Anda di halaman 1dari 4

Edukasi

Pengertian Katarak

Suatu penyakit mata dimana terjadi pengapuran pada lensa mata (kekeruhan pada
lensa mata).

Katarak adalah suatu keadaan dimana lensa mata yang jernih dan bening menjadi
keruh.

Apa penyebab terjadinya katarak?

 Proses penuaan/usia lanjut


 Penyakit lain, seperti Diabetes Melitus
 Kelainan bawaan
 Infeksi virus pada saat kehamilan
 Obat-obatan yang dapat mengakibatkan kekeruhan lensa, seperti
kortikosteroid
 Trauma / cedera
 Rokok

Jenis-jenis katarak

Secara umum terdapat 4 jenis katarak seperti berikut:

1. Katarak kongenital adalah katarak yang mulai terjadi sebelum atau segera
setelah bayi lahir dan bayi berusia kurang dari satu tahun.
2. Katarak traumatik merupakan katarak yang terjadi karena trauma atau cedera
pada mata.
3. Katarak komplikata merupakan katarak akibat penyakit lain dan keracunan
beberapa jenis obat.
4. Katarak senilis merupakan katarak yang berkaitan dengan usia, merupakan
jenis katarak yang paling umum.

Apa tanda dan gejala katarak?

 Penglihatan kabur.
 Penglihatan semakin buram pada sore hari
 Peka terhadap sinar atau cahaya.
 Mata tidak sakit dan tidak merah.
 Kadang penglihatan menjadi berbayang.
 Memerlukan pencahayaan yang terang untuk dapat membaca.
 Lensa mata berubah menjadi buram seperti kaca susu.

Bagaimanakah cara pencegahannya?


 Mengkonsumsi buah-buahan yang mengandung vitamin C, sayuran hijau,
kacang-kacangan, susu, hati, vitamin E.
 Mengontrol gula darah, penderita diabetes melitus.
 Tidak merokok dan menghindari asap rokok.
 Tidak mengkonsumsi kortikosteroid jangka panjang.
 Mencegah trauma langsung terhadap mata.
 Kurangi paparan langsung sinar UV.
 Deteksi dini katarak ke Dokter Spesialis Mata.

Bagaimanakah penanganan katarak?

“Pembedahan/operasi”

Pembedahan terdiri dari dua langkah penting :

• Pengangkatan lensa

• Penggantian lensa dengan lensa buatan

Tahapan Prosedur Operasi Katarak

 Sebelum operasi katarak

Ada beberapa jenis metode dalam melakukan prosedur operasi katarak, dokter akan
menentukan jenis yang terbaik dengan turut mempertimbangkan kesehatan Anda.
Maka sebaiknya bicarakan dengan dokter terkait masalah medis yang pernah
ataupun sedang Anda alami.

Sebelum operasi, dokter juga akan memeriksa mata Anda, untuk menentukan jenis
implan lensa intraokular yang paling cocok sesuai kebutuhan dan kondisi mata.
Anda tidak dianjurkan untuk memakai riasan mata saat hari-H operasi tiba

 Selama operasi katarak

Mula-mula, dokter akan memberikan suntikan anestesi guna menghilangkan rasa


sakit selama prosedur operasi katarak berlangsung. Obat tetes mata juga akan
diberikan sehingga pupil akan menjadi lebih lebar. Tak lupa, kulit di sekitar mata dan
kelopak mata pun turut dibersihkan agar lebih steril saat proses operasi
berlangsung.

Selanjutnya, operasi dimulai dengan membuat sayatan kecil di bagian kornea mata
sehingga lensa mata yang buram akibat katarak akan terbuka. Dokter kemudian 
memasukkan alat berupa probe ultrasound ke dalam mata, dengan tujuan untuk
mengambil lensa katarak.
Alat probe yang menghantarkan gelombang ultrasound ini akan menghancurkan
lensa katarak sekaligus mengambil bagian-bagian yang masih tersisa. Implan lensa
baru kemudian dimasukkan ke dalam mata melalui sayatan kecil tadi.

Dalam sebagian besar kasus, sayatan mampu menutup dengan sendirinya sehingga
tidak diperlukan jahitan pada kornea. Terakhir, mata Anda akan ditutup
menggunakan perban tanda operasi telah selesai.

 Setelah operasi katarak

Anda mungkin akan merasakan gatal pada mata selama satu sampai dua hari usai
melakukan prosedur operasi katarak. Bahkan, penglihatan biasanya tampak buram
karena dalam masa penyesuaian selama proses penyembuhan.

Semua kondisi tersebut wajar dan normal. Anda bisa menyampaikan semua keluhan
terkait masalah pasca operasi pada kunjungan dokter yang biasanya dijadwalkan
beberapa hari setelah operasi. Disini, dokter juga akan memantau kondisi mata dan
kualitas penglihatan Anda.

Selain itu, Anda akan diresepkan obat tetes mata guna mencegah infeksi,
mengurangi peradangan, sekaligus mengontrol tekanan pada mata. Hindari
menyentuh atau mengucek mata Anda untuk sementara waktu.

Lingkungan yang baik bagi penderita katarak

 Batasi penggunaan benda-benda tajam


 Lantai yang rata, tidak licin dan bersih
 Perabotan rumah tangga ditempatkan ditempat yang teratur
 Hindari lampu yang redup atau menyilaukan dimalam hari
 Gunakan alas kaki dari karet
 Pastikan cahaya yang cukup bila beraktifitas

Penjelasan untuk pasien yang sudah menjalani operasi katarak

1. Mata yang dioperasi tidak boleh kena air selama satu minggu (1 minggu),
tetapi pasien boleh mandi dan cuci rambut seperti biasanya asalkan mata
yang dioperasi tidak terkena air / shampoo.
2. Obat – obatan seperti tetes mata :
a. Floxa diteteskan setiap hari satu jam satu tetes, dimulai setelah pasien
sampai dirumah setelah dilakukan operasi sampai menjelang tidur.
b. Xitrol ditetes dua (2) jam satu tetes, dimulai setelah pasien sampai
dirumah setelah dilakukan operasi sampai menjelang tidur.
c. Antara kedua obat tetes diberi jarak 5 menit.
3. Penggunaan obat tetes mata untuk hari selanjutnya disesuaikan dengan
petunjuk dokter.
4. Sebelum dan sesudah meneteskan obat, harus cuci tangan dengan sabun.
5. Memakai pelindung mata, pada mata yang dibedah, terutama waktu tidur
selama satu minggu.
6. Satu hari setelah pembedahan, kontrol ke poliklinik.
7. Kontrol selanjutnya dilakukan pada hari yang sesuai dengan petunjuk dokter,
ke tempat yang ditentukan.
8. Jik terjadi :
a. Mata bertambah merah
b. Penglihatan tiba-tiba bertambah buram
c. Mata terasa sakit
Segera kontrol ke dokter mata / poliklinik mata tanpa menunggu jadwal
kontrol.
9. Mulai hari kedua dan seterusnya, pembalut mata diganti sendiri dirumah
sehari sekali, dengan kassa steril sampai dokter menyatakan pembalut mata
tidak perlu dipakai lagi.
10. Penderita tidak boleh batuk, mengedan, merokok, mengangkat barang lebih
dari 5 kg, menunduk dan mata tidak boleh digosok selama satu minggu.
11. Mata yang dibedah tidak boleh kena pukulan atau benturan.