Anda di halaman 1dari 3

LEARNING JOURNAL

Program Pelatihan : Pelatihan Dasar CPNS


Angkatan : VIII
Nama Mata Pelatihan : Pelayanan Publik
Nama Peserta : Erika Prima Dewi
Nomor Daftar Hadir : A8.3.21
Lembaga Penyelenggara : PPSDM REGIONAL BUKIT TINGGI

A. POKOK PIKIRAN
Lembaga Administrasi Negara, 1998 Segala bentuk kegiatan pelayanan umum yang dilaksanakan oleh
Instansi Pemerintahan di Pusat danDaerah, dan di lingkungan BUMN/BUMD dalam bentuk barang
dan/atau jasa, baik dalam pemenuhan kebutuhan masyarakat.
UU No 25 Tahun 2009 Kegiatan atau rangkaian kegiatan dalam rangka pemenuhan kebutuhan
pelayanan sesuai dengan peraturan perundang- undangan bagi setiap warga negara dan penduduk atas
barang, jasa, dan/atau pelayanan administrative yang disediakan oleh penyelenggara pelayanan publik.
Semua jenis pelayanan untuk menyediakan barang/jasa yang dibutuhkan oleh masyarakat yang
memenuhi kriteria yaitu merupakan jenis barang atau jasa yang memiliki eksternalitas tinggi dan
sangat diperlukan masyarakat serta penyediaannya terkait dengan upaya mewujudkan tujuan bersama
yang tercantum dalam konstitusi maupun dokumen perencanaan pemerintah, baik dalam rangka
memenuhi hak dan kebutuhan dasar warga, mencapai tujuan strategis pemerintah, dan memenuhi
komitmen dunia internasional.
PARADIGMA PELAYANAN PUBLIK
1. OLD PUBLIK ADMINISTRATION (OPA) : Pelayanan publik adalah pelayanan yang
diselenggarakan oleh Negara untuk memenuhi semua barang/jasa publik yang dibutuhkan
oleh masyarakat
2. NEW PUBLIK MANAGEMENT (NPM) : Penyediaan pelayanan public dengan
memunculkan peran swasta. Penyedia jasa layanan publik di program dan dididik untuk
menjalankan pelayanan yang berorientasi pada keuntungan (profit).
3. NEW PUBLIK SERVICE (NPS) : Mengembalikan peran pentingnya negara dalam
menyiapkan pelayanan yang dibutuhkan oleh masyarakat. Negara ada dan menunjukkan
eksistensi dan keberpihakan terhadap penyediaan layanan dasar bagi masyarakatnya.

PRINSIP-PRINSIP PELAYANAN PUBLIK


1. Partisipatif : Melibatkan masyarakat dalam merencanakan, melaksanakan, dan
mengevaluasi hasilnya.
2. Transparan : Masyarakat harus mengetahui syarat, prosedur, biaya dan akses untuk
mempertanyakan dan mengadukan masalah dalam pelayanan tersebut.
3. Responsif : Penyelenggaraan pelayanan public wajib mendengar dan memenuhi tuntutan
kebutuhan Costumernya.
4. Tidak Diskriminatif : Tidak membedakan antara satu warga negara dengan warga negara
yang lain atas dasar perbedaan identitas warga negara,
5. Mudah dan Murah : Persyaratan masuk akal dan dapat dipenuhi, serta biaya pelayanan
dapat terjangkau, jika perlu gratis.
6. Efesien dan Efektif : Penyelenggaraan dilakukan dengan prosedur sederhana, tenaga kerja
yang sedikit dan biaya produksi yang murah .
7. Eksesibel : Harus dapat dijangkau oleh warga Negara yang membutuhkan (dekat, dapat
dijangkau dengan kendaraan publik, mudah dilihat, gampang ditemukan) termasuk fasilitas
orang disabilitas..
8. Akuntabel : Penyelenggaraan Pelayanan Publik harus dapat dipertanggungjawabkan secara
terbuka kepada masyarakat luas melalui media publik, baik cetak maupun elektronik (social
accountability).
9. Berkeadilan : Penyelenggaraan Pelayanan Publik harus dapat melindungi kelompok rentan
dan mampu menghadirkan rasa keadilan bagi kelompok lemah ketika berhadapan dengan
kelompok yang kuat.

POSISI PNS TERHADAP WARGA NEGARA


1. Warga Negara adalah pembayar pajak yang membiayai kegiatan pelayanan publik.
2. Warga Negara adalah TUAN, yang menyediakan semua fasilitas kerja dan
gaji yang diterima PNS tiap bulannya.

POSISI PELAYANAN PUBLIK


1. Hak warga negara sebagai amanat konstitusi.
2. Penyelenggaraannya dibiayai dengan Anggaran Negara/Daerah, salah satu sumbernya dari
pajak yang dibayar oleh warga negara.
3. Bertujuan untuk mencapai cita-cita strategis bagi kemajuan bangsa di masa yang akan datang.
4. Memenuhi kebutuhan dasar Warga Negara dan melindungi Warga Negara

B. PENERAPAN
1. Guru berbaris menyambut siswa dengan senyuman dan sapaan yang hangat di gerbang
sekolah.
2. Siswa menyalami guru yang berdiri di depan pintu gerbang sekolah lalu sebelum memasuki
kelasnya masing-masing siswa berbaris di depan kelasnya sambil masuk satu persatu
menyalami gurunya secara tertib.
3. Ketika ada wali murid yang datang ke sekolah, guru bertanya dengan sopan tentang
keperluan wali murid tersebut dengan penuh keramahan. . Mempersilahkannya duduk dan
berbicara dengan intonasi yang menyenangkan. Merespon semua keluhan wali murid itu dan
mendengarkannya dengan baik. Setelah pembicaraan selesai, guru bersalaman dengan
mengucapkan terima kasih atas kedatangan wali murid tersebut ke sekolah.
4. Membimbing dan memberikan contoh serta panutan kepada siswa dan orang lain di sekitar
serta membangun niat, kemauan, dan semangat dalam diri siswa.

Anda mungkin juga menyukai