Anda di halaman 1dari 2

Tugas.

Silahkan Kerjakan tugas berikut, serta upload pada tempat yang sudah disediakan!

1. Jelaskan mengapa setiap level manajer harus memahami proses akuntansi?


2. Jelaskan perbedaan antara akuntansi manajemen dengan akuntansi keuangan?
3. Berikut ini adalah data mengenai jam mesin dan beban listrik tahun 2019:

Pertanyaan:

 Pergunakan metode high-low point untuk mengestimasi beban listrik variabel per jam mesin
 Pergunakan metode high-low untuk mengestimasi beban listrik tetap per bulan
 Pergunakan metode high-low untuk membuat fungsi kos listrik bulanan
 Estimasi berapa jumlah beban listrik jika jumlah jam mesin adalah 150 jam mesin

JAWAB :

1. Setiap level manajer harus memahami proses akuntansi karena Bagi manajer, belajar
akuntansi sangat bermanfaat, karena dapat membantu untuk mengatahui dan memahami
prestasi kerja. Di samping itu informasi akuntansi juga dapat menolong para manajer untuk
mengetahui perubahan dan menganalisis perubahan, sehingga dapat ditemukan sebab-
sebab perubahan.

2. Perbedaan antara akuntansi manajemen dengan akuntansi keuangan yaitu :


 Akuntansi Keuangan/ Financial Accounting
⇒ Akuntansi keuangan merupakan bidang spesialisai yang bertugas sebagai pihak yang
melakukan semua pencatatan transaksi perusahaan dalam periode tertentu dalam suatu laporan
keuangan yang berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan (SAK)
 Akuntansi Manajemen
⇒ Akuntansi manajemen merupakan bidang spesialisai yang bertugas untuk menyajikan
laporan-laporan bagi kepentingan pihak internal dalam melaksanakan suatu proses manajemen
yang terdiri dari perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengendalian (fungsi
manajemen).

3. Pergunakan metode high-low point untuk mengestimasi beban listrik variabel per jam mesin

Beban Listrik variable/jam mesin :


(Rp. 30.000 – Rp. 11.750) / (300 – 100)
= Rp. 91,25

 Pergunakan metode high-low untuk mengestimasi beban listrik tetap per bulan

Beban listrik tetap / bulan


= Rp. 30.000 – (Rp. 91,25 x 300)
= Rp. 2.625

 Pergunakan metode high-low untuk membuat fungsi kos listrik bulanan

= Rp. 2.625 + (91,25 x jam mesin)

 Estimasi berapa jumlah beban listrik jika jumlah jam mesin adalah 150 jam mesin

Jumlah beban listrik pada aktivitas 150 jam


= Rp. 2.625 + (91,25 x 150)
= Rp. 16.312,5