Anda di halaman 1dari 3

LEARNING JOURNAL

Program Pelatihan : Pelatihan Kepemimpinan Pengawas


Angkatan : V (Lima)
Mata Pelatihan : Teknik Komunikasi Publik
Nama Peserta : Joni Putra, SP
Nomor Daftar Hadir : 17
Lembaga Penyelenggara Pelatihan : UPT Diklat BKPSDM Kota
Lubuklinggau

A. Pokok Pikiran
Komunikasi publik pada hakikatnya adalah proses penyampaian pesan
atau informasi yang ditujukan kepada banyak orang. Ada beberapa
komponen yang mempengaruhi keefektifan komunikasi, diantaranya:
1. Encoding (penetapan kode atau simbol);
2. Decoding (kemampuan penerima memahami pesan);
3. Konteks (context);
4. Bahasa Tubuh (Body Language);
5. Gangguan /Hambatan (Noise / Interference);
6. Pikiran Terbuka (Open-minded);
7. Mendengar Aktif (Active Listening);
8. Refleksi.

Ada beberapa bentuk komunikasi, diantaranya :


1. Komunikasi Intrapersonal
2. Komunikasi interpersonal
3. Komunikasi kelompok
4. Komunikasi Publik
5. Komunikasi Organisasi
6. Komunikasi Massa
7. Komunikasi Antar Budaya
8. Komunikasi international
Untuk mengoptimalkan keberhasilan penyampaian pesan perlu dikuasai
teknik-teknik komunikasi publik, diantaranya:
1. Teknik Publik speaking;
2. Teknik Pesentasi;
3. Teknik menulis di media massa baik offline maupun online;
4. Teknik menulis di media sosial;
5. Teknik berbicara di radio dan televisi;
6. Teknik berhubungan dengan media (media relations).
Sebagai seorang pimpinan pada level awal yang bertugas pada
organisasi pemerintahan, para pejabat pengawas akan selalu
berkomunikasi baik secara internal dalam unit kerjanya, antar unit kerja
di dalam organisasinya, maupun dengan khalayak ramai di luar
organisasinya.Pejabat pengawas juga berfungsi laksana petugas humas
bagi instansinya. Komunikasi asertif merupakan gaya komunikasi yang
tetap mengutarakan keinginannya namun tetap memperhatikan
kebutuhan dan perasaan orang lain. Gaya komunikasi seperti ini, sangat
membantu dalam menciptakan lingkungan bekerja yang sehat dan
nyaman. Yang pada gilirannya nanti mampu meningkatkan kinerja
instansi. Ada beberapa elemen dalam melakukan komunikasi asertif ini,
diantaranya adalah active listening. Active listening merupakan salah
satu elemen penting saat berkomunikasi. Seorang pejabat pengawas
perlu menguasai teknik-teknik berpresentasi di depan publik. Agar dapat
sukses presentasi, persipan yang baik harus dilakukan. Dari mulai
pemilihan dan pengembangan topik, sampai bagaimana berpakaian tidak
luput dari pembicaraan. Hal-hal yang membuat audiens kita ingin dan
mau mendengarkan juga wajib diperhatikan. Sehingga tujuan presentasi
yaitu sosialisasi kegiatan pemerintah ke masyarakat dapat diterima
dengan baik.
B. Penerapan
Dalam teknik komunikasi dengan publik, Dinas Pertanian kota
Lubuklinggau sudah tidak diragukan untuk komunikasi dengan publik,
karena tugas pokok dan fungsi dinas lebih banyak berhubungan
langsung dengan masyarakat.

Lubuklinggau, 25 September 2020


Peserta Pelatihan,

JONI PUTRA, SP
NIP. 197506102008031001

Anda mungkin juga menyukai