Anda di halaman 1dari 2

Tugas Resume Matakuliah Genetika I

Kelas/Off: H/HK 2014


Kelompok:
Anggota Kelompok:
1. Khusnulwati Mukramiin (14034260)
2. Maulidan Asyrofil Anam (140342604964)

RNA sebagai Materi Genetik pada Virus Kecil

Setelah diidentifikasi dan dipelajari lebih lanjut, semakin jelas bahwa banyak virus
hanya memiliki RNA dan protein, namun tanpa DNA. Di semua penelitian yang dilakukan
sampai sekarang ini, semakin jelas bahwa RNA virus menyimpan informasi genetik di dalam
asam nukleat, bukan pada protein sebagaimana organisme lainnya, meskipun asam nukleat
yang dimaksud pada virus adalah RNA. Salah satu eksperimen yang pertama dilakukan untuk
membuktikan RNA sebagai materi genetik dalam "virus RNA" adalah percobaan rekonstitusi
yang dilakukan oleh Fraenkel-Conrat dan Singer tahun 1957. Percobaan ini sangat sederhana
dengan menggunakan TMV yaitu virus yang mengandung molekul tunggal RNA yang
diselubungi protein. Perbedaan strain dapat diidentifikasi berdasarkan perbedaan komposisi
kimia dari selubung proteinnya.

Dengan menggunakan perlakuan kimia yang sesuai, protein TMV dapat dipisahkan
dari RNA. Akan tetapi proses ini bersifat reversibel. Dengan menggabungkan RNA dengan
protein dalam kondisi yang sesuai, proses rekonstruksi akan terjadi dan TMV terbentuk
kembali. Fraenkel-Conrat dan Singer mengambil 2 strain yang berbeda dari TMV kemudian
memisahkan selubung protein masing-masing strain dari RNA-nya. Mereka melakukan
rekonstitusi dengan menggabungkan protein dari strain B dengan RNA dari strain A. Hasil
rekonstruksi digunakan untuk menginfeksi daun tembakau. Ketika virus hasil rekonstruksi
digunakan untuk menginfeksi daun tembakau, turunan virus yang dihasilkan memiliki fenotip
dan genotip yang identik dengan strain induk yang diambil RNA-nya. Dari eksperimen
tersebut dapat disimpulkan bahwa informasi genetik dari TMV disimpan dalam RNA, bukan
di dalam protein.

Pertanyaan dan Jawaban

1. Bagaimana metode untuk mempersiapkan virus, RNA virus, dan protein mantel pada
eksperimen Fraenkel-Conrat?
Pada percobaan ini digunakan virus TMV dari 2 strain berbeda, yaitu strain OM dan
strain T. kedua strain tersebut disuntikkan pada daun Nicotiana tabacum L. cv. Xanthi.
Daun tersebut dipanen/dipetik setelah 7-10 hari setelah penyuntikan kemudian
dihomogenkan dengan 0.1 M buffer fosfat (pH 7.0) berisi 0.1 % (vol/vol) asam
thioglycol. Virus diendapkan dari homogenate dengan menambahkan polyetilen glikol
6000 hingga 3.17% (wt/vol) dan NaCl hingga 0.64% (wt/vol), kemudian dimurnikan
dengan disentrifugasi diferensial sebanyak 2 kali. RNA diisolasi dari virus yang telah
dimurnikan tersebut degan menggunakan fenol/ekstraksi bentonite. Protein mantel
diisolasi dengan metode asam asetat. Tindakan pencegahan dilakukan selama isolasi
protein dari virus strain T untuk menjaga pH agar selalu dibawah 7.
2.