Anda di halaman 1dari 7

PAPER MAHASISWA APOTEKER UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA

Ibnu Sina dalam Pengobatan Depresi


Dwi Puspita Ayuningtyas, Farijal Zamzami, Nuri Zayanah,
Ridho Fayql, Tina Yuliana

Biografi
Sejak awal perkembangan ilmu Dalam bukunya Qanun fi al-Tibb (The
kedokteran berbagai macam jenis Canon of Medicine) dibahas tentang
pengobatan telah diturunkan dari generasi berbagai macam penyakit yang mencakup
ke generasi. Salah satu ilmuwan Islam seluruh bagian tubuh, dari kepala hingga
yang memberikan kontribusi luar biasa kaki, penjelasan setiap penyakit mencakup
dalam bidang kedokteran yaitu Abu ʿAli pembahasan tentang patologi, tanda-tanda,
al-Ḥusayn ibn ʿAbd Allah ibn Al-Hasan pencegahan dan terapi. Buku ini dibagi
ibn Ali ibn Sina atau dikenal sebagai Ibnu menjadi 5 volume, di mana pada salah
Sina. Lahir di Bukhara, kota kecil yang satunya dijelaskan mengenai gangguan
sekarang menjadi bagian dari Afghanistan, jiwa dan otak. Salah satu kondisi
beliau terkenal dengan karya utamanya neuropsikiatri yang dibahas oleh Ibnu Sina
Qanun fi al-Tibb (The Canon of Medicine) dalam bukunya yaitu tentang depresi (Ibnu
yang merupakan salah satu referensi medis Sina. 1997).
utama di dunia hingga abad ke-17 (Nur, Depresi merupakan penyakit yang
2009). dikategorikan sebagai kelainan kronis
kedua setelah hipertensi pada praktik
medis umum. Meskipun terdapat
pengobatan yang efisien untuk depresi,
lebih dari 50% pasien tidak mendapatkan
pertolongan klinis yang signifikan (Wehbe
et al. 2014). Di sisi lain, evaluasi klinis
antidepresan modern telah menunjukkan
timbulnya efek samping dan interaksi obat.
Karena masalah ini, penyajian sumber
pengobatan baru untuk menemukan

Gambar 1. Ibnu Sina antidepresan alternatif seperti produk


(Khodaei et al. 2017)
alami sangat penting (Khodaei et al.,

UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA


PAPER MAHASISWA APOTEKER UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA

2017). Sejarah terkait depresi belum pertama mengemukakan korelasi antara


pernah terdokumentasikan, faktanya penyakit jantung dan melancholia.
pengobatan depresi telah ada setelah abad ( Yousofpour, et al., 2015)
ke sembilan belas (Rousseau, 2000). Dalam paper ini penulis
Dalam bukunya Qanun fi al-Tibb Ibnu menyajikan pandangan dan teori ilmu
Sina menggambarkan berbagai jenis syaraf dan psikiatri menurut Ibnu Sina
gangguan melancholia (Malikhuliya) yang terutama terkait pandangan Ibnu Sina
dideskripsikan sebagai gangguan otak. tentang etiologi depresi serta
Salah satu jenis melancholia yang disebut pengobatannya.
Ibnu Sina dalam bukunya yaitu cerebral
melancholia dengan gejala yang sangat Metode dan Bahan
mirip dengan depresi menurut ilmu Perawatan depresi ala Ibnu Sina
psikiatri saat ini (Yousofpour, et al., 2015). berfokus pada sejarah pengobatan yang
Ibnu Sina juga mengemukakan menjelaskan terkait hubungan depresi dan
dalam bukunya Qanun fi al-Tibb bahwa gambaran lama penyakit depresi beserta
adanya hubungan erat antara kondisi perawatannya. Metode yang digunakan
psikologis dan kondisi fisik pasiennya. adalah pengkajian literatur dari salah satu
Korelasi ini juga dijabarkan dalam karya buku Ibnu Sina yang berjudul “the Canon
lain Ibnu Sina yang berjudul Al-Adfit- of medicine” dan beberapa jurnal yang
AlQalbi dalam buku tersebut disebutkan membahas tentang depresi berdasarkan
tentang obat-obatan yang berhubungan sudut pandang Ibnu Sina. Penjelasan
dengan penyakit psikiatrik dan tentang depresi dalam buku “The Canon
kardiovaskular. Ibnu Sina juga Of Medicine” dapat ditemukan dengan
menyatakan dalam bukunya terkait menggunakan atau mencari beberapa
etiologi melancholia otak (depresi) yang istilah seperti kesedihan, ketidakbahagiaan
berasal dari penyakit jantung. Dalam atau melancholia. The canon of medicine
sejarah perkembangan ilmu kedokteran tak merupakan referensi yang penting dalam
satu pun dari dokter sebelum Ibnu Sina ilmu pengobatan.
seperti Rufus, Hippocrates, Galen,
Muhammad ibn Zakariyya al-Razi,
Hasil
Zahravi, menyebutkan adanya keterlibatan
a. Prespektif Historis
penyakit jantung dalam etiologi
Psikiatri telah dikenal lama dalam
melancholia. Oleh karena itu, dalam
sejarah Persia. Dalam Avesta (kitab suci
sejarah kedokteran, Ibnu Sina adalah yang

UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA


PAPER MAHASISWA APOTEKER UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA

agama Zoroaster, yaitu yang dianut yang mengarah kepada depresi, seperti
masyarakat Persia sebelum kedatangan melancholia.
Islam), terdapat “sirup Prahaoma” dari Ibnu Sina mendifinisikan
tanaman Ephedra distachya L. yang melancholia sebagai sebuah perubahan
merupakan obat antidepresan yang perilaku yang disebabkan oleh kelebihan
menyebabkan euforia (euforiant empedu hitam yang akan mengarah pada
antidepression) pertama dalam sejarah. kerusakan. Berdasarkan ilmu kedokteran
Pada era kekaisaran sasaniayah, terdapat modern, Depresi (Major Depresive
obat psikiatri yang disebut dengan “obat Disorder) dapat timbul tanpa riwayat
kebahagiaan”, yang berisi anjuran untuk episode mania atau hipomania. Episode
memperoleh kehidupan yang lebih baik tersebut harus berlangsung paling sedikit 2
dan jauh dari kesedihan. minggu untuk dapat disebut dengan
Depresi juga memyau sejarah depresi. Salah satu kriteria paling penting
panjang dalam pengobatan Yunani. pada depresi adalah kesedihan mendalam.
Depresi disebut dengan istilah Ibnu Sina juga menyatakan bahwa
“Melancholia”. Secara bahasa, terdapat hubungan antara depresi dengan
melancholia berarti empedu hitam, berasal berbagai macam penyakit. Juga disebutkan
dari bahasa Yunini “melas” dan “chole”. bahwa tidak menutup kemungkinan
Menurut Hiprokates, empedu hitam melancholia berhubungan dan berasal dari
menyebabkan banyak gejala, terutama jantung. Jika terdapat kerusakan pada
ketakutan dan depresi. Sedangkan Plato jantung, kemudian dialirkan melalui darah
menyebut “Melancholikos” pada orang menuju otak, maka konsekuensinya, otak
yang tidak dapat berpikir. Kemudian, akan mengalami kerusakan. Hubungan
Aristoteles berpendapat bahwa jumlah antara depresi dan penyakit jantung juga
empedu hitam yang tidak normal akan dibenarkan oleh berbagai survei klinis.
menyebabkan melancholia yang dapat Namun, survey tersebut menyatakan
ditengarahi dengan kesedihan hebat, bahwa penyakit jantung bukan merupakan
stagnasi, dan rasa tidak peduli. penyebab dari depresi.
b. Definisi dan Etiologi Tedapat dua penyebab depresi
Dalam kitab-kitab Ibnu Sina, tidak menurut Ibnu Sina, yaitu intraselebral dan
ada satupun ditemukan istilah “depresi” ekstraselebral. Penyebab intraselebral
secara eksplisit. Definisi depresi diperoleh meliputi dua kejadian, pertama, terdaapat
berdasarkan gejala-gejala dan penyakit substansi yang terdapat dalam pembuluh
darah masuk kedalam otak (simple cold

UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA


PAPER MAHASISWA APOTEKER UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA

and wet intemperament) dan , kedua, mempunyai imaginasi yang tidak masuk
substansi dalam pembuluh otak akan (seperti menyatakan bahwa dirinya
memprodulsi empedu hitam (material cold raja, setan, atau hewan), tawa yang tidak
and wet intemperament). Sedangkan disadari, dan keinginan untuk mati.
penyebab ekstraserebal yaitu empedu Pada depresi (major depressive
hitam (yang menjalar seluruh tubuh atau disorder), kriteria dasar dalam
terakumulasi di limpa dan tidak dapat menegakkan diagnosa adalah kesedihan
diekskresikan), peradangan arteri, mendalam dan suasan hati yang tertekan.
obstruksi tanpa peradangan, kesedihan Diantara gejala-gejala pada melancholia
mendalam dan rasa takut. Sedangkan yaitu peningkatan nafsu makan dan gairah
menurut pengobatan modern, etiologi seksual sejalan dengan kriteria depresi
depresi adalah faktor biologis, genetik, pada kedokteran modern. Gejala pada fase
psikososial dan lingkungan; yang mana kronis melancholia seperti kegelisahan,
faktor-faktor tersebut juga dapat keinginan mati dan bunuh diri, penurunan
dikategorikan sebagai penyebab berat badan dan merasa lemah juga sejalan
intraserebral dan ekstraserebral. Sehingga dengan gejala pada depresi.
dapat disimpulkan bahwa kedua d. Pragnosis
pendekatan menggambarkan etiologi Ibnu Sina menggambarkan bahwa
depresi yang sama secara umum. salah satu jenis dari melankolis ini akibat
c. Manifestasi Klinis adanya perubahan dari konversi blood
Ibnu Sina membagi gejala umum humor kemudian menjadi black bite atau
melancholia kedalam dua kategori, yaitu empedu hitam. Beliau juga percaya
fase awal dan kronis. Gejala pada fase dengan rasa gembira maka melankolis ini
awal meliputi takut tanpa sebab, anggapan akan menunjukkan prognosis yang lebih
terhadap kemunculan setan, mudah marah, baik. Oleh karena itu semakin menurunnya
suka menyendiri, pergerakan otot tanpa gangguan kejiwaan dan kepribadian
sadar, pusing, dan tinnitus. Pada fase seseorang, akan menjadi indikator
kronis, muncul gejala-gejala lain yaitu prognostik yang baik bagi yang memiliki
mengerang, merasa curiga, takut, gelisah gangguan depresi.
dan resah, lemah, penurunan berat badan, e. Tatalaksana Depresi Menurut Sudut
peningkatan libido dan ketakutan yang Pandang Ibnu Sina
abnormal seperti rasa takut bahwa langit Menurut pendapat Ibnu Sina,
akan jatuh, takut akan ditelan bumi, dan gangguan pada “humor” menyebabkan
lain lain. Dalam tahap ini, seseorang dapat terjadinya gangguan kejiwaan oleh karena

UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA


PAPER MAHASISWA APOTEKER UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA

itu perawatan yang disarankan harus dengan cuaca lembab dan harum itu sangat
memperhatikan keseimbangan dari disarankan, kemudian makan makanan
“humor” tersebut. Adapun strategi atau yang berenergi, manis dan berminyak
tatalaksana yang direkomendasikan oleh mampu menjaga kelembaban tubuh yang
Ibnu Sina yaitu modifikasi gaya hidup, berguna untuk mengobati depresi.
perawatan medis dan manipulasi atau g. Intervensi dan Manipulasi Kesehatan
terapi fisik. Seperti yang diklaim oleh Ibnu Dalam pengobatannya termasuk
Sina tentang pengobatan yang dinilai obat-obatan dan mandiri. Tanaman
efektif untuk sebagian besar penyakit merupakan obat yang memiliki efek
tanpa mempertimbangankan penyebab dan menggembirakan dan obat yang
berbagai penyakit yang dihasilkan yaitu menghilangkan penyebab dari depresi.
mendapatkan kebahagiaan dan keceriaan, pekerjaan manual atau mandiri ini
bertemu dengan orang yang disukai, termasuk pijat, proses mengeluarkan darah
mencium aroma yang menenangkan dan bekam. Menurut Ibnu Sina, beberapa
(aromaterapi), mendengarkan musik yang obat bertindak dengan menghilangkan
indah (terapi musik), liburan ke suatu humor yang berbahaya dan
tempat atau keluar kota dan lain menyeimbangkan humor yang bermanfaat.
sebagainya. Obat yang memiliki efek
Ibnu Sina juga menekankan bahwa "Menggembirakan" efektif dalam
lebih baik mengobati melankolis ini pada pengobatan depresi,menguatkan hati dan
tahap awal karena perawatannya akan menciptakan perasaan bahagia.
menjadi lebih sulit jika berada pada fase Menurut Ibnu Sina, ada tanaman dan
kronis, Ibnu Sina juga menggambarkan buah-buahan tertentu yang memiliki efek
teknik-teknik psikoterapi untuk perawatan menggembirakan. Sebagian besar tanaman
berbagai macam penyakit psikologis tersebut memiliki konstituen yang
f. Modifikasi Gaya Hidup mempengaruhi otak dan jantung dan
Modifikasi gaya hidup harus beberapa digunakan untuk mengobati
mencakup perubahan pola tidur, kecemasan. Ada beberapa tanaman obat
lingkungan hidup, diet, olahraga, Ibnu yang digunakan sebagai obat dalam
Sina sendiri secara khusus berfokus pada pengobatan depresi telah dievaluasi
pentingnya peran kebahagiaan itu sendiri dengan metode modern dan efeknya telah
dalam pengobatan depresi. Dalam bukunya terbukti. Tiga contoh penting dari ramuan
Ibnu Sina menjelaskan bagaimana iklim obat tersebut adalah Kuma-kuma atau
yang sejuk dan juga tinggal dirumah safron (Crocus sativus), Echium

UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA


PAPER MAHASISWA APOTEKER UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA

amoenium, dan lavender (Lavandula menyatakan bahwa menguatkan hati


angustifolia). Dengan cara yang sama, penting untuk mengobati depresi.
terapi seperti terapi musik, aromaterapi Ibnu Sina juga menghadirkan
dan melakukan kontak sosial telah banyak solusi dan pendekatan untuk
disarankan sebagai pengobatan yang mengatasi gangguan ini. Beberapa faktor
efektif untuk depresi oleh Ibnu Sina. terkait dengan etiologi depresi. Di sisi lain,
obat antidepresan rutin dengan berbagai
mekanisme yang memungkinkan seperti
penghambatan reuptake serotonin atau
dopamin akan mengobati depresi.
Meskipun, tidak ada bukti saat ini untuk
membuktikan efek antidepresan dari
beberapa herbal yang disajikan oleh Ibnu
Sina, beberapa yang lain mengandung

Gambar 1. Kitab al-Adviyat ol Qalbiye komponen antidepresan sesuai dengan


(Khodaei et al. 2017) mekanisme farmakologis. Untuk yang
terbaik dari pengetahuan kita, ramuan obat
Kesimpulan ini menunjukkan efek antidepresan dalam
Selain gangguan depresi mayor dan mekanisme kemungkinan yang berbeda.
melankolia, depresi umumnya bisa Obat tanaman ini mengandung berbagai
dideteksi dengan metode pengobatan senyawa seperti flavonoid, linalool dan
konvensional. Ibnu Sina melakukan asam chebulinic dan juga omega-3
diagnostik dengan cara menghubungkan memiliki efek antidepresan juga. Beberapa
prevalensi kejadian kesedihan dan situasi flavonoid seperti isoquersitrin
psikomatik dengan penyakit yang diderita. mempengaruhi melalui regulasi HPA axis
Ibnu Sina mengklasifikasikan depresi function.
sebagai intra serebral dan ekstra serebral
pada umumnya. Pengobatan yang
Daftar Pustaka
dilakukan berupa herbal, memberikan
Nur, Abdullah. 2009. Jurnal Hunafa : Ibnu
kebahagiaan, terapi musik, aromaterapi,
Sina : Pemikiran Filsafatnya tentang
pijat, komunikasi sosial, dan modifikasi
Al-Fayd, Al-Nafs, Al-Nubuwwah, dan
gaya hidup. Ibnu Sina menyatakan bahwa
Al-Wujud. Vol. 6, No. 1, April :105-
kesedihan dan kebahagiaan berhubungan
116.
langsung dengan hati. Karena itu, ia

UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA


PAPER MAHASISWA APOTEKER UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA

Ibn Sina, A.A.H., 1997. The canon of


medicine. Tehran, Soroush Press.
Khodaei et al. 2017. Transylvanian
Review: Avicenna (980-1032CE):
The Pioneer in Treatment of
Depression. Vol XXV, No.17.
Rousseau G., 2000. Depression's forgotten
genealogy: notes towards a history of
depression. History of Psychiatry.11:
71-106.
Wehbe et al. 2014. International Journal of
Clinical and Health Psychology:
Treatment-resistant depression: A
systematic review of systematic
reviews. 14: 145-153.
Yousofpour, et al. 2015. International
Journal of Preventive Medicine : Role
of Heart and its Diseases in the
Etiology of Depression According to
Avicenna's Point of View and its
Comparison with Views of Classic
Medicine. Vol. 6, No. 49.

UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA