Anda di halaman 1dari 3

LEARNING JOURNAL

Program Pelatihan : Pelatihan Dasar CPNS ANGKATAN VII, VIII, dan IX a


Angkatan : VIII
Nama Mata Pelatihan : Kesiapsiagaan Bela Negara
Nama : Gaby Giovanni Putri, S.Pd
Nomor Daftar Hadir : 16
Lembaga Penyelenggara Pelatihan : PPSDM Kemendagri Regional Bukittinggi

A. Pokok Pikiran
Dasar hukum mengenai bela negara terdapat dalam isi UUD NKRI 1945, yakni : pasal 27
ayat (3) yang menyatakan bahwa semua warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam
upaya pembelaan negara.

Dari uraian diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa Kesiapsiagaan Bela Negara adalah suatu
keadaan siap siaga yang dimiliki oleh seseorang baik secara fisik, mental, maupun sosial.
Dalam menghadapi situasi kerja yang beragam yang dilakukan berdasarkan kebulatan sikap
dan tekad secara ikhlas dan sadar disertai kerelaan berkorban sepenuh jiwa raga yang
dilandasi oleh kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Berdasarkan Pancasila dan UUD NKRI 1945 untuk menjaga, merawat, dan menjamin
kelangsungan hidup berbangsa dan bernegara.

B. Penerapan

KESIAPSIAGAAN BELA NEGARA DALAM LATSAR CPNS


Untuk melakukan bela negara, diperlukan suatu kesadaran bela negara. Dikatakan bahwa
kesadaran bela negara itu pada hakikatnya adalah kesediaan berbakti pada negara dan
kesediaan berkorban membela negara. Cakupan bela negara itu sangat luas, dari yang
paling halus hingga yang paling keras. Mulai dari hubungan yang baik sesama warga
negara sampai bersama – sama menangkal ancaman nyata musuh bersenjata. Tercakup
didalamnya adalah bersikap dan berbuat yang terbaik bagi bangsa dan bernegara. Pelatihan
Dasar CPNS tentang Wawasan Kebangsaan dan Nilai – Nilai Bela Negara, bahwa ruang
lingkup Nilai – Nilai Dasar Bela Negara mencakup :
1. Cinta Tanah Air
2. Kesadaran Berbangsa dan Bernegara
3. Yakin akan Pancasila Sebagai Ideologi Negara
4. Rela Berkorban Untuk Bangsa dan Negara
5. Mewakili Kemampuan Awal Bela Negara; dan
6. Semangat Untuk Mewujudkan Negara Yang Berdaulat, Adil, dan Makmur.

Beberapa contoh bela negara dalam kehidupan sehari – hari dizaman sekarang diberbagai
lingkungan :

1. Menciptakan suasana rukun, damai, dan harmonis dalam keluarga (lingkungan


keluarga).
2. Membentuk keluarga yang sadar hukum (lingkungan keluarga).
3. Meningkatkan iman dan takwa dan IPTEK (lingkungan pelatihan) kesadaran untuk
menaati tata tertib pelatihan (lingkungan kampus/lembaga pelatihan).
4. Menciptakan suasana rukun, damai, dan aman dalam masyarakat (lingkungan
masyarakat).
5. Menjaga keamanan kampung secara bersama – sama (lingkungan masyarakat).
6. Mematuhi peraturan hukum yang berlaku (lingkungan negara).
7. Membayar pajak tepat pada waktunya (lingkungan negara).

Terkait dengan Pelatihan dasar bagi CPNS, sudah barang tentu kegiatan bela negara bukan
memanggul senjata sebagai wajib militer atau kegiatan semacam militerisasi, namun lebih
bagaimana menanamkan jiwa kedisiplinan, mencintai tanah air (dengan menjaga kelestarian
hayati), menjaga asset bangsa, menggunakan produksi dalam negeri, dan tentu ada beberapa
kegiatan yang bersifat fisik dalam rangka menunjang kesiapsiagaan dan meningkatkan
kebugaran fisik saja. Oleh sebab itu maka dalam pelaksanaan pelatihan dasar bagi CPNS,
peserta akan dibekali dengan kegiatan – kegiatan dan latihan – latihan, seperti :

1. Kegiatan Olahraga dan Kesehatan Fisik;


2. Kesiapsiagaaan dan Kecerdasan Mental;
3. Kegiatan baris Berbaris dan Tata Upacara;
4. Keprotokolan;
5. Pemahaman Dasar Fungsi – Fungsi Inteligen dan Badan pengumpul Keterangan;
6. Kegiatan Ketangkasan dan Permainan dalam Membangun Tim;
7. Kegiatan Caraka Malam dan Api Semangat Bela Negara (ASBN);
8. Membuat dan Melaksanakan Rencana Aksi.
MANFAAT KESIAPSIAGAAN BELA NEGARA

Apabila kegiatan kesiapsiagaan bela negara dilakukan dengan baik, maka dapat diambil
menfaatnya antara lain :

1. Membentuk sikap disiplin waktu, aktifitas, dan pengaturan kegiatan lain.


2. Membentuk jiwa kebersamaan dan solidaritas antar sesama rekan seperjuangan.
3. Membentuk mental dan fisik yang tangguh.
4. Menanamkan rasa kecintaan pada bangsa dan patriotism sesuai dengan kemampuan
diri.
5. Melatih jiwa leadership dalam memimpin diri sendiri maupun kelompok dalam materi
Team Building.
6. Membentuk iman dan takwa pada agama yang dianut oleh individu.
7. Berbakti pada orangtua, bangsa, dan agama.
8. Melatih kecepatan, ketangkasan, ketepatan individu dalam melaksanakan kegiatan.
9. Menghilangkan sikap negatif seperti malas, apatis, boros, egois, dan tidak disiplin.
10. Membentuk prilaku jujur, tegas, adil, tepat, dan kepedulian antar sesama.

Anda mungkin juga menyukai