Anda di halaman 1dari 3

Rencana Asuhan Keperawatan

1. Diagnose Keperawatan
Nyeri Akut Berhubungan Dengan Agens Cedera Biologis (00132) (Nanda, Hal-469)

2. NOC
P = Tingkat Nyeri (Hal- 577)

SKALA OUTCOME SA ST
210201 Nyeri Yang Dilaporkan 3 5
210206 Ekspresi Wajah Nyeri 3 5
210215 Kehilangan Nafsu Makan 2 4
210221 Menggosok Area Yang Terdampak Nyeri 3 5

S = Tingkat Ketidaknyamanan (Hal-576)

SKALA OUTCOME SA ST
210902 Cemas 3 5
210203 Mendesah 4 5
210914 Tidak Dapat Beristirahat 2 4
210901 Nyeri 2 5

E = Pengetahuan Manajemen Nyeri (Hal-986)

SKALA OUTCOME SA ST
184202 Tanda Dan Gejala Nyeri 3 5
184203 Strategi Untuk Mengontrol Nyeri 3 5
184225 Distraksi Yang Efektif 3 5
184223 Teknik Relaksasi Yang Efektif 3 5

3. NIC
a. Manajemen Nyeri (Hal-199)
1. Lakukan manajemen nyeri komprehensif yang meliputi lokasi, karakteristik, durasi,
frekuensi, kualitas, dan factor pencetus.
2. Observasi adanya petunjuk non verbal
3. KIE kepada keluarga dalam mengatasi nyeri

b. Pengalihan (Hal- 304)


4. Motivasi individu untuk memilih teknik pengalihan
5. Sarankan teknik pengalihan sesuai dengan kemampuan
6. Sarankan pasien untuk berlatih teknik pengalihan
c. Terapi Relaksasi (Hal- 446)
7. Gambarkan manfaat relaksasi
8. Praktikkan dan tunjukkan teknik relaksasi
9. Dorong klien untuk mempraktikkan teknik relaksasi
d. Pengaturan Posisi (Hal- 306)
10. Posisikan sesuai yang diinginkan kedalam rencana perawatan.

4. IMPLEMENTSI
1. Melakukan pengkajian nyeri secara komprehensif dengan cara, mengkaji apa penyeab nyeri
timbul, seberapa berat keluhan nyeri terasa, dimana lokasi nyeri, berapa sekala nyeri yang di
rasakan dan kapan nyeri di rasakan.
2. Mengobservasi adanya petunjuk non verbal dengan cara mengobservasi ekspresi wajah.
3. Memberikan KIE kepada keluarga dalam mengatasi nyeri, dengan cara memberikan posisi
yang nyaman pada pasien.
4. Memotivasi pasien untuk menggunakan tehnik pengalihan dengan cara menganukan tehnik
relaksasi distraksi.
5. Mengajarkan tehnik relaksasi dengan cara menarik nafas panjang dan menahan selama 3
detik kemudian hembuskan perlahan-lahan dan ulangi sampai rasa nyeri berkurang
6. Menyarankan pasien untuk menarik nafas apa bila merasa nyeri
7. Menjelaskan kepada pasien manfaat dari tehnik relaksasi yaitu untuk mengurangi rasa nyeri
8. Sudah mengajarkan tehnik relaksasi dengan cara menarik nafas
9. Menyarankan kepada pasien untuk mengulang tehnik relaksasi yang di ajarkan
10. Memposisikan pasien sesuai yang di inginkan / yang nyaman.

5. EVALUASI

S : Pasien mengatakan nyerinya sudah mulai berkurang, dan pasien mengatakan faham terhadap apa
yang dijelaskan oleh perawat

O : K/U Cukup

TD : 120/70 mmHg N : 80x/ menit

RR : 20x/ menit S : 36,8o C

P = Tingkat Nyeri (Hal- 577)

SKALA OUTCOME SA ST SC
210201 Nyeri Yang Dilaporkan 3 5 4
210206 Ekspresi Wajah Nyeri 3 5 4
210215 Kehilangan Nafsu Makan 2 4 4
210221 Menggosok Area Yang Terdampak Nyeri 3 5 4

S = Tingkat Ketidaknyamanan (Hal-576)

SKALA OUTCOME SA ST SC
210902 Cemas 3 5 5
210203 Mendesah 4 5 5
210914 Tidak Dapat Beristirahat 2 4 4
210901 Nyeri 2 5 4

E = Pengetahuan Manajemen Nyeri (Hal-986)

SKALA OUTCOME SA ST SC
184202 Tanda Dan Gejala Nyeri 3 5 5
184203 Strategi Untuk Mengontrol Nyeri 3 5 5
184225 Distraksi Yang Efektif 3 5 5
184223 Teknik Relaksasi Yang Efektif 3 5 5

A: Masalah Nyeri Akut Teratasi Sebagian

P : Hentikan intervensi