Anda di halaman 1dari 3

CODE BLACK

No. Dokumen No. Revisi Halaman


643.Keper.5.2019 1 1/2
RSU AN-NISAA’
BLITAR
Tanggal terbit DITETAPKAN OLEH
18 Mei 2019
Standart Prosedur
Operasional
dr. Devvy Megawati
DIREKTUR RSU
Pengertian Code Black adalah kode yang mengumumkan adanya ancaman
orang yang membahayakan ( ancaman orang bersenjata atau tidak
bersenjata yang mengancam akan melukai seseorang atau melukai
diri sendiri ), ancaman bom atau ditemukan benda yang dicurigai
bom di lingkungan rumah sakit dan ancaman lain.
Tujuan Untuk menyelamatkan setiap orang dari ancaman orang yang
membahayakan ( bersenjata atau tidak bersenjata ), ancaman bom
atau ancaman lain ( penyanderaan ) yang terjadi di area rumah
sakit umum An-Nisaa’ dengan tanda peringatan
Kebijakan Surat Keputusan Direktur RSU An-Nisaa’ No
074/RSAN/SK/V/2019 tentang Pembentukan Panitia Pembinaan
Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Prosedur Dalam hal ini adanya ancaman terhadap seseorang – ( orang
bersenjata atau tidak bersenjata ) yang mengancam akan melukai
seseorang atau melukai diri sendiri ) yng dilakukan adalah :
Remain Clam- tetap tenang
Retreat- Mundur lebih aman
Raise the alarm- Bunyikan alrm
Record detail- Catat rincian kejadian
1. Ambil tindakan cepat untuk melindungi diri sendiri atau
melindungi pasien yang terancam.
2. Beri peringatan atau minta bantuan kepada sesame teman,
sambil meneriakkan : code black- code black !!!!!
3. Melangkah mundur bila lebih aman – hibungi bagian
informasi atau call 105
4. Selanjutnya bagian informasi menghubungi pihak yang
terkait : Security, Manager of Duty, Direksi, dan Staf
CODE BLACK
No. Dokumen No. Revisi Halaman
643 Keper 9. 2019 1 2/2

RSU AN-NISAA’
BLITAR
Prosedur 5. Senior lainnya, terangkan tentang :
6. Bila tidak memungkinkan melangkah mundur
7. Turuti nperintah pengancam
8. Lakukan hanya yang diminta
1. Bila bahaya sudah berlalu, telepon bagian
informasi dan jelaskan kejadiannya
2. Catat hasil pengamatan Anda secepatnya
( misalnya, ciri penyerang, senjata, cara bicara/
logat, tingkah laku, tato, ciri kendaraan, arah
pelarian dll-nya )
3. Amankan tempat kejadian perkara
4. Bekerjasama dengan sekuriti sambil menunggu
petugas kepolisisan.
Bila mendapatkan ancaman bom, yang perlu
dilakukan adalah :
a. Tetap tenang sambil mendengarkan
suara penelepon
b. Jangan menutup telepon
c. Gunakan telepon lain untuk
menghubungi pihak kepolisisan
5. Selanjutnya bagian informasi menghubungi
pihk terkait, dan sampaikan bahwa :
a. Ada ancaman bom
b. Lokasi ancaman bom secara tepat
c. Nama anada dan tempat tugas/ profesi
anda

Unit Terkait Seluruh Rumah Sakit