Anda di halaman 1dari 41

KEPUTUSAN MENTERI KESEHATAN NOMOR

HK.01.07/MENKES/446/2020
TENTANG PETUNJUK TEKNIS KLAIM PENGGANTIAN BIAYA
PELAYANAN PASIEN PENYAKIT INFEKSI EMERGING TERTENTU
BAGI RUMAH SAKIT YANG MENYELENGGARAKAN PELAYANAN
CORONA VIRUS DISEASE 2019 (COVID-19)
DASAR HUKUM

Surat edaran menteri


kesehatan republik Indonesia
Nomor
hk.02.01/menkes/295/2020
Keputusan Menteri Kesehatan Tentang Klaim penggantian
Republik Indonesia biaya perawatan pasien
Nomor penyakit infeksi emerging
01.07/238/Menkes/2020 tertentu bagi rumah sakit yang
Tentang Petunjuk Teknis Klaim menyelenggarakan pelayanan
Penggantian Biaya Perawatan corona virus disease 2019
Pasien Penyakit Infeksi Emerging (covid-19)
Surat Menko PMK Tertentu Bagi Rumah Sakit Yang
Menyelenggarakan Pelayanan
Maret 2020 terkait Corona Virus Disease 2019
penugasan (Covid-19)

Terbaru
KMK HK.01.07/MENKES/446/2020
2
PENGATURAN KLAIM COVID

Batas Cut Off


(Tanggal Pelayanan)

28 Januari 2020 – 14 Agustus 2020 15 Agustus 2020

Lampiran II Lampiran I
Kriteria pasien ODP, PDP dan Konfirmasi, Kriteria pasien Suspek, Probabel dan
mengatur untuk penyelesaian hal yg Konfirmasi, mengatur sejalan dg
menjadi penyebab dispute klaim KMK 413/2020

3
PERAN DAN TUGAS DALAM PENANGANAN COVID-19
RUMAH SAKIT BPJS KESEHATAN DINAS KESEHATAN KEMENKES
1. Memberikan pelayanan 1. Melakukan pengelolaan 1. Melakukan pembinaan dan 1. Melakukan penggantian
kesehatan pasien COVID-19. administrasi klaim Covid-19 pengawasan terhadap biaya pelayanan pasien
2. Melakukan rekapitulasi data secara transparan dan penyelenggaraan pelayanan COVID-19
pasien yang dilayani. akuntabel. COVID-19 di rumah sakit 2. Melakukan Pembayaran
3. Melakukan pengajuan klaim 2. Melakukan verifikasi tagihan 2. Mempersiapkan kebutuhan Kepada Rumah Sakit
biaya pelayanan secara pelayanan kesehatan dari data pasien penyakit COVID- 3. Menyelesaikan klaim
berkala. Rumah Sakit yang melakukan 19 dan data Penyelidikan dispute rumah sakit
4. Melengkapi berkas-berkas pelayanan Covid-19. Epidemiologi (PE) di wilayah
klaim sesuai dengan pelayanan 3. Melakukan koordinasi dengan kerjanya untuk disesuaikan
yang diberikan, meliputi : Kementerian Kesehatan dalam dengan pengajuan klaim
resume medis, jenis ruang rangka proses pembayaran COVID-19 rumah sakit.
perawatan, bukti Pelayanan tagihan klaim kepada Rumah 3. Melakukan rekapitulasi pasien
(hasil lab, rontgen dll), kartu sakit yang telah verifikasi. bersama rumah sakit
identitas, TXT encrypted hasil 4. Melaporkan hasil proses
keluaran aplikasi EKLAIM verifikasi berupa Berita Acara
INACBG v5. Kepada Kementerian
5. Menerima pembayaran klaim. Kesehatan.

Note : Penambahan Peran dan Tugas Dinas Kesehatan


4

4
Definisi Operasional
SUSPEK PROBABLE KONFIRMASI KOMORBID KOMPLIKASI KOINSIDEN
Seseorang yang memiliki salah Kasus suspek dengan ISPA Seseorang yang suatu keadaan dimana penyakit yang timbul suatu keadaan dimana
satu dari kriteria berikut: Berat/ARDS/meninggal dinyatakan positif pasien telah memiliki akibat dari perawatan terdapat 2 (dua) penyakit
1. Orang dengan Infeksi Saluran dengan gambaran klinis yang terinfeksi virus COVID-19 penyakit yang sudah pasien COVID-19 yang atau lebih yang terjadi
Pernapasan Akut (ISPA) DAN meyakinkan COVID-19 DAN yang dibuktikan dengan diderita sebelumnya, tidak ada sebelumnya dalam satu episode
pada 14 hari terakhir belum ada hasil pemeriksaan pemeriksaan bersifat kronik dan akan dan/atau merupakan perawatan pelayanan
sebelum timbul gejala laboratorium RT-PCR. laboratorium RT-PCR memperberat perjalanan perjalanan penyakitnya COVID-19 secara
memiliki riwayat perjalanan (termasuk Tes Cepat penyakit COVID-19 nya bersamaan, tidak saling
atau tinggal di Molekuler/TCM dan berhubungan, dan bukan
negara/wilayah Indonesia mesin PCR Program HIV merupakan penyakit
yang melaporkan transmisi AIDS dan PIMS ). kronis sebelumnya
lokal. Kasus konfirmasi dibagi
2. Orang dengan salah satu menjadi 2: Kasus
gejala/tanda ISPA DAN pada konfirmasi dengan gejala
14 hari terakhir sebelum (simptomatik), DAN Kasus
timbul gejala memiliki konfirmasi tanpa gejala
riwayat kontak dengan kasus (asimptomatik)
konfirmasi/probable COVID-
19.
3. Orang dengan ISPA
berat/pneumonia berat yang
membutuhkan perawatan di
rumah sakit DAN tidak ada
penyebab lain berdasarkan
gambaran klinis yang
meyakinkan.

5
Kriteria Pasien Covid-19 yang di Jamin

• Pasien suspek dengan atau tanpa 1. Pasien Suspek


komorbid/penyakit penyerta, melampirkan • usia ≥60 (enam puluh) tahun dengan atau tanpa
bukti pemeriksaan laboratorium darah rutin komorbid.
dan X-ray foto thorax. Bukti x-ray foto thorax • Usia < 60 (enam puluh) tahun dengan komorbid.
dikecualikan bagi ibu hamil dan pasien dengan • Suspek dgn ISPA berat/peneumonia berat yang
kondisi medis tertentu seperti gangguan jiwa, membutuhkan perawatan di rumah sakit dan tidak
gaduh gelisah yg dibutikan dengan surat ada penyebab lain berdasarkan gambaran klinis
keterangan DPJP. yang meyakinkan.
2. Pasien Probable.

RAWAT JALAN RAWAT INAP

• Pasien konfirmasi COVID-19 dengan atau 2. Pasien Konfirmasi


tanpa komorbid/penyakit penyerta, • Pasien konfirmasi tanpa gejala, yang tidak memiliki
melampirkan bukti hasil pemeriksaan fasilitas untuk isolasi mandiri di tempat tinggal atau
laboratorium RT-PCR dari Rumah Sakit atau fasilitas publik yang dipersiapkan pemerintah yang
dari fasilitas pelayanan kesehatan lainnya. dibuktikan dengan surat keterangan dari kepala
Pukesmas.
• Pasien konfirmasi tanpa gejala dengan
komorbid/penyakit penyerta.
• Pasien konfirmasi dengan gejala ringan, sedang,
Berlaku bagi WNI dan WNA termasuk tenaga kesehatan dan pekerja yang berat/kritis.
mengalami COVID-19 akibat kerja, yang dirawat pada rumah sakit di wilayah 4. Pasien suspek/probable/konfirmasi dengan co-insidens
NKRI 6
Identitas Pasien

Nomor Induk Kependudukan (NIK),


Passport, KITAS atau nomor identitas Kartu Keluarga, atau surat keterangan
UNHCR. dari kelurahan.

WARGA NEGARA ASING WARGA NEGARA INDONESIA


(WNA) (WNI)

12
34
ORANG TERLANTAR IDENTITAS LAINNYA

surat keterangan dari dinas sosial surat keterangan data pasien


(diketahui dinkes)

Apabila semua identitas sebagaimana dimaksud pada angka 1 sampai dengan angka 4 juga tidak dapat ditunjukan,
maka bukti identitas dapat menggunakan Surat Keterangan/Surat Jaminan Pelayanan (SJP) dari pimpinan rumah sakit 7
KRITERIA RUMAH SAKIT

01 Rumah Sakit Rujukan


Penanggulangan PIE Tertentu
Rumah Sakit Lain Yang Memiliki Fasilitas Untuk
Melakukan Penatalaksanan dan Pelayanan
02
Kesehatan Rujukan Pasien COVID-19

KMK NO HK.01.07/MENKES/275/2020 TTG Rumah Sakit


PENETAPAN RUMAH SAKIT RUJUKAN Lapangan/Rumah
Sakit Darurat
03
PENANGGULANGAN PENYAKIT INFEKSI
EMERGING TERTENTU • Rumah sakit lapangan/rumah sakit
darurat yang dilakukan supervisi,
pembinaan dan pengawasan dari
rumah sakit yang telah memiliki izin
• 132 Rumah Sakit Rujukan Penanggulangan Penyakit Infeksi MERUPAKAN rumah sakit yang didirikan di lokasi tertentu dan operasional rumah sakit.
Emerging Tertentu bersifat sementara selama kondisi darurat dan masa tanggap
darurat bencana, atau selama pelaksanaan kegiatan tertentu. • Rumah sakit yang melakukan
• Selain 132 rumah sakit tersebut, rumah sakit lain dapat
supervisi, pembinaan dan
melakukan penatalaksanaan, dan pelayanan kesehatan Dapat berbentuk tenda, kontainer, atau bangunan permanen
rujukan pasien dan spesimen COVID-19 pengawasan ditetapkan oleh
yang difungsikan sementara sebagai rumah sakit
pemerintah/pemerintah daerah

8
PELAYANAN YANG DIBIAYAI

1. Administrasi Pelayanan;
2. Akomodasi (Kamar Dan Pelayanan Di Ruang Gawat
Darurat, Ruang Rawat Inap, Ruang Perawatan Intensif,
Dan Ruang Isolasi);
3. Jasa Dokter;
4. Tindakan Di Ruangan;
5. Pemakaian Ventilator;
6. Pemeriksaan Penunjang Diagnostik (Laboratorium Dan
Radiologi Sesuai Dengan Indikasi Medis);
7. Bahan Medis Habis Pakai;
8. Obat-obatan;
9. Alat Kesehatan Termasuk Penggunaan APD Di Ruangan;
10. Ambulans Rujukan;
11. Pemulasaran Jenazah; Dan
12. Pelayanan Kesehatan Lain Sesuai Indikasi Medis.

9
Batasan Berakhirnya Penjaminan

Suspek
Pasien suspek dapat dipulangkan dari perawatan di rumah sakit
dibuktikan dengan hasil assesmen klinis yang dituangkan
dalam resume medis, termasuk diantaranya gambaran
radiologis menunjukkan perbaikan dan/atau pemeriksaan
darah menunjukan perbaikan, yang dilakukan oleh DPJP.

Bukti x-ray foto thorax dikecualikan bagi ibu hamil dan pasien dengan
kondisi medis tertentu yaitu kondisi tidak dapat dilakukan pemeriksaan x-
ray foto thorax seperti pasien gangguan jiwa, gaduh gelisah, yang
dibuktikan dengan surat keterangan dari DPJP

10
Batasan Berakhirnya Penjaminan
Pasien probable/konfirmasi COVID-19

Tanpa gejala, dengan gejala ringan, dan gejala sedang


• Hasil assesmen klinis yang dituangkan dalam resume medis, termasuk
diantaranya gambaran radiologis menunjukkan perbaikan dan/atau
pemeriksaan darah menunjukan perbaikan, yang dilakukan oleh DPJP
• Dapat dipulangkan dari perawatan di rumah sakit tanpa dilakukan
pemeriksaan follow up RT-PCR

Gejala berat/kritis
• Harus melampirkan hasil pemeriksaan follow up laboratorium RT-PCR
• Pemeriksaan follow up RT-PCR tidak dapat dilakukan, dibuktikan dengan
gambaran hasil pemeriksaan radiologi (x-ray foto thorax) dan/atau
pemeriksaan darah menunjukkan perbaikan
Bukti x-ray foto thorax dikecualikan bagi ibu hamil dan pasien dengan kondisi medis tertentu
yaitu kondisi tidak dapat dilakukan pemeriksaan x-ray foto thorax seperti pasien gangguan jiwa,
gaduh gelisah, yang dibuktikan dengan surat keterangan dari DPJP 11
Batasan Berakhirnya Penjaminan
Pasien Suspek/Probable/konfirmasi COVID-19
Alih Rawat Ruang Non Isolasi (Perawatan Lanjutan Komorbid,
Komplikasi dan Koinsiden)
• Hasil assesmen klinis yang dituangkan dalam resume medis, termasuk
diantaranya gambaran radiologis menunjukkan perbaikan dan/atau
pemeriksaan darah menunjukan perbaikan, yang dilakukan oleh DPJP
• Pasien konfirmasi gejala berat/kritis, harus melampirkan hasil
pemeriksaan follow up laboratorium RT-PCR
• Pemeriksaan follow up RT-PCR tidak dapat dilakukan, dibuktikan dengan
gambaran hasil pemeriksaan radiologi (x-ray foto thorax) dan/atau
pemeriksaan darah menunjukkan perbaikan

Meninggal Dunia Masa Perawatan


tidak sempat dilakukan pemeriksaan laboratorium RT-PCR maka
pemulasaran jenazah sesuai dengan tata laksana COVID-19,
dibuktikan dengan melampirkan bukti pelayanan pemulasaran
jenazah sebagai jenazah COVID-19 atau list data Penyelidikan
Epidemiologi (PE) dari dinas kesehatan kabupaten/kota

Death On Arrival (DOA)


tidak sempat dilakukan pemeriksaan laboratorium RT-PCR maka
pemulasaran jenazah sesuai dengan tata laksana COVID-19,
dibuktikan dengan melampirkan bukti pelayanan pemulasaran
jenazah sebagai jenazah COVID-19 atau list data Penyelidikan
Epidemiologi (PE) dari dinas kesehatan kabupaten/kota
12
METODE PEMBAYARAN
Pelayanan yang diberikan dan maksimal lama perawatan ditentukan dengan menggunakan tarif INA-CBG
dan tarif per hari (cost per day) yang efektif dan efisien

NORMA TARIF
Perhitungan Tarif Rawat Jalan Perhitungan Tarif Rawat Inap
Menggunakan Tarif INA-CBG, dengan ketentuan :
a. Rumah sakit dapat mengajukan penggantian Tarif Klaim Pasien = (a+ ((n.b)-a)-c)-d
biaya pelayanan COVID-19 berupa jaminan
pelayanan COVID-19 untuk pelayanan rawat
jalan. Tarif klaim pasien adalah tarif INA-CBG ditambah jumlah LOS (Length of Stay) pasien
b. Besaran jaminan pelayanan COVID-19 untuk dikalikan cost per hari
pelayanan rawat jalan sesuai dengan tarif
INA-CBG rawat jalan rumah sakit kelas A a = Tarif INA-CBG
regional 1 n = Jumlah LOS
c. Rumah sakit yang memberikan pelayanan b = Tarif per Hari (Cost per Day)
rawat jalan tidak sesuai tata kelola
pelayanan, maka tidak akan diberikan c = APD dan obat-obatan dari bantuan (bantuan pemerintah melalui APBN akan
penggantian biaya pelayanan COVID-19. menjadi pengurang dari besaran klaim yang diajukan rumah sakit)
d = Layanan penunjang yang tidak dilakukan (akan dikurangi 1 (satu) kali dengan
Pelayanan konsultasi, pemeriksaan laboratorium
total jumlah pemeriksaan yang tidak dilakukan)
darah rutin, dan X-ray foto thorax
13
Tarif pengurang APD, Obat, dan Layanan Penunjang
NORMA TARIF
No PEMERIKSAAN LABORATORIUM DAN RADIOLOGI BIAYA
You can simply impress your audience and152.000
add
APD HARGA 1 Asam Laktat
a unique zing and appeal to your Presentations.
2 Procalcitonin 400.000
Easy to change colors, photos and Text. Get a
Alat Pelindung Diri (APD) Rp. 400.000/satuan 3 CRP
modern PowerPoint Presentation that is
136.000
beautifully designed. You can simply impress
4 Semua jenis kultur MOyour
(aerob) dengan
audience resistensi
and add a unique zing and 326.000
appeal to your Presentations. Easy to change
5 D Dimer colors, photos and Text. Get a modern 192.000
No. OBAT HARGA PowerPoint Presentation that is beautifully
6 PT 172.000
designed.
Azitromisin tab sal selaput 500 Rp. 7 APTT 172.000
1 1.778/tablet
mg 8 Waktu perdarahan 19.000

2 Modern
Azitromisin serb inj 500 mg Rp. 110.000/vial
9
10
Anti HIV
Analisa gas
151.000
86.000
3 Levofloksasin inf 5 mg/ml Rp. 19.206/vial 11. Albumin 25.000

4
Portfolio
Levofloksasin tab sal selaput Rp.
528/tablet
12. Thorax AP/PA 115.000

500 mg

5 Presentation
Klorokuin tab 250 mg Rp. 850/tablet
Apabila rumah sakit tidak melakukan pemeriksaan laboratorium dan
6 Oseltamivir 75 mg Rp. 10.010/kapsul radiologi, maka biaya yang akan dibayarkan dari total klaim 1 (satu)
episode pelayanan COVID-19 per pasien akan dikurangi 1 (satu) kali
dengan total jumlah pemeriksaan yang tidak dilakukan
14
NORMA TARIF PASIEN DENGAN KONDISI TERTENTU

Komorbid/Penyakit Penyerta
Jika pasien akan melanjutkan perawatan
komorbid/penyakit penyertanya atau
perawatan komplikasinya maka
pembiayaannya dijamin oleh JKN/asuransi
kesehatan lain/pasien.

Komplikasi
Jika pasien dengan komplikasi akan
melanjutkan perawatan
komplikasinya, maka pembiayaannya
Kondisi Tertentu dijamin oleh JKN/asuransi kesehatan
lain/pasien.
Pasien Covid-19
Koinsiden
•Penggantian pembiayaan penyakit pada keadaan co-
insidens bersumber dari luar pembiayaan jaminan
pelayanan COVID-19 sesuai dengan kepesertaan pasien
tersebut (JKN/asuransi kesehatan lain/mandiri
(pasien/keluarga).
•Cost per day dari pasien suspek/probable/konfirmasi
COVID-19 dengan co-insidens, total tarif dikurangi
komponen besaran tarif akomodasi rawat inap kelas 3
15
rata-rata sebesar Rp.200.000,-(dua ratus ribu rupiah).
TARIF PER HARI (COST PER DAY)
NO KRITERIA TARIF PER HARI

SUSPEK/PROBABEL/KONFIRMASI TANPA KOMORBID DAN ATAU KOMPLIKASI Tarif per hari (cost per day) mencakup
komponen:
1 ICU dengan ventilator 15.500.000
a. Administrasi pelayanan;
2 ICU tanpa ventilator 12.000.000
b. Akomodasi di ruang rawat inap;
3 Isolasi tekanan negatif dengan ventilator 10.500.000 c. Jasa dokter;
4 Isolasi tekanan negatif tanpa ventilator 7.500.000 d. Pelayanan rawat jalan dan rawat inap,
5 Isolasi non tekanan negatif dengan ventilator 10.500.000 ruang isolasi biasa, ruang isolasi ICU
6 Isolasi non tekanan negatif tanpa ventilator 7.500.000 dengan ventilator, ruang isolasi
SUSPEK/PROBABEL/KONFIRMASI DENGAN KOMORBID DAN/ATAU KOMPLIKASI
tekanan negatif non ventilator;
e. Pemeriksaan penunjang diagnostik
1 ICU dengan ventilator 16.500.000 (laboratorium dan radiologi sesuai
2 ICU tanpa ventilator 12.500.000 indikasi medis);
3 Isolasi tekanan negatif dengan ventilator 14.500.000 f. Obat, alat kesehatan, dan bahan medis
4 Isolasi tekanan negatif tanpa ventilator 9.500.000 habis pakai; dan
5 Isolasi non tekanan negatif dengan ventilator 14.500.000
g. Alat Pelindung Diri (APD).
6 Isolasi non tekanan negatif tanpa ventilator 9.500.000

Cost per day untuk rumah sakit rumah sakit lapangan/darurat adalah 60% dari cost per day 16
NORMA TARIF
TARIF UNTUK RUJUKAN
 Rumah sakit yang merujuk pasien COVID-19 ke rumah sakit rujukan dan rumah sakit lain yang memiliki fasilitas untuk melakukan penatalaksanaan dan pelayanan
Covid-19, maka diberlakukan norma pembayaran sebagai berikut:
a. Merawat ≤ 6 jam, dibayar tarif INA-CBG rawat jalan.
b. Merawat > 6 jam-2 hari, dibayar 70 % dari tarif klaim.
c. Merawat > 2-5 hari, dibayar 80 % dari tarif klaim.
d. Merawat > 5 hari, dibayar 100% dari tarif klaim.
e. Bila pasien suspek/probable/konfirmasi Covid-19 datang ke rumah sakit dengan kondisi berat, kemudian pasien tersebut meninggal, maka dibayar 100% dari
tarif klaim. Dibuktikan dengan resume medis yang telah dilakukan tindakan resusitasi. Step 4

TARIF PEMULASARAAN JENAZAH


1. Pembiayaan pemulasaraan jenazah ditagihkan bersama dengan tagihan biaya pelayanan per NO KRITERIA BESARAN
pasien yang meninggal, dengan melampirkan bukti/surat keterangan pelayanan pemulasaraan
jenazah dari rumah sakit yang melakukan pemulasaraan tersebut. 1. Pemulasaraan Jenazah 550,000
2. Pasien yang meninggal di rumah sakit saat kedatangan (death on arrival/DOA) didaftarkan
sebagai pasien rawat jalan, pelayanan pemulasaraan jenazah dibiayai dengan harga pasti yang 2. Kantong Jenazah 100,000
sudah ditentukan (fixed prices).
3. Pada pasien yang meninggal di rumah sakit saat kedatangan (death on arrival) jika 3. Peti Jenazah 1,750,000
dimungkinkan dilakukan SWAB atau Penyelidikan epidemiologi keluarga/kontak terdekat.
4. Tarif pemulasaran jenazah terpisah dari cost per day. 4. Plastik Erat 260,000
5. Bayi lahir mati (stillbirth) dari ibu suspek/probable/konfirmasi yang meninggal saat kedatangan
(death on arrival) di unit perawatan gawat darurat dan/atau saat perawatan pada unit lainnya 5. Desinfektan Jenazah 100,000
dalam rumah sakit mendapatkan penggantian biaya pemulasaraan jenazah, dengan ketentuan
didaftarkan di IGD sebagai pasien rawat jalan. 6. Transport mobil jenazah 500,000
6. Bila di rumah sakit tidak memiliki fasilitas pemulasaraan jenazah, maka pemulasaraan jenazah
7. Desinfektan mobil jenazah 100,000
tersebut dapat dilakukan di rumah sakit lain. Penggantian pembiayaan diberikan kepada rumah
sakit dimana pasien tersebut meninggal
17
NORMA PENGKODINGAN
Koding
NO DIAGNOSIS SUSPEK/ PROBABEL CONFIRM
Dalam pengajuan klaim pelayanan COVID-19 diklaimkan menggunakan
software INA-CBG. Ketentuan koding yang digunakan sebagai berikut:
a. Seluruh pasien dengan hasil pemeriksaan penunjang positif COVID-19 RAWAT INAP DAN RAWAT JALAN
menggunakan kode B34.2 (Coronavirus Infection, Unspecified Site) 1 1. Diagnosis Z03.8 B34.2
sebagai diagnosis utama. utama Observation for other Coronavirus
suspected diseases Infection,
b. Untuk pasien Suspek/Probable menggunakan kode Z03.8 (Observation
Unspesified
for other suspected diseases and conditions) sebagai diagnosis utama.
2. Diagnosis P.96.8 P.39.8
c. Untuk bayi baru lahir dengan hasil pemeriksaan penunjang positif
Utama Other specified Other specified
COVID-19 menggunakan kode P39.8 (Other specified infections specific
bayi di conditions origination in infections specific
to the perinatal period) sebagai diagnosis utama.
bawah 7 the perinatal period to perinatal period
d. Untuk bayi baru lahir dengan status Suspek/Probable menggunakan hari
kode P96.8 (Other specified conditions originating in the perinatal
2 Diagnosis Sesuai dengan kondisi Sesuai dengan
period) sebagai diagnosis utama.
sekunder komorbid dan kondisi komorbid
e. Jika terdapat diagnosis selain COVID-19, Suspek/Probable maka komplikasi pasien dan komplikasi
dikoding sebagai diagnosis sekunder. pasien

3 Prosedur Sesuai dengan prosedur Sesuai dengan


yang dilakukan kepada prosedur yang
pasien dilakukan kepada
pasien
18
Administrasi Klaim Covid-19

FASKES BPJS KESEHATAN KEMENKES


Pengajuan Klaim Pembayaran Klaim
Verifikasi Klaim

1. Rumah sakit mengajukan


klaim secara kolektif. BPJS melakukan verifikasi Kementerian Kesehatan
2. Pengajuan klaim rumah dan mengeluarkan Berita melakukan pembayaran ke
sakit lapangan/rumah Acara Verifikasi rumah sakit dalam waktu
sakit darurat dilakukan Pembayaran paling lambat 3 hari kerja setelah
oleh rumah sakit yang 7 hari diterimanya Berita Acara
melakukan supervisi, Hasil Verifikasi Klaim dari
pembinaan dan BPJS Kesehatan
pengawasan.
3. Pengajuan klaim per 14
hari kerja. Dalam hal KLAIM DISPUTE
terdapat kekurangan
berkas atau data yang
ditemukan setelah Penyelesaian klaim
proses verifikasi, BPJS Tim Dispute Kemkes dispute oleh Tim bersifat
mengembalikan klaim final.
dan rumah sakit dapat
mengajukan kembali Surat Berita Acara
setiap hari kerja Keberatan Hasil
RS Verifikasi

19
Tata Cara Verifikasi Klaim

Verifikasi Administrasi Verifikasi Pelayanan


1. Pemeriksaan administrasi terhadap kelengkapan 1. Verifikator wajib memastikan kelengkapan berkas klaim.
berkas klaim yang disampaikan oleh Rumah Sakit 2. Verifikator melakukan perhitungkan biaya pelayanan dan
dengan cara memeriksa kesesuaian berkas klaim
lama perawatan
dengan berkas yang dipersyaratkan.
2. Mencocokan tagihan yang diajukan dengan bukti 3. Verifikator melakukan perhitungan biaya pelayanan dan lama
pendukung yang dilampirkan. pelayanan sesuai dengan pelayanan yang telah diberikan
3. Apabila berkas tidak lengkap, maka rumah sakit pihak rumah sakit kepada pasien.
melengkapi kekurangan berkas yang diperlukan 4. Dalam hal diperlukan, verifikasi dapat dilakukan di fasilitas
pelayanan kesehatan yang mengajukan klaim.

20
PEMBIAYAAN DAN
PEMBINAAN DAN PENGAWASAN

01 SUMBER PEMBIAYAAN
02 MASA KADALUARSA KLAIM 03 PEMBINAAN DAN PENGAWASAN
Sumber pembiayaan berasal
dari DIPA Kementerian Masa kadaluarsa klaim adalah 3 Kementerian Kesehatan, BNPB, BPKP,
Kesehatan, DIPA Badan (tiga) bulan setelah penetapan Dinas Kesehatan Daerah Provinsi, dan
Nasional Penanggulangan Corona Virus Disease 2019 (COVID- Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten/Kota
Bencana, dan/atau sumber 19) sebagai jenis penyakit yang melakukan pembinaan dan pengawasan
lainnya yang sesuai dengan menimbulkan kedaruratan terhadap pelaksanaan Juknis Klaim PIE
peraturan perundang- kesehatan masyarakat dicabut oleh sesuai dengan kewenangan masing-
undangan. Pemerintah Pusat. masing.

21
LAMPIRAN II
JAMINAN PELAYANAN COVID-19
PADA OPD, PDP, DAN PASIEN
KONFIRMASI COVID-19
Rumah sakit yang memberikan pelayanan COVID-19 untuk
pasien yang mulai dirawat sejak tanggal 28 Januari 2020
sampai dengan 14 Agustus 2020, melakukan pengajuan
penggantian biaya pelayanan untuk pasien dengan status Orang
Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP), dan
pasien konfirmasi COVID-19, dengan ketentuan dalam Lampiran
II KMK Nomor HK.01.07/MENKES/446/2020

22
Definisi Operasional
ODP PDP KONFIRMASI KOMORBID KOMPLIKASI KOINSIDEN
a. Orang yang mengalami a. Orang dengan Infeksi Saluran Pasien yang terinfeksi keadaan dimana pasien Penyakit yang timbul Suatu keadaan dimana
demam (≥380C) atau riwayat Pernapasan Akut (ISPA) yaitu COVID-19 dengan hasil telah memiliki penyakit akibat dari perawatan terdapat 2 (dua) penyakit
demam; atau gejala gangguan demam (≥38oC) atau riwayat pemeriksaan tes positif yang sudah diderita pelayanan PDP atau atau lebih yang terjadi
sistem pernapasan seperti demam disertai salah satu melalui pemeriksaan sebelumnya, bersifat pasien konfirmasi COVID- dalam satu episode
pilek/sakit tenggorokan/batuk gejala/tanda penyakit laboratorium RT-PCR. kronik dan akan 19 yang tidak ada perawatan pelayanan
dan tidak ada penyebab lain pernapasan seperti Pemeriksaan memperberat sebelumnya dan/atau COVID-19 secara
berdasarkan gambaran klinis batuk/sesak nafas/sakit laboratorium RT-PCR perjalanan penyakit merupakan perjalanan bersamaan, tidak saling
yang meyakinkan dan pada 14 tenggorokan/pilek/pneumonia termasuk Tes Cepat COVID-19 nya. penyakitnya. berhubungan, dan bukan
hari terakhir sebelum timbul ringan hingga berat dan tidak Molekuler/TCM yang Komorbid/penyakit merupakan penyakit
gejala memiliki riwayat ada penyebab lain berdasarkan digunakan untuk penyerta antara lain kronis sebelumnya.
perjalanan atau tinggal di gambaran klinis yang pemeriksaan TB dan penyakit
negara/wilayah yang meyakinkan dan pada 14 hari mesin PCR Program HIV imunokompromise,
melaporkan transmisi lokal. terakhir sebelum timbul gejala AIDS dan PIMS yang Jantung, Hati, Diabetes
b. Orang yang mengalami gejala memiliki riwayat perjalanan digunakan untuk Melitus (DM), Asma,
gangguan sistem pernapasan atau tinggal di negara/wilayah memeriksa Viral Load Hipertensi, Penyakit
seperti pilek/sakit yang melaporkan transmisi HIV Paru Obstruktif Kronik
tenggorokan/batuk dan pada lokal. (PPOK), Tuberculosis
14 hari terakhir sebelum b. Orang dengan demam (≥380C) (TB), Human
timbul gejala memiliki riwayat atau riwayat demam atau ISPA Immunodeficiency Virus
kontak dengan kasus dan pada 14 hari terakhir (HIV), Ginjal,
konfirmasi COVID-19. sebelum timbul gejala memiliki pascastroke, Kanker, dan
riwayat kontak dengan kasus penyakit kronis lain yang
konfirmasi COVID-19 dapat memperberat
perjalanan penyakit
c. Orang dengan ISPA
COVID-19.
berat/pneumonia berat yang
membutuhkan pelayanan lain
berdasarkan gambaran klinis
23
yang meyakinkan.
Kriteria Pasien Covid-19 yang di Jamin

ODP
a. ODP usia ≥60 (enam puluh) tahun dengan atau tanpa komorbid/penyakit
penyerta.
b. ODP usia kurang dari 60 (enam puluh) tahun dengan komorbid/penyakit
penyerta.

Pasien ODP/PDP dengan atau tanpa


PDP dengan atau tanpa komorbid/penyakit penyerta
komorbid/penyakit penyerta
Dengan melampirkan bukti pemeriksaan Pasien konfirmasi COVID-19 dengan atau tanpa komorbid/penyakit
laboratorium darah rutin dan X-ray foto thorax. penyerta.

RAWAT JALAN RAWAT INAP

Pasien konfirmasi COVID-19 dengan atau


tanpa komorbid/penyakit penyerta Pasien dengan kondisi tertentu
a. PDP/pasien konfirmasi dengan komplikasi
Dengan melampirkan bukti hasil pemeriksaan b. ODP/PDP/pasien konfirmasi dengan Co-insidens
laboratorium RT-PCR dari Rumah Sakit atau dari Dibuktikan dengan diagnosis klinis (pemeriksaan fisik,
Fasilitas Pelayanan Kesehatan lainnya. dan/atau pemeriksaan penunjang). Setelah masuk
rumah sakit, pengambilan sampel untuk pemeriksaan
laboratorium RT-PCR/Rapid Test dilakukan dalam 1 x
24 jam. Selanjutnya pada masa perawatan dibuktikan
dengan hasil pemeriksaan laboratorium RT-PCR positif
atau Rapid Test reaktif.

24
Identitas Pasien

Nomor Induk Kependudukan (NIK),


Passport, KITAS atau nomor identitas Kartu Keluarga, atau surat keterangan
UNHCR. dari kelurahan.

WARGA NEGARA ASING WARGA NEGARA INDONESIA


(WNA) (WNI)

12
34
ORANG TERLANTAR IDENTITAS LAINNYA

surat keterangan dari dinas sosial surat keterangan data pasien


(diketahui dinkes)

Apabila semua identitas sebagaimana dimaksud pada angka 1 sampai dengan angka 4 juga tidak dapat ditunjukan,
maka bukti identitas dapat menggunakan Surat Keterangan/Surat Jaminan Pelayanan (SJP) dari pimpinan rumah sakit 25
KRITERIA RUMAH SAKIT
KRITERIA RUMAH SAKIT SAMA DENGAN
LAMPIRAN I

01 Rumah Sakit Rujukan


Penanggulangan PIE Tertentu
Rumah Sakit Lain Yang Memiliki Fasilitas
Untuk Melakukan Penatalaksanan dan
02
Pelayanan Kesehatan Rujukan Pasien COVID-
19

KMK NO HK.01.07/MENKES/275/2020 TTG Rumah Sakit


PENETAPAN RUMAH SAKIT RUJUKAN Lapangan/Rumah
Sakit Darurat
03
PENANGGULANGAN PENYAKIT INFEKSI
EMERGING TERTENTU • Rumah sakit lapangan/rumah sakit
darurat yang dilakukan supervisi,
pembinaan dan pengawasan dari
rumah sakit yang telah memiliki izin
• 132 Rumah Sakit Rujukan Penanggulangan Penyakit Infeksi MERUPAKAN rumah sakit yang didirikan di lokasi tertentu dan operasional rumah sakit.
Emerging Tertentu bersifat sementara selama kondisi darurat dan masa tanggap
darurat bencana, atau selama pelaksanaan kegiatan tertentu. • Rumah sakit yang melakukan
• Selain 132 rumah sakit tersebut, rumah sakit lain dapat
supervisi, pembinaan dan
melakukan penatalaksanaan, dan pelayanan kesehatan Dapat berbentuk tenda, kontainer, atau bangunan permanen
rujukan pasien dan spesimen COVID-19 pengawasan ditetapkan oleh
yang difungsikan sementara sebagai rumah sakit
pemerintah/pemerintah daerah

26
PELAYANAN YANG DAPAT DIBIAYAI
PELAYANAN YG DAPAT DIBIAYAI SAMA DENGAN
LAMPIRAN I You can simply impress your audience and add
a unique zing and appeal to your Presentations.
Easy to change colors, photos and Text. Get a
Pelayanan Dalam Penanganan Pasien COVID-19 meliputi:
modern PowerPoint Presentation that is
1. administrasi pelayanan;
beautifully designed. You can simply impress
2. akomodasi (kamar danyour audience and
pelayanan di add a unique
ruang gawatzing darurat,
and
appeal to your Presentations. Easy to change
ruang rawat inap, ruang perawatan
colors, photos and intensif,
Text. Get a dan ruang isolasi);
modern
3. jasa dokter; PowerPoint Presentation that is beautifully
designed.
4. tindakan di ruangan;
PELAYANAN YANG
5. DAPAT DIBIAYAIventilator;
pemakaian

Modern 6. pemeriksaan penunjang diagnostik (laboratorium dan radiologi


sesuai dengan indikasi medis);
7. bahan medis habis pakai;

Portfolio 8. obat-obatan;
9. alat kesehatan termasuk penggunaan APD di ruangan;
10. ambulans rujukan;
Presentation 11. pemulasaraan jenazah; dan
12. pelayanan kesehatan lain sesuai indikasi medis.

27
Batasan Berakhirnya Penjaminan

ORANG DALAM PEMANTAUAN (ODP)


ODP dengan usia <60 tahun dengan komorbid/penyakit
penyerta atau usia ≥60 tahun dengan atau tanpa
komorbid/penyakit penyerta, setelah masuk rawat inap dalam
waktu 1x24 jam harus dilakukan pemeriksaan laboratorium RT-
PCR. Apabila hasil pemeriksaan laboratorium RT-PCR negatif 1
(satu) kali, maka pasien dapat dipulangkan
Batasan Berakhirnya Penjaminan
Pasien PDP/konfirmasi COVID-19

Dilakukan Follow up RT-PCR


• Tanpa bukti tertulis hasil laboratorium RT-PCR, bukti pelayanan tersebut
dapat memakai resume medis; atau
• Dengan bukti tertulis, hasil pemeriksaan laboratorium RT-PCR dapat
positif/negatif atau Rapid Test dapat reaktif/non reaktif, dengan
melampirkan hasil radiologi yang mengalami perbaikan

Tidak Dilakukan Follow Up RT-PCR


Di buktikan dengan perbaikan klinis yang dituangkan dalam resume medis,
dan/atau perbaikan gambaran hasil pemeriksaan radiologi

PDP/konfirmasi COVID-19 yang meninggal baik selama dalam perawatan


COVID-19 maupun meninggal dengan Death on Arrival (DOA)
Jika tidak sempat dilakukan pemeriksaan laboratorium RT-PCR maka pemulasaran
jenazah sesuai dengan tata laksana COVID-19, dibuktikan dengan melampirkan bukti
pelayanan pemulasaran jenazah sebagai jenazah COVID-19 atau list data Penyelidikan
Epidemiologi (PE) dari dinas kesehatan kabupaten/kota.
Dalam hal tidak terdapat bukti sebagaimana dimaksud pada huruf a dan b, dapat menggunakan Data
Penyelidikan Epidemiologi (PE) dari dinas kesehatan kabupaten/kota
Batasan Berakhirnya Penjaminan
Pasien ODP/PDP/konfirmasi COVID-19
Komorbid/Penyerta
• Sudah stabil, secara radiologis menunjukkan perbaikan, dan/atau
laboratorium RT-PCR positif/negatif atau Rapid Test reaktif/non reaktif,
pasien dapat dipulangkan. Lama perawatan pasien dimaksud maksimal
ditambah 1 (satu) hari setelah dinyatakan boleh pulang.
• Belum stabil, maka pasien dapat dilanjutkan perawatan
komorbid/penyakit penyertanya dengan menggunakan ruang perawatan
non-isolasi dengan syarat hasil laboratorium RT-PCR negatif atau Rapid
Test harus non-reaktif.

Komplikasi
• Sudah stabil, secara radiologis menunjukkan perbaikan, dan/atau
laboratorium RT-PCR positif/negatif atau Rapid Test reaktif/non
reaktif, pasien dapat dipulangkan. Lama perawatan pasien
dimaksud maksimal ditambah 1 (satu) hari setelah dinyatakan
boleh pulang.
• Belum stabil, maka pasien dapat dilanjutkan perawatan
komorbid/penyakit penyertanya dengan menggunakan ruang
perawatan non-isolasi dengan syarat hasil laboratorium RT-PCR
negatif atau Rapid Test harus non-reaktif.
Koinsiden
• Belum teratasi, maka pasien dapat dilanjutkan perawatan menggunakan
ruang perawatan non-isolasi dengan syarat hasil laboratorium RT-PCR
negatif atau Rapid Test non-reaktif
• sudah teratasi dan/atau tidak memerlukan lagi tindakan medik, namun hasil pemeriksaan laboratorium RT-PCR masih
positif atau Rapid Test reaktif, apabila kondisi klinis COVID-19 belum stabil dengan kriteria sedang sampai berat maka
dibutuhkan perawatan COVID-19 menggunakan ruang perawatan isolasi
METODE PEMBAYARAN
Pelayanan yang diberikan dan maksimal lama perawatan ditentukan dengan menggunakan tarif INA-CBG
dan tarif per hari (cost per day) yang efektif dan efisien

NORMA TARIF
Perhitungan Tarif Rawat Jalan Perhitungan Tarif Rawat Inap
Menggunakan Tarif INA-CBG, dengan ketentuan Tarif Klaim Pasien = a+ ((n.b)-a)-c
:
a. Rumah sakit dapat mengajukan
penggantian biaya pelayanan COVID-19
berupa jaminan pelayanan COVID-19 untuk Tarif klaim pasien adalah tarif INA-CBG ditambah jumlah LOS (Length of Stay) pasien
pelayanan rawat jalan. dikalikan cost per hari
b. Besaran jaminan pelayanan COVID-19 a = Tarif INA-CBG
untuk pelayanan rawat jalan sesuai dengan
tarif INA-CBG rawat jalan rumah sakit kelas n = Jumlah LOS
A regional 1 b = Tarif per Hari (Cost per Day)
c. Rumah sakit yang memberikan pelayanan c = APD dan obat-obatan dari bantuan (bantuan pemerintah melalui APBN akan
rawat jalan tidak sesuai tata kelola
pelayanan, maka tidak akan diberikan menjadi pengurang dari besaran klaim yang diajukan rumah sakit)
penggantian biaya pelayanan COVID-19.
pengurang layanan penunjang
Pelayanan konsultasi, pemeriksaan untuk perhitungan tarif rawat
laboratorium darah rutin, dan X-ray foto thorax inap belum diberlakukan 31
NORMA TARIF PASIEN DENGAN KONDISI TERTENTU

PASIEN PASIEN PASIEN


DENGAN DENGAN DENGAN CO-
KOMORBID KOMPLIKASI INSIDENS

Penggantian biaya pelayanan untuk perawatan lanjutan terkait komorbid/penyakit penyerta dan
komplikasi, serta penggantian biaya pelayanan co-insidens, untuk pasien yang mulai dirawat sejak
tanggal 28 Januari 2020 sampai dengan 14 Agustus 2020 dibebankan pada jaminan COVID-19.
32
TARIF PER HARI (COST PER DAY)
NO KRITERIA TARIF PER HARI TARIF PENGURANG:

ODP/PDP/KONFIRMASI TANPA KOMORBID DAN/ATAU KOMPLIKASI


APD HARGA
1 ICU dengan ventilator 15.500.000
Alat Pelindung Diri (APD) Rp. 400.000/satuan
2 ICU tanpa ventilator 12.000.000
3 Isolasi tekanan negatif dengan ventilator 10.500.000
No. OBAT HARGA
4 Isolasi tekanan negatif tanpa ventilator 7.500.000
Rp.
5 Isolasi non tekanan negatif dengan ventilator 10.500.000 1 Azitromisin tab sal selaput 500 mg 1.778/tablet

6 Isolasi non tekanan negatif tanpa ventilator 7.500.000 2 Azitromisin serb inj 500 mg Rp. 110.000/vial
ODP/PDP/KONFIRMASI DENGAN KOMORBID DAN/ATAU KOMPLIKASI 3 Levofloksasin inf 5 mg/ml Rp. 19.206/vial
1 ICU dengan ventilator 16.500.000 Rp.
4 Levofloksasin tab sal selaput 500 mg 528/tablet
2 ICU tanpa ventilator 12.500.000
5 Klorokuin tab 250 mg Rp. 850/tablet
3 Isolasi tekanan negatif dengan ventilator 14.500.000
6 Oseltamivir 75 mg Rp. 10.010/kapsul
4 Isolasi tekanan negatif tanpa ventilator 9.500.000
5 Isolasi non tekanan negatif dengan ventilator 14.500.000
6 Isolasi non tekanan negatif tanpa ventilator 9.500.000 Faktor Pengurang hanya Faktor pengurang untuk co-
untuk APD dan Obat, tdk insiden juga belum
termasuk layanan penunjang diberlakukan
 Cost per day untuk rumah sakit rumah sakit lapangan/darurat adalah 60% dari cost per day.
33
NORMA TARIF
TARIF UNTUK RUJUKAN
 Rumah sakit yang merujuk pasien COVID-19 ke rumah sakit rujukan dan rumah sakit lain yang memiliki fasilitas untuk melakukan penatalaksanaan dan pelayanan
Covid-19, maka diberlakukan norma pembayaran sebagai berikut:
a. Merawat ≤ 6 jam, dibayar tarif INA-CBG rawat jalan.
b. Merawat > 6 jam-2 hari, dibayar 70 % dari tarif klaim.
c. Merawat > 2-5 hari, dibayar 80 % dari tarif klaim.
d. Merawat > 5 hari, dibayar 100% dari tarif klaim.
e. Bila pasien PDP/konfirmasi Covid-19 datang ke rumah sakit dengan kondisi berat, kemudian pasien tersebut meninggal, maka dibayar 100% dari tarif klaim.
Dibuktikan dengan resume medis yang telah dilakukan tindakan resusitasi. Step 4

TARIF PEMULASARAAN JENAZAH


1. Pembiayaan pemulasaraan jenazah ditagihkan bersama dengan tagihan biaya pelayanan per NO KRITERIA BESARAN
pasien yang meninggal, dengan melampirkan bukti/surat keterangan pelayanan pemulasaraan
jenazah dari rumah sakit yang melakukan pemulasaraan tersebut. 1. Pemulasaraan Jenazah 550,000
2. Pasien yang meninggal di rumah sakit saat kedatangan (death on arrival/DOA) didaftarkan
sebagai pasien rawat jalan, pelayanan pemulasaraan jenazah dibiayai dengan harga pasti yang 2. Kantong Jenazah 100,000
sudah ditentukan (fixed prices).
3. Pada pasien yang meninggal di rumah sakit saat kedatangan (death on arrival) jika 3. Peti Jenazah 1,750,000
dimungkinkan dilakukan SWAB atau Penyelidikan epidemiologi keluarga/kontak terdekat.
4. Tarif pemulasaran jenazah terpisah dari cost per day. 4. Plastik Erat 260,000
5. Bayi lahir mati (stillbirth) dari ibu suspek/probable/konfirmasi yang meninggal saat kedatangan
(death on arrival) di unit perawatan gawat darurat dan/atau saat perawatan pada unit lainnya 5. Desinfektan Jenazah 100,000
dalam rumah sakit mendapatkan penggantian biaya pemulasaraan jenazah, dengan ketentuan
didaftarkan di IGD sebagai pasien rawat jalan. 6. Transport mobil jenazah 500,000
6. Bila di rumah sakit tidak memiliki fasilitas pemulasaraan jenazah, maka pemulasaraan jenazah
7. Desinfektan mobil jenazah 100,000
tersebut dapat dilakukan di rumah sakit lain. Penggantian pembiayaan diberikan kepada rumah
sakit dimana pasien tersebut meninggal
34
NORMA PENGKODINGAN
Koding

Dalam pengajuan klaim pelayanan COVID-19 diklaimkan menggunakan


NO DIAGNOSIS ODP PDP CONFIRM
software INA-CBG. Ketentuan koding yang digunakan sebagai berikut:
RAWAT INAP DAN RAWAT JALAN
a. Seluruh pasien dengan hasil pemeriksaan penunjang positif COVID-19
menggunakan kode B34.2 (Coronavirus Infection, Unspecified Site) 1 a. Diagnosis Z03.8 B34.2
sebagai diagnosis utama. utama Observation for other Coronavirus Infection,
suspected diseases Unspesified
b. Untuk pasien Suspek/Probable menggunakan kode Z03.8 (Observation
for other suspected diseases and conditions) sebagai diagnosis utama.
b. Diagnosis P.96.8 P.39.8
c. Untuk bayi baru lahir dengan hasil pemeriksaan penunjang positif Utama bayi Other specified Other specified
COVID-19 menggunakan kode P39.8 (Other specified infections specific di bawah 7 conditions origination infections specific to
to the perinatal period) sebagai diagnosis utama. hari in the perinatal period perinatal period

d. Untuk bayi baru lahir dengan status Suspek/Probable menggunakan


2 Diagnosis sekunder Sesuai dengan kondisi Sesuai dengan kondisi
kode P96.8 (Other specified conditions originating in the perinatal komorbid/penyakit komorbid/penyakit
period) sebagai diagnosis utama. penyerta dan penyerta dan komplikasi
e. Jika terdapat diagnosis selain COVID-19, Suspek/Probable maka komplikasi pasien pasien
dikoding sebagai diagnosis sekunder.
3 Prosedur Sesuai dengan Sesuai dengan prosedur
prosedur yang yang dilakukan kepada
dilakukan kepada pasien
pasien

35
Administrasi Klaim Covid-19

FASKES BPJS KESEHATAN KEMENKES


Pengajuan Klaim Pembayaran Klaim
Verifikasi Klaim

1. Rumah sakit mengajukan


klaim secara kolektif. BPJS melakukan verifikasi Kementerian Kesehatan
2. Pengajuan klaim rumah dan mengeluarkan Berita melakukan pembayaran ke
sakit lapangan/rumah Acara Verifikasi rumah sakit dalam waktu
sakit darurat dilakukan Pembayaran paling lambat 3 hari kerja setelah
oleh rumah sakit yang 7 hari diterimanya Berita Acara
melakukan supervisi, Hasil Verifikasi Klaim dari
pembinaan dan BPJS Kesehatan
pengawasan.
3. Pengajuan klaim per 14
hari kerja. Dalam hal KLAIM DISPUTE
terdapat kekurangan
berkas atau data yang
ditemukan setelah Penyelesaian klaim
proses verifikasi, BPJS Tim Dispute Kemkes dispute oleh Tim bersifat
mengembalikan klaim final.
dan rumah sakit dapat
mengajukan kembali Surat Berita Acara
setiap hari kerja Keberatan Hasil
RS Verifikasi

36
Tata Cara Verifikasi Klaim

Verifikasi Administrasi Verifikasi Pelayanan


1. Pemeriksaan administrasi terhadap kelengkapan 1. Verifikator wajib memastikan kelengkapan berkas klaim.
berkas klaim yang disampaikan oleh Rumah Sakit 2. Verifikator melakukan perhitungkan biaya pelayanan dan
dengan cara memeriksa kesesuaian berkas klaim
lama perawatan
dengan berkas yang dipersyaratkan.
2. Mencocokan tagihan yang diajukan dengan bukti 3. Verifikator melakukan perhitungan biaya pelayanan dan lama
pendukung yang dilampirkan. pelayanan sesuai dengan pelayanan yang telah diberikan
3. Apabila berkas tidak lengkap, maka rumah sakit pihak rumah sakit kepada pasien.
melengkapi kekurangan berkas yang diperlukan 4. Dalam hal diperlukan, verifikasi dapat dilakukan di fasilitas
pelayanan kesehatan yang mengajukan klaim.

37
KLAIM DISPUTE
• Dalam hal klaim yang diajukan oleh rumah sakit telah
dilakukan verifikasi oleh BPJS Kesehatan namun terdapat
ketidaksesuaian/klaim dispute, maka rumah sakit dan BPJS
Kesehatan menyelesaikan terlebih dahulu
ketidaksesuaian/klaim dispute tersebut PENYELESAIAN OLEH TIM YG
• Penyelesaian Klaim dispute dengan cara rumah sakit
mengajukan kembali klaim dispute kepada BPJS Kesehatan.
DIBENTUK MENTERI
Penyelesaian klaim dispute tersebut mengacu pada KESEHATAN
ketentuan sebagaimana diatur dalam Lampiran II Keputusan
Menteri ini.

• Apabila klaim dispute tetap tidak dapat diselesaikan, maka


disampaikan kepada Tim Penyelesaian Klaim Dispute
Kementerian Kesehatan untuk diselesaikan
PENYELESAIAN BERSAMA • Sumber data menggunakan data yang berasal dari surat
RUMAH SAKIT DENGAN BPJS keberatan pimpinan rumah sakit dan/atau dari berita acara hasil
verifikasi BPJS Kesehatan yang diserahkan kepada Kementerian
KESEHATAN Kesehatan melalui sistem informasi jaminan COVID-19.
• Untuk surat keberatan atas klaim dispute dari Pimpinan rumah
sakit dapat disampaikan kepada Direktur Jenderal Pelayanan
Kesehatan cq Direktur Pelayanan Kesehatan Rujukan
Kementerian Kesehatan secara online melalui alamat email
disputeklaimcovid2020@gmail.com.
• Penyelesaian klaim dispute oleh Tim bersifat final. 38
PEMBIAYAAN DAN
PEMBINAAN DAN PENGAWASAN

01 SUMBER PEMBIAYAAN
02 MASA KADALUARSA KLAIM 03 PEMBINAAN DAN PENGAWASAN
Sumber pembiayaan berasal
dari DIPA Kementerian Masa kadaluarsa klaim adalah 3 Kementerian Kesehatan, BNPB, BPKP,
Kesehatan, DIPA Badan (tiga) bulan setelah penetapan Dinas Kesehatan Daerah Provinsi, dan
Nasional Penanggulangan Corona Virus Disease 2019 (COVID- Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten/Kota
Bencana, dan/atau sumber 19) sebagai jenis penyakit yang melakukan pembinaan dan pengawasan
lainnya yang sesuai dengan menimbulkan kedaruratan terhadap pelaksanaan Juknis Klaim PIE
peraturan perundang- kesehatan masyarakat dicabut oleh sesuai dengan kewenangan masing-
undangan. Pemerintah Pusat. masing.
Beberapa hal penting terkait Pengajuan Berkas Klaim
Covid-19

1.Surat Pertanggungjawaban Mutlak (SPTJM) yang ditandatangani oleh pimpinan Rumah Sakit 1 (satu) kali pada saat
mengajukan klaim pertama kali selama pimpinan rumah sakit tidak berubah
2.Rekapitulasi pasien yang ditandatangani oleh pimpinan Rumah Sakit out put rekap INA CBGs
3.Surat Perintah Kerja (SPK) Pembayaran Klaim Tagihan Pelayanan yang ditandatangani oleh pimpinan RS bersama
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1 (satu) kali pada saat mengajukan klaim pertama kali, selama pimpinan rumah
sakit tidak berubah
4.Berita Acara Verifikasi Pembayaran Klaim Tagihan Pelayanan yang telah ditandatangani bersama BPJS Kesehatan

40

40
Terima Kasih

Kini Semua Ada


Dalam Genggaman!

www.bpjs-kesehatan.go.id

41