Anda di halaman 1dari 5

5 ALASAN KONSUMSI CHICKEN NUGGET BURUK BAGI KESEHATAN

Sebagian besar keluarga masa kini telah menjadikan chicken nugget pilihan menu sarapan
praktis keluarga. Padahal bahan makanan olahan yang satu ini sangat berbahaya bagi
kesehatan, baik dibeli dalam kemasan mentah atau dibeli siap saji dari pedagang keliling.
Setiap orang hanya peduli dengan lezat dan gurihnya chicken nugget saat disantap, namun
tidak peduli dengan cara pengolahan dan jenis minyak yang digunakan saat memasaknya.
Lalu mengapa mengkonsumsi chicken nugget buruk bagi kesehatan? Perusahaaan pengolah
chicken nugget mengklaim bahwa bahan-bahan yang mereka gunakan untuk mmebuat
chicken nugget hanyalah bagian dada daging ayam. Lalu bagaimana dengan komponen lain?
Padahal komponen lain yang ternyata dimasukkan dalam nugget terdiri dari TBHQ, GMO
jagung, Autolysed Yeast Extract dengan kandungan MSG, Dimetil Polisiloksan Anti-foaming
Agent, Sodium, minyak kedelai terhidrogenasi, gula dan gandum. Tak banyak yang tahu
bahwa komponen tersebut dapat menimbulkan efek tertentu bagi kesehatan. Oleh karena
itu, bagaimana Anda bisa menghindari bahaya dari konsumsi chicken nugget? Simak
beberapa alasan di bawah ini.

1.Mengandung minyak kedelai terhidrogenasi yang berdampak buruk bagi kesehatan

Minyak ini pada dasarnya mengandung lemak trans, yang biasanya menjadi penyebab
penyakit obesitas. Selain itu, minyak ini bertanggung jawab atas terjadinya gangguan
jantung , penyumbatan pembuluh darah serta peradangan bagian organ tubuh.

2. Kandungan gula yang tinggi perburuk kondisi penderita diabetes

Gula adalah salah satu komponen yang digunakan dalam pengolahan chicken nugget. Gula
yang digunakan dalam bentuk dekstrosa (glukosa murni). Terlalu banyak mengkonsumsi
gula dapat menyebabkan penimbunan lemak dalam tubuh. Meskipun lemak sangat berguna
sebagai sumber energi dalam proses pembakaran dalam tubuh, namun lemak yang
berlebihan hanya menyebabkan bencana kesehatan. Para penderita diabetes sebaiknya
menghindari makanan ini, karena gula dapat menyebabkan hiperglikemia (kadar gula
berlebih dalam darah, red).

3. Sodium yang digunakan terlalu tinggi

Salah satu alasan mengapa chicken nugget buruk bagi kesehatan adalah komponen sodium
yang digunankan terlalu tinggi. Tahukah Anda berapa jumlah natrium yang digunakan?
sDalam 10 nugget terdapat sekitar 1000 mg natrium, sedangkan setiap orang hanya
memerlukan 2000-3000 sodium per harinya. Karena chicken nugget tidak mengandung
kalium yang berfungsi sebagai penyeimbang, maka tekanan darah Anda bisa saja sedang
dalam masalah.

4. Chicken nugget menggunakan gandum dikelantang yang tidak baik bagi kesehatan
Jika Anda membuat chicken nugget di rumah, Anda tentunya bahan yang lebih dipilih adalah
tepung yang bebas gluten. Berbeda dengan nugget yang dijual di pasaran yang memakai
gandum dikelantang dengan kandungan gluten yang menjadi penyebab penyakit gula darah.

5. Kandungan TBHQ dan Dimetilpolisiloksan yang berbahaya

TBHQ adalah produk berbasisi minyak bumi. Hal ini dapat menyebabkan mutase sel,
kerusakan hati, kerusakan sistem reproduksi, perubahan biokimia dan sebagainya. Anda
akan mendapatkan kejutan saat mendengar komponen terakhir ini. Produk berbasis silicon
ini digunakan dalam pembuatan kosmetik dan sebagai bahan pemadat dalam implant
payudara.

Lalu, bagaimana mungkin Andas masih mengkonsumsi chicken nugget? Meskipun lidah
Anda merasakan kelezatan dan kegurihannya, namun kandungan berbahaya di dalamnya
hanya akan menimbulkan beragam penyakit berbahaya. Akan lebih baik jika Anda mengolah
sendiri chicken nugget untuk menjamin kesehatan dan nutrisinya bagi tubuh.

Sumber: http://www.jawaban.com/read/article/id/2016/01/05/10/160105112857/5-
Alasan-Konsumsi-Chicken-Nugget-Buruk-Bagi-Kesehatan
10 BAHAYA MSG BAGI KESEHATAN TUBUH

Buat kamu yang doyan banget makan mie instan pasti udah akrab sama MSG atau
Monosodium Glutamate. Zat kimia yang berguna untuk memperkuat rasa tersebut
memang umumnya ditambahkan dalam bumbu penyedap mie instan, agar rasa
yang dihasilkan lebih tajam dan menggugah selera.

Namun di balik kelezatannya tersebut, MSG ternyata bisa menimbulkan dampak


yang buruk terhadap kesehatan jika dikonsumsi terlalu sering dan dalam jumlah
yang banyak. Salah satunya adalah efek ketagihan dan kecanduan, yang bakal
membuat kamu ingin terus memakan makanan mengandung MSG. Parahnya, buat
cewek MSG ini bikin angka di timbangan kamu melaju dengan pesat.

Selain kedua bahaya tersebut ternyata masih ada bahaya lain yang bisa muncul
akibat mengonsumsi MSG. Berikut 10 bahaya MSG bagi kesehatan tubuh:

1. Kegemukan. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, mengkonsumsi MSG


terlalu banyak dan sering bisa membuat kita merasa ketagihan. Rentang waktu satu
atau dua hari, kita sudah ingin lagi memakan makanan yang mengandung MSG. Hal
tersebut lantas rentan membuat berat badan kita meningkat dengan drastis. Ini
dibuktikan oleh sebuah penelitian yang dilakukan di Tiongkok terhadap 752 orang
dalam kondisi sehat, usia antara 40 hingga 59 tahun. Separuhnya lantas diminta
mengkonsumsi makanan ber-MSG sementara sisanya memakan makanan sehat.
Alhasil, mereka yang bersentuhan dengan MSG ternyata memiliki indeks berat yang
jauh lebih tinggi.

2. Kerusakan otak, Dalam taraf yang lebih parah, MSG bisa menyebabkan
kerusakan otak. Penyebabnya cukup sederhana. Kandungan kimia yang ada di
dalam Monosodium Glutamate memang disusun sedimikian rupa untuk merangsang
otak mengirimkan sinyal nafsu makan kepada tubuh. Tentu hal ini bisa berdampak
negatif, karena kamu selalu dipaksa berpikir bahwa tubuhmu sedang membutuhkan
asupan makanan, meski kenyataanya tidak demikian.

3. Pengaruh pada hati. Terlalu banyak mengkonsumsi MSG juga bisa menimbulkan
gangguan terhadap fungsi organ pencernaan, salah satunya hati. Seperti yang
sudah dijelaskan sebelumnya, zat MSG bisa merangsang tubuh kita untuk terus
merasa lapar. Hal tersebut pada gilirannya bisa memaksa hati untuk bekerja dengan
ritme yang tidak wajar. Jika kondisi ini dibiarkan terus-menerus, bisa-bisa dalam
waktu singkat hati mengalami peradangan. Oleh karena itu mulai saat ini kamu lebih
baik menjaga konsumsi makanan yang mengandung MSG.

4. Membuat ketagihan fast food. Sudah cukup ngeri dengan bahaya MSG? Lebih
ngeri mana dengan ketagihan fast food yang juga mengandung MSG? Jika godaan
fast food terlalu kuat untuk kamu tolak, mulailah berpikir tentang MSG dan bahaya
yang terkandung pada jenis zat kimia ini. Logikanya fast food yang biasa hadir di
mall-mall atau pusat perbelanjaan modern ini mengandung MSG dengan tingkat
yang cukup tinggi. Seperti yang disebutkan sebelumnya, zat ini juga pada akhirnya
membuat ketagihan jika dikonsumsi secara rutin dengan jumlah yang signifikan.
5. MSG berdampak negatif bagi si kecil. Ini peringatan bagi para orang tua agar
ekstra ketat menjaga konsumsi MSG pada anak. Terlebih snack atau makanan kecil
untuk anak kecil saat ini secara umum sudah mengandung MSG. Orang dewasa
punya ketahanan yang lebih tinggi terhadap dampak negatif MSG, tetapi tidak
demikian dengan anak kecil. Oleh karena itu alangkah bijak jika kita
mempertimbangkan dengan baik makanan seperti apa yang akan kita dan buah hati
konsumsi. Para ibu bisa membuat sendiri cemilan untuk buah hatinya untuk
memastikan asupan sehat bagi si kecil.

6. Hambat kecerdasan. Bagi orang tua yang ingin anaknya tumbuh menjadi manusia
cerdas, menghindari bahaya MSG merupakan hal yang wajib dilakukan. Wajar saja,
mengingat seperti yang disebutkan sebelumnya, zat ini bisa merusak fungsi otak
dan nantinya bisa menghambat pertumbuhan kecerdasan. Oleh sebab itu amat
penting memberikan makanan yang bersifat alami dan sehat pada si buah hati.

7. Asma. Penelitian yang dilakukan di Amerika Serikat pada tahun 1995 mengatakan
bahwa konsumsi MSG bisa memicu serangan asma pada orang yang sensitif
dengan zat penguat rasa. Penemuan tersebut didasarkan pada dua penelitian
sebelumnya terhadap orang-orang yang mengidap asma dan mengkonsumsi MSG.
Pada tahun 2009, sebuah jurnal berjudul ‘Clinical and Experimental Allergy’
mengambil kesimpulan bahwa MSG belum bisa dipastikan sebagai salah satu
penyebab asma. Namun bisa dipastikan bahwa mengkonsumsi zat ini akan
memberikan efek negatif pada mereka yang memiliki gangguan saluran pernafasan.

8. Radang kulit. Laporan lain terkait bahaya MSG meliputi radang kulit, gatal-gatal,
dan sulit bernafas, serta bersin-bersin. Laporan yang dimuat oleh ‘Clinical and
Experimental Allergy’ di tahun 2009 mendukung penemuan awal yang mengatakan
bahwa MSG mungkin, dalam kasus yang amat jarang, menyebabkan kerusakan kulit
pada mereka yang amat sensitif terhadap zat penguat rasa. Selain itu juga muncul
gangguan pernafasan, yang akan segera hilang jika penderita menjalankan diet
makanan ber-MSG.

9. Bahaya laten dalam tubuh. Layaknya bahaya laten, efek samping dari konsumsi
MSG muncul dalam durasi yang tak tentu. Bisa muncul dalam waktu 15 hingga 30
menit usai zat masuk ke dalam tubuh dan hilang dengan sendirinya dalam waktu
dua jam. Dalam kasus yang jarang, ketika serangan asma dikaitkan dengan
konsumsi makanan ber-MSG, gejala mulai muncul antara 1 hingga 12 jam setelah
konsumsi.

10. Konsumsi racun. Menurut informasi yang dilansir oleh Global Healing Center,
MSG merupakan zat yang mengandung racun. Mengkonsumsi penguat rasa
tersebut bakal membuat kamu rawan terkena berbagai penyakit seperti diabetes,
tekanan darah tinggi, kelebihan berat badan, stroke, dan masih ada banyak penyakit
berbahaya lainnya. Jika kamu memakan makanan ber-MSG dan mengalami kondisi
di atas, maka kamu perlu segera menghapus MSG dari daftar makananmu sehari-
hari.

Sumber: http://anekatop10.com/10-bahaya-msg-bagi-kesehatan-tubuh-yang-harus-
kamu-waspadai/
BAHAYA MENGONSUMSI MAKANAN KALENG BAGI KESEHATAN

FAJAR.CO.ID – Anda suka mengkonsumsi makanan kaleng untuk memenuhi


kebutuhan akan makananan anda sehari-harinya, seperti ikan kaleng, buah-buahan
kaleng, daging olahan kaleng dan berbagai macam jenis makanan lain yang
menggunakan kaleng sebagai kemasannya? Namun tahukahah anda bahwa kaleng-
kaleng tersebut mengandung Bisphenol-A (BPA), cairan kimia yang biasa digunakan
dalam makanan kemasan, termasuk kaleng.

Beberapa studi menunjukan bahwa BPA dalam kemasan makanan kaleng dapat
berpindah dari kaleng kedalam makanan itu sendiri. Dalam sebuah studi, yang
melakukan pemeriksaan terhadap 78 jenis kaleng dari berbagai macam jenis
makanan kaleng dipasaran menemukan setidaknya 90 persen kandung BPA dalam
masing-masing kaleng yang ada.

Dalam studi lainnya, partisipan yang mengkonsumsi satu pori makan kaleng
berisikan sup dalam kurun 5 hari, ditemukan peningkatan BPA sebesar 1000 persen
pada urine mereka. Sementara, beberapa studi lainnya menemukan kaitan antara
BPA dengan masalah kesehatan seperti penyakit jantung, diabetes tipe 2 dan
masalah disfungsi ereksi.

Dalam kasus langka, makanan kaleng yang tidak diolah secara baik bisa jadi
memiliki bakteri berbahaya di dalamnya yang dikenal dengan nama Clostridium
botulinum. Jika dikonsumsi dalam menyebabkan penyakit yang serius yang dapat
berujung pada kelumpuhan hingga kematian apabila tidak dilakukan upaya medis.

Karena itu penting untuk tidak mengkonsumsi makanan kaleng disaat kemasannya
tidak lagi terlihat prima, seperti terdapat penyok-penyok, ada kebocoran atau
keretakan atau bahkan terlihat begah.

Sumber: http://fajar.co.id/2016/08/10/bahaya-mengkonsumsi-makanan-kaleng-yang-
perlu-anda-ketahui/