Anda di halaman 1dari 4

BADAN PERMUSYAWARATAN DESA

DESA CIKANGKUNG KECAMATAN CIRACAP KABUPATEN SUKABUMI


KEPUTUSAN BADAN PERMUSYAWARATAN DESA (BPD)
DESA CIKANGKUNG
NOMOR : 01 TAHUN 2020
TENTANG
TATA TERTIB BADAN PERMUSYAWARATAN DESA (BPD)
DESA CIKANGKUNG KECAMATAN CIRACAP
Menimbang        : a. Bahwa dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan desa perlu
adanya Badan Permusyawaratan Desa;
b. Bahwa Badan Permusyawaratan Desa mempunyai fungsi strategis
sebagai lembaga legislasi, menunjang dan menyalurkan aspirasi
masyarakat juga sebagai pengawas pelaksanaan pemerintahan desa
dalam rangka memantapkan kinerja pemerintah desa;
c. Bahwa berdasarkan ketentuan Peraturan Bupati Sukabumi No. 15
Tahun 2018 Tentang Badan Permusyawaran Desa
d. Bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud huruf a, b,
dan c perlu menetapkan Peraturan Badan Permusyawaratan Desa
Nomor 01 Tahun 2017. tentang Tata Tertib Badan Permusyawaran
Desa.
Mengingat         : 1. Undang-Undang Nomor 14 Tahun 1950, tentang
Pembentukan Daerah-Daerah Kabupaten Dalam Lingkungan
Provinsi Djawa Barat (Berita Negara Republik Indonesia
tanggal 8 Agustus 1950) sebagaimana telah diubah dengan
Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1968 tentang Pembentukan
Kabupaten Purwakarta dan Kabupaten Subang dengan
mengubah Undang-Undang Nomor 14 Tahun 1950 tentang
Pembentukan Daerah-Daerah Kabupaten Dalam Lingkungan
Provinsi Djawa Barat (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun
1968 Nomor 31, Tambahan Lembaran Negara Nomor 2851);
2. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004, tentang Pemerintah
Daerah (Lembaran Negara Tahun 2004 Nomor 125, Tambahan
Lembaran Negara Nomor 4437). Sebagaimana telah diubah dengan
undang-undang Nomor 12 Tahun 2008, tentang perubahan kedua
atas Undang-undang No 32 Tahun 2004, Tentang Pemerintahan
Daerah (Lembaran Negara Tahun 2008 Nomor 59, Tambahan
Lembaran Negara Nomor 4844).;
3. Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 7,
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5495);
4. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan
Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014
Nomor 244, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia
Nomor 5587) sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir
dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan
Kedua Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang
Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun
2015 Nomor 58, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia
Nomor 5679);
5. Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 tentang
Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014
tentang Desa (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun
2014 Nomor 123, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia
Nomor 5539) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan
Pemerintah Nomor 47 Tahun 2015 tentang Perubahan Atas
Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 tentang Peraturan
Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 157,
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5717 );
6. Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, Dan
Transmigrasi Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2015 Tentang
Pedoman Tata Tertib dan Mekanisme Pengambilan Keputusan
Musyawarah Desa;
7. Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 110
Tahun 2016 Tentang Badan Permusyawaratan Desa.
8. Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 111
Tahun 2014 Tentang Pedoman Teknis Peraturan Di Desa
9. Peraturan Daerah Kabupaten Sukabumi Nomor 15 Tahun 2006
tentang Badan Permusyawaratan Desa (Lembaran Daerah Tahun
2006 Nomor 11 Seri E);
10.Peraturan Daerah Nomor 17 tahun 2006 tentang Organisasi dan
Tata Cara Pemerintah Desa (Lembaran Daerah Kabupaten
Sukabumi Tahun 2006 Nomor 13 Seri E);
11.Peraturan Bupati Nomor 29 tahun 2006 tentang Pedoman
Penyusunan Tata Tertib Badan Permusyawaratan Desa;
12. Peraturan Daerah Kabupaten Sukabumi Nomor 9 Tahun 2015
tentang Desa (Lembaran Daerah Kabupaten Sukabumi Tahun 2015
Nomor 9) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Daerah
Kabupaten Sukabumi Nomor 6 Tahun 2017 tentang Perubahan
Peraturan Daerah Kabupaten Sukabumi Nomor 9 Tahun 2015
tentang Desa (Lembaran Daerah Kabupaten Sukabumi Tahun
2017 Nomor 6);
13.Peraturan Bupati Sukabumi Nomor 51 Tahun 2015 Tentang Pedoman
Pelaksanaan Pemilihan Dan Pemberhentian Kepala Desa Di
Kabupaten Sukabumi;
14.Peraturan Bupati Sukabumi Nomor 26 Tahun 2017 Tentang
Perubahan atas Peraturan Bupati Sukabumi Nomor 51 Tahun 2015
Tentang Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Dan Pemberhentian Kepala
Desa Di Kabupaten Sukabumi (Berita Daerah Kabupaten Sukabumi
Tahun 2017 Nomor 29);
15 Peraturan Bupati Sukabumi Nomor 15 Tahun 2018 Tentang Badan
Permusyawaratan Desa (Berita Daerah Kabupaten Sukabumi Tahun
2018 Nomor 15).

Memperhatikan   : Hasil Musyawarah Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Cikangkung


pada hari Jum’at tanggal
MEMUTUSKAN :

Menetapkan : KEPUTUSAN BADAN PERMUSYAWARATAN DESA (BPD)


CIKANGKUNG TENTANG PERATURAN TATA TERTIB BADAN
PERMUSYAWARATAN DESA (BPD) CIKANGKUNG
KECAMATAN CIRACAP KABUPATEN SUKABUMI.

BAB I
KETENTUAN UMUM
Pasal 1
Dalam Keputusan Peraturan Tata Tertib ini yang dimaksud dengan :
1. Pemerintah Daerah Kabupaten adalah Bupati sebagai unsur penyelenggara pemerintahan
daerah yang memimpin pelaksanaan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan
daerah otonom.
2. Bupati adalah Bupati Sukabumi.
3. Kecamatan adalah wilayah kerja Camat sebagai perangkat Daerah Kabupaten Sukabumi.
4. Camat adalah Camat Ciracap, yang merupakan unsur perangkat daerah sebagai pemimpin
kecamatan yang melaksanakan pelimpahan sebagai wewenang Bupati untuk menangani
sebagian urusan otonomi daerah.
5. Desa adalah desa dan desa adat atau yang disebut dengan nama lain, selanjutnya disebut
Desa, adalah kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas wilayah yang berwenang
untuk mengatur dan mengurus urusan pemerintahan, kepentingan masyarakat
setempat berdasarkan prakarsa masyarakat, hak asal usul, dan/atau hak tradisional yang
diakui dan dihormati dalam sistem pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
6. Pemerintah Desa adalah Kepala Desa dibantu perangkat Desa sebagai unsur
penyelenggara Pemerintahan Desa.
7. Pemerintahan Desa adalah penyelenggaraan urusan Pemerintahan dan kepentingan
masyarakat setempat dalam sistem pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
8. Badan Permusyawaratan Desa yang selanjutnya disingkat BPD adalah lembaga yang
melaksanakan fungsi pemerintahan yang anggotanya merupakan wakil dari penduduk
Desa berdasarkan keterwakilan wilayah dan ditetapkan secara demokratis.
9. Musyawarah Desa adalah Musyawarah antara Badan Permusyawaratan Desa,
Pemerintah Desa, dan unsur masyarakat yang diselenggarakan oleh Badan
Permusyawaratan Desa untuk menyepakati hal yang bersifat strategis.
10. Kepala Desa adalah Pejabat Pemerintah Desa yang mempunyai wewenang, tugas
dan kewajiban untuk menyelenggarakan rumah tangga Desanya dan melaksanakan tugas
dari Pemerintah dan Pemerintah Daerah.
11. Pengawasan kinerja Kepala Desa adalah proses monitoring dan evaluasi BPD terhadap
pelaksanaan tugas Kepala Desa.
12. Laporan Keterangan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa yang selanjutnya disingkat
LKPPD atau yang disebut dengan nama lain adalah laporan Kepala Desa kepada BPD atas
capaian pelaksanaan tugas Kepala Desa dalam satu tahun anggaran.
13. Dusun adalah bagian wilayah kerja Pemerintahan Desa yang merupakan kesatuan wilayah
dan penduduk dan dipimpin oleh Kepala Dusun.
14. Peraturan Desa adalah peraturan perundang-undangan yang dibuat oleh Badan
Permusyawaratan Desa bersama Kepala Desa.
15. Lembaga Kemasyarakatan adalah lembaga yang dibentuk oleh masyarakat sesuai dengan
kebutuhan dan merupakan mitra Pemerintah Desa dalam memberdayakan masyarakat.
16. Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa, selanjutnya disebut APBDes adalah rencana
keuangan tahunan Pemerintahan Desa yang dibahas dan disetujui bersama oleh Pemerintah
Desa dan BPD, yang ditetapkan dengan Peraturan Desa.
17. Kode Etik BPD adalah suatu ketentuan etika perilaku sebagai acuan kinerja Anggota BPD
dalam melaksanakan tugasnya.