Anda di halaman 1dari 14

TUGAS FARMASI INDUSTRI

Dosen Pembimbing :
Drs. Kosasih, Msc

Disusun Oleh :
Nama : Susilowati
NPM : 20344096
Kelas : E

PROFESI APOTEKER ANGKATAN XL


INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI NASIONAL
JAKARTA
2020

TUGAS UJIAN TENGAH SEMESTER


FARMASI INDUSTRI
FAKULTAS FARMASI INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI NASIONAL
Program Studi Profesi Apoteker
Dosen Pengampu:

apt. Drs. Kosasih, M.Sc.


apt. Ana Yulyana, S.Farm., M.Farm. Apt.

Pilih satu jawaban yang paling benar!

1. Sebuah industri sedang mengevaluasi permintaan penarikan kembali dan penanganan terhadap produk injeksi
seftriakson 1000 mg. Keluhan berasal dari BPOM karena produk mengalami perubahan warna dari putih
menjadi kecoklatan. Jika tidak ditangani maka dapat diberikan sangsi yang lebih berat.
Berapa lama maksimal waktu yang dibolehkan untuk menangani masalah ini?
a. 1 hari
b. 1 minggu
c. 1 bulan
d. 1 kuartal
e. 1 semester
2. Sebuah industri ditugaskan membuat sediaan salep kulit natrium diklofenak dengan basis krim. Ia menyusun
formula dan prosedur pembuatannya.
Bahan apa yang dapat membentuk sediaan tersebut?
a. Air
b. Antioksidan
c. Minyak
d. Pengawet
e. Surfaktan
3. Pembuatan tablet antalgin 500 mg di sebuah industri farmasi dilakukan dengan cara granulasi basah.
Pengeringan granulat basah dapat dilakukan menggunakan oven dan fluid bed dryer. Apoteker di sana
memilih menggunakan fluid bed dryer.
Apa yang dapat menjadi pertimbangan apoteker tersebut?
a. Massa granulat bersifat mengalir
b. Pengeringan masa dari arah bawah
c. Tidak memerlukan panas
d. Udara masuk dan keluar tanpa difilter
e. Waktu pengeringan lama
4. Sebuah industri sedang mendesain tablet allopurinol 100 mg. Komponen tablet mengandung allopurinol,
sorbitan monooleat, pati jagung (1), laktosa, pati jagung (2), natrium pati glikolat, air murni, magnesium
stearat, talk, dan silikon dioksida.
Apa nama eksipien yang jika dicampur terakhir tidak boleh lama?
a. Talk
b. Sorbitan monooleat
c. Magnesium stearate
d. Laktosa
e. Air murni
5. Seorang penanggung jawab bekerja di sebuah industri penghasil kapsul kurkumin. Ia diminta menerapkan
sistem pemastian mutu dalam proses produksi.
Apa yang harus dilakukannya?
a. Menetapkan pengawasan pada tahap pengolahan
b. Menetapkan pengawasan pada tahap pengemasan
c. Menetapkan pengawasan selama dalam proses
d. Membuat protap proses mengubah bahan baku menjadi produk antara
e. Membuat protap proses mengubah produk antara menjadi produk ruahan
6. Seorang apoteker di industri obat antibiotik sedang melakukan suatu kegiatan. Dari kegiatan ia menemukan
ketidaksesuaian yang dikumpulkan dalam suatu format laporan yang harus segera ditindaklanjuti agar
statusnya menjadi selesai.
Apa nama kegiatan tersebut?
a. Inspeksi diri
b. Inspeksi harian
c. Inspeksi jalur pengemasan
d. Inspeksi lingkungan
e. Inspeksi risiko
7. Seorang apoteker di industri obat antibiotik sedang melakukan suatu kegiatan. Dari kegiatan ia menemukan
ketidaksesuaian yang dikumpulkan dalam suatu format laporan yang harus segera ditindaklanjuti agar
statusnya menjadi selesai.
Berapa orang minimum yang melakukan kegiatan terseut?
a. 1
b. 2
c. 3
d. 4
e. 5
8. Seorang apoteker di industri obat antibiotik sedang melakukan suatu kegiatan. Dari kegiatan ia menemukan
ketidaksesuaian yang dikumpulkan dalam suatu format laporan yang harus segera ditindaklanjuti agar
statusnya menjadi selesai.
Apa nama format laporan kegiatan tersebut?
a. Tindakan korektif dan tindakan preventif
b. Catatan pengolahan dan pengemasan bets
c. Laporan analisis
d. Laporan stok opname
e. Laporan kualifikasi
9. Seorang apoteker di industri farmasi menerima sampel kaplet amoksisilin, lalu memeriksa waktu hancurnya
kaplet-kaplet tersebut.
Kapan pengujian dianyatakan telah selesai?
a. Pada saat tablet mulai pecah
b. Pada saat tablet pecah mulai melewati kawat mesh
c. Pada saat tablet pecah dan 50% melewati kawat mesh
d. Pada saat tablet pecah dan 80% melewati kawat mesh
e. Pada saat tidak ada tablet tersisa dalam tabung sampel
10. Seorang apoteker di industri farmasi menerima sampel kaplet amoksisilin, lalu memeriksa friabilitas kaplet-
kaplet tersebut.
Berapa suhu pengujian kaplet tersebut (dalam derajat Celcius)?
a. 10 – 15
b. 15 – 20
c. 25 – 30
d. 30 – 35
e. 35 -40
11. Seorang apoteker sedang mengembangkan produk baru serbuk efervesen dalam kemasan sachet. Selama
poses produksi sediaan tersebut memerlukan kondisi ruang proses dengan kelembaban tertentu.
Berapa kelembaban maksimum yang diperlukan untuk produk tersebut?
a. 10 %
b. 20 %
c. 30 %
d. 40 %
e. 50 %
12. Seorang apoteker telah berhasil mengembangkan produk baru tablet efervesen dalam kemasan tube.Tahun
lalu order produksi mencapai 150 bets. Sementara itu tahun ini harus dilakukan kaji ulang produk tahunan dari
produk tersebut.
Berapa banyak bets yg perlu dievaluasi?
a. 1 %
b. 10 %
c. 30 %
d. 50 %
e. 100 %
13. Seorang apoteker telah berhasil mengembangkan produk baru tablet efervesen dalam kemasan tube.Tahun
ini order produksi mencapai 150 bets. Terdapat kelebihan order 50 bets karena kapasitas hanya 100 bets.
Kekurangan tersebut diatasi dengan kontrak produksi ke industri lain.
Apa konsekuensi dari keputusan tersebut?
a. Biaya produksi menjadi mahal
b. Formula dibuat yang baru
c. Metode analisis dapat langsung digunakan
d. Operator tidak perlu training
e. Proses produksi direvalidasi
14. Sebuah industri farmasi akan membuat injeksi ranitidin. Ruangan proses yang akan digunakan harus disanitasi
termasuk penggunaan desinfektan. Selama ini industri hanya menggunakan satu jenis desinfektan.
Bagaimana penilaian terhadap penggunaan desinfektan seperti itu?
a. Memberikan efisiensi
b. Menimbulkan bahaya
c. Membutuhkan biaya yang murah
d. Mengelolanya secara mudah
e. Memberikan keamanan
15. Sebuah industri farmasi akan mengembangkan injeksi ranitidin. Komponen yang digunakan meliputi: 1)
Ranitidin, 2) natrium fosfat dibasa anhidrat, 3) kalium fosfat monobasa, 4) fenol cair, 5) akua p.i., 6) gas
nitrogen. Sebelum pembuatan konduktivitas bahan no. 5 harus diperiksa dulu apakah sudah memenuhi syarat.
Berapa syarat yang diperlukan untuk bahan tersebut?
a. 1 µS/cm
b. 5 µS/cm
c. 10 µS/cm
d. 15 µS/cm
e. 25 µS/cm
16. Sebuah industri farmasi akan mengembangkan injeksi ranitidin. Komponen yang digunakan meliputi: 1)
Ranitidin, 2) natrium fosfat dibasa anhidrat, 3) kalium fosfat monobasa, 4) fenol cair, 5) akua p.i., 6) gas
nitrogen. Sebelum pembuatan pH bahan no. 5 harus diperiksa dulu apakah sudah memenuhi syarat.
Berapa syarat yang diperlukan untuk bahan tersebut?
a. 9 – 11
b. 7 – 9
c. 5 – 7
d. 3 – 5
e. 1 – 3
17. Sebuah industri farmasi akan mengembangkan injeksi ranitidin. Komponen yang digunakan meliputi: 1)
Ranitidin, 2) natrium fosfat dibasa anhidrat, 3) kalium fosfat monobasa, 4) fenol cair, 5) akua p.i., 6) gas
nitrogen. Setelah pembuatan pada tangki pembuatan lalu ditransfer ke tangki pengisian. Selama transfer
dilewatkan filter tertentu.
Berapa mikron ukuran filter yang dimaksud?
a. 0,10
b. 0,22
c. 0,45
d. 1,0
e. 10
18. Sebuah industri farmasi akan mengembangkan injeksi ranitidin. Komponen yang digunakan meliputi: 1)
Ranitidin, 2) natrium fosfat dibasa anhidrat, 3) kalium fosfat monobasa, 4) fenol cair, 5) akua p.i., 6) gas
nitrogen. Setelah filtrasi akhir, larutan dimasukkan ke dalam wadah yang sesuai.
Berapa syarat yang diperlukan (dalam mL) untuk pengisian tersebut?
a. 1,0 – 1,1
b. 1,1 – 1,2
c. 2,0 – 2,1
d. 2,1 – 2,2
e. 3,0 – 3,1
19. Sebuah industri farmasi akan mengembangkan injeksi ranitidin. Komponen yang digunakan meliputi: 1)
Ranitidin, 2) natrium fosfat dibasa anhidrat, 3) kalium fosfat monobasa, 4) fenol cair, 5) akua p.i., 6) gas
nitrogen. Setelah filtrasi akhir, larutan dimasukkan ke dalam wadah yang sesuai.
Apa wadah yang sesuai untuk sediaan ini?
a. Ampul
b. Botol
c. Sachet
d. Tube
e. Vial
20. Sebuah industri farmasi akan membuat sediaan kaplet amoksisilin. Ia harus membuat obat sesuai tujuan
penggunaannya, memenuhi persyaratan dalam dokumen izin edar, dan aman bagi penggunanya.
Siapa yang bertanggung jawab untuk mencapai tujuan tersebut?
a. Asisten manajer produksi
b. Dewan direksi perusahaan
c. Komisaris perusahaan
d. Manajer pemastian mutu
e. Supervisor perencanaan
21. Sebuah industri farmasi akan membuat sediaan kapsul sefadroksil. Pimpinan industri harus membuat obat
sesuai tujuan penggunaannya, memenuhi persyaratan dalam dokumen izin edar, dan aman bagi penggunanya.
Ia juga perlu membuat komitmen tentang mutu.
Komitmen apa yang diperlukan?
a. Audit mutu
b. Kebijakan mutu
c. Kendali mutu
d. Pemastian mutu
e. Pengawasan mutu
22. Sebuah industri farmasi akan membuat sediaan metotreksat. Ia harus membuat obat sesuai tujuan
penggunaannya, memenuhi persyaratan dalam dokumen izin edar, dan aman bagi penggunanya.
Untuk mencapai tujuan mutu yang konsisten dan dapat diandalkan, diperlukan suatu sistem yang didesain
secara menyeluruh dan diterapkan secara benar serta menginkorporasi CPOB termasuk pengendalian mutu
dan manajemen risiko mutu.
Sistem apa yang dibutuhkan?
a. Audit mutu
b. Kebijakan mutu
c. Kendali mutu
d. Pemastian mutu
e. Pengawasan mutu
23. Sebuah industri farmasi akan membuat sediaan sirup dekstrometorfan. Ia harus membuat obat : Pertama
yaitu sesuai tujuan penggunaannya, kedua memenuhi persyaratan dalam dokumen izin edar, dan ketiga tidak
menimbulkan efek yang merugikan.
Apa yang dimaksud dengan pernyataan ketiga?
a. Memenuhi standar manfaat
b. Memenuhi standar keamanan
c. Memenuhi standar mutu
d. Memenuhi standar pH
e. Memenuhi standar kemasan
24. Sebuah industri farmasi yang memproduksi salep oksitetrasiklin memerlukan pimpinan yang berkomitmen
terhadap kebijakan mutu total agar dapat berkompetisi di pasar. Agar tercapai tujuan tersebut memerlukan
partisipasi semua pihak internal dan eksternal.
Siapa yang dimaksud pihak eksternal di atas?
a. Distributor
b. Pemasok
c. Pemasok dan distributor
d. QA
e. QA dan pemasok
25. Seorang apoteker baru di industri obat TB ditugaskan mempelajari unsur dasar manajemen mutu. Dari
penelusuran pustaka diketahui ada 2 unsur dasar. Pertama adalah infrastruktur, dan kedua yaitu tindakan
sistematis.
Apa saja yang termasuk komponen unsur dasar yang kedua?
a. Pemastian mutu
b. Prosedur
c. Proses
d. Struktur organisasi
e. Sumber daya
26. Sebuah industri farmasi penghasil multivitamin sedang memberi pelatihan mengenasi konsep pemastian
mutu. Pemastian mutu merupakan totalitas semua pengaturan yang dibuat dengan tujuan untuk memastikan
bahwa obat dihasilkan dengan mutu yang sesuai dengan tujuan pemakaiannya. Oleh karena itu pemastian
mutu mencakup pedoman CPOB dan faktor lain di luar pedoman ini.
Apa yang dimaksud dengan faktor lain di atas?
a. Desain dan pengembangan produk
b. Penyimpanan dan distribusi obat
c. Pengawasan mutu
d. Perencanaan produksi dan pengawasan persediaan
e. Proses produksi
27. Seorang apoteker sedang membuat tablet vitamin C dengan metode cetak langsung. Tahapan saat ini sedang
mencetak tablet. Ia menggunakan mesin cetak dengan permukaan yang kontak dengan bahan terbuat dari
stainless steel.
Apa jenis stainless steel minimum yang dapat digunakan untuk proses tersebut?
a. 105
b. 201
c. 304
d. 316
e. 316L
28. Seorang apoteker sedang membuat sirup parasetamol. Tahapan saat ini sedang mengisi sediaan ke dalam
botol. Ia menggunakan mesin pengisi dengan permukaan yang kontak dengan sediaan yang terbuat dari bahan
stainless steel.
Apa jenis stainless steel minimum yang dapat digunakan untuk proses tersebut?
a. 201
b. 304
c. 304L
d. 316
e. 316L
29. Seorang apoteker di industri baru saja menerima kedatangan mesin baru dari luar negeri untuk
pengembangan produk tablet etambutol. Proses factory acceptance test (FAT) dan site acceptance test (SAT)
sudah dilakukan. Setelah itu dilakukan pemasangan di ruang yang telah ditetapkan dan kualifikasnya.
Apa proses selanjutnya yang akan dilakukan oleh apoteker tersebut?
a. Kualifikasi desain
b. Kualifikasi instalasi
c. Kualifikasi operasional
d. Kualifikasi kinerja
e. Validasi proses
30. Seorang apoteker di industri baru saja menerima kedatangan mesin baru dari luar negeri pengembangan obat
tetes mata kloramfenikol. Proses FAT dan SAT sudah dilakukan. Kemudian ia melanjutkan tahapan kualifikasi
dan mengecek status kalibrasi.
Pada tahap mana ia mengecek status tersebut?
a. Kualifikasi desain
b. Kualifikasi instalasi
c. Kualifikasi operasional
d. Kualifikasi kinerja
e. Validasi proses
31. Seorang apoteker sedang melakukan kualifikasi mesin cetak tablet. Ia menggunakan formula yang sama
dengan formula yang akan digunakan pada saat produksi rutin.
Apa nama tahapan kualifikasi tersebut?
a. Kualifikasi desain
b. Kualifikasi instalasi
c. Kualifikasi operasional
d. Kualifikasi kinerja
e. Kualifikasi personalia
32. Seorang apoteker di industri obat hormon kelamin sedang menangani perubahan ukuran bets produk
tersebut. Perubahan yang terjadi menyebabkan proses harus divalidasi ulang.
Berapa besar minimum perubahan dengan akibat seperti di atas?
a. 30%
b. 25%
c. 20%
d. 15%
e. 10%
33. Seorang apoteker di industri obat hormon kelamin sedang menangani perubahan ukuran bets produk
tersebut. Perubahan yang terjadi menyebabkan proses harus divalidasi ulang. Penanganan perubahan perlu
penanganan yang komprehensif.
Siapa yang menjadi koordinator masalah ini?
a. Manajer R&D
b. Manajer produksi
c. Manajer PPIC
d. Manajer QA
e. Manajer QC
34. Seorang apoteker di suatu industri obat kanker sedang mengevaluasi tablet cisplatin bersama bagian produksi
dan pengawasan mutu. Aspek yang dievaluasi yaitu semua bets, bahan yang digunakan, proses, metode
analisis, validasi, penyimpangan, perubahan, dan lain-lain.
Apa yang sedang dilakukan oleh apoteker tersebut?
a. Evaluasi pelulusan bets
b. Investigasi kegagalan proses
c. Pengkajian mutu produk
d. Validasi proses
e. Validasi metode analisis
35. Sebuah industri farmasi sedang mengembangkan produk baru tetes mata siprofloksasin. Hasil uji stabilitas
dipercepat menunjukkan produk stabil selama 6 bulan. Uji stabilitas kemudian dilanjutkan sampai 12 bulan.
Produk dapat diproduksi.
Berapa lama maksimal waktu kadaluarsa yang dapat diberikan untuk produk tersebut?
a. Dua belas bulan
b. Dua puluh empat bulan
c. Tiga puluh enam bulan
d. Empat puluh delapan bulan
e. Enam puluh bulan
36. Seorang apoteker sedang mengembangkan produk baru tablet parasetamol 500 mg. Hasil uji stabilitas pada
suhu 40 + 2 oC menunjukkan produk stabil selama 6 bulan.
Berapa jumlah bets minimum yang dibutuhkan untuk pengujian tersebut?
a. Satu
b. Dua
c. Tiga
d. Empat
e. Lima
37. Sebuah industri farmasi sedang mengembangkan produk baru sirup kering amoksisilin 125 mg/5 ml. Hasil uji
stabilitas dipercepat menunjukkan produk stabil selama 6 bulan. Hasil evaluasi BPOM produk dapat
diproduksi, diberikan waktu kadaluarsa dan diedarkan.
Ada berapa macam waktu kadaluarsa sediaan ini?
a. Satu
b. Dua
c. Tiga
d. Empat
e. Lima
38. Sebuah industri farmasi sedang mengembangkan produk baru injeksi ranitidin HCl. Hasil uji stabilitas
dipercepat menunjukkan produk stabil selama 6 bulan. Uji stabilitas memerlukan metode analisis yang sesuai.
Metode analisis mana yang dapat digunakan untuk analisis produk tersebut?
a. Spektrofotometri ultra violet
b. Spektrofotometri visibel
c. Spektrofotometri serapan atom
d. Spektrofotodensitometri
e. Spektrofotometri infra merah
39. Seorang apoteker sedang mengembangkan produk baru infus dekstrosa. Hasil uji stabilitas pada suhu 40 +/- 2
o
C menunjukkan produk stabil selama 6 bulan. Proses pembuatan tiga bets pertama produk sebelum
dipasarkan harus divalidasi.
Apa nama validasi proses setelah validasi 3 bets tersebut?
a. Retrospektif
b. Prospektif
c. Kualifikasi
d. Konkuren
e. Introspektif
40. Seorang apoteker sedang mengembangkan produk baru serbuk efervesen dalam kemasan sachet. Setelah
diproduksi dan diedarkan, beberapa bulan kemudian kemasannya kembung, yaitu karena terbentuknya gas.
Apa yang menyebabkan hal tersebut terjadi?
a. Reaksi asam klorida dan natrium hidroksida
b. Reaksi asam sitrat dengan asam tartrat
c. Reaksi antara natrium hidroksida dengan natrium bikarbonat
d. Reaksi antara asam klorida dengan asam tartrat
e. Reaksi antara asam tartrat dengan natrium bikarbonat
41. Seorang apoteker sedang mengembangkan produk baru Ciprofloxacin dengan formula: 1) Ciprofloxacin
HCl·H2O, 2) Crospovidone (Kollidon CL) (a), 3) Sodium starch glycolate (Primojel) (a), 4) Povidone (PVP K-30), 5)
Microcrystalline cellulose (Avicel PH 101), 5) Crospovidone (Kollidon CL) (b), 6) Sodium starch glycolate
(Primojel) (b), 7) Magnesium stearate, 8) Colloidal silicon dioxide (Aerosil 200), 9) Absolute alcohol (ethanol,
dehydrated alcohol).
Berdasarkan data di atas apa bentuk sediaan yang akan dibuat?
a. Larutan
b. Suspensi
c. Krim
d. Tablet
e. Kapsul
42. Seorang apoteker sedang mengembangkan produk baru Ciprofloxacin dengan formula: 1) Ciprofloxacin
HCl·H2O, 2) Crospovidone (Kollidon CL) (a), 3) Sodium starch glycolate (Primojel) (a), 4) Povidone (PVP K-30), 5)
Microcrystalline cellulose (Avicel PH 101), 5) Crospovidone (Kollidon CL) (b), 6) Sodium starch glycolate
(Primojel) (b), 7) Magnesium stearate, 8) Colloidal silicon dioxide (Aerosil 200), 9) Absolute alcohol (ethanol,
dehydrated alcohol).
Berdasarkan data di atas apa fungsi bahan no. 9?
a. Melarutkan ciprofloksasin
b. Melarutkan kollidon CL
c. Melarutkan primojel
d. Melarutkan PVP-30
e. Melarutkan magnesium stearate
43. Seorang apoteker sedang mengembangkan produk baru Ciprofloxacin dengan formula: 1) Ciprofloxacin
HCl·H2O, 2) Crospovidone (Kollidon CL) (a), 3) Sodium starch glycolate (Primojel) (a), 4) Povidone (PVP K-30), 5)
Microcrystalline cellulose (Avicel PH 101), 5) Crospovidone (Kollidon CL) (b), 6) Sodium starch glycolate
(Primojel) (b), 7) Magnesium stearate, 8) Colloidal silicon dioxide (Aerosil 200), 9) Absolute alcohol (ethanol,
dehydrated alcohol).
Berdasarkan data di atas apa fungsi bahan no. 7?
a. Membantu aliran
b. Membantu kelarutan
c. Membantu gaya tolak menolak
d. Menekan biaya produksi
e. Mengurangi efek samping
44. Seorang apoteker sedang mengembangkan produk baru Ciprofloxacin dengan formula: 1) Ciprofloxacin
HCl·H2O, 2) Crospovidone (Kollidon CL) (a), 3) Sodium starch glycolate (Primojel) (a), 4) Povidone (PVP K-30), 5)
Microcrystalline cellulose (Avicel PH 101), 5) Crospovidone (Kollidon CL) (b), 6) Sodium starch glycolate
(Primojel) (b), 7) Magnesium stearate, 8) Colloidal silicon dioxide (Aerosil 200), 9) Absolute alcohol (ethanol,
dehydrated alcohol).
Berdasarkan data di atas apa fungsi bahan no. 2 dan no. 5?
a. Zat aktif
b. Pengisi
c. Pembasah
d. Penghancur
e. Glidan
45. Seorang apoteker sedang mengembangkan produk baru Ciprofloxacin dengan formula: 1) Ciprofloxacin
HCl·H2O, 2) Crospovidone (Kollidon CL) (a), 3) Sodium starch glycolate (Primojel) (a), 4) Povidone (PVP K-30), 5)
Microcrystalline cellulose (Avicel PH 101), 5) Crospovidone (Kollidon CL) (b), 6) Sodium starch glycolate
(Primojel) (b), 7) Magnesium stearate, 8) Colloidal silicon dioxide (Aerosil 200), 9) Absolute alcohol (ethanol,
dehydrated alcohol).
Di ruang kelas apa proses produksi akan dilakukan?
a. A
b. B
c. C
d. D
e. E
46. Sebuah industri akan membuat tablet dengan formula berikut: 1) Beta-carotene, 2) Ascorbic acid, 3) Sodium
ascorbate, 4) Vitamin E acetate, 5) Sorbitol, 6) Ludipress R, 7) Fructose, dan 8) PEG-6000.
Berdasarkan formula tersebut bentuk sediaan tablet apa yang akan dibuat?
a. Tablet bukal
b. Tablet efervesen
c. Tablet hisap
d. Tablet lozeng
e. Tablet sublingual
47. Sebuah industri akan membuat tablet dengan formula berikut: 1) Beta-carotene, 2) Ascorbic acid, 3) Sodium
ascorbate, 4) Vitamin E acetate, 5) Sorbitol, 6) Ludipress R, 7) Fructose, dan 8) PEG-6000.
Berdasarkan formula di atas apa fungsi tablet?
a. Antibiotik
b. Antihipertensi
c. Antikolesterol
d. Antivirus
e. Vitamin
48. Sebuah industri akan membuat tablet dengan formula berikut: 1) Beta-carotene, 2) Ascorbic acid, 3) Sodium
ascorbate, 4) Vitamin E acetate, 5) Sorbitol, 6) Ludipress R, 7) Fructose, dan 8) PEG-6000.
Berdasarkan formula di atas apa bentuk fisik bahan no. 8)?
a. Cair
b. Gas
c. Gas cair
d. Padat
e. Semi padat
49. Sebuah industri akan membuat tablet dengan formula berikut: 1) Beta-carotene, 2) Ascorbic acid, 3) Sodium
ascorbate, 4) Vitamin E acetate, 5) Sorbitol, 6) Ludipress R, 7) Fructose, dan 8) PEG-6000.
Metode pembuatan tablet apa yang akan dipilih?
a. Cetak langsung
b. Granulasi basah
c. Granulasi kering
d. Granulasi semprot
e. Granulasi beku
50. Seorang apoteker sedang mengembangkan produk baru tablet parasetamol 500 mg. Hasil uji stabilitas pada
suhu 40 +/- 2 oC menunjukkan produk stabil selama 6 bulan. Penelitian lanjutan perlu dilakukan pada suhu
kamar.
Bagaimana frekuensi pengambilan sampel pada tahun pertama dari penelitian lanjutan tersebut?
a. Setahun sekali
b. Setahun dua kali
c. Setahun tiga kali
d. Setahun empat kali
e. Setahun lima kali
51. Seorang apoteker sedang mengembangkan produk baru tablet antalgin 500 mg. Dari penelitiannya diperoleh
data dari uji stabilitas dipercepat.
Terhadap sampel apa percobaan tersebut dilakukan?
a. Bahan aktif dan eksipien
b. Bahan kemas
c. Produk antara
d. Produk ruahan
e. Produk jadi
52. Seorang apoteker di industri ditugaskan membuat sediaan salep kulit oksitetrasiklin dengan basis hidrokarbon.
Ia menyusun formula dan prosedur pembuatannya.
Berikut ini mana yang terkait dengan produk tersebut?
a. Formula larut dalam air
b. Formula memerlukan surfaktan
c. Formula memerlukan antimikroba
d. Formula memerlukan antioksidan
e. Formula bersifat hidratif
53. Sebuah industri farmasi akan memproduksi tablet sindenafil. Mesin pencetak tablet yang akan dipakai dalam
tahap pengolahan telah diperiksa sebelum digunakan dan dinyatakan telah siap untuk digunakan.
Informasi apa yang diperlukan untuk menyatakan kesiapan tersebut?
a. Biaya karyawan telah dihitung
b. Dokumentasi catatan pengemasan bets sudah siap
c. Evaluasi catatan produksi bets
d. Line clearance mesin pengemasan sudah ada
e. Putaran mesin telah dikalibrasi
54. Seorang apoteker sedang mendesain tablet allopurinol 100 mg. Komponen tablet mengandung allopurinol,
sorbitan monooleat, pati jagung (1), laktosa, pati jagung (2), natrium pati glikolat, air murni, magnesium
stearat, talk, dan silikon dioksida.
Komponen mana yang keamanannya dipertanyakan?
a. Allopurinol
b. Magnesium stearate
c. Silikon dioksida
d. Sorbitan monooleat (polisorbat 80: sebagai bahan pengemulsi, meningkatkan laju disolusi tablet)
e. Talk
55. Sebuah industri farmasi memproduksi tablet parasetamol . Mereka berencana memproduksi produk lain.
Untuk itu mungkin diperlukan fasilitas tersendiri (dedicated facility).
Berikut ini produk mana yang dapat diproduksi di bangunan dan fasilitas yang beda?
a. Kaplet asam mefenamat
b. Kapsul sefadroksil
c. Krim asiklofir
d. Salep oksitetrasiklin
e. Sirup dekstrometorfan
56. Seorang apoteker membuat produk serbuk untuk injeksi sefotaksim. Wadah dan tutup yang dipakai untuk
bahan yang akan diolah, produk antara dan produk ruahan telah dibersihkan dan dibuat dari bahan yang tepat
sifat dan jenisnya untuk melindungi produk atau bahan terhadap pencemaran atau kerusakan.
Jenis bahan kemas apa yang dapat digunakan untuk wadah produk tersebut?
a. Borosilikat
b. Polietilen tereftalat
c. Polipropilen
d. Polivinil klorida
e. Elastomer
57. Seorang apoteker di industri sedang membuat obat kumur. Tahap pengolahan dan pengemasan harus
mengikuti pedoman cara pembuatan obat yang baik.
Hal-hal berikut ini mana yang memenuhi ketentuan yang dimaksud?
a. Hasil produksi memenuhi catatan bets
b. IPC dilakukan selama proses
c. Kesalahan produksi dilaporkan
d. Line clearance dilakukan pada tahap pengolahan
e. Pelulusan produk untuk dijual oleh QC
58. Sebuah industri sedang mengevaluasi keluhan terhadap produk baru tablet parasetamol 500 mg. Hasil
evaluasi menunjukkan adanya masalah efek yang merugikan yang ditimbulkan oleh produk.
Berikut ini apa contoh dari keluhan tersebut?
a. Tablet lama menurunkan panas
b. Kemasan karton terbuka bagian bawahnya
c. Tablet tidak memberikan efek
d. Pasien muntah-muntah
e. Warna strip lebih tua dari biasanya
59. Sebuah industri sedang mengevaluasi keluhan terhadap produk baru tablet antalgin 500 mg. Untuk evaluasi ia
memerlukan pengkajian data dan dokumen. Setelah data dan dokumen, produk yang dikeluhkan dilakukan uji
banding dengan produk yang dimiliki industri.
Berapa kebutuhan stok produk tersebut?
a. Minimal untuk satu kali pengujian
b. Minimal untuk dua kali pengujian
c. Minimal untuk tiga kali pengujian
d. Minimal untuk empat kali pengujian
e. Minimal untuk lima kali pengujian
60. Seorang apoteker sedang mengembangkan produk baru serbuk efervesen dalam kemasan sachet. Setelah
diproduksi dan diedarkan, beberapa bulan kemudian kemasannya kembung.
Apa yang menyebabkan hal tersebut terjadi?
a. Terbentuknya gas argon
b. Terbentuknya gas helium
c. Terbentuknya gas karbon dioksida
d. Terbentuknya gas nitrogen
e. Terbentuknya gas sulfur

TUGAS UJIAN TENGAH SEMESTER


FARMASI INDUSTRI
INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI NASIONAL
LEMBAR JAWABAN

PERHATIAN: ISI DENGAN TANDA “ V ” PADA KOLOM YANG SESUAI


NAMA MAHASISWA: Susilowati
NIM : 20344096

SAYA TIDAK MENCONTEK (KETIK ULANG ): saya tidak mencontek

KIRIM LEMBAR JAWABAN INI KE: kos_qs1@yahoo.com SEBELUM JAM 13.00, JUMAT, 2 OKTOBER 2020.

TERIMA KASIH.

NOMO A B C D E NOMO A B C D E
R R

1 V 31 V

2 V 32 V

3 V 33 V

4 V 34 V

5 V 35 V

6 V 36 V

7 V 37 V

8 V 38 V

9 V 39 V

10 V 40 V

11 V 41 V

12 V 42 V

13 V 43 V

14 V 44 V

15 V 45 V

16 V 46 V

17 V 47 V

18 V 48 V

19 V 49 V

20 V 50 V

21 V 51 V
22 V 52 V

23 V 53 V

24 V 54 V

25 V 55 V

26 V 56 V

27 V 57 V

28 V 58 V

29 V 59 V

30 V 60 V

Anda mungkin juga menyukai