Anda di halaman 1dari 14

LAPORAN PRAKTIKUM TAKSONOMI ORGANISASI TINGKAT RENDAH

Mata kuliah : Taksonomi Organisme Tinggkat Rendah

FUNGI BASIDIOMYCOTA

OLEH:

NAMA :AHYANA REHANI


NIM : 4193220009
JURUSAN : BIOLOGI
PROGRAM : S-1 BIOLOGI
KELOMPOK : V (LIMA)
TGL. PELAKSANAAN : 16 MARET 2020

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM


UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
2020

I. JUDUL PRAKTIKUM : FUNGI BASIDIOMYCOTA


II. TUJUAN PRAKTIKUM:
1. Mengetahui jenis jamur Basidiomycota
2. Mengetahui ciri-ciri Basidiomycota
3. Mengetahui peranan jamur Basidiomycota dalam kehidupan

III. ALAT DAN BAHAN


III.1 alat

No Nama alat Jumlah


1 Kaca pembesar 1 buah

III.2 bahan

No Nama bahan Jumlah


1 Fungi Volvariella volvacea 1 buah
2 Fungi Agaricus bisporus 1 buah
3 Fungi Ganoderma applatum 1 buah
4 Fungi Pleurotus ostreatus 1 buah

IV. HASIL PENGAMATAN DAN PEMBAHASAN


4.1 Hasil pengamatan

No Gambar pengamatan Keterangan Literatur


1 Volvariella vovacea 1. Pileus
2. Stipe
3. Volva
4. Micella
5. Annulus

2 Agraricus sp. 1. Pileus


2. Annulus
3. Volva
4. Stipe
5. Hifa
6. Miselium

3 Pleorotus ostreatus 1. Tudung


(Pileus)
2. Lamella
(Lamellae)
3. Cincin
(Annulus)
4. Tangkai
buah
(Stape)
5. Volva
6. Misella
4 Ganoderma sp. 1. Pileus
2. Pileus
3. Stipe
4. Mycelia

4.2 Pembahasan
a. Fungi Volvariella vovacea
1. Klasifikasi
Kingdom : Fungi
Divisi : Basidiomycota
Kelas : Homobasidiomycetes
Ordo : Agaricales
Famili : Pluteaceae
Genus : Volvariellla
Spesies :Volvariella volvacea

2. Ciri-cirinya
 Tubuh buah yang berbentuk seperti cawan yang berwarna coklat ke abu-abuan
dengan bagian batang yang berwarna coklat muda.
 Bersifat saprofit
 Hidup pada suhu antara 30-38 C dengan suhu optimum pada 35 C.
 Berkembang biak dengan spora yang dihasilkan basidium
 Berbentuk paku patung.

3. Habitatnya
Jamur merang banyak di jumpai hidup bergerombol pada jerami padi, sagu, serbuk
gergaji, dan tandan kosong kelapa sawit.

b. Fungi Ganoderma sp
1. Klasifikasi
Kingdom : Fungi
Divisi : Basidiomycota
Kelas : Agaricomycetes
Ordo : Polyporales
Famili : Ganodermataceae
Genus : Ganoderma
Spesies : Ganoderma sp

2. Ciri-ciri
 Bentuk tubuh seperti kipas, berbentuk setengah lingkaran
 Struktur organ, basidium, hymenium, himenofora, lamella
 Warna nya coklat dengan tepi putih
 Alat reproduksi spora
 Substrat pada kayu yang telah lapuk
3. Habitat
Di pohon atau kayu yang sudah lapuk

c. Fungi Pleurotus ostreatus


1. Klasifikasi
Kingdom : Fungi
Divisi : Basidiomycota
Kelas : Homobasidiomycetes
Ordo : Agaricales
Famili : Tricholomatacea
Genus : Pleurotus
Spesies :Pleurotus ostreatus

2. Ciri-ciri
 Tubuh berwarna putih hingga cream
 Tubuhnya berbentuk setengah lingkaran mirip cangkang tiram
 Lamella merupakan lembaran yang terdapat di bawah tudung
 Bentuknya lebar
 Tepi tudung agak cekung

3. Habitat
Di temukan di hutan di bawah pohon berdaun lebar atau di bawah tanaman berkayu.

d. Fungi Agaricus sp
1. Klasifikasi
Kingdom : Fungi
Divisi : Basidiomycota
Kelas : Agaricomycetes
Ordo : Agaricales
Famili : Agaricaceae
Genus : Agaricus
Spesies : Agaricus sp

2. Ciri-ciri
 Memiliki tangkai yang pendek
 Memiliki tudung yang mirip dengan kancing
 Berbentuk bulat hampir menyerupai kancing

3. Habitat
Dapat hidup pada kayu lapuk dan tanah yang gembur

TABEL PENGAMATAN

No Basidiomycota Spesies Tempat tumbuh Struktur Warna Peranan


yang
menguntungka
n
1. Auricularia Tumbuh pada Bentuk Tubuhnya Sebagaibahan
politicha bagian tubuhnya berwarna makanan dan
tumbuhan yang melebar hitam atau obat-obatan
telah mati seperti coklat
misalnya pada kuping
dahan yang
kering
2. Volvariella Jamur merang Bentuknya Tubuhnya Sebagai bahan
volvacea banyak di seperti berwarna makanan dan
jumpai hidup cawan coklat muda penawar racun,
bergerombol penurun drah
pada jerami tinggi dan
padi, sagu, mencegah
serbuk gergaji, kanker.
dan tandan
kosong kelapa
sawit.

3. Agaricus sp Dapat hidup Berbentuk Tubuhnya Sebagai


pada kayu lapuk bulat berwarna sumber protein
dan tanah yang hampir coklat nabati dan juga
gembur menyerupai dapat
kancing mengurangi
penyumbatan
pembuluh
darah pada
hipertensi
Basidiomycota
yang
merugikan
4. Exobasidium Hidup parasite Tubuhnya Berwarna Merupakan
vesans di daun tanaman terdiri dari kuning parasite pada
salah satunya di benang hifa pucat atau pohon dan
daun teh yang hijau muda penyebab cacar
bercabang dan lama di daun.
kelamaan
akan
menjadi
warna putih
5. Ustilago Hidup parasite Fungi ini Spora jamur Merupakan
maydis pada tanaman merupakan berwarna parasite pada
jagung dimorfik, hitam tanaman
yaitu jagung
membentuk
sel khaamir
dan
misellium
6. Amanita Tumbuh di Adanya Warnanya Merupakan
muscaria berbagai daerah bercak putih mulai dari fungi beracun
mulai dari suhu di bagian merah karena apabila
dingin di kutub kepala pada terang, menghirup
sampai di jamur jingga, fungiini akan
daerah tropis tersebut kuning, mengakibatkan
hingga diare, vertigo,
putih muntah, dan
koma

PERBEDAAN ZIGOMYCOTA, ASCOMYCOTA, DAN BASIDIOMYCOTA

Filum Ciri khusus Reproduksi Reproduksi Menguntun Merugikan peranan


seksual aseksual gkan
Chytridiom Kritid memiliki Reproduksi Sporangium Jamur ini Pathogen
ycota dinding sel yang seksual mengandung merugigan pada umbi
terbuat dari zat berlangsung protoplasma kentang dan
kitin tanpa secara kopulasi yang kemudian noda pirang
selulosa, kritid antara membelah pada jagung
bersifat unik planogamet menjadi bagian
karna memiliki denagn kecil berinti
spora berflagel menghasilkan tunggal yang
yang disebut suatu zigot kemudian
zoospore yang akan memperoleh
tumbuh flagelladan
menjadi hifa disebut
zoospore,
kemudian
zoospore keluar
dari sporangium
dan berenang
membentuk
krista, krista
tersebuat akan
berkecambah
dan membentuk
hifa baru
Zigomycota Tubuhnya Gametangium Spora yang Rhizhopus Rhizhopus Merupakan
multiseluler, yang sama berasal dari orizae stolonifer parasite pada
misellium bentuknya sporangium roti
bercabang mengandung yang telah contohnya
banyak dan hifa banyak inti matang akan Rhizhopus
tidak bersekat mangadakan pecah dan stolonifer
kopulasi terbawa angin membantu
diawali dengan jika spora jatuh proses
kedua hifa di tempat yang pembuatan
yang berlainan sesuai maka tempe
jenis spora akan contohnya
mengalami tumbuh menjadi jamur
pembengkakan hifa baru. Rhizhopus
yang disebut orizae
gametangium
kemudian
melebur
membentuk
zigot, zigot
berkembang
membentuk
zigospora yang
akan tumbuh
dan
membentuk
sporangium
Glomeromy Hidupnya Reproduksi Denagn Merupakan Maningkatka
cota bersimbiosis seksual pada menghasilkan jamur yang n
pada tumbuhan glomeromycot glomerospores, menguntun kemampuan
lain, hifa tidak a tidak di jika kondisi gkan tanaman
bersekat, dan temuakn menguntungkan menyerap
menghasilkan akan unsur hara,
spora membentuk memacu
multinukleat apresoria pada perkembanga
berukuran besar akar tumbuhan n mikroba
dan berdinding inang dan saprofit non
tebal membentuk patogenik di
mikoriza baru sekitar
perakaran
sehingga
tanaman
dapat tumbuh
subur
Ascomycota 1.Memiliki alat Di dalam Di lakukan Merugikan Banyak Saccharomic
pembentuk kantong mengguankan dapat dari es cereviciae
spora yang terdapa 8 konida, spora di menimbulk spesies berguna
disebut askus spora. Askus sebar dengan an infeksi jamur ini untuk
2.Tubuh ada berkumpul memotong sekat pada yang membuat bir ,
yang uniseluler dalam badan hifa yang rambut menguntun roti, maupun
namunkebanyak yang di sebut mengalami gkan alcohol
an multiseluler askokarp, modifikasi Jenis khamir
3.Pada kemudian membentuk lain yang
Ascomycota salah satu dari konidiofor bersifat
multiseluler hifa sel membentuk kemudian kedua pathogen dan
nya bersekat dan hifa positive inti sel menyebabkan
berinti banyak yang akan melakukan penyakit
4.Bentuk membentuk pembelahan seperti
tubuhnya ascogonium meiosis yang sariawan dan
beragam dan hifa berkembang kriptokosis
diantaranya negatif akan menjadi Berguna
seperti membentuk askospora untuk
mangkuk, bulat, anteridium dan pembuatan
dan bulat kemudian kecap
panjang bergabung
dengan
askokarp
membentuk
askus. Di
dalam askus
terjadi
koriogami
sehingga
terbentuk inti
diploid yang
membelah
menghasilkan
nucleus dan
terbentuk
askospora
yang haploid,
askospora
jatuh di temapt
yang cocok
akan
bercambah dan
membentuk
hifa baru
Basidiomyc 1.Memiliki Reproduksi Reproduksi Merugikan, Menguntun Auricullariai
ota tubuh buah seksual dengan aseksual dengan fungi jenis g kan dapat politricha
2.struktur membentuk membentuk ini banyak dijadikan banyak
tudung basidia yang spora konidia yang bahan digunakan
berfariasi antara kemudian parasit makanan untuk
lain seperti menghasilkan masakan.
telinga, payung, basidiospora di Lendirrnya
papan, dan dalam tubuh berguna
berkulit buah yang untuk
mengkilap disebut menetralisir
3.Tubuh basidioma atau racun
tersusun atas basidiokarp Fungi merang
hifa yang kandungan
bersekat dengan antibiotiknya
sambungan api berguna
untuk
pencegahan
penyakit
anemia
Fungi api
parasite pada
jagung
Fungi karat
parasite pada
gandum

Diskusi
1. Jelaskan hubungan antara hifa,misellium, dan tubuh buah!
Jawab :Siklus hidup Basidiomycota dimulai dari spora basidium atau konidium yang tumbuh menjadi
hifa yang bersekat dengan 1 inti (monokariotik). Hifa tersebut kemudian tumbuh membentuk misellium.
Hifa-hifa yang berbeda, hifa (+) dan hifa (-) bersinggungan pada masing-masing ujungnya dan melebur
diikuti dengan larutnya masing-masing dinding sel. Kemudian inti sel dari salah satu sel pindah ke sel
yang lainnya, sehingga sel tersebut memiliki 2 inti sel (dikariotik). Sel dikariotik tersebut akhirnya
tumbuh menjadi miselium dikariotik dan selanjutnya menjadi tubuh buah (basidiokarp)

2. Apa yang dimaksud dengan himenofor? Dan jelaskan strukturnya


Jawab : Himenofor adalah bagian dari tubuh buah yang terletak pada sisi bawah tubuh buah
,membentuk lamella yang tersusun radial. Strukturnya lamela, pori, gerigi, dan gleba (Ivan
Permana,2018)

3. Buatlah gambar sketsa struktur himenofor bilah!


Jawab :

4. Jelaskan perbedaan gimnocarpus, pseudoangiocarpus, dan hemiangiocarpus! Deskripsikan perbedaan


tersebut dengan gambar!
Jawab :
 Gimnocarpus : Hymenium terbuka dari permulaan.
 Hemiangiocarpus : Hymenium terbuka pada perkembangan fase berikutnya. tetapi sebelum
masak,
 Angiocarpus : Hymenium tidak terbuka hingga masak

5. Tuliskan siklus hidup Basidiomycota


Jawab

Spora yang dihasilkan oleh adanya basidium (basidiospora) ini mempunyai suatu sifat haploid serta
tumbuh membentuk hifa-hifa yang bersekat, tiap sekat tersebut berinti satu, ada yang sebagai hifa + (jantan)
serta juga ada hifa – (betina). apabila keduanya bertemu akan yang akan terjadi plasmogami/percampuran
plasma sel serta juga akan terbentuk sel hifa yang dikariotik/dua inti.

Hifa itu lalu akan terus berkembang serta kemudian membentuk suatu miselium yang masih sifatnya itu
dikariotik, sehingga akan terbentuk tubuh buah basidiokarp yang bentuknya itu seperti payung. Basidiokarp
tersebut akan menghasilkan basidium yang terdapat pada lapisan yang disebut dengan himenium.

Di tempat seperti itulah kemudian akan terjadi suatu kariogami, yang merupakan suatu persatuan antara
dua inti itu menjadi satu kemudian inti tersebut akan mengalami sebuah pembelahan meiosis itu di dalam
membentuk 4 spora haploid yang disebut dengan sebutan basidiospora, demikian seterusnya
V. KESIMPULAN
1. Jenis-jenis jamur Basidiomycota :
 Volvariella volvacea
 Agraricus sp.
 Ganoderma sp.
 Pleurotus ostreatus

 Pisolithus sp.
 Rhizopogon sp.
 Scleroderma sp.

2. Ciri-ciri jamur Basidiomycota :


 Anggotanya kebanyakan makroskopis.
 Hyfanya bersekat.
 Memiliki tubuh buah (basidiokarp) berbentuk panjang, lembaran-lembaran yang berliku-liku
atau bulat.
 Hidupnya saprofit, parasit dan simbiosis mutualisme.
 Perkembangbiakan secara aseksual (vegetatif) biasa dilakukan dengan konidium, pertunasan dan
fragmentasi miselium dan secara seksual dengan basidiospora yang dibentuk oleh basidium.
 Miselia dikariotik berumur panjang.
 Memiliki tahapan diploid sementara.
 Habitat jamur yang saprofit pada sisa-sisa mahluk hidup misalnya serasah daun di tanah, merang
padi dan batang pohon yang mati.

3. Peranan Basidiomycota dalam kehidupan :


 Sebagai bahan makanan
 Sebagai obat atau makanan suplemen
 Sebagai simbion dengan tanaman tinggi
VI. DAFTAR PUSTAKA

Wahyudi, T. R., P, S. R., & Azwin, A. (2016). KEANEKARAGAMAN JAMUR BASIDIOMYCOTA DI


HUTAN TROPIS DATARAN RENDAH SUMATERA, INDONESIA (Studi Kasus di Arboretum
Fakultas Kehutanan Universitas Lancang Kuning Pekanbaru). Wahana Forestra: Jurnal Kehutanan, 11(2),
21–33. https://doi.org/10.31849/forestra.v11i2.148

Edyawati, D. R. R., & Ratnaningtyas, N. I. (2019). Identification and Collection of Macro Fungi
( Basidiomycota : Agaricales ) From Baturraden Botanical Garden , Banyumas. 1, 31–35.

Haryani, T. S. (2017). Keanekaragaman jenis jamur di taman wisata alam situgunung, cisaat, sukabumi. 17(1),
7–13.

Nugroho, Deni.2018. Penuntun praktikum bioteknologi. Yogyakarta:Deepublish

Aryuliana, Diah, Dkk. 2006. Biologi SMA & MA. Jakarta:Yudhistira

Medan, 24 April 2020

Asisten laboraturium praktikan

(M. Daffa Haq) (Ahyana Rehani)


Nim: 4183220049 Nim: 4193220009