Anda di halaman 1dari 15

Padlah Riyadi., MM., Ak., CA.

, Asean CPA
MODUL 5

Padlah Riyadi., MM., Ak., CA., Asean CPA


Prosedur Penaksiran Risiko dalam
Siklus Pengeluaran
Siklus pengeluaran terdiri dari aktivitas-aktivitas terkait
dengan pembelian dan pembayaran atas barang dan jasa.

Aktivitas-aktivitas inti siklus pengeluaran adalah


(1) pembelian barang dan jasa—transaksi pembelian
(2) melakukan pembayaran—transaksi pengeluaran kas
(3) penyesuaian pembelian (retur pembelian dan penyesuaian
harga)

Padlah Riyadi., MM., Ak., CA., Asean CPA


Mengembangkan Tujuan Audit

Tujuan audit untuk siklus pengeluaran dikembangkan


untuk memperoleh bukti yang memadai dan kuat
untuk tiap tujuan audit terkait transaksi siklus
pengeluaran

Padlah Riyadi., MM., Ak., CA., Asean CPA


PEMAHAMAN BISNIS DAN INDUSTRI

Aspek perencanaan audit yang penting meliputi


pemahaman entitas dan lingkungannya, kekuatan
pasar eksternal yang menggerakkan sektor bisnis,
dan bagaimana kekuatan tersebut mempengaruhi
siklus pengeluaran entitas

Padlah Riyadi., MM., Ak., CA., Asean CPA


Risiko Bawaan (Termasuk Risiko
Kecurangan)

Dalam menaksir risiko bawaan untuk asersi siklus


pengeluaran, auditor harus mempertimbangkan faktor-faktor
sbb:

1. Tekanan untuk melakukan kurang saji biaya-biaya agar


melaporkan pencapaian target profitabilitas atau norma
industri, yang sebenarnya tidak tercapai karena faktor-faktor
seperti kondisi global, nasional, atau regional yang
mempengaruhi kos operasi, dampak perkembangan
teknologi terhadap produktivitas entitas, atau manajemen
yang buruk

Padlah Riyadi., MM., Ak., CA., Asean CPA


2. Tekanan untuk melakukan kurang saji utang usaha agar
melaporkan modal kerja yang lebih tinggi ketika entitas
mengalami masalah likuiditas atau keraguan keberlanjutan
usaha.

3. Pemasok dapat terlambat mengirimkan faktur yang


menimbulkan masalah pisah batas dalam pencatatan utang.

Padlah Riyadi., MM., Ak., CA., Asean CPA


Prosedur Analitis

 Uji analitis merupakan alat yang efektif secara kos


untuk mengidentifikasi rekening-rekening dalam
siklus pengeluaran yang disalahsajikan.

Padlah Riyadi., MM., Ak., CA., Asean CPA


Pertimbangan Komponen Pengendalian Internal

Auditor harus memahami pengendalian internal yang dapat


diterapkan untuk siklus pengeluaran sampai seluruh kelima
komponen pengendalian internal.

Padlah Riyadi., MM., Ak., CA., Asean CPA


AKTIVITAS PENGENDALIAN
Aktivitas pengendalian menggunakan prosedur pengendalian
terprogram. Terdapat dua jenis pengendalian komputer:

a. pengendalian umum, yang berhubungan dengan lingkungan


pengendalian dan berdampak luas terhadap aplikasi komputer;

b. pengendalian aplikasi, yang berhubungan dengan masing-


masing aplikasi akuntansi terkomputerisasi, misalnya siklus
pengeluaran

Padlah Riyadi., MM., Ak., CA., Asean CPA


DOKUMEN DAN CATATAN YANG LAZIM
Dokumen dan catatan yang digunakan oleh perusahaan besar dalam pemrosesan
transaksi penjualan kredit sering kali mencakup :
1. Permintaan pembelian
2. Order pembelian
3. File induk pemasok yang terotorisasi
4. File order terbuka
5. Laporan penerimaan
6. File penerimaan
7. Faktur pemasok
8. Voucher
9. Laporan pengecualian
10. Ikhtisar voucher
11. Register voucher
12. File transaksi pembelian
13. File induk utang usaha
14. File penundaan
Padlah Riyadi., MM., Ak., CA., Asean CPA
Aktivitas Pengendalian — Transaksi
Pengeluaran Kas
Dokumen dan catatan penting yang lazim digunakan dalam pemrosesan
transaksi pengeluaran kas meliputi:

1. Cek. Perintah formal kepada bank untuk melakukan pembayaran sejumlah


yang ditunjukkan dalam perintah tersebut.
2. Ikhtisar cek. Laporan semua cek yang diterbitkan dalam batch atau selama
sehari.
3. File transaksi pengeluaran kas. Informasi pembayaran dengan cek kepada
pemasok atau yang lain. Digunakan untuk posting ke file induk utang
usaha dan buku besar.
4. Jurnal pengeluaran kas atau register cek. Catatan akuntansi formal atas
penerbitan cek kepada pemasok dan yang lain.

Padlah Riyadi., MM., Ak., CA., Asean CPA


FUNGSI-FUNGSI DAN AKTIVITAS PENGENDALIAN

 Fungsi pengeluaran kas merupakan proses yang digunakan


oleh perusahaan untuk memberikan pertimbangan
penerimaan barang dan jasa.

Fungsi pengeluaran kas biasanya secara simultan melibatkan


pembayaran utang dan pencatatan pengeluaran kas

Padlah Riyadi., MM., Ak., CA., Asean CPA


UJI SUBSTANTIF SALDO UTANG USAHA

 Utang usaha biasanya merupakan saldo terbesar dalam utang lancar di


neraca dan faktor yang penting dalam mengevaluasi solvabilitas jangka
pendek.

Dibandingkan dengan audit saldo aset, audit utang usaha relatif lebih
menekankan pada asersi kelengkapan daripada asersi keberadaan dan
keterjadian. Alasannya adalah bahwa jika manajemen termotivasi untuk
melakukan salah saji utang, biasanya dengan kurang saji untuk
melaporkan posisi keuangan yang lebih baik

 Selain itu terdapat risiko bawaan bahwa faktur pemasok dapat tidak
diperiksa dengan tepat waktu dan utang dicatat pada periode setelah
penerimaan barang dan jasa

Padlah Riyadi., MM., Ak., CA., Asean CPA


SELAMAT BELAJAR!
====================================================

Padlah Riyadi., MM., Ak., CA., Asean CPA