waktu hingga 12 jam. Apabila di tepi paling barat Benua Asia sedang mengalami
matahari terbit. Maka pada tepi benua Asia paling timur dengan mengalamai matahari
terbenam. Garis meredian yaitu 180º telah memotong bagian ujung timur dari Benua Asia,
sehingga sekitar 100 terletak pada bujur barat, dan bagian yang terbesar dari benua Asia
terletak pada bujur timur.

Adapun batas- batas wilayah yang dimiliki oleh Benua Asia, dapat dijelaskan sebagai
berikut.

 Sebelah Timur berbatasan dengan Samudra Pasifik.


 Sebelah Utara berbatasan dengan Daratan Eropa.
 Sebelah Barat berbatasan dengan Laut Merah, Benua Afrika, dan Samudra Hindia.
 Sebelah Selatan berbatasan dengan Samudra Hindia dan Benua Australia.

Kenampakan Alam Benua Asia

Ditinjau dari bentuk kenampakan alam benua Asia. Benua Asia merupakan satu
daratan dengan Benua Eropa. Ada pendapat yang menyatakan benua Asia sebagai Eurasia
karena satu daratan dengan Benua Eropa tersebut. Letak benua Asia, secara geografis, yaitu:
Benua Asia di antara Laut Es Utara (di sebelah utaranya) dengan Lautan Hindia (di sebelah
selatannya).

Benua Asia terletak di antara benua Afrika dan Eropa (di sebelah baratnya) dengan
Samudra Pasifik (di sebelah timurnya). Batas antara benua Asia dan Benua Eropa yaitu
Pegunungan Ural yang rendah dan dataran rendah lembah sungai Ural pada bagian selatan.
Benua Asia dan Benua Afrika tidak terpisah secara keseluruhan. Terdapat daratan sempit
yang menjadi penghubung diantara keduanya. Yaitu Gurun Sinai yang berada tepat di antara
Laut Merah dan Laut Tengah. Kedua benua ini, yaitu Asia dan Afrika terputus setelah dibuat
Terusan Suez. Selain itu, Laut Merah dan Teluk Aden merupakan suatu bagian dari laut
sempit yang menjadi pemisah antara benua Asia dan Benua Afrika.

Selanjutnya, ditinjau dari bentuk permukaannya di bumi. Benua Asia dapat dibedakan
menjadi beberapa bentuk, yang dapat dijelaskan sebagai berikut.

a. Pada bagian barat Myanmar ditemukan anak Benua India yang merupakan sebuah
semenanjung. Awalnya, daratan ini terletak pada bagian selatan dari Asia,
namun terbawa oleh geseran lempeng Indo – Australia. Hingga pada akhirnya,
daratan berbentuk segitiga tersebut bertumbukan dengan pantai selatan Asia. Akibat
kondisi tersebut, maka terbentuklah Pegunungan Himalaya. Pada bagian selatan,
terbentang lembah Sungai Indus, Gangga, dan Brahmaputra. Sedangkan, pada
bagian segitiga yang paling selatan merupakan Dataran Tinggi Dekan.
b. Di Asia Tenggara terbentang deretan pegunungan Alpen – Banda, kemudian
Sirkum Pasifik, dan Lingkar Australian. Masing – masing pegunungan memiliki
lempeng benua dan deretan gunung api. Kondisi ini menjadikannya amat labil,
namun mengandung kekayaan alam dan tingkat kesuburan tanah yang sangat tinggi.
c. Pada pantai timur Asia, yang terdiri dari Kepulauan Kuril, Ryukyu di Jepang, dan
Taiwan, merupakan bagian dari tepi lempeng Asia yang membelok. Pembelokan
tersebut sebagai akibat dari tumbukan dengan lempeng Pasifik.
d. Lebih lanjut, titik terendah di dunia terletak di Benua Asia, tepatnya di Laut Mati
yang terletak di negara Yordania. Selain titik terendah, Benua Asia juga memiliki
titik tertinggi, yaitu Gunung Everest yang terletak di pegunungan Himalaya.
Rangkaian pegunungan yang ada di benua Asia yang utama adalah

 Pegunungan Himalaya dan Pegunungan Hindu Kush yang terdapat di India.


 Pegunungan Zagros yang terletak di Iran.
 Pegunungan Altai yang terletak di Rusia.
 Pegunungan Kun Lun terletak di Cina.
 Pegunungan Siberia Selatan
 Pegunungan Karakorum yang terletak di Semenanjung Malaya.

Benua asia juga memiliki beberapa dataran tinggi. Dataran tinggi yang terkenal yaitu
Dataran Tinggi Dekkan yang terletak di India, Dataran Tinggi Anatoli yang terletak di
Turki, dan Dataran Tinggi Tibet. Kemudian sungai – sungai yang mengalir di benua Asia
yaitu Sungai Indus terletak di Pakistan, Sungai Gangga terletak di India, Sungai Ob,
Sungai Yang Tse, Sungai Huang Ho terletak di Cina, dan Sungai Mekong.

Kenampakan alam yang lain di benua Asia, yaitu danau. Danau – danau utama yang
ada di benua Asia yaitu Danau Aral, Danal Balkash, Sanau Baikal, dan Danau Laut Kaspia.
Selain danau, benua Asia juga memiliki bentangan alam yaitu lain, seperti gurun. Gurun-
gurun yang ada di Benua Asia yaitu Gurun Thar terletak di India, Gurun Arab dan Gurun
Sinai terletak di Timur Tengah, Gurun Taklamakan dan Gurun Gobi yang terletak di RRC
dan Mongolia. Gurun Gobi dinyatakan sebagai gurun yang terluas di Asia.

Plato – plato yang terdapat di benua Asia, dapat dijelaskan sebagai berikut

 Plato Turki yang dipagari oleh Pegunungan Pntic dan Pegunungan Taurus.
 Plato Iran yang dipagari oleh Pegunungan Zagros, Pegunungan Sulaiman, dan
Pegunungan Elburz.
 Plato Tibet yang dipagari oleh Pegunungan Himalaya dan Pegunungan Kunlun.
 Plato Arabia yang memiliki lereng curam ke arah Laut Merah dan melandai ke arah
Timur sampai berakhir di lembah Sungai Tigris.
 Plato dekan yang terdapat di semenanjung India. Plato Dekan memiliki lereng curam ke
arah barat dan membentuk pegunungan barat. Plato ini juga melandai ke arah timur dan
membentuk pegunungan timur.
 Plato Yunan membentang mulai dari Shan States yang terdapat di Myanmar ke arah
timur dan selatan. Ke arah timur, plato yunan tersebut membentang sampai pada Vietnam
dan ke arah Selatan, plato Yunan tersebut sampai ke semenanjung Malaysia.

1. Letak Secara Garis Astronomis dan Luas Wilayah Benua Asia

Benua Asia adalah benua terluas dibanding dengan benua lainnya. Terbentang dari laut
Artik di utara sampai wilayah hujan tropis Indonesia di tenggara. Luas benua Asia adalah
45.036.492 km2. Benua Asia memiliki letak astronomis antara 11º LS – 77º LU dan 26º BT
– 169º BB.

2. Batas – batas Benua Asia

Secara Geografis Benua Asia memiliki batas-batas sebagai berikut :

 Sebelah Utara = Samudara Artik


 Sebelah Timur = Samudra Pasifik
 Sebelah Selatan = Samudra Hindia dan Australia
 Sebelah Barat = Pegunungan Ural, dan Laut Kaspia

3. Puncak Tertinggi dan Titik Terendah Daratan

Puncak tertinggi daratan Asia adalah Mt.Everestdgn tinggi 8.848 m/dpl. Sedangkan titik
terendah dratan adalah dasar laut mati di Israel / Jordan dgn dalam 400 m.

4. Iklim di Benua Asia

Benua Asia memiliki beberapa jenis iklim yang berbeda beda, berdasarkan wilayah –
wilayahnya.Bahkan semua zona iklim – iklim yang ada di dunia, dimiliki oleh benua Asia.

Iklim – iklim tersebut dapat dijelaskan, sebagai berikut.

a. Iklim tropis. Iklim tropis memiliki curah hujan yang cukup tinggi dan memiliki
temperatur udara yang relatif tinggi pula. Iklim topis dapat kita jumpai di wilayah Asia
Selatan dan Asia Tenggara
b. Iklim sub – tropis. Iklim sub – tropis dapat dijumpai di wilayah Asia Timur. Pada
iklim sub – tropis, saat musim panas, suhu menjadi tinggi, namun musim
dinginnya sejuk. Kemudian akan mengalami hujan pada musim dingin, yang
dialami oleh negara – negara di sekitar Laut Tengah.
c. Iklim sedang. Iklim sedang dapat dijumpai di wilayah Jepang, Cina, dan Korea. Iklim
sedang ini mengenal empat musim. Empat musim tersebut yaitu musim panas, musim
gugur, musim dingin, dan musim semi.
d. Iklim dingin. Iklim dingin ini ditandai dengan masa beku yang terjadi hampir di
sepanjang tahun. Iklim dingin dapat dijumpai di Siberia.
e. Iklim darat. Iklim darat dapat dijumpai di wilayah Gurun Gobi dan Timur Tengah atau
di Asia Barat. Iklim darat ini dibagi menjadi dua iklim, yaitu iklim kontinental dan
iklim gurun.
f. Iklim mediteran. Iklim mediteran dapat dijumpai di wilayah Iran pada bagian Utara,
pesisir Laut Tengah, Suriah, dan Israel.
g. Iklim kutub. Iklim kutub ini dapat dijumpai di wilayah Asia Utara, tepatnya di Rusia
dan Siberia.
h. Iklim pegunungan. Iklim pegunungan ini dapat dijumpai di dataran tinggi Tibet
sampai pada Mongolia.

5. Flora dan Fauna

Daerah yang memiliki iklim tropis basah akan tertutup oleh hutan hujan tropis
dengan pohon – pohon yang memiliki daun lebar dan heterogen. Ada juga hutan musim
yang pohon – pohonnya agak jarang dan homogen. Hewan yang hidup di iklim tropis
basah, antara lain sejenis kera, badak, dan banteng.Kemudian, di daerah yang beriklim
kering. Pada daerah beriklim kering akan dijumpai tumbuhan gurun yang memiliki masa
tumbuh yang singkat. Tumbuhan yang dapat dijumpai pada daerah yang miliki iklim
kering, yaitu sejenis kaktus berduri. Hewan yang dapat hidup di wilayah beriklim kering,
antara lain hyena, singa, unta, dan keledai.

Selanjutnya, pada daerah sekeliling gurun yang memiliki curah hujan lebih
besar, biasanya ditumbuhi oleh padang rumput kering. Pada daerah yang agak lembab,
terdapat hutan sabana. Hewan yang hidup di daerah gurun dengan curah hujan yang lebih
besar dan lembab, antara lain rusa, zebra, jerapah, yak, zebu, banteng, kuda,
harimau, serigala, singa, dan jaguar.
Pada daerah sekitar kutub terdapat tanaman yang berdaun jarum dengan hutan
campuran hutan cemara atau conifer. Kemudian, pada daerah di sepanjang pantai Laut
Artik merupakan suatu daerah yang tidak terdapat pohon. Tumbuhan yang dapat ditemui
pada daerah tersebut, biasanya sejenis lumut atau yang dikenal dengan hutan tundra.
Hewan yang dapat hidup di daerah tersebut yaitu hewan caribou atau sejenis rusa,
beruang, dan serigala.

6. Negara – Negara di Wilayah Asia dan Penjelasannya

Seperti yang telah diketahui dan dijelaskan sebelumnya, bahwa benua Asia dibagi
ke dalam lima wilayah, yaitu Asia Timur, Asia Tenggara, Asia Tengah, Asia Barat, dan
Asia Selatan.Setiap wilayah tersebut memiliki bagian negara – negara yang berbeda –
beda. Masing – masing negara yang termasuk ke dalam lima bagian wilayah benua Asia
tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut.

Negara – negara Asia Timur beserta ibu kota

 Cina : Beijing  Korea Selatan : Seoul


 Hongkong : Hongkong  Korea Utara : Pyongyang
 Makao : Makao  Mongolia : Ulan Bator
 Jepang : Tokyo  Taiwan Taipei

Keterangan:

Orang – orang bangsa Eropa menamakan Asia Timur ini sebagai Timur Jauh, karena
letaknya di bagian Timur dan sangat jauh. Terutama di bagian Cina, sebagian besar
wilayahnya merupakan wilayah bergunung – gunung dan tanah yang dimiliki relatif gersang.
Hewan yang dapat bertahan hidup di wilayah Cina Utara yaitu Panda. Panda merupakan
beruang yang sangat terkenal berwarna hitam dan putih

Selanjutnya negara Korea, seperti yang ditunjukkan di atas negara Korea, terdiri dari
Korea Utara dan Korea Selatan. Hal tersebut disebabkan oleh perpecahan yang pernah
terjadi pada abad kedua puluh. Korea utara yang berpaham atau memiliki ideologi komunis
didukung oleh negara Uni Soviet dan RRC. Sedangkan, Korea Selatan didukung oleh
negara Amerika Serikat. Sebenarnya, berbagai upaya telah ditempuh untuk menyatukan
Korea Utara dan Korea Selatan. Namun sayangnya, hal tersebut belum terwujud
sampai sekarang.

Negara – negara di Asia Tenggara berserta ibu kota

 Brunei Darussalam : Bandar Seri  Myanmar : Yangoon


Begawan  Filipina : Manila
 Kamboja : Phnom Penh  Singapura : Singapura
 Indonesia : Jakarta  Thailand : Bangkok
 Laos : Vientiane  Vietnam : Hanoi
 Malaysia : Kuala Lumpur  Timor Leste : Dili

Keterangan:

Negara – negara yang berada di wilayah Asia Tenggara (kecuali Timor Leste)
merupakan negara – negara yang tergabung dalam ASEAN (Association of South East
Asian Nations). Hingga tulisan ini dibuat, Timor Leste (yang merupakan negara pecahan
dari Indonesia) masih berusaha menjadi anggota dari ASEAN. Beberapa negara masih
memperdebatkan posisi Timor Leste sebagai bagian dari wilayah Asia Tenggara.

Wilayah Asia tenggara ini wilayah yang subur untuk lahan pertanian. Bahkan negara
Vietnam dan Thailand disebut sebagai negara gudang beras Asia Tenggara. Negara
Indonesia sendiri juga dikenal sebagai negara agraris yang kehidupan ekonominya banyak
bertumpu pada sektor pertanian.

Negara – negara di Asia Barat dan ibu kota

 Armenia : Yerevan  Israel –


 Azerbaijan : Baku  Yordania : Amman
 Bahrain : Manama  Kuwait : Kuwait
 Siprus : Nikosia  Lebanon : Beirut
 Georgia : Tbilisi atau Tiflis  Oman : Muskat
 Irak : Baghdad  Palestina : Jerusalem
 Qatar : Doha  Arab Saudi : Riyadh

Keterangan:

Asia Barat disebut juga sebagai kawasan Timur Tengah. Wilayah Timur Tengah ini
merupakan wilayah yang masih mengalami konflik di dunia. Seperti perebutan wilayah
antara Palestina dan Israel yang belum berakhir hingga saat ini. Indonesia sendiri hingga kini
masih tidak mengakui kedaulatan Israel sebagai sebuah negara sehingga tidak ada jalinan
hubungan diplomatik resmi. Wilayah Timur Tengah ini, tanahnya gersang, kebanyakan
berupa gurun pasir. Cuaca di wilayah ini sangat panas, pada saat musim panas, dan
sangat dingin pada musim dingin.

Negara – negara di Asia Tengah dan ibu kota

 Tajikhistan : Dushanbe  Kazakhstan : Alma – Ata


 Turkmenistan : Askhabad  Iran : Teheran
 Uzbekhistan : Tashkent  Kirgiztan : Bishek

Keterangan:

Pada wilayah Asia Tengah ini juga terdapat negara bekas Uni Soviet yang terdapat
pada bagian selatan. Di Asia Tengah, tanah di sana relatif gersang. Kemudian, iklim yang
ada di Asia Tengah yaitu iklim dingin.

Negara – negara Asia Selatan dan ibu kota

 India : New Delhi  Sri Lanka : Kolombo


 Pakistan : Islamabad  Bhutan : Thimpu
 Bangladesh : Dhaka  Nepal : Kathmandu
 Afghanistan : Kabul  Maladewa : Male

Keterangan:

Untuk negara Afghanistan, dalam beberapa atlas sering disebutkan sebagai


negara yang memasuki wilayah Asia tengah. Sedangkan di negara India, baik tengah dan
utara, relatif gersang. Lahan yang subur terdapat di India Selatan, di sekitar sungai – sungai
besar, termasuk di Sungai Gangga. Termasuk juga wilayah Pakistan dan Bangladesh yang
memiliki karakteristik yang hampir sama dengan India.Intinya Asia Selatan merupakan satu
rumpun dengan negara India. Namun, dalam perkembangannya, negara India terpecah
menjadi beberapa Negara. Negara – negara tersebut yaitu India itu sendiri, Pakistan, dan
Bangladesh. Agama yang dianut sebagain besar penduduk India yaitu Hindu. Sedangkan
Pakistan Barat dan Pakistan Timur mayoritas memeluk agama Islam. Ketika, Pakistan
Timur memerdekakan diri. Kemudian Pakistan Timur mengubah namanya menjadi
Bangladesh

II. Aspek Non Fisik Benua Asia


a. Penduduk Benua Asia

Terdapat ragam ras dan etnik yang hidup di benua Asia. Etnis yang paling
banyak mendiami wilayah benua Asia yaitu etnis Cina dan etnis Jepang. Etnis yang lain,
yang juga mendiami wilayah benua Asia yaitu melayu terletak di Asia tenggara, dravida
di Asia Selatan, dan kulit putih terletak di Asia Barat. Sedangkan ras yang
mendiami wilayah benua Asia, sebagain besar merupakan ras Mongoloid. Kemudian
diikuti oleh ras yang lain yaitu Kaukasoid dan ras Negroid.

Keadaan penduduk di benua asia yang dibagikan ke dalam beberapa ras, yaitu
ras mongoloid, ras melayu, ras kaukasuid, dan ras negroid. Ras yang dimiliki oleh
sebagian penduduk di benua Asia, yaitu ras Mongoloid. Ras ini berkulit kuning,
rambut lurus, dengan bentuk mata yang sipit. Penyebaran ras Mongoloid dapat
dijumpai di Siberia, Mongolia, Cina, Korea, Vietnam, Jepang, Kamboja, Myanmar,
Laos, Thailand, Nepal, Bhutan, dan India bagian utara.Berbeda di wilayah asia
tenggara. Ras Mongoloid yang tinggal di wilayah tersebut telah mengalami
percampuran. Akibat percampuran tersebut, warna kulit yang dimiliki bukan lagi
kuning, melainkan kulit coklat. Ras yang mengalami percampuran ini dikenal dengan
sebutan ras melayu.

Penyebaran ras melayu dapat ditemui di Philipina dan Indonesia.Ras kaukasuid


merupakan ras yang mendiami wilayah asia selatan dan asia barat. Tepatnya di India,
Pakistan, Bangladesh, Afghanistan, Irak, Iran, Semenanjung Arab hingga sampai di
Jazirah Anatolia atau Turki yang ditempati oleh golongan Aria termasuk ras kaukasuid
tersebut. Golongan Aria ini memiliki warna kulit yang putih.Kemudian, di benua Asia
juga terdapat ras negroid. Ras negroid ini mendiami wilayah Srilangka. Hal tersebut
menyebabkan penduduk yang mendiami India bagian selatan merupakan ras campuran.
Sama halnya dengan keadaan Indonesia bagian timur dan di semenanjung Arab.
Didaerah tersebut juga merupakan ras campuran dengan ras arab. Ras Arab merupakan
suatu akibat dari infiltrasi penduduk di benua Afrika.

b. Perekenomian Benua Asia

Sebagian besar negara di wilayah Asia masih tergolong Negara berkembang.


Perekonomian Asia didominasi oleh suatu kegiatan pertanian, kecuali Israel. Hasil
pertanian/perkebunan utama di Asia, antara lain padi, kelapa sawit, karet, kopi,teh,
rempahrempah, sayuran, dan buah-buahan.

Pertambangan di wilayah Asia sangat potensial. Hasil tambang utama, antara


lain minyak dan gas bumi, timah, dan batu bara. Pertambangan minyak bumi
terutama dihasilkan di wilayah Timur tengah, Indonesia, dan Brunei Darusallam.
Walau belum merata, industri di Asia sudah berkembang pesat. Beberapa negara
perintis industri yang berhasil yaitu Cina, Jepang, Taiwan, Korea Selatan, dan
Singapura, yang dijuluki negara industri baru.
BAB III

PENUTUP

1. Kesimpulan

Benua Asia adalah benua yang paling luas di dunia. Benua Asia dikelilingi samudera-
samudera luas di sebelah Utara, Timur, dan Selatan. Sedangkan bagian Barat dibatasi oleh daratan
Eropa, Laut Merah, Laut Tengah, dan Terusan Suez. Sebagian besar kawasan Benua Asia
terletak di belahan bumi utara, sedangkan yang ada di belahan bumi selatan adalah beberapa pulau
termasuk Negara Indonesia.Sebagai benua terluas di bumi Asia mempunyai luas sekitar 43.998.920
Km2 .Asia terletak di 77º LU-11º LS dan 26º BT-169º BT. Secara geografis Asia terletak antara
Benua Eropa dan Benua Australia serta di antara Samudera Hindia, Pasifik, dan Arktic. Secara
geologis Asia menyatu dengan Benua Eropa yang sering disebut Eurasia.

2. Saran

Apabila ada terdapat kesalahan mohon dapat mema'afkan dan memakluminya.


Meskipun penulis menginginkan kesempurnaan dalam penyusunan makalah ini tetapi
kenyataannya masih banyak kekurangan yang perlu penulis perbaiki. Hal ini dikarenakan
masih minimnya pengetahuan yang penulis miliki. Oleh karena itu kritik dan saran yang
membangun dari para pembaca sangat penulis harapkan untuk perbaikan ke depannya.
DAFTAR PUSTAKA

http://mutiahidayastri.blogspot.com/2014/02/ciri-fisik-dan-non-fisik-benua-
benua- di.html

http://file.upi.edu/Direktori/FPIPS/JUR._PEND._GEOGRAFI/19550210198002
1- DADANG_SUNGKAWA/GEOGRAFI_REGIONAL_ASIA.pdf

http://staff.ui.ac.id/system/files/users/dewi.susiloningtyas/material/geografiregio
nala sia1.pdf