Anda di halaman 1dari 24

RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI

Rehabilitasi Asrama dan Kelas

No. Dok... Tanggal terbit : Paraf......


CV. KARYA ARNIA MANDIRI
07 Agustus 2020

DOKUMEN
RENCANA KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA KONTRAK

Pekerjaan : Rehabilitasi Asrama dan Kelas


Lokasi : Kota Makassar
Tahun : 2020
Penyedia jasa : CV. KARYA ARNIA MANDIRI
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI

Rehabilitasi Asrama dan Kelas

No Dok..... Tanggal terbit : Paraf...


CV. KARYA ARNIA MANDIRI
07 Agustus 2020

DAFTAR ISI

A. Kepemimpinan dan partisipasi Pekerja dalam keselamatan Konstruksi


A.1 Kepedulian pimpinan terhadap Isu eksternal dan internal
A.2 Komitmen Keselamatan Konstruksi
B. Perencanaan Keselamatan Konstruksi
B.1 Identifikasi bahaya, Penilaian risiko, Pengendalian Resiko K3 dan Peluang.
B.2 Rencana tindakan (sasaran & program)
B.3 Standar dan peraturan perundang - undangan
C. Dukungan Keselamatan Konstruksi
C.1 Sumber daya
C.2 Kompetensi
C.3 Kepedulian
C.4 Komunikasi
C.5 Informasi terdokumentasi
D. Operasi Keselamatan Konstruksi
D.1 Perencanaan Operasi
D.2 Kesiapan dan Tanggapan Terhadap Kondisi Darurat
E. Evaluasi Kinerja Keselamatan Konstruksi
E.1 Pemantauan dan evaluasi
E.2 Tinjauan manajemen
E.3 Peningkatan kinerja keselamatan konstruksi
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI

Rehabilitasi Asrama dan Kelas

No Dok..... Tanggal terbit : Paraf...


CV. KARYA ARNIA MANDIRI
07 Agustus 2020

A. Kepemimpinan dan Partisipasi Pekerja dalam Keselamatan Konstruksi

A.1. Kepedulian Pimpinan Terhadap Isu Ekternal Dan Internal

CV. KARYA ARNIA MANDIRI yang bergerak di bidang Jasa Konstruksi berkomitmen dan peduli terhadap
Keselamatan Konstruksi khusus dalam pencapaian penanganan isu keselamatan konstruksi dengan langkah-
langkah sebagai berikut:

1 Peduli dalam mempromosikan pemahaman akan kebutuhan keselamatan konstruksi dan membudayakan
keselamatan konstruksi dalam seluruh kegiatan pelaksanaan konstruksi

2 Peduli dalam melakukan sosialisasi tentang keselamatan konstruksi terhadap seluruh tenaga kerja
maupun masyarakat didalam lingkungan kerja konstruksi

3 Peduli dalam melaksanakan implementasi sesuai rencana keselamatan konstruksi bedasarkan perundang-
undangan yang berlaku dalam keselamatan konstruksi nasional

4 Mencegah kecelakaan, kebakaran, sakit akibat kerja, keamanan dan pencemaran lingkungan

5 Memantau dan mengevaluasi terhadap kinerja keselamatan konstruksi serta melakukan perbaikan secara
berkelanjutan
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI

Rehabilitasi Asrama dan Kelas

No Dok..... Tanggal terbit : Paraf...


CV. KARYA ARNIA MANDIRI
07 Agustus 2020

A.2. Komitmen Keselamatan Konstruksi

PAKTA KOMITMEN KESELAMATAN KONSTRUKSI

Saya yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama : RIMA MELATI, SE


Jabatan : Direktur
Bertindak untuk : CV. KARYA ARNIA MANDIRI

Dalam rangka Rehabilitasi Asrama dan Kelas pada Pokja Pemilihan : Kelompok Kerja (Pokja) Pemilihan
Satker Balai Diklat PUPR Wilayah VIII Makassar Balai Pelaksana Pemilihan Jasa Konstruksi Wilayah
Sulawesi Selatan berkomitmen melaksanakan konstruksi berkeselamatan demi terciptanya Zero Accident,
dengan memastikan bahwa seluruh pelaksanaan konstruksi:

1. Memenuhi ketentuan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) Konstruksi ;


2. Menggunakan tenaga kerja kompeten bersertifikat ;
3. Menggunakan peralatan yang memenuhi standar kelaikan ;
4. Menggunakan material yang memenuhi standar mutu ;
5. Menggunakan teknologi yang memenuhi standar kelaikan
6. Melaksanakan standar operasi dan prosedur (SOP) dan
7. Memenuhi 9 (sembilan) komponen biaya penerapan SMKK.

Penyedia Jasa
CV. KARYA ARNIA MANDIRI

RIMA MELATI, SE
Direktur
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI

Rehabilitasi Asrama dan Kelas

No Dok..... Tanggal terbit : Paraf...


CV. KARYA ARNIA MANDIRI
07 Agustus 2020

B. Perencanaan Keselamatan Konstruksi

CV. KARYA ARNIA MANDIRI


sebagai Penyedia Jasa pada :

Rehabilitasi Asrama dan Kelas

membuat Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko, Skala Prioritas, Pengendalian Risiko, Penanggung Jawab untuk
diserahkan, dibahas, dan disetujui PPK pada saat Rapat Persiapan Pelaksanaan Kontrak sesuai lingkup

Penyusunan Identifikasi Bahaya, Penilaian Resiko K3, Skala Prioritas K3, Pengedalian Resiko K3, dan
Penanggung Jawab K3 terdapat pada tabel berikut ini :

KETENTUAN UMUM
1 Keselamatan kerja adalah tanggung jawab moril baik karyawan maupun pimpinan perusahaan
2 Penanggung jawab dalam pelaksanaan K3 di proyek adalah Kasie QA (Quality Assurance), dengan
memastikan melakukan inspeksi secara berkala.
3 Setiap personil/pegawai harus diberikan pelatihan mengenai K3 yang sesuai dengan lingkup dan tugasnya.
4 Setiap area tempat kerja yang mempunyai resiko dan kemungkinan terjadinya bahaya, harus menyediakan
petunjuk - petunjuk / informasi - informasi yang tepat cara penanganan dan pencegahan bahaya - bahaya
yang mungkin terjadi. (gbr 1.1 – 1.2)
5 Setiap karyawan harus disediakan kebutuhan akan alat-alat pelindung diri, dilatih bagaimana cara
menggunakan, dan digunakan tempat yang seharusnya.

Rambu - rambu k3
IDENTIFIKASI BAHAYA, PENILAIAN RESIKO, SKALA PRIORITAS PENGENDALIAN RESIKO K3, DAN PENANGGUNG
JAWAB
Nama Perusahaan : CV. KARYA ARNIA MANDIRI
Pekerjaan : Rehabilitasi Asrama dan Kelas
Lokasi : Kota Makassar
Tanggal dibuat : 07 Agustus 2020

B.1. Identifikasi bahaya, Penilaian risiko, Pengendalian dan Peluang.


DESKRIPSI RESIKO PERSYARATAN PENILAIAN TINGKAT RESIKO PENILAIAN SISA RESIKO
PENGENDALIAN PENGENDALIAN
NO IDENTIFIKASI BAHAYA (Skenario JENIS BAHAYA (Tipe PEMENUHAN KEMUNGKI KEKERAPA NILAI TINGKAT KEMUNGK KEPARAHA NILAI TINGKAT KETERANGAN
URAIAN PEKERJAAN AWAL LANJUTAN
bahaya) Kecelakaan) PERATURAN NAN N RESIKO RESIKO INAN N RESIKO RESIKO
1 Pekerjaan Persiapan a Terperosok Cheklist Memasang 1 2 3 sedang Menyiapkan 1 2 3 sedang ~ Pengecekan area kerja,
~ Kaki rambu K3 Skema Pembersihan area kerja, Mengikuti
lecet/luka/bengk ,Memakai Tanggap SOP pengoperasian Alat yang benar,
ak perlengkapan darurat Pemasangan barikadearea kerja,
b Tertimpa bongkaran ~ Kepala APD,Melaksana penanganan Koordinasi Pekerja dan Penggunaan
Bangunan bengkak/gegar kan pekerjaan saat terjadi APD lengkap dan sesuai bahaya yang
otak ringan sesuai prosedur kecelakaan dihadapi (baju rapat, helm, sarung
~ Kaki/tangan kerja tangan, sepatu keselamatan, masker,
patah kacamata kerja, dll), Penyediaan
~ Kepala Bocor rambu jalan, Penyediaan rambu lalu
~ Pingsan lintas dan pengatur lalu lintas,
Menyediakan kotak P3K, APAR (Alat
Pemadam Api Ringan)

2 Pekerjaan Dasar Lantai a Tertusuk ujung besi Cheklist Memasang 1 2 3 Sedang Menyiapkan 1 2 3 Sedang ~ Pengecekan area kerja,
~ Kaki rambu K3 Skema Pembersihan area kerja, Mengikuti
lecet/luka/bengk ,Memakai Tanggap SOP pengoperasian Alat yang benar,
ak perlengkapan darurat Pemasangan barikadearea kerja,
b Terpotong, tergores ~ Kepala APD,Melaksana penanganan Koordinasi Pekerja dan Penggunaan
bengkak/gegar kan pekerjaan saat terjadi APD lengkap dan sesuai bahaya yang
otak ringan sesuai prosedur kecelakaan dihadapi (baju rapat, helm, sarung
~ Kaki/tangan kerja tangan, sepatu keselamatan, masker,
c Kaki tertimpa benda
patah kacamata kerja, dll), Penyediaan
~ Kepala Bocor rambu jalan, Penyediaan rambu lalu
d Kepala Terbentur
lintas dan pengatur lalu lintas,
e Debu atau semen ~ Pingsan Menyediakan kotak P3K, APAR (Alat
terhirup Pemadam Api Ringan)
~ kematian

3 Pekerjaan Struktur a Tertusuk ujung besi Cheklist Memasang 1 2 2 Tinggi Menyiapkan 1 2 2 Tinggi ~ Pengecekan area kerja,
~ Kaki rambu K3 Skema Pembersihan area kerja, Mengikuti
lecet/luka/bengk ,Memakai Tanggap SOP pengoperasian Alat yang benar,
ak perlengkapan darurat Pemasangan barikadearea kerja,
b Terpotong, tergores ~ Kepala APD,Melaksana penanganan Koordinasi Pekerja dan Penggunaan
bengkak/gegar kan pekerjaan saat terjadi APD lengkap dan sesuai bahaya yang
otak ringan sesuai prosedur kecelakaan dihadapi (baju rapat, helm, sarung
~ Kaki/tangan kerja tangan, sepatu keselamatan, masker,
c Kaki tertimpa benda
patah kacamata kerja, dll), Penyediaan
~ Kepala Bocor rambu jalan, Penyediaan rambu lalu
d Kepala Terbentur
lintas dan pengatur lalu lintas,
e Debu atau semen ~ Pingsan Menyediakan kotak P3K, APAR (Alat
terhirup Pemadam Api Ringan)
~ kematian
IDENTIFIKASI BAHAYA, PENILAIAN RESIKO, SKALA PRIORITAS PENGENDALIAN RESIKO K3, DAN PENANGGUNG
JAWAB
Nama Perusahaan : CV. KARYA ARNIA MANDIRI
Pekerjaan : Rehabilitasi Asrama dan Kelas
Lokasi : Kota Makassar
Tanggal dibuat : 07 Agustus 2020

B.1. Identifikasi bahaya, Penilaian risiko, Pengendalian dan Peluang.


DESKRIPSI RESIKO PERSYARATAN PENILAIAN TINGKAT RESIKO PENILAIAN SISA RESIKO
PENGENDALIAN PENGENDALIAN
NO IDENTIFIKASI BAHAYA (Skenario JENIS BAHAYA (Tipe PEMENUHAN KEMUNGKI KEKERAPA NILAI TINGKAT KEMUNGK KEPARAHA NILAI TINGKAT KETERANGAN
URAIAN PEKERJAAN AWAL LANJUTAN
bahaya) Kecelakaan) PERATURAN NAN N RESIKO RESIKO INAN N RESIKO RESIKO

4 Pekerjaan Arsitektur a Tertusuk ujung besi ~ Kaki/tangan Cheklist Memasang rambu 1 2 2 Tinggi Menyiapkan Skema 1 2 3 Tinggi ~ Pengecekan area kerja, Pembersihan area
berdarah dan K3 ,Memakai Tanggap darurat kerja, Mengikuti SOP pengoperasian Alat yang
tetanus perlengkapan penanganan saat benar, Pemasangan barikadearea kerja,
APD,Melaksanakan terjadi kecelakaan Koordinasi Pekerja dan Penggunaan APD
~ Kaki tangan lecet pekerjaan sesuai kerja lengkap dan sesuai bahaya yang dihadapi (baju
prosedur rapat, helm, sarung tangan, sepatu
keselamatan, masker, kacamata kerja, dll),
b Terpotong, tergores ~ Tulang patah / retak Penyediaan rambu jalan, Penyediaan rambu
lalu lintas dan pengatur lalu lintas, Menyediakan
c Kaki tertimpa benda ~ Kepala Bocor kotak P3K, APAR (Alat Pemadam Api Ringan)

d Kepala Terbentur ~ Pingsan


e Debu atau semen ~ Gegar otak
~ kematian

5 Pekerjaan Fixture a Terjatuh ~ Kaki berdarah dan Cheklist Memasang rambu 1 2 2 Tinggi Menyiapkan Skema 1 2 3 Tinggi ~ Pengecekan area kerja, Pembersihan area
tetanus K3 ,Memakai Tanggap darurat kerja, Mengikuti SOP pengoperasian Alat yang
perlengkapan penanganan saat benar, Pemasangan barikadearea kerja,
b Kaki tertimpa benda ~ Kaki tangan teriris APD,Melaksanakan terjadi kecelakaan Koordinasi Pekerja dan Penggunaan APD
besi pekerjaan sesuai kerja lengkap dan sesuai bahaya yang dihadapi (baju
c Tangan terkena perlatan ~ Tulang patah / retak prosedur rapat, helm, sarung tangan, sepatu
keselamatan, masker, kacamata kerja, dll),
d Kepala Terbentur ~ Tulang tangan/kaki Penyediaan rambu jalan, Penyediaan rambu
retak lalu lintas dan pengatur lalu lintas, Menyediakan
~ Pingsan kotak P3K, APAR (Alat Pemadam Api Ringan)

Gegar otak

11 Pencegahan Covid-19 Bahaya: Resiko : Cheklist melakukan 1 2 2 Tinggi Menyiapkan 1 2 2 Tinggi ~ Pengecekan area kerja,
a Ganguan kesehatan ~ Sesak nafas, sosialisasi, Skema Pembersihan area kerja, meyiapkan
akibat infeksi virus menyediakan Tanggap area cuci tangan dan sedia hand
~ Demam tinggi tempat cuci darurat sinitizer pada lokasi proyek,
covid
19 di lingkungan proyek ~ Gejala Umum tangan dan hand penanganan menyediakan wajib masker bagi
lainnya sinitizer, saat terjadi petugas dan pekerja proyek,
menyediakan gejala covid19 melakukan pengecekan suhu rutin
masker bagi di lingkungan pada setiap pegawai
semua pegawai, proyek
Melaksanakan
IDENTIFIKASI BAHAYA, PENILAIAN RESIKO, SKALA PRIORITAS PENGENDALIAN RESIKO K3, DAN PENANGGUNG
JAWAB
Nama Perusahaan : CV. KARYA ARNIA MANDIRI
Pekerjaan : Rehabilitasi Asrama dan Kelas
Lokasi : Kota Makassar
Tanggal dibuat : 07 Agustus 2020

B.1. Identifikasi bahaya, Penilaian risiko, Pengendalian dan Peluang.


DESKRIPSI RESIKO PERSYARATAN PENILAIAN TINGKAT RESIKO PENILAIAN SISA RESIKO
PENGENDALIAN PENGENDALIAN
NO IDENTIFIKASI BAHAYA (Skenario JENIS BAHAYA (Tipe PEMENUHAN KEMUNGKI KEKERAPA NILAI TINGKAT KEMUNGK KEPARAHA NILAI TINGKAT KETERANGAN
URAIAN PEKERJAAN AWAL LANJUTAN
bahaya) Kecelakaan) PERATURAN NAN N RESIKO RESIKO INAN N RESIKO RESIKO

pekerjaan sesuai
prosedur
Protokol
pencegahan
Covid 19
PENYUSUNAN SASARAN DAN PROGRAM K3
Nama Perusahaan : CV. KARYA ARNIA MANDIRI
Pekerjaan : Rehabilitasi Asrama dan Kelas
Lokasi : Kota Makassar
Tanggal dibuat : 07 Agustus 2020

B.2 Rencana tindakan (sasaran khusus & program khusus)


Halaman ....
SASARAN PROGRAM
NO PENGENDALIAN RESIKO
INDIKATOR PENANGGUNG
URAIAN TOLAK UKUR URAIAN KEGIATAN SUMBER DAYA JADWAL PELAKSANAAN BENTUK MONITORING
PENCAPAIAN JAWAB
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
1 Memasang rambu K3 Tersedianya Instruksi Lulus Test dan Paham Pekerjaan Persiapan Rambu Peringatan, SDM Sebelum Memulai Check List Terciptanya Zero Petugas K3/
,Memakai perlengkapan Kerja /Ada Metodenya/ mengenai system Sesuai Kebutuhan, pekerjaan,semua Accident Ahli K3
APD,Melaksanakan pekerjaan Semua Lokasi diberi Mobilisasi dan Masker, Sepatu Safety, harus siap dan
sesuai prosedur rambu peringatan & Keselamatan Kerja Helm, Sarung Tangan lengkap terlebih
barikade sesuai dahulu
standard

2 Memasang rambu K3 Tersedianya Instruksi Lulus Test dan Paham Pekerjaan Dasar Lantai Rambu Peringatan, SDM Sebelum Memulai Check List Terciptanya Zero
,Memakai perlengkapan Kerja /Ada Metodenya/ mengenai system Sesuai Kebutuhan, pekerjaan,semua Accident
APD,Melaksanakan pekerjaan Semua Lokasi diberi Mobilisasi dan Masker, Sepatu Safety, harus siap dan
sesuai prosedur rambu peringatan & Keselamatan Kerja Helm, Sarung Tangan lengkap terlebih
barikade sesuai dahulu
standard

3 Memasang rambu K3 Tersedianya Instruksi Lulus Test dan Paham Pekerjaan Struktur Rambu Peringatan, SDM Sebelum Memulai Check List Terciptanya Zero
,Memakai perlengkapan Kerja /Ada Metodenya/ mengenai system Sesuai Kebutuhan, pekerjaan,semua Accident
APD,Melaksanakan pekerjaan Semua Lokasi diberi Mobilisasi dan Masker, Sepatu Safety, harus siap dan
sesuai prosedur rambu peringatan & Keselamatan Kerja Helm, Sarung Tangan lengkap terlebih
barikade sesuai dahulu
standard

4 Memasang rambu K3 Tersedianya Instruksi Lulus Test dan Paham Pekerjaan Arsitektur Rambu Peringatan, SDM Sebelum Memulai Check List Terciptanya Zero
,Memakai perlengkapan Kerja /Ada Metodenya/ mengenai system Sesuai Kebutuhan, pekerjaan,semua Accident
APD,Melaksanakan pekerjaan Semua Lokasi diberi Mobilisasi dan Masker, Sepatu Safety, harus siap dan
sesuai prosedur rambu peringatan & Keselamatan Kerja Helm, Sarung Tangan lengkap terlebih
barikade sesuai dahulu
standard
Nama Perusahaan : CV. KARYA ARNIA MANDIRI
Pekerjaan : Rehabilitasi Asrama dan Kelas
Lokasi : Kota Makassar
Tanggal dibuat : 07 Agustus 2020

B.2 Rencana tindakan (sasaran khusus & program khusus)

Halaman ....
SASARAN PROGRAM
NO PENGENDALIAN RESIKO
INDIKATOR PENANGGUNG
URAIAN TOLAK UKUR URAIAN KEGIATAN SUMBER DAYA JADWAL PELAKSANAAN BENTUK MONITORING
PENCAPAIAN JAWAB
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
5 Memasang rambu K3 Tersedianya Instruksi Lulus Test dan Paham Pekerjaan Fixture Rambu Peringatan, SDM Sebelum Memulai Check List Terciptanya Zero
,Memakai perlengkapan Kerja /Ada Metodenya/ mengenai system Sesuai Kebutuhan, pekerjaan,semua Accident
APD,Melaksanakan pekerjaan Semua Lokasi diberi Mobilisasi dan Masker, Sepatu Safety, harus siap dan
sesuai prosedur rambu peringatan & Keselamatan Kerja Helm, Sarung Tangan lengkap terlebih
barikade sesuai dahulu
standard

6 melakukan sosialisasi, Tersedianya Instruksi Lulus Test dan Paham Pencegahan Covid 19 Rambu Peringatan, SDM Sebelum Memulai Check List Terciptanya Zero
menyediakan tempat cuci Kerja /Ada Metodenya/ mengenai system Sesuai Kebutuhan, pekerjaan,semua Accident
tangan dan hand sinitizer, Semua Lokasi diberi Mobilisasi dan Masker, Sepatu Safety, harus siap dan
menyediakan masker bagi rambu peringatan & Keselamatan Kerja Helm, Sarung Tangan lengkap terlebih
semua pegawai, Melaksanakan barikade sesuai dahulu
pekerjaan sesuai prosedur standard
Protokol pencegahan Covid 19
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI

Rehabilitasi Asrama dan Kelas

No Dok..... Tanggal terbit : Paraf...


CV. KARYA ARNIA MANDIRI
07 Agustus 2020

B.3. Standar Dan Peraturan Perundangan

Tabel 3. Standar Peraturan Perundang – Undangan


Nomor Dokumen Peraturan Perundang – Undangan
1 Undang-Undang Dasar 1945
2 UU No. 1/1970 Tentang Keselamatan Kerja
3 UU No. 23/1992 Tentang Kesehatan Kerja
4 UU No. 3/1992 Tentang Jaminan Sosisal Tenaga Kerja
5 Undang-Undang No. 18 Tahun 1999 Tentang Jasa Konstruksi
6 Peraturan Pemerintah Nomor 50 tahun 2012 tentang Penerapan SMK3
7 Pedoman Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) Konstruksi
Instruksi Menteri Tenaga Kerja No. : Ins/11/M/BW/1997 Tentang Pengawasan Khusus
8
K3 Penanggulan Kebakaran
Keputusan Menteri Tenaga Kerja R.I No. : Kep-186/Men/1999 : Kep-186/Men/1999
9
Tentang Unit Penanggulangan Kebakaran di Tempat Kerja
Instruksi Menteri Tenaga Kerja No. : Ins/11/M/BW/1997 Tentang Pengawasan Khusus
10
K3 Penanggulangan Kebakaran
Peraturan Menteri PU No.09/PRT/M/2008 tentang Pedoman Sistem Manajemen
11
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) Konstruksi Bidang PU.

Tabel 4. Standar Peraturan Perundang – Undangan


PERATURAN / KETENTUAN PERATURAN / KETENTUAN
Peraturan Menteri Tenaga Kerja K 3 Pada Konstruksi Bangunan
No.01/Men/1980
Peraturan Menteri Tenaga Kerja Kualifikasi Juru Las
No.02/Men/1982
Peraturan Menteri Tenaga Kerja Tata Cara Pelaporan Dan Pemeriksaan Kecelakaan
No.03/Men/1998
Peraturan Menteri Tenaga Kerja Syarat-Syarat Pemasangan Dan Pemeliharaan Alat
No.04/Men/1980 Pemadam Api Ringan
Peraturan Menteri Tenaga Kerja No.Per Panitia Pembina Keselamatan Dan Kesehatan Kerja
04/Men/1987 Serta Tata Cara Penunjukkan Ahli Keselamatan Kerja
Peraturan Menteri Tenaga Kerja No.: Pesawat Angkat Dan Angkut
Perm05/Men/1985
Keputusan Menteri Tenaga Kerja No.Kep- Unit Penanggulangan Kebakaran
186/Men/1999 Di Tempat Kerja
Peraturan Menteri Tenaga Kerja Dan Kewajiban Melapor Penyakit Akibat Kerja
Transmigrasi No. Per.Ol/Men/1981
Peraturan Menteri Tenaga Kerja Dan Kualifikasi Dan Syarat-Syarat Operator Keran Angkat
Transmigrasi No. Per.Ol/Men/1989
Peraturan Menteri Tenaga Kerja Dan Pemeriksaan Kesehatan Tenaga Kerja Dalam
Transmigrasi No. Per.O2/Men/L980 Penyelenggaraan Keselamatan Kerja
Peraturan Menteri Perburuhan No. 7 tahun Syarat Kesehatan, Kebersihan Serta Penerangan Dalam
1964 Tempat Kerja
Kep.Menaker No. Kep. 51/Men/1999 Nilai Ambang Batas Faktor Fisika Di Tempat Kerja Kerja

Surat Edaran Dirjen Binawas No 05/Bw/1997 Penggunaan Alat Pelindung Diri


RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI

Rehabilitasi Asrama dan Kelas

No Dok..... Tanggal terbit : Paraf...


CV. KARYA ARNIA MANDIRI
07 Agustus 2020

SNI 19-0231-1987 Kegiatan Konstruksi,


Keselamatan, dan Kesehatan Kerja.
SNI 191957-1990 Pedoman Pengawasan
Kesehatan Kerja
SNI 19-1961-1990 Peraturan Khusus
Keselamatan dan Kesehatan Kerja.
SNI 19-3994-1995 Pedoman Keselamatan dan
Kesehatan Kerja pada Pertolongan Pertama

C. Dukungan Keselamatan Konstruksi

No Jenis Komunikasi PIC Waktu pelaksanaan

Induksi Keselamatan Konstruksi


1 (Safety
Induction)
Pertemuan pagi hari
2
(safety morning)
Pertemuan Kelompok Kerja
3 (toolbox
meeting)

Rapat Keselamatan Konstruksi


4
(construction safety meeting)

C.1. Sumber Daya

Tugas, Tanggung Jawab dan Wewenang Tenaga Keselamatan Konstruksi:


1. Jabatan : Penanggung Jawab K3
Tugas dan Tanggung Jawab
a. Menerapkan program Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)
b. Menerapkan ketentuan peraturan perundang-undangan tentang dan terkait K3 Konstruksi

c. Mengkaji dokumen kontrak dan metode kerja pelaksanaan konstruksi


d. Merencanakan dan menyusun program K3
e. Membuat prosedur kerja dan instruksi kerja penerapan ketentuan K3
f. Melakukan sosialisasi, penerapan dan pengawasan pelaksanaan program, prosedur kerja
dan instruksi kerja K3
g. Melakukan evaluasi dan membuat laporan penerapan SMK3 dan pedoman teknis K3
konstruksi
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI

Rehabilitasi Asrama dan Kelas

No Dok..... Tanggal terbit : Paraf...


CV. KARYA ARNIA MANDIRI
07 Agustus 2020

h.
Mengusulkan perbaikan metode kerja pelaksanaan konstruksi berbasis K3, jika diperlukan
i. Melakukan penanganan kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja serta keadaan darurat

2 Jabatan : Emergency/Darurat
Tugas dan Tanggung Jawab
a. Menerapkan program emergency/kedaruratan
b. Bertanggung jawab terhadap pelaksanaan dan pelatihan keadaan darurat secara
Keseluruhan
c. Mendata seluruh personil dan menugaskan Tim P3K dalam pencarian orang yang hilang

d. Mengkoordinir pelaksanaan penanganan kondisi darurat, evakuasi dan evaluasi kondisi


darurat secara keseluruhan
e. Melakukan pemantauan dan pengendalian dalam setiap kondisi keadaan darurat
termasuk melakukan mitigasi apabila terjadi kecelakaan kerja
f. Memastikan kesiapan tim dan peralatan keadaan darurat tersedia sesuai kondisi lapangan

3 Jabatan : P3K
Tugas dan Tanggung Jawab
a. Menerapkan program P3K.
b. Melaksanakan tindakan P3K di tempat kerja.
c. Merawat fasilitas P3K di tempat kerja, meliputi:
- Ruang P3k
- Kotak P3K dan Isinya
- Alat evakuasi dan transportasi
- Fasilitas tambahan berupa alat pelindung diri (APD) dan/atau peralatan khusus di tempat
kerja yang memiliki potensi bahaya yang bersifat khusus.E93

4 Jabatan : Kebakaran
Tugas dan Tanggung Jawab
a. Menerapkan program Kebakaran.
b. Menyusun rencana kegiatan sesuai kebijakan.
c. Menetapkan semua kegiatan unit manajemen keselamatan kebakaran pada pekerjaan
konstruksi.
d. Mengimplementasikan kebijakan operasi pemadam kebakaran konstruksi dan
lingkungannya.
e. Melaksanakan aktifitas unit manajemen keselamatan kebakaran di tempat kerja
f. Mengendalikan aktifitas terkait dengan pencegahan dan penanggulangan kebakaran
sesuai rencana kerja.
g. Melakukan koordinasi dengan pihak instansi pemadam kebakaran dan instansi terkait.
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI

Rehabilitasi Asrama dan Kelas

No Dok..... Tanggal terbit : Paraf...


CV. KARYA ARNIA MANDIRI
07 Agustus 2020

DIAGRAM ALIR KEADAAN DARURAT BAHAYA KEBAKARAN DI PROYEK

Catatan :
Ahli K3 berkewajiban untuk mencatat nomor telephone dinas pemadam kebakaran
setempat yang terdekat dengan lokasi proyek.
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI

Rehabilitasi Asrama dan Kelas

No Dok..... Tanggal terbit : Paraf...


CV. KARYA ARNIA MANDIRI
07 Agustus 2020

DIAGRAM ALIR KEADAAN DARURAT KECELAKAAN DI PROYEK

Catatan :
Petugasi K3 berkewajiban untuk mendata nama rumah sakit terdekat dengan lokasi proyek
beserta nomor telephonenya.

PENGENDALIAN OPERASIONAL K3
Pengendalian operasional berupa prosedur kerja / petunjuk kerja, yang harus mencakup seluruh upaya
pengendalian pada Tabel 1 kolom (5), diantaranya :
1. Upaya pengendalian berdasarkan lingkup pekerjaan sesuai Tabel 1 kolom (5).
2. Rencana penunjukan personil yang akan ditugaskan menjadi Penganggung Jawab Kegiatan
SMK3
3. Prediksi dan rencana penanganan kondisi keadaan darurat tempat kerja:
4. Rencana prosedur / petunjuk kerja yang perlu di siapkan
5.
Rencana program pelatihan / soisalisasi sesuai pengendalian resiko pada Tabel 1 kolom (5)
6. Sistem pertolongan pertama pada kecelakaan
7. Persyaratan Operator Alat Angkat
- Operator Alat Angkat harus memenuhi kompetensi Operator alat angkat.
- Setiap Operator alat angkat harus memiliki SIO (Surat Izin Operasi) alat yang di
keluarkan oleh Badan yang berwenang
8. Rambu Peringatan / Larangan / Anjuran
- Penempatan Rambu-rambu peringatan/larangan/anjuran harus dipasang sesuai dengan
kondisi di tempat kerja.
- Rambu peringatan/larngan/anjuran harus mudah dilihat dan dapat dibaca
9. Alat Pelindung Diri
- Alat pelindung diri diidentifikasi berdasarkan hasil penilaian risiko.
- Alat pelindung diri (APD) diberikan kepada pekerja sesuai dengan jenis pekerjaan
10. Tamu/pengunjung dan pihak luar
- Pengendalian dan pembatasan akses masuk dan akses keluar tempat kerja
- Persyaratan APD (Alat Pelindung Diri)
- Induksi K3
- Persyaratan tanggap darurat
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI

Rehabilitasi Asrama dan Kelas

No Dok..... Tanggal terbit : Paraf...


CV. KARYA ARNIA MANDIRI
07 Agustus 2020

C.2. Kompetensi
CV. KARYA ARNIA MANDIRI
berkomitmen dalam penerapan pelaksanaan keselamatan kontruksi di lingkungan kerja dengan mentaati
ketentuan dan perundangan K3 termasuk memberikan program pelatihan dan peningkatan kinerja
karyawan melalui uji kompetensi terhadap seluruh tenaga kerja sesuai dengan keahlian bidang masing-
masing.

No. Dok :
STANDARD OF OPERATING PROCEDURE Tgl. Terbit :
(SOP) No. Revisi :
Hal

1. TUJUAN
Memberikan panduan dalam kegiatan peningkatan kompetensi pegawai pada :
CV. KARYA ARNIA MANDIRI
Prosedur ini dilaksanakan dalam lingkup kegiatan kompetensi pegawai pada :
CV. KARYA ARNIA MANDIRI
meliputi : Usulan program peningkatan kompetensi pegawai, Pembentukan tim, Penentuan
peserta, Pelaksanaan kegiatan peningkatan Komptensi Karyawan.

2. a. Pedoman Mutu
b. Prosedur Penerimaan Karyawan

3. ISTILAH DAN DEFINISI


Istilah dan definisi yang dipakai dalam penulisan Pedoman Mutu, SOP, Instruksi Kerja serta
dokumen lainnya diuraikan secara rinci sesuai SMM ISO 9001:2008, diurutkan berdasarkan
abjad dituangkan pada Lampiran Istilah dan Definisi.

4. DIAGRAM ALIR, DOKUMEN DAN KETERANGAN KEGIATAN (Tercantum pada halaman 2/2
prosedur ini)
5. FORM
a. Daftar peserta program peningkatan kompetensi pegawai
b. Daftar hadir peserta
c. Jadwal Kegiatan
d. Form Evaluasi

6. INSTRUKSI KERJA
7. REKAMAN MUTU
a. Daftar peserta program peningkatan kompetensi pegawai
b. Daftar hadir peserta
c. Jadwal Kegiatan
d. Evaluasi pelaksanaan kegiatan
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI

Rehabilitasi Asrama dan Kelas

No Dok..... Tanggal terbit : Paraf...


CV. KARYA ARNIA MANDIRI
07 Agustus 2020

C.3. Kepedulian
Kepedulian merupakan suatu rangkaian kegiatan yang dilakukan dengan membuat rencana dan program
kerja sebagai tindakan pencegahan terhadap risiko kecelakaan kerja, sakit akibat pekerjaan dan
pemulihan lingkungan yang tercemar akibat pekerjaan konstruksi. Program kepedulian keselamatan
konstruksi sebagai berikut:

Catatan NP : belum dalam program


RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI

Rehabilitasi Asrama dan Kelas

No Dok..... Tanggal terbit : Paraf...


CV. KARYA ARNIA MANDIRI
07 Agustus 2020

C.4. Komunikasi dan Informasi Terdokumentasi


a TUJUAN
Memberikan pedoman untuk penyebarluasan atau mengkomunikasikan informasi- infomasi
lingkungan hidup, keselamatan dan kesehatan kerja kepada pihak internal dan eksternal
perusahaan secara efektif.
b RUANG LINGKUP
Prosedur ini berlaku untuk seluruh fasilitas operasi kami dan semua pihak yang bekerja di
area tersebut. Hal hal yang diatur dalam prosedur ini adalah cara untuk menyebarluaskan
informasi-informasi terkait dengan lingkungan, keselamatan dan kesehatan kerja (K3) dan
kepada pihak internal maupun eksternal Perusahaan.

c DEFINISI
a Informasi K3, yaitu informasi tentang lingkungan, keselamatan dan kesehatan kerja
yang meliputi:
- Peraturan perundangan K3 Indonesia dan Internasional
- Standar Nasional Indonesia dan Internasional
- Kebijakan terpadu dan EHS Management System Manual
-
Kondisi bahaya, laporan inspeksi dan laporan & hasil investigasi kecelakaan kerja
- Laporan internal / eksternal audit dan hasil rapat tinjauan ulang manajemen
- Prosedur dan instruksi kerja K3
- Risalah rapat bulanan / khusus P2K3, pelatihan-pelatihan K3
- Tanda-tanda, peringatan bahaya dan tanda / peringatan K3 lainnya
- Dan informasi-informasi lainnya yang terkait dengan K3

d REFERENSI
- Permenaker No.05/MEN/1996, SMK3,.
- ISO 14001:2004, Environmental Management System
- OHSAS 18001:1999, OHS Management System
- EHS Management System Manual

e PROSEDUR
a. Tanggung Jawab
- Divisi K3 bertanggung jawab untuk senantiasa berkoordinasi baik secara internal maupun
eksternal perusahaan (Kementerian Lingkungan Hidup, Depnaker Propinsi / Kab. / Kodya.,
Bapedda Propinsi / Kabupaten / Kotamadya, Depkes, Pemda dan instansi / institusi lain
terkait berkaitan dengan aspek K3) yang bertujuan untuk memastikan bahwa peraturan
dan perundangan, standar, dan informasi K3 lainnya senantiasa up to date / terbaru dan
dikomunikasikan/diinformasikan pada departemen terkait di dalam lingkungan operasi
Perusahaan kami
- Divisi Pengadaan/Logistik bertanggung jawab untuk menginformasikan ketentuan-
ketentuan K3 Perusahaan kepada supplier / pemasok dan sub kontraktor yang akan
memasok barang atau jasa yang bekerja dilingkungan operasi Perusahaan Kami.

- Kepala Divisi K3 bertanggungjawab untuk menyediakaan sarana-sarana dan


penyebarluasan informasi-informasi K3 kepada seluruh karyawan yang ada di Divisinya
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI

Rehabilitasi Asrama dan Kelas

No Dok..... Tanggal terbit : Paraf...


CV. KARYA ARNIA MANDIRI
07 Agustus 2020

b. Komunikasi
a. Tanggung Jawab
- Seluruh Karyawan diberikan atau mendapat informasi mengenai pedoman dan
prosedur Sistem Manajemen Lingkungan, Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3)
serta pelaksanaannya di lingkungan Perusahaan, melalui kegiatan pelatihan dan
pelaksanaannya dikoordinir oleh Technical Training Department.

- Seluruh Karyawan mendapatkan informasi mengenai kebijakan terpadu (kualitas,


lingkungan, keselamatan dan kesehatan kerja), manual SMK3, hasil rapat-rapat P2K3,
artikel-artikel K3, perubahan- perubahan pada prosedur / instruksi kerja, penyelesaian
masalah / keluhan K3, program-program dan kinerja K3 Perusahaan. Informasi ini
diberikan melalui pelatihan, penjelasan / briefing K3 harian / mingguan atau melalui
papan pengumuman dan bulletin K3 (melalui media cetak atau elektronik
internal perusahaan).

- Informasi mengenai peraturan perundangan K3 akan disediakan oleh Kepala K3


Perusahaan kepada tiap-tiap Kepala Divisi.
- Laporan hasil kegiatan inspeksi K3, pemantauan lingkungan dan lingkungan kerja
dan penyelidikan kecelakaan disiapkan oleh Divisi K3 sebagai salah satu bahan yang
akan dibahas dalam rapat bulanan / rapat khusus P2K3, dan dibuatkan risalah rapat
P2K3 dan disebarluaskan kepada tiap Kepala Divisi serta seluruh anggota P2K3.

- Hasil laporan audit internal / eksternal SMK3 disiapkan oleh personil Divisi K3
berdasarkan laporan tim auditor internal / eksternal dan didistribusikan kepada pihak
internal ( Dewan Direksi, Ketua P2K3, Kepala Divisi) dan pihak eksternal jika diperlukan
( misal Auditor Eksternal ).

- Tanda-tanda peringatan K3 (poster, sign, label, dll) disediakan oleh Divisi K3


dengan terlebih dahulu masing-masing Kepala Divisi melampirkan hasil identifikasi
bahaya dan penilaian resiko di departemennya disertai dengan formulir pengajuan
permintaan tanda-tanda peringatan K3.

- Untuk memudahkan penyebaran informasi yang berkaitan dengan K3 dalam lingkup


Perusahaan, maka dibuat daftar penyebarluasan informasi K3 (contoh dapat dilihat
pada lampiran).

c. Alat dan Media Komunikasi


Alat dan Media komunikasi yang digunakan dapat berupa dan tidak terbatas
hanya pada alat dan media sebagai berikut :
• Electronic mail ( e-mail )
• Meeting
• Briefing
• One to one personal contact
• Papan pengumuman
• Pelatihan atau kursus
• Banner, poster (Promosi)
• Distribusi dokumen (Manual, standard procedure, supporting doc, record)
• Telepon
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI

Rehabilitasi Asrama dan Kelas

No Dok..... Tanggal terbit : Paraf...


CV. KARYA ARNIA MANDIRI
07 Agustus 2020

c. Konsultasi K3
- Konsultasi ini bisa dilakukan di internal Perusahaan untuk melibatkan karyawan
maupun dengan pihak eksternal, seperti Perguruan Tinggi, Instansi Pemerintah terkait,
Lembaga Swadaya masyarakat, perusahaan asuransi, konsultan K3, dsb. Beberapa
contoh konsultasi K3 adalah :
• Konsultasi dengan wakil karyawan dalam pembuatan kebijakan K3
• Konsultasi dengan karyawan yang ahli maupun dengan pihak eksternal untuk
pemenuhan terhadap peraturan perundangan dan persyaratan lainnya

• Konsultasi dengan Perguruan Tinggi atau lembaga penelitian dalam usaha


pencegahan pencemaran lingkungan dan pemanfaatan limbah

• Konsultasi dengan pihak konsultan eksternal untuk usaha-usaha peningkatan perilaku


dan kinerja karyawan terkait dengan K3

d. Motivasi dan Kesadaran


Komunikasi dan konsultasi K3 tersebut akan meningkatkan motivasi dan
kesadaran semua orang baik karyawan maupun pihak ketiga yang berada di area
kerja perusahaan kami untuk menerapkan, mengembangkan dan memelihara sistem
manajemen K3 untuk memperbaiki kinerja K3 secara menyeluruh.

C.5 Informasi Terdokumentasi

1. Membuat dan memperbarui informasi didokumentasikan.


2. Dikontrol dan tersedia khususnya dan sesuai dengan yang diperlukan oleh orang
3. Perlindungan yang memadai
4. Ketentuan Distribusi yang berlaku misalnya akses,Pengambilan,Penggunaan
5. Pengendalian perubahan,Retensi dan disposisi

Ada beberapa informasi terdkumentasi yang dipersyaratkan

1. Bukti untuk menunjukkan kesesuaia produk/Jasa


2. Hasil Kajian persyaratna yang beraitan dengan produk jasa
3. Konfirmasi bahwa persyaratan desain dan pengembangan telah dipenuhi.
4. Output Proses desain dan pengembangan
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI

Rehabilitasi Asrama dan Kelas

No Dok..... Tanggal terbit : Paraf...


CV. KARYA ARNIA MANDIRI
07 Agustus 2020

D.1 Perencanaan Operasi


Perencanaan ini sangat begitu di perhatikan karena akan menjadi titik acuan untu segala pekerjaan
di lapangan maupun di luar lokasi proyek,Karena banya potensi yang Oleh karena itu,perlu
dilakukan upaya mencegah secara berkesinambungan sebagai antisipasi untuk meminimalisasi
terjadinya resiko kecelakaan kerja dan penyakit yang Penyedia Jasa wajib membuat identifikasi
bahaya,Penilaian Resiko,Skala Prioritas,Pengendali Risiko K3.Dan penanggung jawab untuk
diserahkan dan di bahas dan disetujui

1. Perencanaan Operasi
Perencanaan operasional berupa prosedur kerja / petunjuk kerja, yang harus mencakup seluruh
upaya pengendalian, diantaranya :

a. Upaya pengendalian berdasarkan lingkup pekerjaan


b. Rencana penunjukan personil yang akan ditugaskan menjadi Penganggung Jawab Kegiatan
K3
c. Prediksi dan rencana penanganan kondisi keadaan darurat tempat kerja
d. Rencana prosedur / petunjuk kerja yang perlu di siapkan
e. Rencana program pelatihan / soisalisasi sesuai pengendalian resiko
f. Sistem pertolongan pertama pada kecelakaan
g. Persyaratan Operator Alat Angkat :
- Operator Alat Angkat harus memenuhi kompetensi
- Setiap Operator alat angkat harus memiliki SIO (Surat Izin Operasi)
- atau bersertifikat yang di keluarkan oleh Badan yang berwenang
h. Rambu Peringatan / Larangan / Anjuran
- Penempatan Rambu-rambu peringatan/larangan/anjuran harus dipasang sesuai dengan
kondisi di tempat kerja
- Rambu peringatan/larangan/anjuran harus mudah dilihat dan dapat dibaca
i. Alat Pelindung Diri
- Alat pelindung diri diidentifikasi berdasarkan hasil penilaian risikodipasang sesuai dengan
kondisi di tempat kerja
- Alat pelindung diri (APD) diberikan kepada pekerja sesuai dengan jenis pekerjaan
j. Tamu/pengunjung dan pihak luar
- Pengendalian dan pembatasan akses masuk dan akses keluar tempat kerja
- Persyaratan APD (Alat Pelindung Diri) tempat kerja
- Induksi K3tempat kerja
- Prosedur dan Persyaratan tanggap darurattempat kerja
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI

Rehabilitasi Asrama dan Kelas

No Dok..... Tanggal terbit : Paraf...


CV. KARYA ARNIA MANDIRI
07 Agustus 2020

Operasi keselamatan Konstruksi

Tabel Contoh Analisis Keselamatan Pekerjaan

Nama :
Pekerjaan :
Tanggal Pekerjaan :

Alat Pelindung Diri yang diperlukan untuk melaksanakan pekerjaan


1. Helm/Safety Helmet √
2. Sepatu/Safety Shoes √
3. Sarung Tangan/Safety Gloves √
4. Masker Pernafasan/Respiratory √
5. Dst.. √

D.2 Kesiapan dan Tanggapan Terhadap Kondisi Darurat

Peningkatan kinerja keselamatan konstruksi dilakukan dengan melakukan pemantauan,


pengawasan, pelatihan dan pembahasan rapat RK3K secara periodik serta dengan
melaksanakan audit secara menyeluruh dimulai pada tahap pelaksanaan serta penyelesaian
proyek.

Petugas K3 mencatat nomer rumah sakit terdekat pada lokasi proyek untuk penanganan pada
kecelakaan yang membutuhkan perawatan darurat
E. Evaluasi Keselamatan Konstruksi
E.1 Pemantauan dan evaluasi
Pengendalian pemeriksaan dan evaluasi kinerja K3 dilakukan mengacu pada kegiatan
yang dilaksanakan pada bagian D. (Pengendalian Operasional) berdasarkan upaya
pengendalian pada bagian C (Perencanaan K3) sesuai dengan uraian Tabel 2 (Sasaran dan
Program K3). Pengukuran dan Pemantauan bertujuan antara lain untuk :

1 Mengamati perkembangan dan pertemuan-pertemuan K3,Pemenuhan tujuan K3 dan


2 Memantau Pemenuhan peraturan perundang-undangan dan persyaratan lainya
3 Memantau kejadian/Kecelakaan kerja bila ada ataupun penyakit.
4 Menyediakan data untuk evalasi keefektifan pengendalian operasi K3 atau untuk
5 Menyediakan data untuk menilai kompetensi personil K3
6 Menyediakan data untuk mengevaluasi penerapan sistim manajemen keselamatan dan

Tabel 1 Contoh jadwal Inspeksi dan Audit

E.2 Tinjauan manajemen


Hasil pemeriksaan dan evaluasi kinerja K3 pada bagian E. Diklasifikasikan dengan kategori
sesuai dan tidak sesuai tolok ukur sebagaimana ditetapkan pada table 2. Sasaran dan Program
K3.
Hal-hal yang tidak sesuai, termasuk bilamana terjadi kecelakaan kerja dilakukan peningjauan
ulang untuk di ambil tindakan perbaikan.

E.3 Peningkatan kinerja keselamatan konstruksi


Perbaikan dan peningkatan kinerja dilakukan berdasaarkan pertimbangan pada saat nanti
proses pekerjaan telah berlangsung dan selesai

PENUTUP
Demikian RKK ini dibuat secara umum dan garis besarnya saja, sedangkan RKK yang lebih
detail akan dibuat pada saat awal pelaksanaan nanti dan akan diajukan kepada Pengguna Jasa.
Diharapkan pada perencanaan RKK nanti dapat lebih jelas dan mendetail dan dapat mencakup
seluruh pencapaian sasaran dan program K3 pada Pekerjaan :
Rehabilitasi Asrama dan Kelas

Makassar, 07 Agustus 2020


CV. KARYA ARNIA MANDIRI

RIMA MELATI, SE
Direktur

Anda mungkin juga menyukai