Anda di halaman 1dari 4

Penatalaksanaan

Penatalaksanaan kanker kolorektal bersifat multidisiplin. Pilihan dan rekomendasi terapi tergantung
pada beberapa faktor Terapi bedah merupakan modalitas utama untuk kanker stadium dini dengan
tujuan kuratif. Kemoterapi adalah pilihan pertama pada kanker stadium lanjut dengan tujuan paliatif.
Radioterapi merupakan salah satu modalitas utama terapi kanker rektum. Saat ini, terapi biologis
(targeted therapy) dengan antibodi monoklonal telah berkembang pesat dan dapat diberikan dalam
berbagai situasi klinis, baik sebagai obat tunggal maupun kombinasi dengan modalitas terapi lainnya.
Penatalaksanaan kanker kolorektal dibedakan menjadi penatalaksanaan kanker kolon (tabel 6) dan
kanker rektum (tabel 7).
 PENATALAKSANAAN MEDIS
1. Terapi Radiasi

Terapi radiasi merupakan penanganan kanker dengan menggunakan x-ray berenergi tinggi untuk
membunuh sel kanker. Terdapat dua cara pemberian terapi radiasi, yaitu dengan eksternal radiasi dan
internal radiasi. Pemilihan cara radiasi diberikan tergantung pada tipe dan stadium dari kanker (Henry
Ford, 2006).

2. Kemotherapi

Kemoterapi dalam bahasa inggris (chemotherapy) adalah penggunaan zat kimia untuk perawatan
penyakit. Kemoterapi adalah penggunaan zat kimia untuk perawatan penyakit. Dalam penggunaan
modernnya, istilah ini hampir merujuk secara eksklusif kepada obat sitostatik yang digunakan untuk
merawat kanker.

 PENATALAKSAAN BEDAH

Tipe pembedahan tergantung darilokasi dan ukuran tumor. 4rosedur pembedahan pilihan adalah
sebagai berikut :

1. Reseksi segmental dengan anastomosis (pengangkatan tumor dan porsi usus pada sisi
pertumbuhan, pembuluh darah dan nodus limfatik)
2. Reseksi abominoperineal dengan kolostomi sigmoid permanen (pengangkatan tumor dan
porsi sigmoid dan semua rektum serta sfingter anal)
3. Kolostomi sementara
4. Kolostomi permanen atau iliostomy

 Diversi vekal untuk kanker kolon dan rectum

. Kolostomi adalah pembuatan lubang (stoma) pada kolon secara bedah. Stoma ini dapat berfungsi
sebagai difersi sementara atau permanen. Ini memungkinkan drainase atau evakuasi isi kolon keluar
tubuh. Konsistensi drainase dihubungkan dengan penempatan kolostomi yang ditentukan oleh lokasi
tumor dan luasnya invasi pada jaringan sekitar.
 Penatalaksanaan Keperawatan
- Dukungan adaptasi dan kemandirian.
- Peningkatkan kenyamanan
- Mempertahankan fungsi fisiologis optimal.
- Pencegah komplikasi.
- Memberikan informasi tentang proses kondisi penyakit, prognosis, dan
kebutuhan pengobatan.

 Penatalaksanaan diet
- Cukup mengkonsumsi serat, seperti sayur-sayuran dan buah-buahan. Serat dapat
melancarkan pencemaan dan buang air besar sehingga berfungsi menghilangkan kotoran
dan zat yang tidak berguna di usus, karena kotoran yang terlalu lama mengendap di usus
akan menjadi racun yang memicu sel kanker.
- Kacang-kacangan (lima porsi setiap hari)
- Menghindari makanan yang mengandung lemak &enuh dan kolesterol tinggi terutama
yang terdapat pada daging hewan.
- Menghindari makanan yang diawetkan dan pewarna sintetik, karena hal tersebut dapat
memicu sel karsinogen  sel kanker.
- Menghindari minuman beralkohol dan rokok yang berlebihan.
- Melaksanakan aktivitas fisik atau olahraga secara teratur

Daftar Pustaka

Komite Penanggulangan Kanker Nasional. Panduan Tatalaksana Kanker Kolorektal.


Kementrian Kesehatan RI.