Anda di halaman 1dari 3

Literature Review

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN


KEKURANGAN ENERGI KRONIS PADA IBU HAMIL
Siti Nurika Saputri
S1 Kebidanan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ngudi Waluyo Email:
sitinurikasaputri23@gmail.com

ABSTRAK
Kekurangan energi kronis merupakan suatu keadaan dimana status gizi seseorang berada pada kondisi
yang kurang baik. Kekurangan Energi Kronik (KEK) merupakan kondisi ibu hamil yang menderita
kekurangan makanan yang berlangsung lama dengan berbagai timbulnya gangguan kesehatan (Sayogo,
2007). Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan bahwa prevalensi anemia dan KEK pada
kehamilan global 35-75 % dimana secara bermakna tinggi pada trimester ketiga dibandingkan trimester
pertama dan kedua kehamilan. WHO juga mencatat 40 % kematian ibu di negara berkembang berkaitan
dengan anemia dan KEK dengan prevalensi terbanyak dari kasus tersebut karena Kekurangan Energi
Kronis yang dapat menyebabkan status gizinya berkurang (Rukiah, 2010). Tujuan penelitian untuk
mengetahui faktor faktor yang berhubungan dengan kejadian kekurangan energi kronis pada ibu
hamil.Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah literatur review. Penelusuran artikel
dilakukan pada Google Schoolar dan Geogle Cendikia dengan kata kunci KEK, faktor – faktor KEK.
Artikel yang dipilih adalah artikel berbahasa Indonesia yang dipublikasikan sejak tahun 2014 sampai
dengan 2019 sebanyak lima artikel yang dapat diakses fulltext dalam format pdf. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa Faktor jarak kehamilan, status ekonomi, dukungan keluarga, asupan zat gizi, PHBS,
pengetahuan mengenai KEK, pola makan, umur, paritas tingkat pendidikan dan umur kehamilan.
Kata kunci: KEK, Faktor – faktor.

PENDAHULUAN terjadinya KEK ibu hamil akan


Kekurangan energi kronis mempengaruhi tumbuh kembang janin
merupakan suatu keadaan dimana antara lain dapat meningkatkan resiko
status gizi seseorang berada pada BBLR (Depkes RI, 2013).
kondisi yang kurang baik. Hal ini Kekurangan energi kronik (KEK)
dapat disebabkan karena kurangnya yaitu keadaan ibu hamil yang
konsumsi pangan dan sumber energi menderita kekurangan makanan yang
yang mengandung zat mikro. berlangsung lama (kronik) dengan
Kebutuhan wanita hamil akan berbagai timbulnya gangguan
meningkat dari biasanya dimana kesehatan (Sayogo,
pertukaran dari hampir semua beban 2007). Sampai saat ini masih banyak
terjadi sangat aktif terutama pada ibu hamil yang mengalami masalah gizi
trimester III. Karena itu peningkatan khususnya adalah gizi kurang seperti
jumlah konsumsi makan perlu kurang energi kronik dan anemia gizi
ditambah, terutama konsumsi pangan (Mochtar, 2007). Lingkar lengan atas
sumber energi untuk memenuhi semua (LILA) adalah jenis pemeriksaan
kebutuhan ibu dan janin, maka kurang antropometri yang digunakan untuk
mengkonsumsi kalori akan mengukur risiko KEK pada wanita usia
menyebabkan malnutrisi atau biasanya subur yang meliputi remaja, ibu hamil,
disebut KEK. Kontribusi dari ibu menyusui dan Pasangan Usia Subur
(PUS). Sedangkan ambang batas LILA Untuk mengetahui faktor – faktor
pada WUS dengan resiko KEK adalah yang berhubungan dengan Kejadian
23,5 cm dan apabila kurang dari 23,5 KEK pada ibu hamil maka dilakukan
cm wanita tersebut mengalami KEK
penelitian literatur review.
(Supriasa, 2012).
Ibu hamil yang mengalami resiko
KEK akan menimbulkan beberapa METODE PENELITIAN
permasalahan, baik pada ibu maupun
janin. KEK pada ibu hamil dapat Metode penelitian yang digunakan
menyebabkan risiko dan komplikasi pada penelitian ini adalah literatur
pada ibu antara lain: anemia, review. Penelusuran artikel dilakukan
pendarahan, berat badan ibu tidak pada Google Schoolar dan Geogle
bertambah secara normal, dan Cendikia dengan kata kunci KEK,
serangan faktor – faktor KEK. Artikel yang
penyakit infeksi. Sedangkan pengaruh
dipilih adalah artikel berbahasa
KEK terhadap proses persalinan dapat
mengakibatkan persalinan sulit dan Indonesia sebanyak lima artikel.
lama, persalinan sebelum waktunya
(prematur), pendarahan setelah HASIL PENELITIAN
persalinan, serta persalinan dengan Pencarian artikel dilakukan pada
operasi cenderung meningkat. KEK ibu pangkalan data (data base) dengan
hamil dapat mempengaruhi proses
pertumbuhan janin dan dapat menggunakan kata kunci tertentu.
menimbulkan keguguran, abortus, bayi Artikel yang digunakan dan
lahir mati, kematian neonatal, cacat memenuhi kriteria sebanyak 5 artikel.
bawaan, anemia pada bayi, asfiksia Berikut daftar artikel yang ditemukan
intrapartum (mati dalam kandungan), diuraikan dalam bentuk tabel.
lahir dengan Berat Badan Lahir Rendah
(BBLR) (Sandjaja, 2005).
Faktor – faktor yang berhubungan
dengan KEK pada ibu hamil
diantaranya adalah keadaan sosial
ekonomi yang mengakibatkan
rendahnya pendidikan, jarak kelahiran
yang terlalu dekat menyebabkan
buruknya status gizi pada ibu hamil,
banyaknya bayi yang dilahirkan
(paritas), usia kehamilan pertama yang
terlalu muda atau masih remaja dan
pekerjaan yang biasanya memiliki status
gizi lebih rendah apabila tidak
diimbangi dengan asupan makanan
dalam jumlah yang cukup (Ary dan
Rusilanti, 2013).