Anda di halaman 1dari 8

KATA PENGANTAR

Puji Syukur kami panjatkan atas kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena
berkat dan limpahan rahmat-Nya, sehingga kami dapat menyelesaikan tugas
makalah mata kuliah kimia umum ini dengan baik dan tepat waktu. Lewat tugas
makalah ini kami ingin memberikan pengetahuan yang dapat menambah
wawasan kita mengenai isi dari makalah ini.

Kami juga mengucapkan terimakasih kepada dosen pengampu


mata kuliah Kimia Dasar atas bimbingan dan pengajaran yang diberikan sehingga
saya dapat mengerjakn tugas makalah ini dengan baik. Serta kepada teman-teman
yang telah membantu dan memberikan semangat dalam proses pengerjaannya.

Dalam makalah ini kami menyadari masih jauh dari kesempurnaan, untuk
itu kami mengharapkan saran dan kritik untuk perbaikan dan kesempurnaan
makalah ini. Semoga makalah ini dapat bermanfaat khususnya bagi penyusun dan
para pembaca.

Akhir kata, kami mengucapkan semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi
kita semua. Terima Kasih

Medan, 4 September 2018

1
BAB I

PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG

Seiring perkembangan teknologi masa kini dengan adanya radioaktif


membawa perkembangan di berbagai aspek kehidupan. Perlu kita ketahui
bahwasanya perkembangannya teknologi membawa perubahan yang
sangat signifikan. Suatu zat radioaktif dapat di definisikan sebagai sesuatu
yang memiliki sifat untuk mengemisikan radiasi secara spontan yang
mampu berjalan melewati lembar lembar logam dan zat-zat lain yang tak
tertembus cahaya.

1.2 RUMUSAN MASALAH

1.Apa yg dimaksud dengan radioaktif dan jenis – jenis bahan radioaktif ?

2.bagaimana penggunaan unsur radioaktif bagi kehidupan manusia?

3. apa yang dimaksud dengan pita kestabilan ?

4. apa saja reaksi-reaksi yang terjadi dalam 3 daerah pada pita kestabilan?

5.bagaimana kinetika reaksi peluruhan?

1.3 TUJUAN

- untuk mengetahui unsur radioaktif

-untuk mengetahui penggunaan unsur radioaktif dikehidupan manusia

-.untuk mengetahui apa itu pita kestabilan

-untuk mengetahui reaksi reaksi dalam pita kestabilan

-untuk mengetahui bagaimana reaksi peluruhan

2
BAB II

PEMBAHASAN

2.1 Pengertian unsur radioaktif

Zat radioaktif adalah zat yg tidak mempunyai isotop stabil,sehingga sering


disebut juga radioisotop.zat tersebut dapat memancarkan sinar radiasi yang
disebut sinar radioaktif,berupa sinar alfa , sinar beta,sinar gamma.

Radioisotop adalh isotop tidak stabil yg memancarkan radiasi secara spontan


dan terus menerus.Maka jika inti menjadi tidak stabil .semaki banyak perbedaan
jumlah neutron dengan jumlah protonnya, maka semakin tidak stabil dan semakin
cepat pula inti itu melepaskan kelebihan energinya dalam bentuk sinar radiasinya.

1. sinar alfa (α)


Radiasi ini terdiri dari seberkas partikel alfa . Partikel ini identik
dengan inti atom Helium-4. Sewaktu menembus zat,sinar alfa
menghasilkan sejumlah besar ion walaupun daya tembusnya rendah
(umumnya sinar tersebut tidak dapat menembus sehelai kertas).
2. Sinar beta (β)
Berkas sinar ini juga terdiri dari partikel alfa ,dan partikel beta adalah
identik dengan electron . Sinar beta mempunyai daya tembus yang lebih
besar tetapi daya pengionnya lebih kecil dibandingkan sinar alfa. Berkas
sinar ini dapat menembus kertas aluminium setebal 2-3 mm .
3. Sinar gama (γ)
Beberapa proses peluruhan radioaktif yang memancarkan partikel alfa
atau beta menyebakan inti berada dalam keadaan energetic. Inti tersebut
selanjutnya kehilangan energi dalam bentuk radiasi elektromagnetik yaitu
sinar gama . Sinar gama mempunyai daya tembus yang besar.

3
2.2 penggunaan unsur radioaktif

a. bidang kedokteran

Isotop Na-24 dalam NaCl digunakan untuk meneliti peredaran darah di dalam
tubuh manusia,selain itu isotop I-131 juga dapat digunakan untuk melihat cara
kerja getah tiroid yang ada didalam kelenjar gondok.

Radioisotop juga bisaberfungsi sebagai sumber radiasi yang bisa digunakan


untuk terapi penyakit kanker.Terapi kanker tersebut dilakukan dengan
menggunakan radioisotop CO-60.

b.bidang biologi

Isotop C-14 dan juga isotop O-17 saat ini digunakan untuk mengamati proses
fotosintesis pada tanaman.Selain itu,radioisotop dari Natrium(Na) dan juga kalium
(K) digunakan dalam penelitian permeabilitas selaput sel

c.bidang pertanian

Radioisotop juga berperan penting di dalam bidang pertanian . Isotop P-32


digunakan untuk mengetahui cara pemupukan yang sesuai pada tanaman tertentu .
selain itu, isotop tersebut juga digunakan untuk mengetahui kapan umur tanaman
yang baik dan siap diberikan pupuk.isotop tersebut juga bisa digunakan untuk
mengetahui kapan umur tanaman yg baik dan siap diberikan pupuk.selain itu,
fungsi radiasi untuk radioaktif juga berguna untuk

- memberantas hama penyakit dengan mengurangi populasi serangga


dengan membuat serangga jantan mandul
- mendapatkan bibit tanaman unggul
- mengawetkan hasil pertanian

4
d.bidang arkeolog

Radioisotop dari C-14 digunakan sebagai peruntut untuk mengetahui berapa


usia dari fosil yang ditemukan

e.bidang kimia

Radioisotop digunakan dalam beberapa reaksi kimia . Dalam reaksi esterifikasi


yang membentuk ester dari asam karboksilat dan alcohol. Selain itu digunakan
juga pada reaksi fotosintesis di dalam laboratorium menggunakan radioisotope O-
18 .

f.bidang industri

Sinar radiasi juga sangat penting didalam dunia industri. Sinar radioisotop yang
mampu menembus logam padat dan membuuat plat film jadi hitam digunakan
untuk mendeteksi apakah ada keretakan dan juga mengukur ketebalan pada
benda-benda padat.

2.2 Pita kestabilan.

Pita kestabilan adalah inti yang tidak dapat secara spontan meluruh
atau berubah . Defenisi kestabilan yang lebih mengkhusus adalah
kemampuan inti meluruh dengan jenis peluruhan tertentu . Faktor utama
yang menentukan suatu inti stabil atau tidak adalah perbandingan neutron
terhadap proton .

Grafik antara banyaknya neutron versus banyaknya proton dalam


berbagai isotop yang disebut pita kestabilan yang menunjukan inti-inti yang
stabil . Bila dibuat grafik perbandingan jumlah proton dan jumlah neutron
dari isotop unsur-unsur ,akan diperoleh dimana isotop-isotop stabil terletak
didalam suatu daerah berbentuk pita.

5
2.3 Daerah – daerah pada pita kestabilan

1. Diatas pita kestabilan

6
Inti di daearah ini Z<83 atau daerah surplus neutron . Untuk mencapai
kestabilan inti,maka inti atom tersebut akan melakukan :

 memancarkan neutron
 memancarkan partikel electron

2. Dibawah pita kestabilan

Inti didaerah ini Z<83 dan Z/N ( Perbandingan neutron dan proton ) kecil

atau surplus proton . Untuk mencapai kestabilan inti maka inti atom tersebut akan

melakukan :

 memancarkan positron

 penangkapan electron pada kulit K

3. Daerah di atas pita kestabilan

Inti didaerah ini surplus neutron dan proton . Untuk mencapai kestabilan ,inti

memancarkan partikel alfa.

2.4 Reaksi peluruhan

Pemancaran radiasi secar terus-menerus sepanjang waktu dari inti radioaktif


akan mengakibatkan berkurangnya jumlah inti atom radioaktif. Peristiwa
penyusutan jumlah inti atom ini disebut peluruhan atau pelapukan. Berkurangnya
inti radioaktif akan disertai dengan berkurangnya jumlah radiasi yang
dipancarkan. Laju peluruhan setiap zat radioaktif bergantung pada jenis zat
radioaktifnya. Proses peluruhan pertama yang ditemukan adalah peluruhan
alfa,gamma dan beta. Peluruhan alfa terjadi ketika inti memancarkan partikel
alfa(inti helium). Peluruhan beta terjadi ketika inti memancarkan electron atau
positron dan jenis neutrino,dalam suatu proses yang mengubah proton menjadi

7
neutron atau sebaliknya. Semua proses ini mengakibatkan transmutasi nuklir.
Sebaliknya,ada proses peluruhan radioaktif yang tidak mengakibatkan
transmutasi. Energi inti dapat dipancarkan sebagai sinar gamma,atau digunakan
untuk mengeluarkan electron orbital oleh interaksi dengan inti yang tereksitasi.

2.5 kinetika peluruhan radioaktif

Semua peluruhan radioaktif mengikuti kinetika orde pertama, sehingga laju


peluruhan radioaktif pada setiap waktu t adalah :

Laju peluruhan pada waktu t = λ.N

λ = konstanta laju orde pertama

N = banyaknya inti radioaktif pada waktu t ln Nt/No = - λ.t

1
Dengan waktu paruh : t = 0,693/ λ
2

BAB III

PENUTUP