Anda di halaman 1dari 2

PRE WORK - SINOPSIS

NAMA DIKLAT : PRA SE/SPE I


MATERI PELAJARAN : Manajemen Keuangan Dasar
NAMA INSTRUKTUR :
HARI / TANGGAL : Senin / 05 Oktober 2020
NAMA PESERTA / NIP :
UNIT KERJA : PT PLN (Persero)

Lesson Learn :
1. Manajemen Keuangan
PLN sebagai sebuah perusahaan tidak bisa lepas dari manajemen keuangan. Manajemen keuangan
sendiri adalah keseluruhan aktivitas untuk mendapatkan dana dan menggunakannya serta manajemen
aset untuk mencapai suatu tujuan. Tujuan PLN sebagai BUMN yang berbentuk Perseroan Terbatas (PT)
adalah memaksimalkan kekayaan pemegang saham, dalam hal ini adalah Pemerintah Republik
Indonesia.
2. Laporan Keuangan dan Analisis Laporan Keuangan
Laporan keuangan (LK) adalah catatan informasi suatu perusahaan pada suatu periode akuntansi yang
dapat digunkan untuk menggambarkan kinerja keuangan perusahaan. Terdapat dua metode pencataan
akuntansi yang berbeda yakni cash basis dan acrual basis. Pencatatan akuntansi di PLN menggunakan
metode acrual basis. Tujuan dari LK sendiri adalah memberikan informasi yang menyangkut posisi
keuangan, kinerja serta perubahan posisi keuangan suatu entitas, menunjukan apa yang telah dilakukan
manajemen dan pertanggungjawaban sumber daya yang dipercayakan padanya serta menyediakan
pengaruh keuangan dari kejadian di masa lalu, termasuk memberikan informasi dalam pengambilan
keputusan.
Dalam mengevaluasi kinerja keuangan perusahaan dan proses pengambilan keputusan dibutuhkan suatu
analisis yang disebut dengan Analisis Laporan Keuangan, terdapat banyak sekali rasio-rasio yang dapat
menggambarkan kondisi perusahaan. Namun pada praktiknya, analisis laporan keuangan kerap
memberikan hasil yang diragukan akurasinya. Hal ini dapat terjadi karena beberapa faktor diantaranya
faktor inflasi, perbedaan praktik akuntansi dan window dressing. Window dressing sendiri merupakan
suatu upaya untuk membuat laporan keuangan suatu perusahaan terlihat lebih baik dari realitasnya. Salah
satu contoh buruk yang dapat kita pelajari berkaitan dengan praktik window dressing ini salah satunya
adalah peristiwa bangkrutnya perusahaan energi Enron di Amreika Serikat.
3. Penganggaran (budgeting) dan pendanaan (funding)
Perencanaan keuangan adalah hal yang sangat penting dalam suatu perusahaan. Perencanaan keuangan
yang baik dapat membantu perusahaan untuk memiliki jumlah kas yang tepat pada waktu yang tepat.
Terdapat 3 (tiga) sumber aliran kas yakni dari aktivitas operasi, aktivitas investasi dan aktivitas
pendanaan.

“SATU – MAJU – ANDAL” Resume Maximal 2 halaman 1


PRE WORK - SINOPSIS

NAMA DIKLAT : PRA SE/SPE I


MATERI PELAJARAN : Manajemen Keuangan Dasar
NAMA INSTRUKTUR :
HARI / TANGGAL : Senin / 05 Oktober 2020
NAMA PESERTA / NIP :
UNIT KERJA : PT PLN (Persero)

Proses perencanaan juga dilakukan dalam hal modal (capital). Hal ini sangat penting karena memiliki
efek jangka panjang, melibatkan dana yang cukup besar serta berkaitan dengan risiko investasi. Salah
satu konsep dasar dalam capital budgeting adalah konsep Time Value of Money.
Selain proses penganggaran, terdapat juga proses pendanaan. Pendanaan adalah suatu cara memperoleh
dana yang dibutuhkan untuk menjalankan perusahaan baik untuk investasi maupun operasi. Berdasarkan
asalnya, pendanaan dapat dibagi menjadi 2 (dua) jenis yakni pendanaan yang bersumber dari internal
(berupa laba ditahan dan akumulasi penyusutan) dan yang bersumber dari eksternal (utang dan modal).
4. Personal finance
Personal finance adalah adalah tindakan yang bertujuan untuk membantu menganalisa dan mengelola
keuangan pribadi dan keluarga agar tercapai tujuan sebagaimana yang diharapkan. Personal finance
memiliki banyak manfaat diantaranya mengefektifkan sumber daya sehingga dapat meningkatkan nilai
kekayaan, bebas dari kekhawatiran keuangan serta melindungi aset yang dimiliki.
Breakthrough :
Breakthrough yang akan dilaksanakan setelah pembelajaran manajemen keuangan ini berkaitan dengan
tugas saya adalah akan mengawal pelaporan keuangan perusahaan terutama pada unit yang menjadi klien.
Selama ini sebagai auditor maupun konsultan internal dengan latar belakang pendidikan Teknik Elektro,
saya tidak fokus mengawal proses bisnis keuangan dan akuntansi. Dari pembelajaran ini saya berharap dapat
memulai mengawal proses bisnis pelaporan keuangan dimulai dengan mengevaluasi CSA ICOFR yang
dilakukan unit klien.
Berkaitan dengan kehidupan saya pribadi, setelah saya membaca materi personal finance, saya sadar bahwa
selama ini masih belum melakukan personal finance dengan baik. Adal banyak sumber daya yang belum
saya optimalkan penggunaanya dan budgeting yang tidak tertib. Ke depan saya akan memulai menerapkan
prinsip personal finance yang baik untuk kepentingan pribadi dan keluarga serta sebagai laboratorium mini
dalam memahami manajemen keuangan yang akan saya kawal sebagai anggota SPI di PLN yang saya cintai.

“SATU – MAJU – ANDAL” Resume Maximal 2 halaman 2