Anda di halaman 1dari 3

STRATEGI PELAKSANAAN 3 (SP 3) ISOLASI SOSIAL

A. Proses Keperawatan.
1. Kondisi Klien.
a. Data subjektif :
 Klien mengatakan masih malu berinteraksi dengan orang lain.
 Klien mengatakan masih sedikit malas ber interaksi dengan orang
lain.
b. Data objektif :
 Klien tampak sudah mau keluar kamar.
 Klien belum bisa melakukan aktivitas di ruangan.
2. Diagnosa Keperawatan.
Isolasi Sosial.
3. Tujuan.
a. Klien mempu berkenalan dengan dua orang atau lebih.
b. Klien dapat memasukkan kedalam jadwal kegiatan harian.
4. Tindakan Keperawatan.
a. Mengevaluasi jadwal kegitan harian pasien.
b. Memberikan kesempatan pada klien berkenalan.
c. Menganjurkan pasien memasukkan kedalam jadwal kegiatan harian.

B. Proses Pelaksanaan
1. Fase Orentasi.
a. Salam Terapeutik.
“Assalamualaikum, selamat pagi rekan rekan semua… masih ingat
dengan saya?”
“Baiklah, terimakasih kepada rekan-rekan sekalian yang telah berkenan
hadir pada acara kita hari ini.”
b. Evaluasi/ Validasi :
“Bagaimana perasaannya hari ini? Apakah masih ada perasaan kesepian?
Apakah teman teman sudah bersemangat bercakap-cakap dengan otrang
lain? Apa kegiatan yang dilakukan sambil bercakap-cakap? Bagaimana
dengan jadwal berkenalan dan bercakap-cakap, apakah sudah dilakukan?”
c. Kontrak :
i. Topik :
“Baiklah sesuai dengan janji kita kemarin, hari ini saya beserta rekan
rekan suter lainnya akan mendampingi teman teman semua untuk
berkenalan atau bercakap-cakap dengan pedagang kaki lima, ibu
kantin serta bercakap-cakap dengan teman-teman yang ada di kantin.
Apakah teman-teman bersedia?
ii. Waktu :
“Berapa lama teman-teman mau berbincang-bincang? Bagaimana
kalau 20 menit?”
iii. Tempat :
“Teman-teman mau mulai percakapan dari mana.?
Bagaimana kalau kita mulai dari berkenalan dengan pedagang kaki
lima terlebih dahulu.?”

2. Fase Kerja
 Mengajak pasien berkenalan dengan pedagang kaki lima.
3. Terminasi
a. Evaluasi subjektif dan objektif :
“Bagaimana perasaan teman-teman setelah kita berkenalan dengan
pedagang kaki lima, ibu-ibu yang berjualan di kantin dan teman-teman
yang ada di kantin?”
“Apa pengalaman teman-teman yang menyenangkan saat berada dalam
kelompok?”
“Adakah manfaatnya kita bergabung dengan orang banyak?”

b. Rencana Tindak Lanjut :


“Baiklah, selanjutnya teman-teman bisa menambah orang yang kalian
kenal. Atau teman-teman bisa ikut kegiatan menolong membawakan nasi
saat jam makan siang. Jadwal bercakap-cakap setiap pagi saat merapikan
tempat tidur kita cantumkan dalam jadwal ya. Setiap jam berapa teman-
teman semua akan berlatih? Baiklah pada pagi jam 08:00 dan sore jam
12:00.”

c. Kontrak yang akan datang :


i. Topik :
“Baik lah teman-teman semua, bagaimana kalau besok saya dan
rekan rekan perawat akan mendampingi teman-teman semua dalam
melakukan kegiatan perkenalan di area dapur rumah sakit?”
ii. Waktu :
“Teman-teman bisanya jam berapa? Bagaimana kalau jam 10.00?”
iii. Tempat :
“Teman-teman maunya kita berkumpul dimana?
Bagaimana kalau ke dapur?
Jadi besok kita bertemu di dapur jam 10.00 ya teman-teman semua..”