Anda di halaman 1dari 14

Kuda-kuda Rangka Baja

65
3.4

3.179
2.348

2.6
82
75.75.10
1.516

1.
9
98

1.4
09
0.697

75.75.10

2.740 2.990

12.000

1
Tahapan Perencanaan

1. Perhitungan dimensi gording.


2. Perhitungan dimensi batang tarik
3. Perhitungan dimensi ikatan angin
4. Perhitungan dimensi kuda-kuda
5. Perhitungan konstruksi perletakan
6. penggambaran

2
1. Perhitungan dimensi gording
Gording diletakkan di atas beberapa kuda-
kuda dan tegak lurus thd bidang atap.
Biasanya gording menggunakan profil [, І, C
Pembebanan:
1. Beban mati (B.S. gording + penutup atap)
2. Beban berguna/hidup
3. Beban angin

3
1. Beban mati
a. Penutup atap
g1 = a x berat penutup atap per m2 [kg/m’]
KUDA-KUDA

KUDA-KUDA

KUDA-KUDA
trackstang

trackstang
GORDING
Jarak Gording (a)
a
1
2
a
1
2

Luas Bidang Penutup Atap GORDING


yang dipikul Gording
Jarak Gording (a)
a
1
2

tra
an

ck
st

st
ck

an
tra

g
GORDING

Jarak Kuda-kuda (l) Jarak Kuda-kuda (l)

4
b. BS. Gording (diperoleh dgn menaksir dahulu
dimensi gording - dari tabel profil didapat berat
per m’ gording.
Berat sendiri gording = g2 [kg/m’]
Beban mati = beban penutup ata + bs. gording
⇨ g = g1 + g2 kg/m’
y
x

α
in
gs
α
x c os
g
g y
α

5
Gording merupakan balok menerus di atas
beberapa tumpuan.
Untuk memudahkan perhitungan dapat dianggap
sbg balok di atas dua tumpuan (statis terntentu)
dengan mereduksi momen lentur (sebesar 20 %)
Jadi M maks = 0,80 (1/8 g.l 2)
akibat gx ⇨ Mx1 = 0,80 .1/8. g.sin α.l 2
akibat gy ⇨ My1 = 0,80 .1/8. g.cos α.l 2

6
2. Akibat Beban Berguna
Beban berguna (P) bekerja di tengah-tengah
bentang gording
y
x

in
α
Ps
α
x os
Pc
P y
α

M maks = 0,80 (1/4 P.l )


akibat Px ⇨ Mx2 = 0,80 .1/4. P.sin α.l
akibat Py ⇨ My2 = 0,80 .1/4. P.cos α.l
7
2. Akibat Beban Angin
Beban angin dianggap bekerja tegak lurus
bidang atap.
Beban angin yang ditahan gording:
W = a . Tekanan angin per m2 [kg/m’]

y
x

α
si n
W

x co
W
y
α

8
M maks = 0,80 (1/8 W.l 2)
akibat Wx ⇨ Mx3 = 0,80 .1/8. W.sin α.l 2 = 0
akibat Wy ⇨ My3 = 0,80 .1/8. W.cos α.l 2
Kombinasi Pembebanan:
I Beban mati + beban berguna
Mx total = Mx1 + Mx2
My total = My1 + My2
II Beban mati + beban berguna + beban angin
Mx total = Mx1 + Mx2
My total = My1 + My2 + My3
9
Kontrol Tegangan
Kombinasi I:
M x total M y total
σ= + ≤σ
Wy Wx

Note : kalau σ > σ ⇒ dimensi gording diperbesar

Kombinasi II:
M x total M y total
σ= + ≤ 1,25σ
Wy Wx
Note : kalau σ > 1,25σ ⇒ dimensi gording diperbesar

10
Kontrol Lendutan
5 g x .l 4
Akibat beban mati: f x1 = (cm)
384 EI y
5 g y .l 4
f y1 = (cm)
384 EI x
Px .l 3
Akibat beban berguna: f x2 = (cm)
48 EI y
Py .l 3
f y2 = (cm)
48EI x

Akibat beban angin: f x3 = 0


5Wy .l 4
f y1 = (cm)
384 EI x
11
Kontrol Lendutan

f xtotal = ( f x1 + f x2 ) ≤ f
f ytotal = ( f y1 + f y2 + f y3 ) ≤ f

fi = f x2total + f y2total ≤ f

Note : kalau f ≤ f ⇒ dimensi gording diperbesar

12
2. Perhit. Batang Tarik (Trackstang)
Batang tarik berfungsi utk mengurangi
lendutan gording pada arah sb-x (miring atap)
dan sekaligus utk mengurangi teg. lentur yg
timbul pada arah sb-x
y
x
Trackstang menahah
gx gaya tarik gx dan Px
Px
g gy
P = gx + Px
tan
y
tra
c k s
a
g Py
Trackstang dipasang 2
ud P
ku
da
-k
buah.
α
gs
in
Jadi gaya P untuk 1

x
gc
o
trackstang:
g y
P = (gx + Px)/2
α

13
P P
σ = ≤ σ ⇒ ambil σ ≤ σ Fn =
Fn σ
Fn = luas
Fbr = 1.25 Fn penampang neto
Fbr = luas
penampang bruto

f br = πd
1
4
2
d = diameter trackstang

14

Anda mungkin juga menyukai