Anda di halaman 1dari 4

NAMA : LATRI NOVIA UTAMI

NIM : 030916519

TUGAS 3 : PENGANTAR ANTROPOLOGI

Kita telah mempelajari konsep-konsep mekanisme perubahan budaya. Buatlah tulisan


sebanyak 1 halaman (maksimal) mengenai gejala-gejala perubahan kebudayaan yang
terjadi di lingkungan teman-teman dan analisa dengan menggunakan konsep mekanisme
perubahan kebudayaan yang telah dipelajari.

Gejala perubahan sosial adalah masalah sosial yang mempengaruhi dan di pengaruhi oleh
perilaku manusia di dalam lingkungan kehidupannya. Gejala sosial merupakan suatu fenomena
sosial, yaitu gejala-gejala atau peristiwa-peristiwa yang terjadi dan dapat diamati dalam
kehidupan sosial.

Faktor Penyebab Gejala Perubahan Kebudayaan

1. Faktor kultural, yaitu nilai-nilai yang tumbuh dan berkembang dalam lingkungan masyarakat
atau komunitas. Beberapa contoh gejala sosial berdasarkan faktor kultural, antara lain
kemiskinan, kerja bakti, perilaku menyimpang, dan lain sebagainya.

2. Faktor struktural, yaitu suatu keadaan yang mempengaruhi struktur, struktur yang dimaksud
adalah sesuatu yang disusun oleh pola tertentu. Faktor struktural dapat dilihat dari pola-pola
hubungan antar individu dan kelompok yang terjalin dilingkungan masyarakat. Contoh gejala
sosial yang dipengaruhi oleh faktor struktural antara lain penyuluhan sosial, interaksi dengan
orang lain dan lain-lain.

Macam-macam Bentuk Gejala Sosial

1. Gejala Sosial Ekonomi

Besarnya pendapatan yang dimiliki seseorang bisa mengakibatkan gejala sosial dalam
masyarakat. Dilihat dari aspek ekonomi, gejala sosial sangat berkaitan dengan perekonomian
masyarakat. Jika ada seseorang yang kurang bisa mencukupi kebutuhan, maka akan terjadi
beberapa gejala sosial di lingkungannya. Dilihat dari segi ekonomi, gejala sosial yang terjadi
dalam masyarakat meliputi kemiskinan, pengangguran, masalah kependudukan dan lain
sebagainya.
2. Gejala Sosial Budaya

Indonesia memiliki beraneka ragam kebudayaan sehingga sudah patutnya kita saling
menghormati budaya lain. Dengan adanya perbedaan kebudayaan jangan membuat persatuan
menjadi pecah. Tidak hanya di negara sendiri, perbedaan budaya dengan negara lain juga
harus dihormati. Keragaman budaya yang ada disekitar kita juga dapat menyebabkan timbulnya
gejala sosial seperti tindakan peniruan budaya asing yang negatif, kenakalan remaja dan lain
sebagainya.

3. Gejala Sosial Lingkungan Alam

Gejala sosial dalam lingkungan alam menyangkut aspek kesehatan. Seseorang yang terserang
penyakit bisa mengakibatkan gejala sosial dilingkungan sekitarnya. Contoh gejala sosial yang
dapat ditumbulkan diantaranya penyakit menular, pencemaran lingkungan dan lain sebagainya.

4. Gejala Sosial Psikologis

Perilaku seseorang dalam kehidupan sehari-hari dipengaruhi oleh aspek psikologi. Jika
seseorang mengalami gangguan kejiwaan dapat menyebabkan gejala sosial dalam masyarakat
seperti diorganisasi jiwa, aliran ajaran sesat dan lain sebagainya.

Beberapa Gejala Sosial atau Masalah Sosial yang sekarang banyak dihadapi oleh masyarakat
antara lain :

1. Kemiskinan

Yaitu keadaan seseorang yang tidak sanggup memelihara dirinya sendiri sesuai dengan taraf
kehidupan kelompok, dan tidak mampu memanfaatkan tenaga mental maupun fisiknya dalam
kelompok tersebut. Kemiskinan dilihat sebagai keadaan seseorang tidak memiliki harta yang
cukup untuk memenuhi standar kehidupan dilingkungannya. Secara sosiologis, masalah
kemiskinan ini timbul karena lembaga kemasyarakatan di bidang ekonomi tidak berfungsi
dengan baik.

2. Kejahatan atau Kriminalitas

Kejahatan terbentuk melalui proses imitasi, pelaksanaan peran sosial, asosiasi diferensial,
kompensasi, identifikasi, konsepsi diri, dan kekecewaan yang agresif. Kejahatan juga dapat
dipicu oleh pola hidup konsumtif yang tidak diimbangi dengan produktivitas.
3. Disorganisasi Keluarga

Adalah perpecahan keluarga sebagai suatu unit karena anggota-anggotanya gagal memenuhi
kewajiban yang sesuai dengan peran sosialnya. Bentuk-bentuk disorganisasi keluarga adalah
keluarga yang tidak lengkap karena hubungan diluar nikah, perceraian, buruknya komunikasi
antaranggota keluarga, krisis keluarga karena kepala keluarga meninggalkan keluarga (seperti
meninggal, dihukum pidana atau berperang), serta terganggunya mental salah satu anggota
keluarga.

4. Masalah Generasi Muda Masyarakat Modern

Ditandai oleh dua ciri yang berlawanan, yaitu keinginan untuk melawan dan sikap apatis.
Keinginan untuk melawan antara lain ditunjukan dalam sikap radikalisme. Sementara, sikap
apatis misalnya penyesuaian yang membabi buta terhadap ukuran moral generasi tua.

5. Peperangan

Merupakan sebuah bentuk pertentangan antara kelompok atau masyarakat (termasuk Negara)
yang umumnya diakhiri dengan akomodasi.

6. Pelanggaran Terhadap Norma-Norma Masyarakat

Merupakan pelanggaran terhadap norma maupun nilai sosial yang biasanya terjadi dalam
masyarakat. Contoh pelanggaran tersebut dapat berupa pelacuran, kenakalan remaja,
alkoholisme, korupsi dan masih banyak lagi.

Dampak Gejala Sosial dalam Masyarakat

Terjadinya perubahan sosial-budaya dimasyarakat merupakan salah satu akibat dari gejala
sosial. Dampak gejala sosial ada yang bersifat positif dan negatif.

1. Dampak Positif Gejala Sosial

Gejala sosial yang ada di masyarakat harus kita sikapi dengan baik. Bila kita dapat terbuka dan
mengimbangi perubahan sosial-budaya yang ada. Maka perubahan tersebut akan berdampak
positif dan memberikan kita mamfaat. Hal ini dapat dilihat dengan kemajuan bidang tekhnologi.
Dalam bidang tekhnologi kita mengenal tekhnologi komunikasi, seperi telepon, handphone,
telegram, email, dsb. Dengan adanya alat komunikasi yang modern, maka, maka kita dapat
melakukan interaksi jarak jauh tanpa harus bertemu secara langsung.
2. Dampak Negatif Gejala Sosial

Seseorang yang tidak dapat menerima perubahan yang terjadi akan mengalami keguncangan
culture shock. Dengan demikian maka Ketidak sanggupan seseorang dalam menghadapi gejala
sosial akan membawa kearah prilaku menyimpang.

Cara menganalisis dengan menggunakan konsep mekanisme perubahan kebudayaan


yang telah dipelajari

Studi dan penelitian masalah pertemuan antar kebudayaan merupakan suatu kegiatan
baru di dalam kajian antropologi.Hal ini disebabkan oleh semakin bertambahnya kegiatan
penyelidikan kontak kebudayaan pads beberapa abad terakhir ini. Hal itu menghasilkan
berbagai kenyataan bahwa semua masyarakat dan kebudayaan yang hidup di dunia ini selalu
bergerak, berubah dan barkembang. Demikian pula, banyak data dari kumpulan kitab etnografi
sudah tidak sesusai dengan keadaan masa kini. Dengan intensifnya pangaruh penyebaran
unsur-unsur kabudayaan di seluruh penjuru dunia pada abad-abad sambilan belas dan dua
puluhan ini menyebabkan kian menghilangnya bentuk-bentuk masyarakat primitif dan terasing.

Akulturasi akan terjadi apabila terdapat dua kebudayaan atau lebih yang berbeda sama
sekali (asing dan asli) berpadu sehingga proses-proses ataupun penebaran unsur-unsur
kebudayaan asing secara lambat laun diolah sedemikian rupa ke dalam kebudayaan asli
dangan tidak menghilangkan identitas maupun keasliannya.

Anda mungkin juga menyukai