Anda di halaman 1dari 2

SYARAT-SYARAT KHUSUS KONTRAK (SSKK)

A. Korespondensi Alamat Para Pihak sebagai berikut:

Satuan Kerja PPK:


Nama : Balai Besar Kesehatan Paru Masyarakat .Surakarta
Alamat : Jl. Prof Dr. R. Suharso No. 28 Surakarta
Telepon : (0271) 713055
Website : www.bbkpmska.com
Faksimili : (0271) 713055
Email : bbkpm_surakarta@yahoo.co.id

Penyedia:
Nama : PT. Bagus Pedriansyah
Alamat : Jl. Sunter Kemayoran Nomor 10 RT 002 RW 003
Kelurahan Sunter Jaya Kecamatan Tanjung Priok
Jakarta Utara
Telepon :
Email :

B. Wakil Sah Para Wakil Sah Para Pihak sebagai berikut:


Pihak  Untuk PPK : Moh. Firdaufan, S.KM, M.Kes
 Untuk Penyedia : Drs.Ono Sartono

C. Tanggal Berlaku Kontrak mulai berlaku terhitung sejak: 3 Desember – 23 Desember 2018
Kontrak

D. Jadwal Pelaksanaan Penyedia harus menyelesaikan pekerjaan selama : 20 (Dua puluh )hari
Pekerjaan kalender

E. Pengiriman Rincian pengiriman dan dokumen terkait lainnya yang harus diserahkan
oleh Penyedia adalah : Faktur pengiriman

Dokumen tersebut diatas harus sudah diterima oleh PPK sebelum serah
terima Barang. Jika dokumen tidak diterima maka Penyedia
bertanggungjawab atas setiap biaya yang diakibatkannya.

F. Transportasi 1. Barang harus diangkut sampai dengan Tempat Tujuan Akhir: YA

G. Serah Terima Serah terima dilakukan pada :Tempat Tujuan Akhir

H. Pemeriksaan dan 1. Pemeriksaan dan pengujian yang dilaksanakan meliputi: Jumlah,


Pengujian mutu/ kondisi barang
2. Pemeriksaan dan pengujian dilaksanakan di: BBKPM Surakarta

I. Garansi dan layanan Masa Tanggung Jawab Cacat Mutu/ Garansi berlaku selama: 7 (tujuh)
hari

J. Pembayaran Batas akhir waktu yang disepakati untuk penerbitan SPP oleh PPK untuk
Tagihan pembayaran tagihan angsuran adalah 7 (tujuh) hari kalender terhitung
sejak tagihan dan kelengkapan dokumen penunjang yang tidak
diperselisihkan diterima oleh PPK.

K. Sanksi Pelanggaran terhadap ketentuan Pengalihan dan/atau Subkontrak


dikenakan sanksi : dilakukan pemutusan kontrak.

L. Fasilitas PPK akan memberikan fasilitas berupa : Tempat Penyimpanan

M. Sumber Pembiayaan Kontrak Pengadaan Barang ini dibiayai dari APBN


N. Pembayaran Uang Pekerjaan Pengadaan Barang ini dapat diberikan uang muka TIDAK.
Muka

O. Pembayaran 1. Pembayaran prestasi pekerjaan dilakukan dengan cara: sekaligus


Prestasi Pekerjaan
2. Pembayaran berdasarkan cara tersebut di atas dilakukan dengan
ketentuan barang yang tercantum dalam setiap Surat Pesanan telah
dikirim dan diterima 100 (seratus) %.

3. Dokumen penunjang yang dipersyaratkan untuk mengajukan


tagihan pembayaran prestasi pekerjaan:
a. Kuitansi rangkap 3, bermaterai 1
b. Fotocopi Referensi Bank
c. Fotocopy NPWP
d. Faktur pajak
e. Surat Setoran Pajak (SSP) Ppn
f. Surat Setoran Pajak (SSP) Pph
g. Data Adminitrasi perusahaan
 Nama
 Alamat (kota, propinsi, Negara, kode pos)
 Nomor telepon
 Email perusahaan

P. Denda dan Ganti 1. Besaran denda dibayarkan oleh penyedia apabila PPK
Rugi memutuskan kontrak secara sepihak apabila terjadi keterlambatan
pengiriman sampai batas waktu yang ditentukan.

2. Besarnya denda keterlambatan penyelesaian pekerjaan sebesar


1/1000 (satu perseribu) dari nilai barang yang belum terkirim
setiap hari keterlambatan.

3. Denda akibat penyedia diputus kontrak secara sepihak oleh PPK


yang dibayarkan oleh penyedia dalam jangka waktu : bersamaan
waktu pembayaran ke penyedia.

Q. Pencairan Jaminan Jaminan dicairkan dan disetorkan ke kas Negara

R. Harga kontrak Kontrak Pengadaan barang ini dibiayai dari sumber pendanaan DIPA
BBKPM Surakarta Tahun Anggaran 2018

S. Penyelesaian Jika perselisihan Para Pihak mengenai pelaksanaan Kontrak tidak dapat
Perselisihan diselesaikan secara damai maka Para Pihak menetapkan lembaga
penyelesaian perselisihan tersebut di bawah sebagai Pemutus Sengketa:
Pengadilan Republik Indonesia yang berkompeten/Badan Arbitrase
Nasional Indonesia (BANI) “Semua sengketa yang timbul dari Kontrak
ini, akan diselesaikan dan diputus oleh Badan Arbitrase Nasional
Indonesia (BANI) menurut peraturan-peraturan administrasi dan
peraturan-peraturan prosedur arbitrase BANI, yang keputusannya
mengikat kedua belah pihak yang bersengketa sebagai keputusan tingkat
pertama dan terakhir. Para Pihak setuju bahwa jumlah arbitrator adalah 3
(tiga) orang. Masing-masing Pihak harus menunjuk seorang arbitrator
dan kedua arbitrator yang ditunjuk oleh Para Pihak akan memilih
arbitrator ketiga yang akan bertindak sebagai pimpinan arbitrator.”