Anda di halaman 1dari 13

LEMBAR EVALUASI PEMBELAJARAN

EVALUASI BERBASIS CBT (COMPUTER BASED TEST)


(PILIHAN GANDA)

Satuan Pendidikan : SMKN 1 Mondokan


Mata Pelajaran : PPKn
Kelas / Semester : XII / 5
Materi Pokok : Perlindungan dan Penegakan Hukum di Indonesia
A. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi :
Konpetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi
3.2 Mengevaluasi praktek perlindungan dan 3.2. Menjelaskan konsep perlindungan dan
penegakan hukum untuk menjamin penegakan hukum.
keadilan dan kedamaian. 3.2.2 Menganalisa pentingnya perlindungan
dan penegakan hukum.
3.2.3 Mendeskripsikan peran kepolisian dalam
menjamin keadilan dan kedamaian.
3.2.4 Menjganalisa peran hakim dalam
menjamin keadilan dan kedamaian.
3.2.5 Menganalisa peran kejaksaan dalam
menjamin keadilan dan kedamaian.
4.2 Mendemonstrasikan hasil evaluasi 4.2.1 Menalar hasil evaluasi praktik
praktik perlindungan dan penegakan perlindungan dan penegakan hukum
hukum untuk menjamin keadilan dan untuk menjamin keadilan dan
kedamaian. kedamaian.
4.2.2 Mendemonstrasikan hasil evaluasi
praktik perlindungan dan penegakan
hukum untuk menjamin keadilan dan
kedamaian.

B. Sub Pokok Materi


1. Konsep perlindungan dan penegakan hukum
2. Pentingnya perlindungan dan penegakan hukum
3. Peran kepolisian dalam menjamin keadilan dan kedamaian
4. Peran hakim dalam menjamin keadilan dan kedamaian
5. Peran kejaksaan dalam menjamin keadilan dan kedamaian
C. Tujuan Pembelajaran
Melalui pendekatan saintifik dengan model pembelajaran Discovery Learning peserta didik mampu
untuk :
1. Berfikir secara kritis, kreatif, dalam menganalisis, menyaji dan mengkomunikasikan
perlindungan dan penegakan hukum di Indonesia.
2. Memiliki perilaku jujur dan adil dalam berpartisipasi untuk mendukung perlindungan dan
penegakan hukum di tengah masyarakat
D. Soal (Pilihan ganda)
Evaluasi pembelajaran PPKn kelas XII / Semester 5 ini dapat diakses melalui tautan
http://bit.ly/Evaluasi_Pemb_1
Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan memilih opsi yang paling tepat !
1. Produk hukum dapat disebut sebagai peraturan yang baik jika memenuhi empat hal berikut
yakni berlaku secara yuridis, secara sosiologis, secara filosofis, dan secara futuristik. Yang
dimaksud hukum berlaku secara sosiologis artinya adalah ….
a. isi hukum tersebut sesuai dengan keinginan masyarakat
b. pembentuka hukum tersebut sesuai aturan yang telah ditetapkan
c. aturan hukum tersebut sesuai dengan kaidah hukum yang lebih tinggi
d. masayarkat tempat hukum itu berlaku mau mengakui dan menerima hukum tersebut
e. substansi produk hukum bisa berlaku lama/mampu menjangkau kepentingan masyarakat di
masa datang
2. Produk hukum dapat disebut sebagai peraturan yang baik jika memenuhi empat hal berikut
yakni berlaku secara yuridis, secara sosiologis, secara filosofis, dan secara futuristik. Yang
dimaksud hukum berlaku secara yuridis artinya adalah ….
a. isi hukum tersebut sesuai dengan keinginan masyarakat
b. pembentuka hukum tersebut sesuai aturan yang telah ditetapkan
c. aturan hukum tersebut sesuai dengan kaidah hukum yang lebih tinggi
d. masayarkat tempat hukum itu berlaku mau mengakui dan menerima hukum tersebut
e. substansi produk hukum bisa berlaku lama/mampu menjangkau kepentingan masyarakat di
masa datang
3. Produk hukum dapat disebut sebagai peraturan yang baik jika memenuhi empat hal berikut
yakni berlaku secara yuridis, secara sosiologis, secara filosofis, dan secara futuristik. Yang
dimaksud hukum berlaku secara filosofi artinya adalah ….
a. isi hukum tersebut sesuai dengan keinginan masyarakat
b. aturan hukum tersebut sesuai dengan kaidah hukum yang lebih tinggi
c. masayarkat tempat hukum itu berlaku mau mengakui dan menerima hukum tersebut
d. produk hukum tersebut dapat mewujudkan cita-cita hukum sebagai nilai positif tertinggi
e. substansi produk hukum bisa berlaku lama/mampu menjangkau kepentingan masyarakat di
masa datang
4. Sistem hukum Indonesia merupakan perbaduan beberapa sistem yaitu hukum agama, hukum
adat, dan hukum negara Belanda. Adapun tujuan dari sistem hukum itu sendiri adalah ….
a. menakut-nakuti warga masyarakat
b. meningkatkan kesadaran budaya masyarakat
c. mengakomodir aspirasi kelompok masyarakat
d. menindas kelompok yang kuat untuk melindungi yang lemah
e. mempertahankan, memelihara, dan melaksanakan tertib hukum
5. Pernyataan, (1) Menangkap, menahan, menggeledah, dan menyita, (2) Melarang setiap orang
meninggalkan atau memasuki TKP untuk kepentingan penyidikan, (3) Membawa dan
menghadapkan seseorang kepada penyidik dalam rangka penyidikan, (4) Memanggil seseorang
untuk didengar dan diperiksa sebagai calon anggota penyidik, (5) Menyerahkan dan
menghilangkan berkas perkara kepada penuntut umum.
Dari pernyatan-pernyataan tersebut di atas, yang termasuk kewenangan kepolisian menurut UU
No 2 Tahun 2002 adalah nomor ….

a. (1), (2), dan (3) d. (2), (4), dan (5)


b. (2), (3), dan (4) e. (1), (2), dan (4)
c. (3), (4), dan (5)
6. Kepolisian Negara RI (POLRI) merupakan lembaga negara yang berperan dalam memelihara
keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan,
pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat dalam rangka ….
a. terpeliharanya keamanan dalam negeri
b. menangani setiap kejahatan secara umum
c. menangkap, menahan, menggeledah, dan menyita
d. memberikan hukuman sesuai tingkat kesalahannya
e. menyerahkan berkas perkara kepada penuntut umum
7. Pernyataan, (1) Tidak bertentangan dengan suatu aturan hukum, (2) Harus patut, masuk akal,
dan termasuk dalam lingkungan jabatannya, (3) Pertimbangan yang layak berdasarkan keadaan
yang memaksa, (4) Menyerahkan berkas perkara yang telah lengkap kepada penuntut umum,
(5) Berkoordinasi dengan aparat penegak hukum terkait untuk menentukan keputusan
Dari data-data tersebut di atas, yang termasuk syarat-syarat kepolisian RI untuk dapat
mengadakan tindakan lain menurut hukum yang bertanggung jawab berupa penyelidikan dan
penyidikan adalah ….
a. (1), (2), dan (3) d. (2), (4), dan (5)
b. (2), (3), dan (4) e. (1), (2), dan (4)
c. (3), (4), dan (5)
8. Pernyataan, (1) Melaksanakan penetapan hakim dan putusan pengadilan yang teleh
memperoleh kekuatan hukum tetap, (2) Melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan putusan
pidana bersyarat, putusan pidana pengawasan, dan keputusan bersyarat, (3) Melaksanakan
penyidikan terhadap tindak pidana tertentu berdasarkan undang-undang, (4) Memberikan
keputusan hukum kepada terdakwa setelah mendengarkan keterangan saksi, (5) Menolak
keputusan hukum pengadilan terhadap terdakwa karena tidak sesuai dengan tuntutannya.
Dari data-data tersebut di atas, yang termasuk tugas dan kewenangan Kejaksanaan RI
berdasarkan pasal 30 hingga 34 UU No 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan RI adalah pada
nomor ….

a. (1), (2), dan (3) d. (2), (4), dan (5)


b. (2), (3), dan (4) e. (1), (2), dan (4)
c. (3), (4), dan (5)
9. Kejaksaan sebagai salah satu institusi penegak hukum merupakan komponen dari salah satu
elemen sistem hukum. Kejaksaan mempunyai posisi sentral dan strategis dalam penegakan
hukum karena berada di poros dan menjadi filter antara proses penyidikan dan pemeriksaan di
persidangan, disamping juga sebagai pelaksana ….
a. penetapan keputusan pengadilan
b. keputusan kejaksaan dalam pengadilan
c. penetapan keputusan kejaksaan pengadilan
d. penetapan keputusan para hakim dalam persidangan
e. keputusan dan penetapan hakim dalam setiap persidangan
10. Indonesia sebagai negara hukum, dalam membangun sistem & kelembagaan secara
konstitusional harus selalu memperhatikan prinsip-prinsip negara hukum modern. Menurut
Prof. Dr. Jimly Asshiddiqie, S.H. menyatakan prinsip-prnsip negara hukum dapat dielaborasi
menjadi 12, salah satunya adalah asas legalitas. Yang dimaksud dengan asas legalitas adalah ….
1. pengakuan normative dan empirik terhadap prinsip supremasi hukum
2. adanya pembatasan kekuasaan negara dan organ-oragan negara secara baik
3. segala tindakan pemerinah dan rakyat harus didasarkan pada undang-undang yang berlaku
4. upaya membatasi kekuasaan pemerintahan negara agar tidak bertindak sewenang-wenang
5. adanya perlakuan yang sama terhadap semua orang di depan aturan dan proses hukum

E. Kunci Jawaban Piliahan Ganda dan Pedoman Penskoran

No.
Jawaban Penyelesaian Skor
Soal
masayarkat tempat hukum itu berlaku mau mengakui dan
1 D 1
menerima hukum tersebut
aturan hukum tersebut sesuai dengan kaidah hukum yang lebih
2 C 1
tinggi
produk hukum tersebut dapat mewujudkan cita-cita hukum
3 D 1
sebagai nilai positif tertinggi
4 A menakut-nakuti warga masyarakat 1
5 A (1), (2), dan (3) 1
6 A terpeliharanya keamanan dalam negeri 1
7 A (1), (2), dan (3) 1
8 A (1), (2), dan (3) 1
9 A penetapan keputusan pengadilan 1
segala tindakan pemerinah dan rakyat harus didasarkan pada
10 C 1
undang-undang yang berlaku
Jumlah 20

Jumlah skor yang diperoleh


Nilai = ×100
20
F. Kisi – kisi soal pilihan ganda
Tautan kisi-kisi bisa dilihat di http://bit.ly/Kisi_Kisi_Evaluasi_PG

Level Bentuk No.


No. Kompetensi Dasar Materi Indikator Soal
Kognitif Soal Soal
1 3.2 Mengevaluasi praktek Konsep perlindungan dan Menganalisis hukum berlaku secara C4 PG 1
perlindungan dan penegakan hukum sosiologis
penegakan hukum untuk
menjamin keadilan dan
kedamaian.
2 3.2 Mengevaluasi praktek Konsep perlindungan dan Menganalisis hukum berlaku secara C4 PG 2
perlindungan dan penegakan hukum yuridis
penegakan hukum untuk
menjamin keadilan dan
kedamaian.
3 3.2 Mengevaluasi praktek Konsep perlindungan dan Menganalisis hukum berlaku secara C4 PG 3
perlindungan dan penegakan hukum filosofi
penegakan hukum untuk
menjamin keadilan dan
kedamaian.
4 4.2 Mendemonstrasikan hasil Pentingnya perlindungan dan Menganalisis tujuan dari sistem C4 PG 4
evaluasi praktik penegakan hukum hukum
perlindungan dan
penegakan hukum untuk
menjamin keadilan dan
kedamaian.
5 4.2 Mendemonstrasikan hasil Peran kepolisian dalam Menyebutkan kewenangan C1 PG 5
evaluasi praktik menjamin keadilan dan kepolisian menurut UU No 2 Tahun
perlindungan dan kedamaian 2002
penegakan hukum untuk
menjamin keadilan dan
kedamaian.
6 4.2 Mendemonstrasikan hasil Peran kepolisian dalam Menganalisa peran Kepolisian C4 PG 6
evaluasi praktik menjamin keadilan dan Negara RI (POLRI).
perlindungan dan kedamaian
penegakan hukum untuk
menjamin keadilan dan
kedamaian.
7 4.2 Mendemonstrasikan hasil Peran kepolisian dalam Menguraikan syarat-syarat C2 PG 7
evaluasi praktik menjamin keadilan dan kepolisian RI untuk dapat
perlindungan dan kedamaian mengadakan tindakan lain menurut
penegakan hukum untuk hukum yang bertanggung jawab
menjamin keadilan dan berupa penyelidikan dan
kedamaian. penyidikan
8 4.2 Mendemonstrasikan hasil Peran kejaksaan dalam Menyebutkan tugas dan C1 PG 8
evaluasi praktik menjamin keadilan dan kewenangan Kejaksanaan RI
perlindungan dan kedamaian berdasarkan pasal 30 hingga 34 UU
penegakan hukum untuk No 16 Tahun 2004 tentang
menjamin keadilan dan Kejaksaan RI
kedamaian.
9 4.2 Mendemonstrasikan hasil dalam menjamin keadilan dan Menganalisa peran kejaksaan yang C4 PG 9
evaluasi praktik kedamaian mempunyai posisi sentral dan
perlindungan dan strategis dalam penegakan hukum.
penegakan hukum untuk
menjamin keadilan dan
kedamaian.
10 3.2 Mengevaluasi praktek Peran hakim dalam menjamin Menjelaskan prinsip-prnsip negara C2 PG 10
perlindungan dan keadilan dan kedamaian hukum menurut Prof. Dr. Jimly
penegakan hukum untuk Asshiddiqie, S.H.
menjamin keadilan dan
kedamaian.
LEMBAR EVALUASI PEMBELAJARAN
EVALUASI BERBASIS CBT (COMPUTER BASED TEST)
(BENTUK URAIAN)

Satuan Pendidikan : SMKN 1 Mondokan


Mata Pelajaran : PPKn
Kelas / Semester : XII / 5
Materi Pokok : Perlindungan dan Penegakan Hukum di Indonesia

A. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi :

Konpetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi


3.2 Mengevaluasi praktek perlindungan dan 3.2.1. Mendukung peran advokat dalam menjamin
penegakan hukum untuk menjamin keadilan keadilan dan kedamaian
dan kedamaian. 3.2.2. Menilai peran Komisi Pemberantasan
Korupsi dalam menjamin keadilan dan
kedamaian
3.2.3. Membandingkan macam-macam sanksi atas
pelanggaran hukum
3.2.4. Mendukung bentuk partisipasi masyarakat
dalam perlindungan dan penegakan hukum
3.2.5. Mengevaluasi berbagai kasus pelanggaran
hukum di masyarakat

B. Sub Pokok Materi


1. Peran advokat dalam menjamin keadilan dan kedamaian.
2. Peran Komisi Pemberantasan Korupsi
3. Berbagai Kasus Pelanggaran Hukum
4. Macam Macam Sanksi Pelanggaran Hukum
5. Partisipasi dalam Perlindungan dan Penegakan Hukum

C. Tujuan Pembelajaran
Melalui pendekatan saintifik dengan model pembelajaran Discovery Learning peserta didik mampu untuk :
1. Berfikir secara kritis, kreatif, dalam menganalisis, menyaji dan mengkomunikasikan perlindungan dan
penegakan hukum di Indonesia.
2. Memiliki perilaku jujur dan adil dalam berpartisipasi untuk mendukung perlindungan dan penegakan
hukum di tengah masyarakat

D. SOAL
Evaluasi pembelajaran PPKn kelas XII / Semester 5 ini dapat diakses melalui tautan
http://bit.ly/Evaluasi_Pemb_2

Soala Uraian

1. Uraikan bagaimana peran advokat dalam menjamin keadilan dan kedamaian !


2. KPK juga salah satu lembaga penegakkan hukum dalam memberantas tindak pidana korupsi, bagaimana
menurut pendapatmu jika seadainya tidak ada KPK di Indonesia?
3. Pelajarilah macam-macam sanksi hukum dalam KUHP, dan lakukan perbandingan macam-macam
sanksi hukum berdasarkan pelangggaran terhadap tindak pidana yang terjadi!
4. Lakukan identifikasi bentuk-bentuk partisipasi masyarakat dalam perlindungan dan penegakan hukum!
5. Lakukan evaluasi dari berbagai kasus hukum yang pernah terjadi!
E. Kunci Jawaban Soal Uraian dan Pedoman Penskoran

No Jawaban Skor

1 Peran advokat adalah orang yang berprofesi memberi jasa hukum, baik di dalam 20
maupun di luar pengadilan. Jasa hukum yang diberikan berupa memberikan
konsultasi hukum, bantuan hukum, menjalankan kuasa, mewakili, membela,
mendampingi, dan melakukan tindakan hukum. Melalui jasa hukum yang
diberikan, advokat menjalankan tugas profesi demi tegaknya keadilan
berdasarkan hukum untuk kepentingan masyarakat pencari keadilan, termasuk
usaha memberdayakan masyarakat dalam menyadari hak-hak fundamental
mereka di depan hukum.
2 KPK merupakan lembaga yang dibuat untuk memperkuat negara dalam 10
menghilangkan, setidaknya mengurangi, korupsi. Keberadaan KPK masih sangat
dibutuhkan. Sebab, pada kenyataannya, kasus korupsi masih terjadi di semua
lini. Dari semua lembaga, baik eksekutif, legislatif bahkan yudikatif yang
merupakan lembaga penegak hukum.

3 1. Hukuman pokok, yang terdiri atas: 10


(1) hukuman mati; dan
(2) hukuman penjara yang terdiri atas hukuman seumur hidup dan hukuman
sementara waktu (setinggi-tingginya 20 tahun dan sekurang-kurangnya 1
tahun).
2. Hukuman tambahan, yang terdiri atas:
(1) pencabutan hak-hak tertentu;
(2) perampasan (penyitaan) barang-barang tertentu; dan
(3) pengumuman keputusan hakim.
4 Bentuk partisipasi masyarakat dalam perlindungan dan penegakan hukum adalah 20
dengan menampilkan perilaku yang mencerminkan ketaatan atau kepatuhan
terhadap hukum. Ketaatan atau kepatuhan terhadap hukum yang berlaku
merupakan konsep nyata dalam diri seseorang yang diwujudkan dalam perilaku
yang sesuai dengan sistem hukum yang berlaku. Tingkat kepatuhan hukum yang
diperlihatkan oleh seorang warga negara, secara langsung menunjukkan tingkat
kesadaran hukum yang dimilikinya. Kepatuhan hukum mengandung arti bahwa
seseorang memiliki kesadaran untuk: a. memahami dan menggunakan peraturan
perundangan yang berlaku; b. mempertahankan tertib hukum yang ada; c.
menegakkan kepastian hukum.

5 1. Dalam lingkungan keluarga, di antaranya: 40


a. mengabaikan perintah orang tua;
b. mengganggu kakak atau adik yang sedang belajar;
c. ibadah tidak tepat waktu;
d. menonton tayangan yang tidak boleh ditonton oleh anak-anak;
e. nonton tv sampai larut malam; dan
f. bangun kesiangan.
2. Dalam lingkungan sekolah, di antaranya
a. menyontek ketika ulangan;
b. datang ke sekolah terlambat;
c. bolos mengikuti pelajaran;
d. tidak memperhatikan penjelasan guru; dan
e. berpakaian tidak rapi dan tidak sesuai dengan yang ditentukan sekolah.
3. Dalam lingkungan masyarakat, di antaranya:
a. mangkir dari tugas ronda malam;
b. tidak mengikuti kerja bakti dengan alasan yang tidak jelas;
c. main hakim sendiri;
d. mengonsumsi obat-obat terlarang;
e. melakukan tindakan diskriminasi kepada orang lain;
f. melakukan perjudian; dan
g. membuang sampah sembarangan.
4. Dalam lingkungan bangsa dan negara, di antaranya:
a. tidak memiliki KTP;
b. tidak mematuhi rambu-rambu lalu lintas;
c. melakukan tindak pidana seperti pembunuhan, perampokan,
penggelapan, pengedaran uang palsu, pembajakan karya orang lain dan
sebagainya;
d. melakukan aksi teror terhadap alat-alat kelengkapan negara;
e. tidak berpartisipasi pada kegiatan pemilihan umum; dan
f. merusak fasilitas negara dengan sengaja
Jumlah 100

Nilai = Jumlah skor yang diperoleh


F. Kisi –kisi soal uraian
Tautan kisi-kisi bisa dilihat di http://bit.ly/Kisi_Kisi_Evaluasi_Uraian

Level
Kompetensi Dasar Materi Indikator Soal No. Soal
Kognitif
3.2 Mengevaluasi praktek Peran advokat dalam menjamin Menguraikan peran advokat dalam C2 1
perlindungan dan keadilan dan kedamaian. menjamin keadilan dan kedamaian
penegakan hukum untuk Peran Komisi Pemberantasan Korupsi Menganalisa keradaan Komisi C4 2
menjamin keadilan dan Pemberantasa Korupsi
kedamaian. Macam Macam Sanksi Pelanggaran Menbandingan macam-macam C2 3
Hukum sanksi hukum berdasarkan
pelangggaran terhadap tindak
pidana yang terjadi
Partisipasi dalam Perlindungan dan Mengidentifikasi bentuk-bentuk C1 4
Penegakan Hukum partisipasi masyarakat dalam
perlindungan dan penegakan
hukum
Berbagai Kasus Pelanggaran Hukum Mengevaluasi dari berbagai kasus C5 5
hukum yang pernah terjadi

Sragen, 25 September 2020


Mengetahui, Guru Mata Pelajaran PPKn
Kepala SMKN 1 MondokanGuru

Ahmad Dahlan, S.P., M.Pd. Didik Subroto, S.Pd.


NIP. 19611006 198503 1 006 NIP.
LAMPIRAN :

Tampilan soal pilihan ganda http://bit.ly/Evaluasi_Pemb_1


Tampilan soal soal uraian http://bit.ly/Evaluasi_Pemb_2
Tampilan kisi-kisi pilihan ganda :
Tampilan kisi-kisi soalu Uraian