Anda di halaman 1dari 5

1.

Jika Saudara adalah seorang wirausaha, bagaimana Saudara membuat konsep bisnis

mulai dari konsep dan strategi bisnis, dan bagaimana lingkungan bisnis

mempengaruhinya?

Pada awal berdiri, saya selaku wirausaha juga merupakan pemilik modal atau orang yang

menjalankan kegiatan operasional bisnis yang saya jalani. Dalam menyiapkan perencanaan

bisnis, saya harus memahami karakteristik bisnis yang akan saya jalani. Contoh bisnis yang akan

saya geluti adalah jual sepatu secara online, saya memilih berdagang secara online dikarenakan

modal yang kurang dan melihat peluang bisnis yang akan saya geluti. Dalam hal penjualan

sepatu, saya atau selaku penjual harus mengetahui sepatu merk apa yang sedang digemari di

pasar, dalam hal pemilihan jenis sepatu saya juga harus pintar-pintar dalam hal memilih

size/ukuran yang banyak digunakan orang, dengan pemilihan size/ukuran yang tepat diharapkan

dapat menekan pengeluaran modal dan menerapkan system pre-order. Pre-order artinya sistem

pembelian barang dengan memesan dan membayar terlebih dahulu sebelum produksi dimulai

atau membeli ke luar negeri, dengan tenggang waktu tunggu (estimasi/perkiraan) sampai barang

tersedia, intinya dalam system pre-order saya hanya sebagai perantara, dengan menjadi perantara

seperti ini saya juga mematok fee setiap ada pembeli yang akan melakukan pre-order. Dengan

konsep dan strategi bisnis yang saya lakukan untuk bisnis saya kedepannya diharapkan dapat

bersaing dengan para penjual sepatu yang sudah memulai bisnisnya lebih dulu ketimbang dengan

saya.
2. Jika Saudara adalah seorang wirausahawan yang sukses, bagaimana Saudara menghadapi

perkembangan bisnis global yang sangat pesat saat ini?

1. Pandai memilih pegawai

Memilih karyawan dan mendidiknya dengan tepat merupakan kunci utama bisnis bisa

bertumbuh.

2. Buat perencanaan atau strategi bisnis yang matang

Sebagai pemilik bisnis, jika sudah berjalan, cukup melakukan monitoring saja sambil

terus memikirkan agar perkembangan bisnis sesuai dengan target yang ingin dicapai.

3. Milikilah mimpi

Saya sadar bahwa siapa saja boleh punya mimpi dan mimpi itu gratis. Tidak ada ruang

untuk memiliki pola pikir yang sempit seperti, “Saya cukup segini dulu,”. Anda harus

terus bergerak maju jika ingin berada di puncak.

4. Utamakan keinginan atau kepuasan pelanggan

Pelanggan adalah raja. Pelanggan adalah kunci mewujudkan mimpi. Pebisnis besar

menghindari sekuat mungkin rasa kecewa pelanggannya. Ini terkait dengan banyak


aspek, baik layanan maupun kualitas. Jaga loyalitas pelanggan dan terus tambah

pelanggan baru.

5. Temukan strategi pemasaran yang jitu

Pemasaran adalah ujung tombak perusahaan. Cara pemasaran dan strategi pemasaran jitu

menjadikan pertumbuhan perusahaan tetap terjaga. Karena itu, perhatikan empat poin

sebelumnya dan pastikan ini bisa terlaksana dengan baik. Kunci perkembangan bisnis

adalah strategi pemasaran yang baik dan bisa dijalankan dengan baik sehingga bisa

menghasilkan keuntungan seperti yang ditargetkan.

6. Kenali dan gunakan teknologi

Jangan sampai menjadi orang yang gaptek (gagap teknologi). Kenali dan pelajari

bagaimana teknologi bisa membantu bisnis Anda terus bertumbuh. Mau belajar adalah

kunci sukses seseorang. Ingat, teknologi bisa saja menjadi hambatan bagi bisnis sekaligus

senjata untuk pertumbuhan bisnis.

7. Ikuti perkembangan zaman 


Mengikuti tren bisnis yang sedang berkembang adalah hal yang harus dikenali secara

matang. Jangan sampai terjadi istilah ketinggalan zaman. Banyak perusahaan besar tak

lagi mampu bertahan hanya karena tak mampu membaca perkembangan zaman. Pebisnis

harus jeli membaca tren bisnis ke depan agar selalu siap dalam menghadapi perubahan

yang terjadi.

8. Jangan hamburkan uang perusahaan

Uang bisa membuat orang terlena. Namun, bila ini terjadi dengan menyalahgunakan uang

perusahaan, ada kemungkinan bisa jadi anda kehabisan modal karena terlalu sering

menghamburkan uang perusahaan untuk tujuan pribadi. Sebaliknya, temukan sumber

pendapatan di luar sumber pendapatan utama perusahaan. Ini akan menjadi sokongan

yang baik untuk pertumbuhan perusahaan dari waktu ke waktu.


3. Jelaskan mengapa menerapkan etika bisnis dalam bisnis sangat penting?

Etika bisnis sangat dibutuhkan oleh semua pengusaha baru maupun pengusaha yang sudah lama

terjun di dunia bisnis. Dengan tujuan bagi pengusaha adalah untuk mendorong kesadaran moral

dan memberikan batasan-batasan bagi para pengusaha atau pelaku bisnis untuk

menjalankan bisnis yang sehat dan tidak melakukan bisnis secara curang atau kotor. Hal tersebut

dapat merugikan banyak pihak yang terkait. Dengan demikian, para pelaku bisnis memiliki

aturan yang dapat mengarahkan mereka dalam mewujudkan citra dan manajemen bisnis yang

baik sehingga dapat diikuti oleh semua orang yang memercayai bahwa bisnis tersebut memiliki

etika yang baik. Selain itu, dapat juga dapat menghindari citra buruk seperti penipuan, serta cara

kotor dan licik. Bisnis yang memiliki etika baik biasanya tidak akan pernah merugikan bisnis

lain, tidak melanggar aturan hukum yang berlaku, tidak membuat suasana yang tidak kondusif

pada saingan bisnisnya dan memiliki izin usaha yang sah.