Anda di halaman 1dari 18

CHAPTER 1

1.1   Jelaskan pengertian investasi dan tujuan seseorang melakukan investasi!

Jawab:

Investasi adalah komitmen atas sejumlah dana atau sumber daya lainnya yang dilakukan pada saat
ini dengan tujuan memperoleh sejumlah keuntungan di masa datang.

Tujuan investasi:

1.       Untuk kehidupan yang lebih layak di masa datang.

2.       Mengurangi tekanan inflasi.

3.       Dorongan untuk menghemat pajak.

1.2   Jelaskan secara singkat mengenai dasar-dasar keputusan investasi!

Jawab:

Dasar keputusan investasi terdiri dari tingkat return harapan, tingkat risiko serta hubungan antara
return dan risiko.

Return adalah keuntungan yang akan didapatkan oleh seorang investor, dibedakan antara return
harapan dan return aktual.

Risiko adalah kemungkinan realisasi return aktual lebih rendah dari return minimum yang
diharapkan.

Hubungan tingkat risiko dan return harapan bersifat searah dan linier. Artinya semakin besar risiko
suatu aset, semakin besar pula return harapan atas aset tersebut, demikian sebaliknya.

1.3   Apakah return harapan (expected return)  sama dengan return yang terjadi (realized return)?
Jelaskan.

Jawab:

Return harapan (expected return) tidak sama dengan return yang terjadi (realized return.  Return
harapan adalah tingkat return yang diantisipasi investor di masa datang. Sedangkan return aktual/
return yang terjadi adalah tingkat return yang telah diperoleh investor.

1.4   Bagaimanakah sikap investor yang risk averse dalam menentukan alternatif investasi yang


akan dilakukan?

Jawab:

Investor yang termasuk pada kelompok Risk Averter Adalah investor ini cenderung untuk
menghindari risiko dan berinvestasi pada assets yang memberikan pendapatan tetap seperti
deposito, obligasi atau saham yang tergolong blue chips. Investor ini menyadari tidak mengharapkan
keuntungan investasi yang optimal. Biasanya kalangan investor mayoritas kalangan pensiunan
dengan keinginan mendapatkan keuntungan walaupun sedikit namun pasti.

1.5   “Hubungan antara risiko dan return harapan bersifat searah.” Apakah Anda setuju dengan
pernyataan tersebut? Jelaskan mengapa demikian.

Jawab:

Setuju, karena semakin besar return harapan dari sebuah investasi, maka semakin besar pula tingkat
risiko yang harus dipertimbangkan. Disamping memperhatikan return yang tinggi, investor juga
harus mepertimbangkan tingkat risiko yang harus ditanggung.

1.6   Jelaskan apa dan bagaimana proses pengambilan keputusan investasi yang umumnya
dilakukan oleh investor. Ringkaslah penjelasan tentang proses investasi tersebut ke dalam sebuah
gambar.

1.7   Apakah perbedaan antara retail investor dan institutional investor?

Jawab:

Retail investor dengan institutional investor yang membedakan adalah jenis investornya. Retail
investor terdiri dari individu-individu yang melakukan aktivitas investasi. Sedangkan institutional
investor terdiri dari perusahaan-perusahaan asuransi, lembaga penyimpan dana (bank dan lembaga
simpan pinjam), lembaga dana pensiun, maupun perusahaan investasi.

1.8   Jelaskan apa yang dimaksud dengan strategi portofolio aktif dan strategi portofolio pasif. Apa
perbedaan kedua strategi tersebut?

Jawab:

·         Strategi portofolio aktif meliputi kegiatan penggunaan informasi yang tersedia dan teknik-
teknik peramalan secara aktif untuk mencari kombinasi portofolio yang lebih baik.

·         Strategi portofolio pasif meliputi aktivitas investasi pada portofolio yang seiring dengan
kinerja indeks pasar.

1.9   Apa yang dimaksud dengan pernyataan: “Proses keputusan investasi sebagai suatu proses
yang berkesinambungan”?

Jawab:

Artinya, jika tahap pengukuran dan evaluasi kinerja telah dilewati dan ternyata hasilnya kurang baik,
maka proses keputusan investasi harus dimulai lagi dari tahap pertama, demikian seterusnya sampai
dicapai keputusan investasi yang paling optimal.
CHAPTER 3

PASAR MODAL DI INDONESIA DAN MEKANISME PERDAGANGAN

3-1    Apakah yang dimaksud dengan pasar modal? Jelaskan fungsinya dalam menunjang
perekonomian.

Jawab:

Pasar modal (menurut UU No.8 th 1995) adalah kegiatan yang bersangkutan dengan penawaran
umum dan perdagangan efek, perusahaan publik yang berkaitan dengan efek yang diterbitkannya,
serta lembaga dan profesi yang berkaitan dengan efek.

Fungsinya dalam menunjang perekonomian yaitu perusahaan akan mudah dalam memperoleh dana
sehingga akan mendorong perekonomian nasional dengan membuka kesempatan/ lapangan kerja
yang luas sehingga meningkatkan pendapatan pajak yang tinggi bagi pemerintah.

3-11    “Transaksi di pasar sekunder tidak memberikan pengaruh bagi emiten”. Setujukah


saudara dengan pernyataan tersebut? Jelaskan alasan saudara.

             Jawab:

             Tidak. Karena transaksi di pasar sekunder dapat mempengaruhi harga saham atau
obligasi yang beredar, sehingga saham atau obligasi tersebut kemungkinan ditambah atau
dikurangi peredarannya sehingga dapat memberikan pengaruh bagi emiten. Jika ditambah,
maka emiten akan berperan dalam penawaran umum berikutnya.

3-4      Jelaskan apa yang Anda ketahui mengenai initial Public Offering  (IPO).

             Jawab:

             IPO merupakan penawaran saham pertama kali yang dilakukan oleh perusahaan yang go
public.  Langkah pertama yang dilakukan sebelum go public  adalah perusahaan mencari pihak yang
akan memberikan pelayanan dalam penjualan sahamnya (underwriter). Underwriter  berusaha untuk
menjual saham perusahaan yang ditawarkan perdana pada saat harga yang terbaik.

3-10    Jelaskan perbedaan antara pasar perdana dan pasar sekunder.

             Jawab:

             Pasar perdana adalah ketika investor membeli saham pada saat belum diperdagangkan alias
membeli saham IPO (initial public offering).

             Pasar sekunder atau juga dikenal dengan istilah secondary market adalah pasar


keuangan yang digunakan untuk memperdagangkan sekuriti yang telah diterbitkan
dalam penawaran umum perdana.

3-9      Sebutkan beberapa lembaga dan profesi penunjang pasar modal yang Anda ketahui. Jelaskan
pula peran masing-masing lembaga dan profesi penunjang tersebut.

             Jawab:
Lembaga penunjang pasar modal:

1.       Biro Administrasi Efek (Securities Administration Bureau). Perannya yaitu melaksanakan


pencatatan pemilikan efek dan pembagian hak yang berkaitan dengan efek.

2.       Kustodian (Custodian). Perannya yaitu memberikan jasa penitipan efek dan harta lain
berkaitan dengan efek serta jasa lain, termasuk menerima deviden, bunga, dan hak lain,
menyelesaikan transaksi efek, dan mewakili pemegang rekening yang menjadi nasabahnya.

3.       Wali Amanat (trustee). Perannya yaitu mewakili kepentingan pemegang efek bersifat utang.

4.       Penasihat Investasi (investment advisor). Perannya yaitu memberi nasihat kepada pihak lain
mengenai penjualan atau pembelian efek.

5.       Pemeringkat Efek (rating agencies). Perannya yaitu menjembatani kesenjangan informasi


antara emiten dan investor dengan menyediakan informasi standar atas tingkat risiko kredit suatu
perusahaan.

Profesi penunjang pasar modal:

1.       Akuntan publik. Perannya yaitu membantu emiten dalam menyusun prospektus dan laporan
tahunan sehingga tersaji memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh Bapepam dan bursa efek.

2.       Notaris. Perannya yaitu ketika emiten, perusahaan sekuritas, dan pihak-pihak lainnya
menyusun anggaran dasar dan kontrak-kontrak kegiatan.

3.       Konsultan hukum. Perannya yaitu membantu dalam melakukan kegiatannya agar sesuai dan
tidak melanggar ketentuan yang berlaku dan aspek hukum lainnya.

4.       Perusahaan penilai. Perannya yaitu menentukan nilai wajar atas suatu aktiva perusahaan
dalam proses emisi.
BAB 4
RETURN HARAPAN DAN RISIKO PORTOFOLIO

1.       Sebutkan dan Jelaskan dua komponen utama return!

Komponen utama return sbb:

a.       Yield adalah komponen return yang mencerminkan aliran kas atau pendapatan yang diperoleh
secara periodic dari suatu investasi.

b.      Capital Gain adalah kenaikan (penurunan) harga surat berharga (bisa saham maupun hutang
jangka panjang), yang bisa memberikan keuntungan (kerugian) bagi investor. Dalam kata lain capital
gain (loss) bisa diartikan sebagai perubahan harga sekuritas .

2.       Apakah yang dimaksud dengan risiko investasi? Sebutkan sumber-sumber risiko yang anda
ketahui dan pengaruh masing-masing risiko tersebut terhadap return investasi!

Risiko Investasi merupakan kemungkinan perbedaan anta return actual yang diterima dengan return
harapan.

Sumber risiko dan pengaruhnya terhadap return investasi sbb:

      Risiko suku bunga merupakan risiko yang timbul akibat perubahan tingkat bunga yang berlaku
di pasar. Biasanya risiko ini berjalan berlawanan dengan harga-harga instrument pasar
modal. Artinya jika suku bunga naik maka return investasi yang terkait dengan suku bunga juga akan
naik.

      Risiko pasar merupakan risiko yang timbul akibat kondisi perekonomian Negara yang berubah-
ubah dipengaruhi oleh resesi dan kondisi perekonomian lain.

      Risiko inflasi merupakan risiko yang mempengaruhi erat daya beli, apabila tingkat inflasi naik
maka akan mengurangi kekuatan daya beli rupiah yang telah diinvestasikan.

      Risiko bisnis merupakan risiko yang timbul akibat menurunnya profitabilitas perusahaan
emiten.

      Risiko financial risiko ini berkaitan dengan keputusan perusahaan untuk menggunakan utang
dalam pembiayaan modalnya. Semakin besar proporsi utang yang digunakan perusahaan, semakin
besar risiko financial yang dihadapi perusahaan.

      Risiko likuiditas risiko ini berkaitan dengan kemampuan saham yang bersangkutan untuk dapat
segera diperjualbelikan tanpa mengalami kerugian yang berarti.

      Risiko nilai tukar mata uang merupakan risiko yang timbul akibat pengaruh perubahan nilai
tukar mata uang domestic (misalnya rupiah) terhadap mata uang Negara lain (misalnya dolar
Amerika Serikat).

      Risiko Negara  Risiko ini juga disebut risiko politik, karena sangat berkaitan dengan kondisi
perpolitikan suatu Negara. Bagi perusahaan yang beroperasi di luar negeri, stabilitas politik dan
ekonomi Negara bersangkutan sangat penting diperhatikan untuk menghindari risiko Negara yang
terlalu tinggi.

3.       Jelaskan istilah-istilah di bawah ini :

a.       Risiko Sistematis (risiko pasar) merupakan risiko umum yang merupakan risiko yang berkaitan
dengan perubahan yang terjadi di pasar secara keseluruhan. Perubahan pasar akan
mempengaruhi  variabilitas return suatu investasi, dengan kata lain, merupakan risiko yang tidak
dapat didiversefikasi.

b.      Risiko Tidak Sistematis (risiko perusahaan) merupakan risiko spesifik  yang merupakan risiko


yang tidak terkait dengan perubahan pasar keseluruhan namun risiko perusahaan lebih terkait pda
perubahan mikro perusahaan penerbit sekuritas.

c.       Risiko Total merupakan keseluruhan risiko yang harus ditanggung baik risiko sistematis yang
tidak dapat dihilangkan melalui diversifikasi karena fluktuasi risiko ini dipengaruhi oleh faktor makro
yang dapat mempengaruhi pasar secara keseluruhan serta risiko tidak sistematis yang dapat
dihilangkan dengan diversifikasi.

d.      Risiko Relatif Sekuritas merupakan risiko yang harus ditanggung per unit return harapan dari
sekuritas yang dimiliki.

4.       Seorang investormengestimasikan return saham XYZ, dengan data sbb :

KONDISI PROBABILITAS RETURN

Sangat Buruk 0,15 -0,02

Buruk 0,25 0,01

Normal 0,35 0,08

Baik 0,15 0,10

Sangat Baik 0,10 0,18

Dengan menggunakan data pada tabel di atas, hitunglah besarnya return, varians, deviasi standar
dan risiko relatif saham XYZ tersebut!

@ Return harapan / E(R)=0,0605                                                                     E probabilitas = 1

@ Varians Ơ2 = 0,00340475

@ Deviasi standar = Ơ =    Ơ2 =    0,00340475= 0,05835 = 5,835%

@ Risiko Relatif, ukuran yang biasa dipakai adalah Koefisien Korelasi

Koefisien Korelasi  
5.       Apa yang dimaksud dengan ungkapan “janganlah menaryh semua telur dalam satu
keranjang?” dalam hubungannya dengan manajemen investasi?

·      Janganlah menaruh semua telur dalam satu keranjang, karena kalu keranjang tsb jatuh, maka
semua telur yang ada dalam keranjang tersebut akan pecah.

·      Dalam konteks manajemen investasi telur tersebut diibaratkan dengan dana yang telah
diinvestasikan. Sehingga, jangan menginvestasikan semua dana yang kita miliki hanya pada satu
asset saja, karena jika asset tersebut gagal, maka semua dana yang telah kita investasikan akan
lenyap.

6.       Sebutkan kontribusi-kontribusi penting pendapat markowitz!

Kontribusi penting pendapat markowitz adalah temuannya bahwa return aset itu berkorelasi antara
satu dengan yang lainnya dan tidak independen. Oleh karena itu, risiko portofolio tidak boleh
dihitung dari penjumlahan semua risiko asset yang ada dalam portofolio, tetapi juga harus
mempertimbangkan efek keterkaitan antar return asset tersebut dalam pengestimasian risiko
portofolio.

7.       Jelaskan pentingnya konsep koefisien korelasi dan kovarian dalam diversifikasi portofolio!

Dalam konteks diversifikasi portofolio, ukuran koefisien korelasi  ini akan menjelaskan sejauh mana
return dari suatu sekuritas terkait sat dengan yang lainnya. Sedangkan kovarian dalam konteks
diversifikasi portofolio menunjukkan sejauh mana return dari dua sekuritas mempunyai
kecenderungan bergerak bersama-sama.

8.       Kontribusi apakah yang diberikan model indeks tunggal untuk mengatasi perhitungan yang
kompleks dalam penggunaan model markowitz?

Penyederhanaan dalam model indeks tunggal bisa menyederhanakan perhitungan risiko portofolio
markowitz yang sangat kompleks menjadi perhitungan sederhana ke dalam dua komponen yaitu,
risiko pasar dan risiko keunikan perusahaan. Bahkan, varian (1993) menyatakan bahwa model indeks
mmodel tunggal sharpe mampu mengurangi dimensi permasalahan portofolio secara dramatis dan
membuat perhitungan portofolio mnj sgt sederhana.

9.       Ada dua buah saham, yaitu saham A dan saham B. Masing-masing saham tersebut mempunyai
deviasi standar sebesar 0,40 dan 0,30. Seandainya kedua saham tersebut mempunyai korelasi positif
sempurna, maka kombinasi manakah diantara kombinasi berikut ini yang menghasilkan varians
portofolio yang paling kecil :

a.       100% Saham A

b.      50% Saham A dan 50% Saham B

c.       100% Saham B

d.      30% Saham A dan 70% Saham B

10.   “Risiko dan return mempunyai hubungan yang searah; semakin kecil risiko maka
semakin kecil pula return. Dengan melakukan diversifikasi kita dapat mengurangi risiko total
portofolio. Dengan demikian, diversifikasi juga bisa menurunkan tingkat return harapan”. Setujukah
anda dengan pernyataan tersebut? Jelaskan alasan saudara!

Tidak setuju. Untuk menurunkan risiko investasi, investor perlu melakukan diversifikasi portofolio
yang bermakna bahwa investor perlu membentuk portofolio melalui pemilihan kombinasi sejumlah
aset sedemikian rupa hingga risiko dapat diminimalkan tanpa mengurangi return harapan.
Mengurangi risiko tanpa mengurangi return adalah tujuan investor dalam berinvestasi.

11.   Tabel dibawah ini menyajikan data mengenai saham A dan LQ 45 (sebagai proksi portofolio
pasar)

PERIODE SAHAM A LQ 45

1 -0,005 0,015

2 0,450 0,125

3 0,080 0,270

4 -0,125 -0,060

5 -0,120 -0,050

Berdasarkan data pada tabel di atas, hitunglah :

a.       Rata-rata return saham  A dan LQ 45

b.      Kovarian saham A dan LQ 45

c.       Beta saham A

Jawab:

a.       Saham A (-0,005 + 0,450 + 0,080 + -0,125 + -0,120)/5 = 0,28/5 = 0,056

Saham LQ 45 (0,015 + 0,125 + 0,270 + -0,060 + -0,050)/5 = 0,3/5 = 0,06

b.      Kovarian saham A dan LQ 45 = 1,4895

Cov (A ; LQ 45) =             (-0,005 – 0,056) x (0,015 – 0,06)

(0,450 - 0,056) x (0,125 - 0,06)

                                        (0,080 - 0,056) x (0,270 - 0,06)

                                        (-0,125 - 0,056) x (-0,060 - 0,06)

                                        (-0,120 - 0,056) x (-0,050 - 0,06)

Total        = 0,074475 / 5 = 0,014895 = 1,4895

c.       Beta saham A
12.   Dengan dana sejumlah 1 juta rupiah, berapakah premi risiko yang bisa didapatkan investor jika
ia lebih memilih melakukan investasi di saham dibanding membeli sertifikat SBI berdasarkan data
yang tersedia pada tabel berikut ini?

PILIHAN INVESTASI PROBABILITAS RETURN HARAPAN

Investasi Saham 0,60 Rp 40.000

0,40 Rp     7000

SBI 1,00 Rp     5000

Premi Risiko= Rpi-Rf

KET :

Rpi : Rata-rata tingkat pengembalian sekuritas i

Rf : Rata-rata bunga investasi bebas risiko

Premi Risiko= Rpi-Rf

                          = [(40.000 + 7000)/2] – 10%

                          = 23.500 – 0.10

                          = 23499,9
CHAPTER 5
PEMILIHAN PORTOFOLIO

Jawaban:

1.       Jelaskan perbedaan antara portofolio efisien dengan portofolio optimal! Gambarkan!

Portofolio Efisien             : Portofolio dengan return tertinggi pada resiko tertentu atau portofolio
dengan resiko terendah pada return tertentu. Dalam pembentukan portofolio, investor selalu ingin
memaksimalkan return harapan dengan tingkat risiko tertentu yang bersedia ditanggungnya

Portofolio Optimal           : Portofolio yang dipilih sesuai preferensi investor dari himpunan portofolio
set. Dalam pembentukan portofolio, investor memilih portofolio dari sekian banyak pilihan yang ada
pada kumpulan portofolio efisien

Gambar:

2.      Apakah pengaruh adanya aset bebas risiko terhadap efisien frontier?

Pengaruh adanya aset bebas risiko terhadap efisien frontier dapat dijelaskan dengan sebagai berikut.
Dengan menghubungkan titik Rf dan pilihan portofolio pada efficient frontier akan ditemukan suatu
kombinasi baru yang sebelumnya belum ditemukan pada model Markowitz, maka efficient frontier
akan berubah membentuk garis lurus yang menghubungkan Rf dan titik porofolio optimal yang
dipilih investor. Jika investoR menginvestasikan seluruh dananya (100%) pada aset bebas resiko,
maka return yang diharapkan adalah dengan risiko sebesar nol. Return yang diharapkan akan
ditentukan oleh porsi dana yang diinvestasikan pada aset berisiko dan aset bebas risiko. Semakin
besar porsi dana yang diinvestasikan pada aset berisiko, semakin besar return yang diharapkan dari
portofolio tersebut.

3.      Bagaimana kita dapat menilai preferensi risiko seorang investor dengan menggunakan kurva
indeferen?

Preferensi investor menentukan pilihan portofolio investor terrhadap resiko yang terdapat didalam
kurva indeferen ditunjukan oleh kurva utilitas investor. Pilihan investor akan berada pada atitik
persinggungan antara kurva utilitas investor dengan garis permukaan efisien. Pilihan portofolio
investor akan semakin mendekati aset bebas risiko, demikian pula semakin agresif seorang investor
berarti semakin berani dia menanggung risiko, sehingga pilihan portofolionya akan semakin
mendekati portofolio paada aset berisiko.

4.       Manakah dari portofolio di bawah ini yang tidak termasuk dalam efficient frontier?

Portofolio-portofolio dibawah ini yang tidak termasuk dalam efficient frontier:

a.       Portofolio W: return harapan 10% dan standar deviasi 40%


b.      Portofolio X: return harapan 7% dan standar deviasi 32,5%

c.       Portofolio Y: return harapan 15% dan standar deviasi 45%

d.      Portofolio Z: return harapan 13% dan standar deviasi 35%

Jawaban :

Yg tidak termasuk x, karena ia memberikan deviasi standar paling kecil yang sering disebut
seagai global minimumvarianceportfolio.

5.      Keputusan alokasi aset bisa meliputi pengalokasian dana pada berbagai aset di berbagai
negara. Apa manfaat yang diperoleh investor dari tindakan tersebut?

Manfaat yang bisa diperoleh investor dari difersifikasi (pengalokasian dana) pada berbagai aset di
berbagai aset di berbagai negara, yaitu manfaat pengurangan risiko pada tingkat tertentu dari yang
diharapkan. Sama halnya dengan portofolio pada aset individual, portofolio kelas aset yang optimal
akan ditentukan oleh preferensi investor terhadap return yang diharapkan dan risiko. Jika ada
portofolio kelas aset yang sesuai dengan preferensi investor, maka portofolio tersebut nantinya akan
menjadi portofolio optimal.

6.      Seorang investor mempertimbangkan untuk berinvestasi di sepanjang garis permukaan


efisien yang mengandung dua kutub pilihan antara aset bebas risiko dan aset berisiko (portofolio
ABC). Misalnya diket. Tingkat return harapan atas portofolio ABC sebesar 17,5% dengan standar
deviasi 8%. Sedangkan di kutub lainnya, aset bebas risiko menawarkan return harapan sebesar
4,5%. Hitunglah return harapan dan standar deviasi portofolio investor tersebut berdasarkan
beberapa skenario investasi sbb:

a.      35% porsi dana pada aset bebas risiko, 65% pada aset berisiko

b.      100 % porsi dana di aset bebas risiko

c.       50% porsi dana pada aset bebas risiko, 50% pada aset berisiko

d.      100% porsi dana pada aset berisiko

E (Rp) = WRF RF + (1-WRF) E (RL)

a. 100 % porsi dana di aset bebas risiko

E (Rp)   = 1 (0,045) + 0 (0,175)

            = 0,045 atau 4,5%

∂p        = 0 (0,08)

            = 0 atau 0%

b. 50% porsi dana pada aset bebas risiko, 50% pada aset berisiko

E (Rp)   = 0,5 (0,045) + 0.5 (0,175)


            = 0,0225 + 0,0875

            = 0,11 atau 11%

∂p        = 0,5 (0,08)

            = 0,4 atau 40%

c. 100% porsi dana pada aset berisiko

E (Rp)   = 0 (0,045) + 1 (0,175)

            = 0,175 atau 17,5%

                        ∂p        = 1 (0,08)

                                    = 0,08 atau 8 %

d. 35% porsi dana pada aset bebas risiko, 65% pada aset berisiko

E (Rp)   = 0,35 (0,045) + 0,65 (0,175)

            = 0,01575 + 0,11375

            = 0,1295 atau 12,95%

∂p        = 0,65 (0,08) = 0,052 atau 5,2%

7.      Dari hasil perhitungan soal nomor 6 diatas kesimpulan apa yang bisa anda tarik?

Jika investor menginvestasikan seluruh dananya (100%) pada saat aset bebas resiko, maka return
yang diharapkan adalah sebesar RF dengan resiko sebesar nol. Jika investor menginvestasikan
seluruh dananya pada aset berisiko maka return yang diharapkan E (RF). Jika investor
mengkombinasikan dananya pada kombinasi yang ditunjukan disepanjang garis RF-L, maka besarnya
return yang diharapkan akan ditentukan oleh porsi dana yang diinvestasikan pada aset berisiko dan
aset bebas risiko. Semakin besar porsi dana yang diinvestasikan pada aset berisiko, semakin besar
return yang diharapkan dari portofolio tersebut.

8.      Jelaskan apa yang terjadi dengan garispermukaan efisien jika ada asumsi investor bisa
meminjam dan bebas risiko. Lengkapi penjelasan anda denga grafik/gambar!

Investor bisa meminjam dana untuk meningkatkan kemampuannya berinvestasi, maka akan kita
temukan garis permukaan efisien yang baru. Dengan mencari tambahan dana yang berasal dari
pinjaman, investor bisa menambah dana yang dimilikinya untuk diinvestasikan. Jika dana pinjaman
tersebut digabungkan dengan dana yang dimiliki saat ini dan digunakan untuk investasi, investor
akan mempunyai kemungkinan untuk mendapatkan return diharapkan dari investasi yang lebih
tinggi.

Sesuai dengan hubungan searah antara investasi dengan risiko, harus mempertimbangkan risiko
yang meningkat seiring dengan peningkatan return yang diharapkan. Secara grafis perluasan
portofolio tersebut bisa dilihat di gambar bawah ini:
9.      Diasumsikan bahwa investor bisa meminjam dana bebas risiko, sehingga seorang investor A
bisa memperoleh pinjaman dua kali lipat dari dana awal yang dimilikinya. Jika misalnya investor A
tersebut berencana untuk menginvesstasikan dananya pada kombinasi aset yang terdiri dari
portofolio FGH (return diharapkan sebesar 35%, dengan standar deviasi 10%), serta aset bebas risiko
(return diharapkan sebesar 7,5%). Hitunglah besarnya return harapan serta standar deviasi
portofolio yang terbentuk dari kombinasi tersebut!

Return Harapan          E (Rp)   = -1 (0,075) + 2 (0,25)

                                                = -0,075 + 5

                                                = 4,925 atau 492,5%

Standar Deviasi           ∂p        = 2 ∂k

                                                = 2 (0,075) = 0,15 atau 15%


CHAPTER 6

MODEL-MODEL KESEIMBANGAN

1.       Jelaskan mengapa dalam teori CAPM semua investor akan memilih satu portofolio aset
berisiko yang identik.

·         Karena dalam teori CAPM asumsi-asumsinya menjadikan teori CAPM hanya berlaku pada pasar
yang seimbang. Pada pasar yang seimbang investor tidak akan memperoleh return abnormal,
sehingga mereka akan memilih portofolio pasar. Dimana dalam portofolio pasar terdapat sebuah
titik optimal dan para investor akan memilih pada titik tersebut.

2.       Berikan penjelasan dengan menggunakan gambar tentang perbedaan antara garis pasar modal
dan garis pasar sekuritas.

Garis Pasar Modal menunjukkan hubungan antara return dan resiko dari portofolio, sedang Garis
Pasar Sekuritas menunjukkan hubungan antara return dan resiko dari sebuah sekuritas. Garis Pasar
Sekuritas merupakan ada di dalam Garis Pasar Modal

3.       Jelaskan apakah yang dimaksud dengan portofolio pasar dan mengapa risiko yang relevan
untuk portofolio pasar tersebut adalah risiko sistematis.

·         Portofilio pasar merupakan portofolio yang terdiri dari semua aset berisiko dan juga
merupakan portofolio optimal.

·         Risiko yang relevan untuk portofolio pasar adalah risiko sistematis karena portofolio pasar
terdiri dari semua aset berisiko, sehingga portofolio pasar merupakan portofolio yang telah
terdiversifikasi dengan baik.

4.       Apa yang dapat anda ketahui tentang slope garis pasar modal?

·         Kemiringan (slope) CML menunjukkan harga pasar risiko untuk portofolio yang efisien atau
harga keseimbangan risiko di pasar.

·         Besarnya slope CML akan mengidikasikan tambahan return yang disyaratkan pasar untuk
setiap 1% kenaikan risiko portofilio.
·         Slope CML cenderung bersifat positif karena adanya asumsi bahwa investor bersifat risk
averse, yaitu, investor hanya akan mau berinvestasi pada aset yang berisiko, jika mendapatkan
kompensasi berupa return harapan yang lebih tinggi. Maksudnya semakin besar risiko suatu
investasi, semakin besar pula return harapannya.

·         Slope CML yang negatif berarti tingkat return aktual portofolio pasar lebih kecil dari tingkat
keuntungan bebas risiko.

5.       “Garis pasar modal hanya terdiri dari portofolio-portofolio yang efisien.” Setujukah anda
dengan peryataan tersebut? Jelaskan

·         Setuju, karena garis pasar modal terbentuk karena adanya hubungan antara risiko dan return
pada portofolio efisien.

6.       Apa hubungan permukaan efisien model Markowitz dengan garis pasar modal?

·         Garis pasar modal merupakan bagian dari permukaan efisien model Markowitsz.

7.       Bagaimana cara mengukur kontribusi sekuritas terhadap risiko portofolio pasar?

·         Untuk menghitung risiko portofolio yang terdiri dari berbagai jenis aset, bisa menggunakan
deviasi standar suatu portofolio. Misal suatu portofilio pasar terdiri dari n sekuritas, maka deviasi
standarnya:

σM = {W1Cov(R1,RM) + W2Cov(R2,RM) + … + WnCov(Rn,RM)1/2

Kontribusi sekuritas terhadap risiko portofolio pasarnya:

σi,M / σM

8.       Jelaskan cara untuk mengetahui apakah suatu


sekuritas undervalued ataukah overvalued dengan menggunakan garis pasar sekuritas. Apa yang
akan dilakukan investor setelah mengetahui suatu sekuritas ternyata undervalued?

·         Pada gambar di atas, sekuritas-sekuritas yang ada di atas garis SML (sekuritas A) berarti
sekuritas undervalued sedang yang berada di bawah garis SML (sekuritas B) berarti
sekuritas overvalued.

·         Apabila investor mengetahui bahwa sekuritas sekuritas undervalued, maka ia akan tergerak


untuk melakukan pembelian sekuritas A tersebut. Dengan demikian, permintaan sekuritas A akan
naik, kemudian harga sekuritas A akan naik pula.

9.       Jelaskan apa yang dimaksud dengan garis karakteristik.

·         Garis yang menghubungkan total return sekuritas dengan return pasar, dengan cara
meletakkan (plotting) titik-titik return total suatu saham dalam suatu periode tertentu terhadap
return total indeks pasar.

10.   Jelaskan pentingnya nilai beta dalam model CAPM.


·         Beta menjadi penting dalam CAPM karena beta merupakan satu-satunya faktor risiko yang
relevan untuk mengukur risiko sekuritas, karena pada CAPM kondisi pasar adalah pasar sempurna
sehingga risikonya hanyalah risiko sistematis saja. Dan faktor utama yang berpengaruh pada risiko
sistematis adalah Beta.

11.   Jelaskan perbedaan CAPM dan APT.

CAPM APT

Faktor risiko Hanya satu ( sistematis) Faktor-faktor makro

Periode wakru Tidak ada Ada

Kondisi pasar Sempurna Tidak sempurna

12.   Sebutkan karakteristik dari faktor-faktor risiko yang digunakan oleh APT.

·         Masing-masing faktor risiko harus mempunyai pengaruh luas terhadap return saham-saham
di pasar.

·         Faktor-faktor risiko tersebut harus mempengaruhi return harapan.

·         Faktor-faktor risiko tersebur harus mengandung informasi yang tidak diharapkan atau
bersifat mengejutkan pasar.

13.   Dalam kondisi pasar yang seimbang, diketahui return harapan pasar adalah 18% dan tingkat
return bebas risiko adalah 10%. Seandainya tingkat return harapan sekuritas XYZ adalah 15%, apa
komentar anda mengenai harga sekuritas XYZ jika diketahui betanya 1,05?

·         Diket:

E(Rm)             = 18%

(Rf) = 10%

β                     = 1.05

Ri                     = 15%

Rs        = Rf + β  [ E(Rm) - Rf]

        = 0.1 + 1.05 [ 0.18 – 0.1 ]

        = 0.1 + 1.05 [ 0.08]

        = 0.1 + 0.084


        = 0.184

Rs            = 18.4%

Ket                 : Rs = Return Syarat CAPM

                        : Ri = Return harapan     

karena return harapan sekuritas tersebut 15% adalah lebih kecil daripada return yang disyaratkan
CAPM (18.4%) maka sekuritas tersebut dikatakan overvalued. Karena overvalued,  setelah investor
mengetahui hal tersebut mereka akan berusaha menjual sekuritasnya, sehingga jumlah
penawaran sekuritas tersebut akan naik. Sehingga harga sekuritas akan mengalami penurunan.

14.   Diasumsikan sekuritas ABC dijual dalam kondisi pasar yang seimbang. Tingkat return saham
ABC tahun depan diharapkan sebesar 17% dan betanya 1,1. Tingkat bunga bebas risiko adalah 7%.
Hitunglah:

a         Slope garis pasar sekuritas

b        Tingkat return yang diharapkan oleh pasar.

Penyelesaian:

·         Slope garis pasar sekuritas dan Tingkat return yang diharapkan oleh pasar

Diket:

Ri     = 17%

β     = 1.1

Rf    = 7%

Ri                                          = Rf + β  [E(Rm) - Rf ]

0.17                = 0.07 + 1.1 [E(Rm)  – 0.07]

0.17                = 0.07 + 1.1 E(Rm)  – 0.077

0.17                = 1.1 E(Rm)  – 0.007

1.1 E(Rm)      = 0.17 + 0.007

1.1 E(Rm)      = 0.177

E(Rm)             = 0.177 / 1.1

E(Rm)             = 0.16

E(Rm)             = 16%

Return harapan pasar = 16%


Slope SML=  [ E(Rm) – Rf ] / β

                                                = [16% - 7%] / 1.1

                        = 9% / 1.1

                        = 0.09 / 1.1

                        = 0.081

Slope SML= 8.1%

Anda mungkin juga menyukai