Anda di halaman 1dari 8

MAKALAH

( Peran ICT dalam pendidikan)

OLEH:

JAFAR SIDIK (5192451007)

PROGRAM PENDIDIKAN TEKNOLOGI INFORMATIKA DAN KOMPUTER


FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
2020
KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat ALLAH SWT. Karena berkat rahmat serta
hidayah-Nya kami bisa menyelesaikan makalah “PERANAN TIK DALAM PENDIDIKAN”
ini dengan baik untuk melengkapi tugas yang diberikan pada mata kuliah Teori Pembelajaran.
Mudah-mudahan makalah ini berguna bagi seluruh mahasiswa yang membutuhkan.
Semoga makalah ini bermanfaat bagi seluruh pembaca, tidak lupa kami mohon maaf
apabila ada kesalahan, dan kami mengharapkan masukan dari semua pembaca untuk makalah
selanjutnya.

September 2020

Jafar Sidik

BAB I

2
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Komputer adalah alat elektronik yang kompleks dan mempunyai banyak kelebihan. Ia sesuai
untuk dijadikan alat bagi membantu guru dalam proses pengajaran dan pembelajaran kerana
ia berkemampuan menerima dan memproses data. Komputer juga membantu pengajar
mencapai objektif pengajaran dan pembelajaran yang berkesan jika digunakan dengan
sistematik. Pengajaran yang disertakan dengan alat bantu mengajar terkini akan dapat
menambah minat pelajar mempelajari sesuatu bidang pelajaran. Di samping itu, jika komputer
dapat digunakan secara sistematik dan berkesan oleh guru, ia mampu menyelesaikan sebarang
masalah pengajaran dan pembelajaran. Ini selaras dengan pandangan Heinich (1996) yang
menyatakan bahawa komputer dapat memperkayakan teknik pengajaran. Menurut Merrill
(1986) pula, komputer adalah mesin memproses maklumat yang perlu diberikan arahan oleh
penggunanya. Arahan ini boleh disampaikan menerusi peralatan input seperti papan kekunci,
pengimbas (scanner), kad, joystick, tetikus, pad grafik dan unit pemprosesan pusat (CPU).

Heinich (1996) menyatakan komputer berkemampuan mengawal dan mengurus bahan


pengajaran yang banyak. Kemampuan komputer berinteraksi dengan pengguna membolehkan
pengajar-pengajar menerapkan pengajaran dan pembelajaran secara lebih mudah serta
menarik. Bitter (1989) pula menyatakan komputer boleh bekerja pantas serta beroperasi 24
jam tanpa berhenti dan maklumat yang dikeluarkannya dengan tepat. Penggunaan komputer
ini ada hubungkaitnya dengan teknologi maklumat dan komunikasi yang kini diaplikasikan
dalam sistem pendidikan negara. Ini adalah kerana komputer dijadikan sebagai pangkalan
data, dapat memberikan maklumat yang dicari atau diminta oleh orang ramai. Perlaksanaan
konsep Sekolah Bestari iaitu salah satu contoh aplikasi perdana dalam Koridor Raya
Multimedia adalah usaha kerajaan yang berterusan bagi membentuk generasi baru yang
mempunyai daya saing dalam era teknologi maklumat dan komunikasi.
1.2 Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang masalah di atas, maka rumusan masalah yang akan dibahas
dalam makalah ini adalah:
1. Apakah peran penting tik dalam pendidikan?
2. Apakah kelebihan tik dalam pendidikan?
3. Dan apa sajakah kekurangan tik dalam pendidikan?

1.3 Tujuan

3
Berdasarkan rumusan masalah di atas, maka penyusunan makalah ini bertujuan untuk:
1. Mengetahui peran penting tik dalam pendidikan.
2. Mengetahui kelebihan dan kekurangan tik dalam pendidikan

BAB II
PEMBAHASAN

2.1 PERANAN TIK DALAM PENDIDIKAN


Dalam dunia pendidikan, keberadaan sistem informasi dan komunikasi merupakan
salah satu komponen yang tidak dapat dipisahkan dari aktivitas pendidikan. Dalam
sebuah lembaga pendidikan harus memiliki komponen – komponen yang diperlukan

4
untuk menjalankan operasional pendidikan, seperti siswa, sarana dan prasarana,
struktur organisasi, proses, sumber daya manusia (tenaga pendidik), dan biaya operasi.
Sedangkan sistem komunikasi dan informasi terdiri dari komponen – komponen
pendukung lembaga pendidikan untuk menyediakan informasi yang dibutuhkan pihak
pengambil keputusan saat melakukan aktivitas pendidikan.

Terdapat 6 peranan TIK dalam bidang pendidikan, antara lain :

1. TIK sebagai skill dan kompetensi


Penggunaan TIK harus proporsional maksudnya . TIK bisa masuk ke semua lapisan
masyarakat tapi sesuainya dengan porsinya masing-masing.

2. TIK sebagai infratruktur pembelajaran


Tersedianya bahan ajar dalam format digital.The network is the school.Belajar dimana
saja dan kapan saja

3. TIK sebagai sumber bahan belajar


Ilmu berkembang dengan cepat.Guru-guru hebat tersebar di seluruh penjuru dunia
Buku dan bahan ajar diperbaharui secara kontinyu Inovasi memerlukan kerjasama
pemikiran Tanpa teknologi, pembelajaran yang up-to-date membutuhkan waktu yang
lama

4. TIK sebagai alat bantu dan fasilitas pembelajaran


Penyampaian pengetahuan mempertimbangkan konteks dunia nyata Memberikan
ilustrasi berbagai fenomena ilmu pengetahuan untuk mempercepat penyerapan bahan
ajar Pelajar melakukan eksplorasi terhadap pengetahuannya secara lebih luas dan
mandiri Akuisisi pengetahuan berasal dari interaksi mahasiswa dan guru Rasio antara
pengajar dan peserta didik sehingga menentukan proses pemberian fasilitas

5. TIK sebagai pendukung manajemen pembelajaran


Tiap individu memerlukan dukungan pembelajaran tanpa henti tiap harinya

5
Transaksi dan interaksi interaktif antar stakeholder memerlukan pengelolaan back
office yang kuat Kualitas layanan pada pengeekan administrasi ditingkatkan secara
bertahap
Orang merupakan sumber daya yang bernilai

6. TIK sebagai sistem pendukung keputusan


Tiap individu memiliki karakter dan bakat masing-masing dalam pembelajaran
Guru meningkatkan kompetensinya pada berbagai bidang ilmu Profil institusi
pendidikan diketahui oleh pemerintah.

2.2 POINT KUNCI KONTEN MEDIA


Saya mempunyai ide untuk membuat game berbasis pembelajaran atau GBL. Seperti
yang kita ketahui ,di Indonesia game sangat banyak peminatnya ,terutama dikalangan
pelajar.Menurut saya di Indonesia masih kurang dalam pemanfaatan ICT dalam
pembelajaran.Suatu pendekatan di mana siswa belajar melalui permainan (game)
disebut dengan game-based learning (GBL) atau pembelajaran berbasis permainan.
Materi belajar disampaikan dalam bentuk permainan sehingga menjadi lebih menarik
dan menyenangkan.

Untuk memotivasi siswa, GBL tidak hanya bermain tapi juga memberi penghargaan agar
siswa lebih terpacu untuk belajar. Penghargaan dapat berupa level, lencana, atau hadiah yang
didapat siswa ketika menyelesaikan tugas tertentu.

2.3 Kekurangan dan kelebihan ICT dalam proses pembelajaran


Dampak Positif Teknologi Informasi dan Komunikasi di bidang pendidikan:

-Informasi yang dibutuhkan akan semakin cepat dan mudah di akses untuk
kepentingan pendidikan.

-Inovasi dalam pembelajaran semakin berkembang dengan adanya inovasi e-learning


yang semakin memudahkan proses pendidikan.

6
-Kemajuan TIK juga akan memungkinkan berkembangnya kelas virtual atau kelas
yang berbasis teleconference yang tidak mengharuskan sang pendidik dan peserta didik
berada dalam satu ruangan.

-Sistem administrasi pada sebuah lembaga pendidikan akan semakin mudah dan lancar
karena penerapan sistem TIK.

Tidak diragukan lagi, transformasi informasi ini memiliki banyak manfaat positif,
namun sayangnya juga membawa berbagai dampak negatif diantaranya:

-Kemajuan TIK juga akan semakin mempermudah terjadinya pelanggaran terhadap


Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) karena semakin mudahnya mengakses data
menyebabkan orang yang bersifat plagiatis akan melakukan kecurangan.

-Walaupun sistem administrasi suatu lembaga pendidikan bagaikan sebuah system


tanpa celah, akan tetapi jika terjadi suatu kecerobohan dalam menjalankan sistem
tersebut akan berakibat fatal.

-Salah satu dampak negatif televisi adalah melatih anak untuk berpikir pendek dan
bertahan berkonsentrasi dalam waktu yang singkat (short span of attention).

BAB III
PENUTUP

3.1. Kesimpulan
Dengan adanya ICT dalam pendidikan, diharapkan proses pembelajaran akan menjadi
lebih baik dan pesat. Jika kita dapat memanfaatkan nya maka semua akan merasakan
manfaat dari teknologi tersebut.

7
Referensi

https://www.google.com/amp/s/informasitiksite.wordpress.com/2017/10/24/peranan-tik-di-
dalam-dunia-pendidikan/amp/

https://www.google.com/search?
q=ide+teknologi+yg+dapat+diterapkan+dalam+peman&oq=ide+teknologi+yg+dapat+
diterapkan+dalam+peman&aqs=chrome..69i57j33.23517j0j4&client=ms-android-
oppo&sourceid=chrome-mobile&ie=UTF-8