Anda di halaman 1dari 14

TUGAS MATA KULIAH DOSEN PENGAMPU

Kapita Selekta BPI Drs. H.Ilham,MAP

“PENGERTIAN BIMBINGAN, PENYULUHAN DAN BPI”

OLEH :
KELOMPOK 1 (18A BPI)

Hadi Subahani 180104020306


Nurmalina 180104020304
Putri Hayatun Ni’mah 180104020210

UNIVERSITAS ISLAM NEGRI ANTASARI


FAKULTAS DAKWAH DAN KOMUNIKASI
JURUSAN BIMBINGAN DAN PENYULUHAN ISLAM
BANJARMASIN
2020

1
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa atas segala rahmat
yang diberikan-Nya sehingga tugas Makalah yang berjudul “Pengertian
Bimbingan, Penyuluhan Dan Bpi” ini dapat kami selesaikan. Makalah ini kami
buat sebagai kewajiban untuk memenuhi tugas.

Dalam kesempatan ini, kami menghaturkan terimakasih yang dalam


kepada semua pihak yang telah membantu menyumbangkan ide dan pikiran demi
terwujudnya makalah ini. Akhirnya saran dan kritik pembaca yang dimaksud
untuk mewujudkan kesempurnaan makalah ini.

Dari semua itu, Kami menyadari sepenuhnya bahwa masih ada kekurangan
baik dari segi susunan kalimat maupun tata bahasanya. Oleh karena itu dengan
tangan terbuka kami menerima segala saran dan kritik dari pembaca agar kami
dapat memperbaiki makalah ini.

Banjarmasin, senin 14 September 2020

PENULIS
BAB 1........................................................................................................................................4
PENDAHULUAN....................................................................................................................4
A. LATAR BELAKANG..............................................................................................4
B. RUMUSAN MASALAH..........................................................................................5
C. TUJUAN PENULISAN............................................................................................5
BAB II.......................................................................................................................................6
PEMBAHASAN.......................................................................................................................6
1. PENGERTIAN BIMBINGAN,PENYULUHAN DAN BPI :............................................6
a. Pengertian Bimbingan Dan Pendapat Para Ahli...................................................6
b.Pengertian Penyuluhan Dan Pendapat Para Ahli...................................................8
c.Pengertian Bimbingan Islami....................................................................................9
d.Pengertian Penyuluhan Islami................................................................................10
e.Perbedaan Bimbingan, Penyuluhan, Bimbingan Penyuluhan Dan Bimbingan
Penyuluhan Islam. 11
BAB III...................................................................................................................................12
PENUTUP 12
DAFTAR PUSTAKA..................................................................................................14

3
BAB 1
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Bimbingan Konseling adalah proses pemberian bantuan yang
dilakukan melalui wawancara konseling oleh seorang ahli (konselor) kepada
individu yang sedang mengalami sesuatu masalah ( konseli) yang bermuara pada
teratasinya masalah yang dihadapi konseli serta dapat memanfaatkan berbagai
potensi yang dimiliki dan sarana yang ada, sehingga individu atau kelompok
individu itu dapat memahami dirinya sendiri untuk mencapai perkembangan yang
optimal, mandiri serta dapat merencanakan masa depan yang lebih baik untuk
mencapai kesejahteraan hidup dengan melalui pola-pola sosial yang dilakukannya
sehari-hari di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat. Pola-pola sosial
yang dimaksud adalah pola-pola dimana individu tersebut dapat melakukan
penyesuaian diri dengan lingkungannya.
Dalam kamus Besar Bahasa Indonesia pengertian penyuluh menurut
bahasa berasal dari kata “suluh” yang artinya benda yang dipakai untuk
menerangi. Dalam bahasa sehari-hari, istilah penyuluh sering digunakan untuk
menyambut pemberian penerangan, diambil dari kata suluh yang searti dengan
“obor”. Penyuluh menurut bahasa sehari-hari sering digunakan untuk
menyebut pada kegiatan pemberian penerangan kepada masyarakat, baik oleh
lembaga pemerintah maupun non-pemerintah.
B. RUMUSAN MASALAH
1.Apa pengertian bimbingan dan pendapat para ahli ?
2.Apa pengertian penyuluhan dan pendapat para ahli ?
3.Apa pengertian bimbingan islami ?
4.Apa pengertian penyuluhan islami ?
5.Apa perbedaan bimbingan, penyuluhan, bimbingan penyuluhan dan bimbingan
penyuluhan islam ?

C. TUJUAN PENULISAN
Berdasarkan latar belakang dan pokok permasalahan yang telah
diuraikan tersebut diatas, maka tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui :
1.Pengertian bimbingan dan pendapat para ahli.
2.Pengertian penyuluhan dan pendapat para ahli.
3.Pengertian bimbingan islami.
4.Pengertian penyuluhan islami.
5.Perbedaan bimbingan, penyuluhan, bimbingan penyuluhan dan bimbingan
penyuluhan islam.

5
BAB II
PEMBAHASAN

1. PENGERTIAN BIMBINGAN,PENYULUHAN DAN BPI :


a. Pengertian Bimbingan Dan Pendapat Para Ahli
Pengertian bimbingan yang di kemukakan oleh para ahli, diantaranya
sebagai berikut :
Sunaryo Kartadinata (1998:3) mengartikannya sebagai “proses
membantu individu untuk mencapai perkembangan optimal”.
Rochman Natawidjaja (1987:37) mengartikan bimbingan sebagai
suatu proses pemberian bantuan kepada individu yang dilakukan secara
berkesinambungan, supaya individu tersebut dapat memahami dirinya,
sehingga dia sanggup mengarahkan dirinya dan dapat bertindak secara wajar,
sesuai dengan tuntutan dan keadaan lingkungan sekolah, keluarga, masyarakat,
dan kehidupan pada umumnya. Dengan demikian dia akan dapat menikmati
kebahagiaan hidupnya, dan dapat memberi sumbangan yang berarti kepada
kehidupan masyarakat pada umumnya. Bimbingan membantu individu
mencapai perkembangan diri secara optimal sebagai makhluk sosial.1
Istilah bimbingan atau guidance dalam bahasa Inggris dimaknai
dengan menunjukkan, menentukan, atau mengemudikan. Secara harfiah istilah
bimbingan berasal dari bahasa Inggris dari akar kata guide yang berarti
mengarahkan, memandu, mengelola, dan menyetir. Bimbingan menurut para
ahli :
Menurut Suherman (2009:10) arti bimbingan adalah proses bantuan
kepada individu sebagai bagian dari program pendidikan yang dilakukan oleh
tenaga ahli agar individu mampu memahami dan mengembangkan potensinya
secara optimal dengan tuntutan lingkungan.
Menurut Sukardi dan Kusmawati (2008:2) bimbingan dapat
didefinisikan sebagai proses pemberian bantuan oleh seorang konselor terhadap
1
Tim Pengembangan Ilmu Pendidikan Fip-Upi, Ilmu Dan Aplikasi Pendidikan Bagian 1 Ilmu
Pendidikan Teoretis ( PT. IMTIMA, 2007), hlm. 174.
individu atau sekelompok individu yang dilakukan secara berkesinambungan
dan sistematis dengan tujuan agar individu atau sekelompok individu dapat
tumbuh menjadi pribadi yang mandiri.
Sementara menurut Nurihsan (2006:8) menjelaskan bimbingan di
lingkungan pendidikan merupakan pemberian bantuan kepada seluruh peserta
didik yang dilakukan secara berkesinambungan agar peserta didik dapat
memahami dirinya, lingkungan dan tugas-tugasnya sehingga peserta didik
sanggup mengarahkan diri, menyesuaikan diri serta bertindak secara wajar
sesuai dengan keadaan dan tuntutan lembaga pendidikan, keadaan keluarga,
masyarakat dan lingkungan kerja yang akan dimasukinya kelak.
Selanjutnya, Frak W. Miller dalam Willis (2007:13) mendefinisikan
bimbingan sebagai “proses bantuan kepada individu untuk mencapai
pemahaman diri dan pengarahan diri yang dibutuhkan bagi penyesuaian diri
secara baik dan maksimum disekolah, keluarga dan masyarakat”.
WS. Winkel (1985:65) mendefinisikan bimbingan sebagai pemberian
bantuan kepada seseorang atau kepada sekelompok orang dalam membuat
pilihan-pilihan secara bijaksana dan dalam mengadakan penyesuaian diri
terhadap tuntutan hidup.
Berdasarkan pengertian yang telah di kemukakan para ahli diatas,
maka dapat disimpulkan bahwa bimbingan merupakan bantuan yang diberikan
kepada individu (konseli) secara kontinu dan sistematis dilakukan oleh seorang
profesional (konselor), yang bertujuan untuk membantu proses pengembangan
potensi diri, pemahaman diri, pengarahan diri, serta penyesuaian diri agar
mencapai perkembangan secara optimal melalui pola-pola sosial yang
dilakukannya sehari-hari di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat.
Pola-pola sosial yang dimaksud adalah pola-pola dimana individu tersebut
dapat melakukan penyesuaian diri dengan lingkungannya.
Dari pengertian bimbingan yang telah di kemukakan diatas, maka
dapat diambil pemahaman yang sangat mendasar bahwa pada dasarnya

7
bimbingan merupakan proses bantuan yang diberikan kepada individu agar
mampu mencapai perkembangan diri yang optimal.2

b. Pengertian Penyuluhan Dan Pendapat Para Ahli


Penyuluhan merupakan suatu proses yang berlanjut untuk
mendapatkan informasi yang berguna kepada rakyat (dimensi komunikatif) dan
kemudian membantu orang-orang tersebut mendapatkan pengetahuan,
keterampilan dan sikap yang diperlukan untuk menggunakan informasi dan
teknologi ini secara efektif (dimensi yang bersifat pendidikan).” (Swanson 1
claar, 1984:1). 3
Istilah penyuluhan bahwa penyuluhan merupakan keterlibatan
seseorang untuk melakukan komunikasi informasi secara sadar dengan tujuan
membantu sesamanya memberikan pendapat sehingga bisa membuat keputusan
yang benar.4
Dalam kamus Besar Bahasa Indonesia pengertian penyuluh menurut
bahasa berasal dari kata “suluh” yang artinya benda yang dipakai untuk
menerangi. Dalam bahasa sehari-hari, istilah penyuluh sering digunakan untuk
menyambut pemberian penerangan, diambil dari kata suluh yang searti dengan
“obor”. Penyuluh menurut bahasa sehari-hari sering digunakan untuk
menyebut pada kegiatan pemberian penerangan kepada masyarakat, baik oleh
lembaga pemerintah maupun non-pemerintah.
Dalam istilah penyuluh berasal dari bahasa Inggris councelling, suatu
nama yang pada umumnya diberikan kepada bentuk penerapan dari psikologi
pendidikan. Dalam bahasa Arab, istilah bimbingan dan penyuluhan disebut
dengan nama al irsyad an Nafsiy yang artinya bimbingan kejiwaan.
Sedangkan H.M. Arifin mengemukakan bahwa yang dimaksud
dengan penyuluh adalah perjumpaan secara berhadapan antara penyuluh dan

2
Ahmad Susanto, Bimbingan Dan Konseling Di Sekolah Konsep, Teori, Dan Aplikasinya (Jakarta:
Kencana, 2018), hlm. 2-4.
3
Cess Leeuwis, Komunikasi Untuk Inovasi Pedesaan Berpikir Kembali Tentang Penyuluhan
Pertanian (Yogyakarta: Kanisius, 2009), hal. 40.
4
A.W Van den Ban dan H.S. Hawkins, Penyuluhan Pertanian (Yogyakarta: Kanisius, 1999), hal. 25.
yang disuluh atau segala kegiatan yang dilakukan oleh seseorang dalam rangka
memberikan bantuan kepada orang lain yang mengalami kesulitan-kesulitan
rohaniah dalam lingkungan hidupnya. Bantuan tersebut agar supaya orang
tersebut mampu mengatasi sendiri karena timbul kesadaran atau penyerahan
diri terhadap kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa sehingga timbul pada diri
pribadinya suatu harapan kebahagiaan hidup saat sekarang dan masa
depannya.5
Mardikanto, 1987. Penyuluhan sebagai proses komunikasi
pembangunan, penyuluhan tidak sekadar upaya untuk menyampaikan pesan-
pesan pembangunan, tetapi yang lebih penting dari itu adalah untuk menumbuh
kembangkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan.
Ban, 1990. Penyuluhan merupakan sebuah intervensi sosial yang
melibatkan penggunaan komunikasi informasi secara sadar untuk membantu
masyarakat membentuk pendapat mereka sendiri dan mengambil keputusan
dengan baik.
Berdasarkan pendapat para ahli diatas penyuluhan adalah proses
bantuan yang diberikan kepada individu atau sekelompok individu ataupun
masyarakat oleh orang yang profesional untuk memecahkan masalah dengan
bertatap muka langsung. Dengan memberikan penerangan kepada orang lain.

c. Pengertian Bimbingan Islami


Islami adalah sehat lahir dan batin. Sehat batin adalah terhindarnya
ruhani dan nafsani dari berbagai penyakit. Kesehatan fisik sangat mempengaruhi
kondisi psikologi seseorang begitupun sebaliknya, kesehatan psikis
mempengaruhi kondisi fisik seseorang.6 Islami adalah sesuai dengan ajaran Allah
swt. tidak menyimpang dalam menjalani jalannya kehidupan.
Pengertian bimbingan adalah bantuan yang diberikan kepada individu
dalam membuat pilihan-pilihan dan penyesuaian-penyesuaian yang bijaksana.

5
Budi Sunarso, Hasil Penelitian Peran Kantor Urusan Agama Dan Penyuluh Dalam Memberikan
Bimbingan Perkawinan Pada Masyarakat Di Udapi Hilir Prafi Kabupaten Manokwari (Jawa Timur:
Myria Publisher, 2019), hlm. 22-23.
6
Abdul Basit, Konseling Islami (Jakarta: Kencana, 2017), hlm. 6.

9
Bantuan itu berdasarkan atas prinsip demokrasi yang merupakan tugas dan hak
setiap individu untuk memilih jalan hidupnya sendiri sejauh tidak mencampuri
hak orang lain. Individu tersebut dapat memahami dirinya, sehingga dia sanggup
mengarahkan dirinya.
Jadi, pengertian bimbingan Islami adalah proses pemberian bantuan terhadap
individu agar mampu hidup selaras dengan ketentuan dan petunjuk Allah,
sehingga dapai mencapai kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat. Dengan
demikian bimbingan Islami merupakan proses bimbingan sebagaimana kegiatan
bimbingan lainnya, tetapi dalam seluruh seginya berlandaskan Al-Qur’an dan
sunnah Rasul.
Bimbingan islami merupakan proses bimbingan bantuan, artinya
bimbingan tidak menentukan atau mengharuskan, melainkan sekedar membantu
individu. Individu dibantu, di bimbing, agar mampu hidup selaras dengan
ketentuan dan petunjuk Allah. Maksudnya sebagai berikut :
- Hidup selaras dengan ketentuan Allah artinya sesuai dengan kodrat yang
ditentukan Allah, sesuai dengan sunatullah, sesuai dengan hakikatnya
sebagai makhluk Allah.
- Hidup selaras dengan petunjuk Allah artinya sesuai dengan pedoman yang
telah ditentukan Allah melalui rasulnya (ajaran islam).
- Hidup selaras dengan ketentuan dan petunjuk Allah berarti menyadari
eksistensi diri sebagai makhluk Allah yang di ciptakan Allah untuk
mengabdi kepada-Nya, mengabdi dalam arti seluas-luasnya.7
d. Pengertian Penyuluhan Islami.
Penyuluh menurut bahasa sehari-hari sering digunakan untuk
menyebut pada kegiatan pemberian penerangan kepada masyarakat, baik oleh
lembaga pemerintah maupun non-pemerintah. Penyuluh melakukaan perjumpaan
dengan bertatapan muka secara langsung dalam rangka memberikan bantuan
kepada orang lain yang mengalami kesulitan dalam lingkungan hidupnya.

7
Muhammad Anas, Psycologi Menuju Aplikasi Pendidikan (Pustaka Education), hlm. 7-13.
penyuluh Islami adalah adalah penyuluh yang disebut konselor, harus
lebih menguasai ajaran Islam dari khalayak rata-rata masyarakat. Dengan
mendidik masyarakat ke jalan yang benar dan melaksanakan perintah Allah dan
menjauhi larangan-Nya. Dengan memikul tugas mulia untuk mencegah
masyarakat dari perilaku yang menyimpang dari syariat Islam, juga melindungi
masyarakat dari pengaruh buruk non-muslim.8
e. Perbedaan Bimbingan, Penyuluhan, Bimbingan Penyuluhan
Dan Bimbingan Penyuluhan Islam.
- Bimbingan = adalah proses pemberi bantuan kepada individu atau sekelompok
individu untuk membantu mengembangkan potensi diri pemahaman diri,
pengarahan diri, serta penyesuaian diri agar mencapai perkembangan secara
optimal. Bimbingan ini lebih memfokuskan pada pencegahan terjadinya masalah.
Seperti memberi bimbingan untuk mencuci tangan dengan benar, sebelum
terjadinya penyakit.
- Penyuluhan = adalah proses pemberi bantuan kepada orang lain yang mengalami
suatu masalah yang di lakukan dengan perjumpaan tatap muka. Penyuluhan ini
memfokuskan pada penyembuhan atau mencari titik masalahnya dimana dan
membantu dengan mengatasi masalah tersebut. Seperti membantu anak yang
mengalami suatu masalah dalam belajar.
- Bimbingan Penyuluhan = adalah proses pemberi bantuan yang dilakukan
konselor atau orang yang profesional kepada individu atau orang lain yang
mengalami suatu masalah dalam dirinya lalu membicarakan masalah tersebut
kepada konselor agar bisa memecahkan masalah yang di hadapi, sehingga
bermuara teratasinya masalah tersebut dan individu atau orang lain akhirnya bisa
menyesuaikan lingkungannya.
- Bimbingan Penyuluhan Islam = adalah proses pemberian bantuan yang
dilakukan konselor atau orang yang profesional kepada individu atau orang lain
yang mengalami suatu masalah agar bermuaranya teratasinya masalah tersebut
dengan berlandaskan Al-Qur’an dan Sunnah dengan melakukan penyerahan diri
8
Budi Sunarso, Hasil Penelitian Peran Kantor Urusan Agama Dan Penyuluh Dalam Memberikan
Bimbingan Perkawinan Pada Masyarakat Di Udapi Hilir Prafi Kabupaten Manokwari (Jawa Timur:
Myria Publisher, 2019), hlm. 23-25.

11
kepada Allah, seperti shalat dan berdoa sehingga timbul harapan dengan
teratasinya masalah tersebut.

BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Bimbingan merupakan bantuan yang diberikan kepada individu
(konseli) secara kontinu dan sistematis dilakukan oleh seorang profesional
(konselor), yang bertujuan untuk membantu proses pengembangan potensi diri,
pemahaman diri, pengarahan diri, serta penyesuaian diri agar mencapai
perkembangan secara optimal melalui pola-pola sosial yang dilakukannya sehari-
hari di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat. Pola-pola sosial yang
dimaksud adalah pola-pola dimana individu tersebut dapat melakukan
penyesuaian diri dengan lingkungannya.
Bimbingan islami merupakan proses bimbingan bantuan, artinya
bimbingan tidak menentukan atau mengharuskan, melainkan sekedar membantu
individu. Individu dibantu, di bimbing, agar mampu hidup selaras dengan
ketentuan dan petunjuk Allah. Maksudnya sebagai berikut :
- Hidup selaras dengan ketentuan Allah artinya sesuai dengan kodrat yang
ditentukan Allah, sesuai dengan sunatullah, sesuai dengan hakikatnya
sebagai makhluk Allah.
- Hidup selaras dengan petunjuk Allah artinya sesuai dengan pedoman yang
telah ditentukan Allah melalui rasulnya (ajaran islam).
Hidup selaras dengan ketentuan dan petunjuk Allah berarti menyadari eksistensi
diri sebagai makhluk Allah yang di ciptakan Allah untuk mengabdi kepada-Nya,
mengabdi dalam arti seluas-luasnya
Istilah penyuluhan bahwa penyuluhan merupakan keterlibatan
seseorang untuk melakukan komunikasi informasi secara sadar dengan tujuan
membantu sesamanya memberikan pendapat sehingga bisa membuat keputusan
yang benar
Penyuluh Islami adalah penyuluh yang disebut konselor, harus lebih
menguasai ajaran Islam dari khalayak rata-rata masyarakat. Dengan mendidik
masyarakat ke jalan yang benar dan melaksanakan perintah Allah dan menjauhi
larangan-Nya. Dengan memikul tugas mulia untuk mencegah masyarakat dari
perilaku yang menyimpang dari syariat Islam, juga melindungi masyarakat dari
pengaruh buruk non-muslim

DAFTAR PUSTAKA

13
Anas, Muhammad. Psycologi Menuju Aplikasi Pendidikan. Pustaka Education.

A.W Van den Ban dan H.S. Hawkins. 1999. Penyuluhan Pertanian. Yogyakarta:
Kanisius.

Basit, Abdul Basit. 2017. Konseling Islami. Jakarta: Kencana.

Leeuwis, Cess. 2009. Komunikasi Untuk Inovasi Pedesaan Berpikir Kembali


Tentang Penyuluhan Pertanian. Yogyakarta: Kanisius.

Sunarso, Budi. 2019. Hasil Penelitian Peran Kantor Urusan Agama Dan
Penyuluh Dalam Memberikan Bimbingan Perkawinan Pada Masyarakat Di
Udapi Hilir Prafi Kabupaten Manokwari. Jawa Timur: Myria Publisher.

Susanto, Ahmad Susanto. 2018. Bimbingan Dan Konseling Di Sekolah Konsep,


Teori, Dan Aplikasinya. Jakarta: Kencana.

Tim Pengembangan Ilmu Pendidikan Fip-Upi. 2007. Ilmu Dan Aplikasi


Pendidikan Bagian 1 Ilmu Pendidikan Teoretis. PT. IMTIMA.