Anda di halaman 1dari 7

FUNGSI PERUSAHAAN

PT. Sido muncul adalah perusahaan yang bergerak dibidang herbal khususnya dalam
pembuatan jamu. PT. Sido Muncul terletak di Jalan Soekarno Hatta KM 28 Kecamatam
Bergas, Unggaran, Semarang. Telah berdiri sejak tahun 1951 didirikan oleh Ibu Rakhmat
Sulistio, adalah perusahaan herbal bertaraf modern yang diproduksi menggunakan bahan-
bahan alamiah yang berkualitas tinggi dan segar. Produk-produk yang telah di produksi
sampai saat ini oleh Sido Muncul ada lebih dari 250 jenis produk dengan produk unggulan
Tolak Angin, Kuku Bima Energi, Alang Sari Plus, Kopi Jahe Sido Muncul, Kuku Bima Kopi
Ginseng, Susu Jahe, Jamu Komplit dan Kunyit Asam.

A. Operasional (Produksi)
1. Sumber Daya
 Sumber Daya Manusia (SDM)
- Keseluruhan karyawan PT. Sido muncul lebih dari 3400 orang. Dibagi
menjadi 2 kelompok kerja berdasarkan jenis pekerjaan yaitu karyawan
bagian produksi dan staff.
- Sebagai pendukung, PT. Sido Muncul juga memiliki tenaga ahli dari
berbagai disiplin ilmu, seperti biologi, ekonomi, farmasi, kedokteran,
pertanian, hukum, teknologi, pangan, teknik kimia, teknik elektro, dll.
- PT. Sido Muncul juga merekrut konsultan yang ahli dibidangnya, misalnya :
apoteker, dokter umum, dokter gigi, dan spesialis guna untuk
mengembangkan kemampuan seperti mengadakan pelatihan, kursus, dan
seminar.
 Bahan Baku
Bahan Baku PT. Sido Muncul berupa bagian dari tumbuhan seperti
rimpang (akar-akaran), daun-daunan dan kulit batang, buah. Ada juga
menggunakan bahan dari tubuh hewan, seperti empedu kambing atau
tangkur buaya. Dan madu sebagai rasa pemanis rasanya lebih dapat
ditoleransi peminumnya.
 Sumber Daya Lain
- Laboratorium
Laboratorium Analisa, Laboratorium Farmakologi, Laboratorium
Klinik, Laboratorium Formulasi, Laboratorium Farmakognasi dan
Laboratorium Stabilitas.
- Kebun percobaan dan budidaya tanaman obat
- Gedung Pengelolahan air bersih - Mesin Cartoning
- Gedung Pengelolahan air limbah - Mesin Dynamic Check Weiger (DWC)
- Perpustakaan - Mesin Wrapping
- Klinik holistik - Mesin Shrink Tunnel
2. Menentukan Lokasi
a. Biaya Ruang Kerja
b. Biaya Tenaga Kerja (√)
c. Insentif Pajak
d. Sumber Permintaan Konsumen
e. Akses Transportasi
f. Pasokan Bahan Baku dan Tenaga Kerja (√)
Dalam menentukan lokasi, PT. Sido Muncul memilih pendekatan Biaya
Tenaga Kerja, Hal ini karena mudah untuk mendapatkan tenaga kerja pada
lokasi tersebut karena terdapat banyak tenaga kerja wanita sehingga dapat
menghemat biaya tenaga kerja bila dibandingkan jika perusahaan berlokasi
ditengah kota.
Lalu untuk pendekatan Pasokan Bahan Baku Tenaga Kerja, PT. Sido muncul
mendapatkan bahan baku yang diperoleh dari pemasok luar/pengumpul
dalam bentuk kering seperti daun atau rimpang yang berasal dari daerah
Wonogiri, Purwokerto, Purworjo, Ambarawa dan Jawa Timur. Sehingga
penentuan lokasi pabrik di Semarang merupakan tempat yang strategis dan
dekat dengan pemasok.

3. Memilih Desain dan Tata Ruang


a. Karakteristik Lokasi
b. Proses Produksi (√)
c. Kapasitas Produksi yang diinginkan
Untuk desain dan tata ruang, PT. Sido Muncul memilih pendekatan Proses
Produksi. Hal ini dipilih karena pada saat proses produksi, bangunan dan
fasilitas untuk pembuatan obat harus memiliki desain, konstruksi dan letak
yang memadai, serta disesuaikan kondisinya dan dirawat dengan baik untuk
memudahkan pelaksanaan operasi yang benar. Tata letak dan desain ruangan
harus dibuat sedemikian rupa untuk memperkecil risiko terjadi kekeliruan,
pencemaran silang dan kesalahan lain, serta memudahkan pembersihan,
sanitasi dan perawatan yang efektif untuk menghindarkan pencemaran
silang, penumpukan debu atau kotoran, dan dampak lain yang dapat
menurunkan mutu obat.
Ilustrasi Tata Ruang PT. Sido Muncul :
Proses produksi jamu di PT. Sido Muncul ini yang pertama adalah penerimaan
bahan baku, bahan baku yang datang segera dicek QC (Quality Control), setelah
terbukti memenuhi standar penerimaan dan standar penggunaan kemudian bahan
baku dimasukkan ke dalam gudang penyimpanan bahan baku. Bahan baku yang akan
dipakai diambil dari gudang penyimpanan bahan baku kemudian disortasi, setelah
disortasi kemudian bahan baku dicuci, dikeringkan, digiling, baru kemudian dicampur
(mixing).

Dalam proses pencampuran bahan ini kami tidak diperkenankan untuk


melihatnya karena merupakan rahasia perusahaan. Sesudah proses pencampuran
selesai kemudian hasilnya dialirkan melalui pipa-pipa untuk dilakukan proses
pengemasan primer (packaging primer) menggunakan mesin dua line dan
delapan line. Kemudian masuk ke proses pengemasan sekunder (packaging
sekunder), disini produk yang sudah jadi dicek kembali dengan cara uji sampel.
Setelah selesai proses pengemasan sekunder kemudian produk siap untuk
didistribusikan.

4. Pengendalian Produksi
a. Pengendalian Persediaan Bahan Baku
Persediaan bahan baku PT. Sido Muncul menggunakan sistem FIFO , masuk
pertama keluar pertama. Hal ini dilakukan guna tidak adanya bahan baku
yang menumpuk atau tersimpan terlalu lama yang berakibat pada rusaknya
bahan baku.
b. Pengendalian Mutu
Proses pengendalian mutu atau Quality control bertujuan untuk mengukur
apakah hasil dari produksi telah sesuaidengan standar yang ditetapkan dan
apakah produk tersebut layak untuk dilepas kepasar.
Berikut ini beberapa proses pengendalian mutu yang dilakukan PT. Sido
Muncul :
1. Pengendalian mutu pada penerimaan bahan baku
Pada tahap ini, bahan baku yang diterima dari pemasok akan di sortir,
indikator dalam penyortiran antara lain ukuran bahan baku, dan keadaan
bahan baku,apakah utuh atau tidak utuh, busuk atau tidak. Bahan baku
yang sesuai standar(ukurannya sesuai, utuh dan tidak busuk) kemudian
akan dicuci dan dikeringkan dengan oven.
2. Pengendalian mutu / standar mutu bahan baku
Pada tahap ini bahan baku yang telah diterima dan memenuhi standar
kemudian kembali disortir untuk menyesuaikan dengan kebutuhan
pabrik.
B. Sumber Daya Manusia (SDM)
1. Teori Motivasi
a. Studi Hawthorne
b. Hoerarki Kebutuhan Maslow (√)
c. Studi Kepuasan Kerja Herzberg
d. Teori X dan Y Mc Gregor
e. Teori Z
f. Teori Harapan
g. Teori Ekuitas
h. Teori Penegakan
Manajemen PT. Sido Muncul memilih pendekatan Teori Heorarki Kebutuhan
Maslow untuk memotivasi karyawan. Maslow mengemukakan teori motivasi yang
dinamakan maslow’s Need Hierarchy.  Hierarki kebutuhan menyatakan seseorang
berperilaku/bekerja, karena adanya dorongan untuk memenuhi bermacam-macam
kebutuhan.
PT. Sido Muncul menggunakan teori motivasi Maslow. Implementasinya :
Physiological Need (Kebutuhan Fisiologis)
Kebutuhan Fisiologis merupakan kebutuhan utama dan pertama yang termasuk
dalam kebutuhan fisiologis adalah makanan, pakaian  dan perumahan.  PT. Sido
Muncul memberikan motivasi menurut teori ini adalah berupa sewa rumah yang
jenis dan besarnya telah ditetapkan oleh perusahaan.  Sewa rumah ini diberikan
kepada karyawan tidak mendapatkan fasilitas perumahan, karena yang
mendapatkan fasilitas rumah dinas hanyalah jabatan manajer ke atas dan karyawan
yang tidak berdomisili di daerah temapt perusahaan tersebut.

2. Perencanaan SDM

a. Perekrutan
Di PT. Sido Muncul tenaga kerja yang diperoleh umumnya berasal dari luar
perusahaan, sebab perusahaan secara langsung membuka lowongan
pekerjaan. Sehingga bagi karyawan yang hendak mendaftarkan diri
cukup mendatangi kantor secara langsung untuk menanyakan sendiri
tentang adanya lowongan pekerjaan. Jika memang terdapat lowongan
pekerjaan, maka pelamar dapat segera mengirim surat lamaran ke kepala
bagian personalia danyang akan memperhitungkan apabila tenaga kerja
tersebut mempunyai kriteria yang dibutuhkan oleh perusahaan.
Khusus untuk karyawan staf / kepala bagian, kriteria juga berdasarkan
pada hasil tes tertulis maupun wawancara. Sedangkan untuk tenaga produksi,
pada umumnya karyawan yang diterima melalui perantara dari karyawan
yang sudah bekerja maupun mitra bisnis perusahaan tanpa melalui iklan
lowongan kerja.
b. Orientasi dan Penempatan
Tenaga kerja yang diterima sebagai pegawai akan ditempatkan sesuai
dengan jenis bagian yang dipilih saat melamar, jika tidak maka penempatan
disesuaikan dengan kemampuan yang dimiliki. Tenaga kerja dapat diterima
sebagai pegawai tetap setelah bekerja selama 2 tahun, dan tenaganya
masih dibutuhkan oleh perusahaan. Sedangkan tenaga kontrak, mereka
wajib memperbaharui kontrak tersebut setiap 2 tahun sekali.

c. Pelatihan dan Pengembangan


Di PT. Sido Muncul biasanya mengadakan acara seperti mengadakan
pelatihan, kursus, dan seminar yang dilakukan oleh karyawan pada waktu
tertentu. Acara tersebut biasanya dipimpin oleh ahli bidang misalnya
apoteker, dokter umum, dokter gigi, dan spesialis guna untuk
mengembangkan kemampuan karyawan.

d. Kompensasi atau Kesejahteraan


PT. Sido Muncul memiliki sistem insentif yang berupa premi
kehadiran, gaji pokok baik secara harian ataupun bulanan dan uang makan.
Sebagai tunjangan normative, perusahaan juga menyediakan bus karyawan
untuk karyawan yang tinggal di kota semarang dan sekitarnya.
Cuti yang di berikan kepada pegawai wanita yaitu cuti haid 2 hari
selam 1 bulan, cuti hamil selama 1,5 bulan sebelum dan sesudah dan 1,5
bulan sesudah melahirkan dan cuti tahunan selama 12 hari kerja untuk
karyawan yang sudah bekerj selama satu tahun. Perusahaan memberikan
dispensasi selama 2 hari untuk karyawan yang sedang khitanan dan hajatan
besar lainnya.
Asuransi kesehatan termasuk keluarga life dan asuransi kecelakaan
diri pelatihan JAMSOSTEK dan manfaat standar perusahaan untuk Insinyur
lapangan kendaraan atau transportasi.

e. Pemutusan Hubungan Kerja (PHK)


PT. Sido Muncul memberikan sanksi kepada karyawan interdispliner.
Sebelumnya sering diadakan atau diberi pengarahan agar tidak terjadi
hal-hal yang tidak diinginkan. Jika pun ada karyawan yang terkena PHK
yang berhubungan dengan adanya pelanggaran peraturan, maka
perusahaan tidak akan memberikan pesangon dan sebagai gantinya
perusahaan hanya akan memberikan gaji yang menjadi jatahnya
selama mereka bekerja di PT. SidoMuncul. Sedangkan apabila mereka
mengundurkan diri, maka perusahaan akan memberikan pesangon.