Anda di halaman 1dari 7

Saturday, May 2, 2020, 10:30- 13:30, open book & notebook

Home Assignment, May 2, 2020


Jogja Class EMBA-35
Business and Management
Saturday, May 2, 2020, 10:30- 13:30, open book & notebook

Nama: Rizka Nurhasanah


No.Mhs.: 19EKS350030

1. Planning and Strategic Plan


Browsing supermarket chain di Indonesia. Ambil salah satu, identifikasi
kekuatan dan kelemahannya. Apa yang telah dilakukan bisnis tersebut
menghadapi situasi pandemi Coved-19 sekarang. Apa komentar saudara
atas apa yang dilakukannya?

Superindo merupakan salah satu supermarket chain besar di Indonesia dan


hampir ada di seluruh kota besar. Pergerakan signifikan dari Superindo
adalah ekspansi marketingnya secara digital salah satunya melalui aplikasi
yang diberi nama HappyFresh. Dengan ini para konsumen dimanjakan
dengan kemudahan berbelanja secara online melalui bantuan pershonal
shopper yang diklaim telah terlatih untuk memilih bahan-bahan yang
berkualitas.

Dept. Head of Corporate Communication & Sustainability PT Lion Super


Indo, D. Yuvlinda Susanta, mengatakan ada banyak hal yang telah
Superindo lakukan untuk bertahan bahkan unggul dalam persaingan. Salah
satunya strateginya adalah fokus pada pelayanan dan produk segar (fresh).
Kerja keras dari Superindo ini rupanya berhasil membuatnya meraih
penghargaan Top Brand Award 2015 dari Frontier Consulting Group dan
Majalah Marketing.
Manajemen Super Indo melihat potensi ekonomi dan bisnis yang sangat
baik di Tangerang. Oleh karena itu, mereka memutuskan untuk membuka
gerai Super Indo di BEZ Plaza Kota Tangerang yang diharapkan dapat
memberi pengalaman belanja yang lebih baik bagi warga setempat.
Kehadiran Super Indo di Tangerang ini diharapkan dapat turut berkontribusi
dalam menyerap tenaga kerja lokal dan juga produk-produk unggulan
khususnya di Kota Tangerang dan sekitarnya. Menurut Dept. Head of
Corporate Communication & Sustainability PT Lion Super Indo, D. Yuvlinda
Susanta, Superindo juga berniat melakukan ekspansi atau membuka gerai
baru sasarannya adalah daerah-daerah pemukiman atau perumahan.

Pada tahun 2008 seseorang menulis di suara pembaca, ia mengatakan


merasa dirugikan karena sistem Superindo tidak mampu melakukan refund,
sehingga pelanggan yang memiliki kelebihan bayar harus menerimanya
dengan penukaran barang lain sejumlah kelebihan tersebut. Namun
memang itu terjadi akibat kesalahan dari pembeli tersebut karena tidak teliti
membaca merk produk yang promo dan menurut artikel, duty manager
setempat telah mengedukasi pelanggan terkait kelemahan sistem
komputerisasi Superindo. Akan tetapi hal ini mungkin berlaku untuk
sebagian besar supermarket besar ataupun kecil, makanya sering ada
tulisan di kasir bahwa barang yang sudah dibayar tidak bisa dikembalikan,
harap periksa sebelum Anda membayar.

Beberapa kelemahan Superindo umumnya yaitu produk import yang


tersedia tidak sebanyak pesaingnya, ada beberapa produk yang supply nya
tidak merata dalam satu wilayah, dan terjadinya penumpukan antrian saat
terjadi panic buying akibat wabah Covid-19 tentunya yang tidak diimbangi
dengan jumlah kasir yang tersedia di jam tertentu, selain itu pembatasan
bahan pokok yang belum segera diberlakukan ketika panic buying sebagai
antisipasi agar pembeli lain juga dapat membelinya.

Pada situasi wabah pandemi Covid-19 ini, Superindo tetap menjalankan


operasional seperti biasanya. Mereka memastikan stok kebutuhan barang
jelang Ramadhan aman dengan terus berkoordinasi dengan supplier.
Mereka juga terus mengedukasi masyarakat khususnya pelanggan agar
tidak belanja secara berlebihan yaitu dengan pembatasan pembelian
beberapa bahan pokok antaranya minyak goreng dan gula pasir.

Agar pelanggan Super Indo berbelanja dengan nyaman dan sebagai upaya
mengantisipasi penyebaran COVID-19, beberapa hal yang dilakukan di gerai
yaitu dengan menambahkan SOP khusus untuk karyawan toko, seperti
misalnya penggunaan masker dan sarung tangan bagi karyawan gerai yang
berhadapan langsung dengan pelanggan. Selain itu mereka melakukan
pengecekan suhu tubuh karyawan dan pelanggan, melakukan pembersihan
dengan cairan disinfektan secara berkala di tempat atau barang yang sering
dipegang seperti gagang pintu, pegangan trolley/basket dan area kasir. Hal
tersebut diungkapkan oleh D. Yuvlinda Susanta Head of Corporate Affairs &
Sustainability Super Indo dalam wawancara khusus dengan SWA Online
melalui telepon (20/03/2020).

Tindakan yang telah dilakukan Superindo dalam menangani wabah pandemi


Covid-19 ini menurut penulis sudah cukup baik karena berjalannya
operasional mereka sangat diperlukan oleh konsumen dalam memastikan
pasokan makanannya terpenuhi, dan dengan adanya SOP sebagai upaya
pencegahan penyebaran wabah, Superindo cukup tanggap membantu
pemerintah, tinggal pengawasan kepada para pelanggan yang mengantri di
kasir agar tak terlalu berdekatan. Penulis sendiri memilih belanja di
Superindo karena lebih dekat dari tempat tinggal di Yogya dan harganya
lebih terjangkau serta produk lumayan lengkap dibandingkan Indomaret
atau Alfamart.

Referensi :
https://marketing.co.id/superindo-tetap-eksis-di-tengah-persaingan-sengit/
https://swa.co.id/swa/trends/peran-aktif-super-indo-cegah-penyebaran-
covid-19
https://industri.kontan.co.id/news/super-indo-terus-koordinasi-dengan-
supplier-pastikan-stok-ramadan-tercukupi
https://www.happyfresh.id/blog/berita-acara-promo/belanja-online-
superindo/
https://ekonomi.bisnis.com/read/20191231/12/1185855/super-indo-
tambah-gerai-baru-
https://news.detik.com/suara-pembaca/d-1021854/pencatatan-transaksi-
superindo-rugikan-konsumen-

3. Control Management
Lakukan Browsing perusahaan di Indonesia yang mempunyai daerah
penjualan di beberapa daerah atau wilayah. Pilih dan deskripsikan profil
bisnisnya secara singkat. Pikirkan bagaimana sistem kontrol dan koordinasi
yang efisien mampu melakukan efektivitas pengendalian manajemen
untuk beberapa daerah penjualan tersebut?
Kabobs Premium Kebab merupakan kedai kebab Turki yang membuka toko
di lantai LG, Ciwalk, Bandung pada September 2016 untuk pertama kalinya
dalam sejarah bisnis mereka. Kabobs didirikan oleh Emil Zam Harira,
seseorang yang menyukai kebab,. Dalam perkembangannya, Kabobs juga
turut mengalami peningkatan berkat layanan delivery online. Sejak akhir
2018 Kabobs mulai bekerja sama dengan GrabFood dalam memasarkan
produk-produknya, sejak saat itu penjualan Kabobs meningkat secara
signifikan. Kabobs kini telah hadir di sejumlah kota besar di pulau Jawa
mulai dari Bandung, Cirebon, Bogor, Yogyakarta, dan Solo. Bahkan mereka
membuka 3 outlet barunya sekaligus di Semarang yaitu Java Mall, Paragon
Mall, dan Central City Mall.

Sasaran pasar dari Kabobs sendiri adalah milenial. Tapi mereka juga optimis
menu KABOBS ini juga diterima bagi anak-anak dan orang dewasa. Awal
tahun 2020 kemarin, Kabobs membuat produk khusus anak-anak yang
diberi nama fun meal, satu paket yang terdiri dari kebab ukuran mini,
kentang goreng, minuman dan mainan, dan packaging nya juga dibuat
menarik.

Dari segi produk, kemasan produk Kabobs ini dibuat unik, menarik, dan
dimaksudkan untuk memudahkan customernya. Dari sisi pelayanan, pemilik
selalu mengupayakan crew outlet Kabobs yang berhubungan langsung
dengan customer bisa melayani dengan maksimal. Sementara dari sisi
pemilihan lokasi, Kabobs tidak sembarangan menentukan lokasi yang akan
dijadikan toko. Ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan, yaitu
strategis, pusat keramaian, mudah didatangi, dan memiliki image yang baik.
Hal ini dikatakan oleh Content Creator dan Marketing Communication
Kabobs, Regina Salsabila kepada detikcom.

Untuk lebih mendekatkan kepada pelanggannya, KABOBS menerapkan


konsep yang menempatkan dapur dekat dengan area customer, sehingga
proses memasak dan menyajikan kebab bisa disaksikan langsung
pelanggannya. Sebagai strategi menghadapi pesaingnya, KABOBS
menggunakan bahan baku berkualitas dan sangat memperhatikan
komposisi dari setiap menu yang dibuat agar menghasilkan rasa yang
memuaskan. Varian rasa yang banyak bertujuan untuk memuaskan semua
jenis selera. Kabobs Premium juga memperkenalkan varian es kopi karamel
sebagai menu anyar untuk jenis minuman. Restoran yang mempunyai
sekitar 13 varian rasa ini membandrol kebabnya dari kisaran Rp.17.000-
40000 tergantung ukurannya small atau large.

Cabang gerai Kabobs yang sudah cukup banyak ini tentu mengharuskan
manajemen pusat untuk selalu melakukan manajemen kontrol, sesuai
dengan teori yang terdapat pada slide 03 Structure & Control. Tujuannya
adalah untuk menjamin aktivitas perusahaan terus berjalan, untuk
memperkuat karyawannya dalam melakukan kinerja dan meminimalisir
masalah yang berpotensi menghambat bisnis, dan melindungi perusahaan
beserta asetnya yang berdampak pada gangguan operasional. Dalam hal ini
pengawasan dari segi jumlah penjualan harian atau omset penjualan,
kebutuhan bahan baku yang selalu terpenuhi, peralatan memasak yang
selalu dicek berkala sehingga menghindari konsumen tidak terlayani,
menjadi aspek yang seharusnya dikawal oleh manajemen pusat melalui
manajemen cabang.

Salah satu jenis dari pengendalian yaitu feed forward control merupakan
jenis paling aman yang digunakan manajemen cabang dalam
mengantisipasi masalah sebelum muncul. Lalu concurrent control
memberikan umpan balik apakah pencegahan masalah tersebut benar-
benar efisien sehinggaa manajemen dapat memperbaiki masalah ketika
muncul. Yang terakhir, feedback control, memberikan informasi terkait
respon konsumen terhadap produk dan layanan sehingga tindakan
improvisasi yang diperlukan dapat dilaksanakan.

Referensi :
https://www.ayobandung.com/read/2019/09/15/63674/kabobs-premium-
mengenyangkan-dan-rasanya-melilit-lidah
http://bisnishotel.com/kabobs-premium-kebab-luncurkan-menu-fun-meal-
untuk-anak-anak/
https://travel.detik.com/travel-news/d-4499435/rahasia-sukses-bisnis-
kabobs-ubah-yang-biasa-jadi-luar-biasa
https://www.ayosemarang.com/read/2019/11/30/48130/kabobs-premium-
kebab-buka-3-outlet-baru-di-semarang
https://bogor-today.com/kabobs-kebab-premium-buka-gerai-ke6-di-bogor/

5. Effective Communication
Pikirkan pengalaman saudara, baik secara personal ataupun organisasional
melakukan komunikasi yang tidak efektif dengan personal lain, dalam
organisasi atau dengan organisasi lain. Deskripsikan peristiwa tersebut.
Mengapa ineffective communication tersebut terjadi?

Dalam pengalaman penulis, tanpa bermaksud menyinggung orang yang


dituliskan, untuk dianggap sebagai bahan pembelajaran dalam komunikasi
efektif, ada kejadian dimana penulis melihat antar rekan kerjanya
mengalami miss communication. Yang sering terjadi adalah ketika salah
satu bertanya penyelesaian masalah kepada satu tim-nya terkait laporan
dari konsumen. Berhubung penulis yang menjadi pengawal dalam progres
status input pada sistem perusahaan, penulis kadang menemukan input-an
yang kurang tepat, setelah dilakukan cross check ternyata seseorang yang
bertanya tadi tidak memahami maksud dari seseorang yang memberikan
jawaban. Hal ini terjadi seringnya disebabkan oleh seseorang yang bertanya
tidak mendengarkan secara keseluruhan arahan dari seseorang yang
menjawab. Belum lagi seseorang yang bertanya ini tidak mencatat
penyelesaian dari kasus yang pernah ia tanyakan kepada orang lain,
sehingga beberapa kali terulang kejadian yang sama dimana menyebabkan
tidak efisiennya waktu dan tidak efektifnya kinerja tim keseluruhan.

Sebagai pembelajaran untuk penulis, walaupun kita merasa benar, ada


baiknya tetap mendengarkan orang lain dengan penuh perhatian dan
persepsi yang berbeda nantinya akan terlihat mana yang merupakan cara
efektif dalam penyelesaian masalah setelah uji coba berlangsung. Berdiskusi
menjadi jalan komunikasi paling efektif dalam penyelesaian masalah tanpa
menyalahkan siapapun apalagi ketika perusahaan dalam tahap perpindahan
adopsi sistem yang baru. Pembatasan emosi juga penting dalam bekerja
karena sejatinya kita dan rekan kerja adalah satu tim dalam organisasi yang
seharusnya memiliki visi dan misi yang sama dengan saling menghargai satu
sama lain.

Do the BEST