Anda di halaman 1dari 57

MODUL PRAKTIKUM NAT I

ACCUPRESURE FOR LOW BACK PAIN

PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN KEBIDANAN


SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KARYA HUSADA
SEMARANG
2020
TIM PENYUSUN

1
1. Dosen Penanggung Jawab
Risky Puji Wulandari, M. Keb

2. Mahasiswa
1. Elastri Gunawan (1904017)
2. Elisabet Jemsi Adepatiloy(1904018)
3. Eva Zuli Oktavia (1904019)
4. Falikhatin Nihaya (1904020)
5. Fandyni Cahyaning R (1904021)
6. Fatmadhina (1904022)
7. Fauzia Rahmi (1904023)
8. Helmiyati (1904024)
9. Ifana Safitri (1904025)
10. Ika Saras Sulistiyan (1904026)
NAT
URA
L
BAS
IC
THE
RAP
Y II

Kegiatan Belajar

2
PENDAHULUAN

Menurut WHO (World Health Organization), pengobatan komplementer


adalah pengobatan non-konvensional yang bukan berasal dari negara yang
bersangkutan. Terapi komplementer adalah cara Penanggulangan Penyakit yang
dilakukan sebagai pendukung kepada Pengobatan Medis Konvensional atau
sebagai Pengobatan Pilihan lain diluar Pengobatan Medis yang
Konvensional. Salah satu terapi komplementer yang kini populer dimasyarakat
adalah terapi akupresur. 1
Terapi akupresur adalah perkembangan terapi pijat yang berlangsung
seiring dengan perkembangan ilmu akupuntur karena tekhnik pijat akupresur
adalah turunan dari ilmu akupuntur. Tekhnik dalam terapi ini menggunakan jari
tangan sebagai pengganti jarum tetapi dilakukan pada titik-titik yang sama seperti
yang digunakan pada terapi akupuntur. Ada beberapa jenis  klasifikasi, cara,
indikasi serta kontraindikasi dari terapi akupresur yang akan dijabarkan lebih jelas
didalam makalah.2
Berdasarkan data yang bersumber dari Badan Kesehatan Dunia pada tahun
2005, terdapat 75 – 80% dari seluruh penduduk dunia pernah menjalani
pengobatan non-konvensional. Di Indonesia sendiri, kepopuleran pengobatan non-
konvensional, termasuk pengobatan komplementer ini, bisa diperkirakan dari
mulai menjamurnya iklan – iklan terapi non – konvensional di berbagai media.
Berdasarkan persentasi minat masyarakat terhadap terapi non-konvensional
penulis tertarik untuk lebih mengenalkan terapi akupresur kepada seluruh
masyarakat, oleh sebab itu kami menyusun materi terkait akupresur kedalam
sebuah makalah.3   

TUJUAN PEMBELAJARAN

A. Tujuan Umum

3
Untuk memahami Konsep Umum Terapi Akupresur dan mampu dalam
mengaplikasikan kepada ibu hamil.
B. Tujuan Khusus
1. Menjelaskan tentang kehamilan
a. Mahasiswa mampu menjelaskan pengertian kehamilan
b. Mahasiswa mampu menjelaskan proses kehamilan
c. Mahasiswa mampu menjelaskan perubahan fisiologis dalam masa
kehamilan
2. Menjelaskan tentang nyeri punggung
a. Mahasiswa mampu menjelaskan pengertian nyeri punggung
b. Mahasiswa mampu menjelaskan klasifikasi nyeri punggung
c. Mahasiswa mampu menjelaskan hal yang harus dihindari yang dapat
memicu nyeri punggung
d. Mahasiswa mampu menjelaskanupaya penanganan nyeri punggung
3. Menjelaskan tentang Akupresur
a. Mahasiswa mampu menjelaskan pengertian akupresur
b. Mahasiswa mampu menjelaskan fungsi akupresur pada kehamilan
c. Mahasiswa mampu menjelaskan manfaat akupresur
d. Mahasiswa mampu menjelaskan indikasi dan kontraindikasi akupresur
e. Mahasiswa mampu menjelaskan akupresur untuk nyeri punggung
f. Mahasiswa mampu menjelaskan mekanisme akupresur

4
URAIAN MATERI

NATURAL BASIC THERAPY : BIRTHING BALL

A. Kompetensi Dasar dan Indikator


No Kompetensi Dasar Indikator
1 Mahasiswa mampu 1. Mahasiswa mampu :
menjelaskan a. Mahasiswa mampu menjelaskan pengertian
tentang kehamilan kehamilan
b. Mahasiswa mampu menjelaskan proses
kehamilan
c. Mahasiswa mampu menjelaskan perubahan
fisiologis dalam masa kehamilan
2 Mahasiswa mampu 1. Mahasiswa mampu :
menjelaskan a. Mahasiswa mampu menjelaskan pengertian
tentang nyeri nyeri punggung
punggung b. Mahasiswa mampu menjelaskan klasifikasi
nyeri punggung
c. Mahasiswa mampu menjelaskan hal yang
harus dihindari yang dapat memicu nyeri
punggung
d. Mahasiswa mampu menjelaskan upaya
penanganan nyeri punggung
3 Mahasiswa mampu 1. Mahasiswa mampu :
menjelaskan a. Mahasiswa mampu menjelaskan pengertian
tentang akupresur akupresur
b. Mahasiswa mampu menjelaskan fungsi
akupresur pada kehamilan
c. Mahasiswa mampu menjelaskan manfaat
akupresur
d. Mahasiswa mampu menjelaskan indikasi dan
kontraindikasi akupresur

5
e. Mahasiswa mampu menjelaskan akupresur
untuk nyeri punggung
f. Mahasiswa mampu menjelaskan mekanisme
akupresur

B. MATERI
1. Kehamilan

a. Pengertian Kehamilan

1) Kehamilan merupakan suatu proses yang alami dan normal.

Selama hamil seorang ibu mengalami perubahanperubahan yang

terjadi baik fisik maupun psikologis. Perubahan-perubahan tersebut

menyebabkan ibu hamil mengalami ketidaknyamanan.1

2) Kehamilan adalah penyatuan sperma dari laki-laki dan ovum dari

perempuan. Masa kehamilan dimulai dari konsepsi sampai lahirnya

janin.2

b. Proses Kehamilan

Bertemunya sel sperma laki-laki dan sel ovum matang dari wanita

yang kemudian terjadi pembuahan, proses inilah yang mengawali

suatu kehamilan. Untuk terjadi suatu kehamilan harus ada sperma,

ovum, pembuahan ovum (konsepsi), implantasi (nidasi) yaitu

perlekatan embrio pada dinding rahim, hingga plasentasi /

pembentukan plasenta. Dalam proses pembuahan, dua unsur penting

yang harus ada yaitu sel telur dan sel sperma. Sel telur diproduksi oleh

indung telur atau ovarium wanita, saat terjadi ovulasi seorang wanita

setiap bulannya akan melepaskan satu sel telur yang sudah matang,

6
yang kemudian ditangkap oleh rumbai – rumbai (microfilamen

fimbria) dibawa masuk kerahim melalui saluran telur (tuba fallopi), sel

ini dapat bertahan hidup dalam kurun waktu 12-48 jam setelah ovulasi.

Berbeda dengan wanita yang melepaskan satu sel telur setiap bulan,

hormon pria testis dapat terus bekerja untuk menghasilkan sperma.

Saat melakukan senggama (coitus), berjuta-juta sel sperma

(spermatozoon) masuk kedalam rongga rahim melalui saluran telur

untuk mencari sel telur yang akan di buahi dan pada akhirnya hanya

satu sel sperma terbaik yang bisa membuahi sel telur.2

c. Perubahan Fisiologis dalam Masa Kehamilan

Banyak perubahan-perubahan yang terjadi setelah fertilisasi dan

berlanjut sepanjang kehamilan. Rasa tidak nyaman yang dirasakan

oleh ibu hamil biasanya berbeda-beda pada setiap trimester kehamilan.

Perubahan yang terjadi selama kehamilan sering kali menjadi keluhan

bagi ibu hamil diantaranya adalah mual muntah pada awal kehamilan,

konstipasi, varises vena (pembuluh balik), gangguan berkemih,

hemoroid, dan pembengkakan pada tungkai dan kaki serta nyeri

punggung.1

perubahan-perubahan yang terjadi selama kehamilan umumnya

menimbulkan ketidaknyamanan dan kekhawatiran bagi sebagian besar

ibu pada trimester I sebesar 50-75% karena mual dan muntah sehingga

terjadi syok, 50% terjadi telapak tangan merah pada trimester II dan

sesaknya 60% pada trimester III.3

7
2. Nyeri Punggung

a. Pengertian Nyeri Punggung

Nyeri merupakan suatu kondisi subjektif yang tidak menyenangkan

yang meliputi pengalaman sensorik maupun emosional. Nyeri

punggung bawah pada kehamilan menjadi masalah yang mengganggu

kenyamanan ibu saat menjalani proses kehamilan.4

Nyeri Punggung Bawah atau Nyeri Pinggang (Low Back Pain)

adalah nyeri di daerah lumbosakral dan sakroiliaka. Nyeri Punggung

Bawah adalah nyeri yang dirasakan di daerah punggung bawah, dapat

berupa nyeri lokal (inflamasi), maupun nyeri radikuler atau keduanya.

Nyeri yang berasal dari punggung bawah dapat dirujuk ke daerah lain,

atau sebaliknya nyeri yang berasal dari daerah lain dirasakan di daerah

punggung bawah (referred pain). nyeri punggung bawah pada

hakekatnya merupakan keluhan atau gejala dan bukan merupakan

penyakit spesifik. Masalah nyeri punggung bawah meliputi banyak

aspek, bukan hanya penderitaan akibat nyeri yang dialami, tapi juga

menimbulkan pemborosan ekonomi dan peningkatan biaya kesehatan.9

b. Klasifikasi Nyeri Punggung

1) Nyeri Punggung Bawah traumatic

Lesi traumatik dapat disamakan dengan lesi mekanik. Pada daerah

punggung bawah, semua unsur susunan neuromuskoletal dapat

terkena oleh trauma.Setiap hari beribu-ribu orang mendapat trauma

miofasial, mengingat banyaknya pekerja kasar yang gizinya kurang

8
baik dengan kondisi kesehatan badan yang kurang optimal. Juga di

kalangan sosial yang serba cukup atau berlebihan keadaan tubuh

tidak optimal karena kegemukan, terlalu banyak duduk dan terlalu

kaku karena tidak mengadakan gerakan-gerakan untuk

mengendurkan urat dan ototnya. nyeri punggung bawah jenis ini

disebabkan oleh lumbosakral strain dan pembebanan

berkepanjangan yang mengenai otot, fasia dan atau ligament.

2) Nyeri Punggung Bawah Akibat Proses Degeneratif

Perubahan degeneratif pada vertebra lumbosakralis dapat terjadi

pada korpus vertebra berikut arkus dan prosesus artikularis serta

ligament yang menghubungkan bagian-bagian ruas tulang belakang

satu dengan yang lain. Pada proses spondilosis terjadi rarefikasi

korteks tulang belakang, penyempitan discus dan osteofit-osteofit

yang dapat menimbulkan penyempitan dariforamina

intervetebralis.

3) Nyeri Punggung Bawah Akibat Penyakit Inflamasi

(a) Artritis rematoid

Artritis rematoid termasuk penyakit autoimun yang

menyerang persendian tulang. Sendi yang terjangkit

mengalami peradangan, sehingga terjadi pembengkakan, nyeri

dan kemudian sendi mengalami kerusakan. Akibat sinovitis

(radang pada sinovium) yang menahun, akan terjadi kerusakan

9
pada tulang rawan, sendi, tulang, tendon, dan ligament di

sendi.8

(b) Spondilitis angkilopoetika

Kelainan pada artikus sakroiliaka yang merupakan bagian dari

poliartritis rematoid yang juga didapatkan di tempat lain. Rasa

nyeri timbul akibat terbatasnya gerakan pada kolumna

vertebralis, artikulus sakroiliaka, artikulus kostovertebralis

dan penyempitan foramen intervertebralis.

c. Beberapa hal berikut ini harus dihindari karena memicu nyeri.5

1) Berdiri atau berjalan lebih dari 30 menit

2) Mengangkat beban yang cukup berat (tas belanja, dll)

3) Berdiri/bertumpu pada salah satu kaki

4) Naik tangga

5) Melakukan hubungan seks

6) Tidur tengkurapBerdiri pada tempat yang lunak (kasur)

7) Menyetir mobil lebih dari 30 meni

d. Upaya Penanganan Nyeri Punggung.5

Untuk meringankan nyeri punggung bawah yang sering dirasakan

oleh ibu hamil dapat dilakukan beberapa hal antara lain:

1) Praktek postur yang baik

Saat janin semakin membesar, pusat gravitasi tubuh bergeser ke

depan. Hal ini akan menarik otot-otot di punggung bawah yang

10
dapat menyebabkan sakit punggung. Jadi cobalah busungkan

pantat ke belakang, tarik bahu, berdiri lurus dan tinggi.9

2) Berolahraga

Olahraga secara rutin akan membuat tubuh lentur dan nyaman,

selain menunjang sirkulasi darah. Hal ini tentu sangat berguna bagi

ibu hamil yang sering dilanda stres. Sedang untuk latihan yang

dapat dilakukan umumnya berkisar pelemasan punggung, otot

leher, dan kekuatan kaki.8

3) Pijat

Pijat bagian tubuh belakang bawah sering dapat membantu

menghilangkan lelah dan sakit otot. Cobalah mencondongkan

tubuh ke depan di sandaran kursi atau berbaring menyamping.

Pasangan Anda bisa dengan lembut memijat otot-otot sisi tulang

belakang atau berkonsentrasi pada punggung bawah.12

4) Mandi air hangat

Mandi air hangat, menempelkan paket bungkusan berisi air panas

atau pancuran air hangat yang diarahkan pada punggung bisa

membantu dengan nyeri punggung.

5) Tidur menyamping

Saat perut semakin membesar, cobalah tidur menyamping dengan

salah satu atau kedua lutut ditekuk.

6) Menggunakan bantal di bawah perut saat tidur

11
Tidur menyamping dengan bantal ditempatkan di bawah perut

telah terbukti mengurangi nyeri punggung.

7) Duduk dan berdiri dengan hati-hati.

Duduk dengan kaki sedikit ditinggikan. Pilihlah kursi yang

mendukung punggung atau tempatkan bantal kecil di belakang

punggung bawah. Sering-seringlah mengubah posisi dan

menghindari berdiri untuk jangka waktu yang lama. Jika Anda

harus berdiri, istirahatkan satu kaki di bangku yang lebih rendah.

8) Lakukan latihan kekuatan dan stabilitas.

Latihan panggul dan perut bagian bawah dapat membantu untuk

mengurangi ketegangan dari kehamilan di punggung Anda.

Caranya, luruskan tangan, lutut dan punggung hingga sejajar. Tarik

napas dalam dan kemudian ketika Anda bernapas keluar, lakukan

latihan dasar panggul dan pada saat yang sama tarik atau

kontraksikan pusar dan lepaskan. Tahan kontraksi ini selama 5-10

detik tanpa menahan napas 30 dan tanpa menggerakkan punggung.

Kendurkan otot perlahan-lahan pada akhir latihan. Latihan in telah

di ajakan pada teknik senam hamil.

9) Akupuntur dan Akupresur.

Meski merupakan pengobatan alternatif, tetapi ibu hamil biasanya

cukup terbantu dengan terapi suntik jarum ini, karena dapat

melancarkan peredaran darah di seluruh tubuh. Para terapis

akupuntur sendiri kabarnya dapat menghilangkan rasa sakit di

12
punggung dengan cara tersebut.7 Teknik akupresur merupakan

teknik menekan titik tubuh dengan menggunakan jari. memiliki

teknik dan titik yang sama dengan teknik akupuntur, sehingga

untuk mempermudah dalam penanganan keluhan ibu hamil.10 Jika

masalah sakit punggung di kehamilan ini mulai mengganggu ibu

dengan gejala sakit yang hebat, konsultasikan dengan dokter

kandungan. Bisa saja rasa sakit tersebut bukan sakit punggung

biasanya namun merupakan gejala infeksi atau kondisi medis lain

yang memerlukan penanganan dengan segera. Rasa sakit ini juga

bisa disebabkan karena ibu hamil kurang minum air putih sehingga

kerja ginjal menjadi lebih berat. Untuk itu di masa kehamilan ini

sebaiknya ibu hamil tetap memperhatikan konsumsi air putih yang

seimbang agar kondisi kesehatan dapat lebih terjaga.15

3. Akupresur

a. Pengertian Akupresur

Akupresur adalah salah satu bentuk fisioterapi dengan memberikan

pemijatan dan stimulasi pada titik-titik tertentu pada tubuh yang

berguna untuk mengurangi bermacam-macam sakit dan nyeri serta

mengurangi ketegangan, kelelahan dan berbagai penyakit dengan

maksud mengaktifkan kembali peredaran energi vital dan chi.2

b. Fungsi Akupresur pada kehamilan.3

Selama ini teknik akupresur sangat berpengaruh untuk

pengurangan keluhan ibu hamil seperti.

13
1) mual muntah

2) pada ibu bersalin seperti induksi persalinan

3) mengurangi kecemasan

4) keluhan nyeri punggung selama proses persalinan.

c. Manfaat Akupressur

Ketika titik-titik akupresur distimulasi, tubuh akan melepaskan

ketegangan otot, meningkatkan sirkulasi darah, dan meningkatkan

kekuatan hidup energi tubuh (qi) untuk membantu penyembuhan.

Terapi akupresur dapat digunakan untuk menghilangkan rasa sakit,

menguatkan sistem reproduksi seksual, detoksifikasi tubuh untuk

kesehatan yang lebih baik. Menjaga kecantikan, membuat awet muda,

dan meringankan nyeri otot punggung.16

d. Indikasi

- akupresur ini di indikasikan dengan Ibu hamil yang mengalami

nyeri pungung bawah

Kontraindikasi

- Pemijatan tidak dapat dilakukan pada kondisi kulit terkelupas, tepat

pada bagian tulang yang patah, dan tepat bagian yang bengkak

e. Akupresur untuk nyeri nyeri punggung.6

1) Titik BL 23 (Shensu) yang terletak di dua jari kiri dan kanan

meridian GV, setinggi batas lumbal kedua.

Lakukan pemijatan lembut ke arah luar titik tersebut baik sebelah

kanan dan sebelah kiri.

14
2) GV3 dan GV 4

(a) Titik GV 3 (Yaoyangguan) yang terletak diantara lumbal ketiga

dan keempat.

(b) Titik GV 4 (Mingmen) yang terletak diantara lumbal kedua dan

ketiga, ibu hamil sebagian besar mengalami nyeri ringan.

Lakukan pemijatan secara lembut dari titik GV 3 ke titik GV 4

hingga ke titik BL 23 membentuk lambing love. Berikan

tekanan pada pemijatan kearah jantung dan hilangkan tekanan

saat melakukan pemijatan kearah sebaliknya.

3) Titik KI 3 ( taixi)

15
Terletak antara melleolus internus dengan tendon archiles. Di

bagian bawah mata kaki bagian dalam dimana terdapat jaringan

yang terasa kenyal. Lakukan pemijatan dengan memberikan

tekanan kearah jantung.

f. Mekanisme kerja Akupresure

Menurut Saputra, menjelaskan bahwa mekanisme kerja dari

akupunktur/akupresur masih belum bisa dijelaskan secara tuntas.

Hal tersebut juga didukung oleh Sunetra, yang menjelaskan bahwa

berbagai penelitian yang dilakukan oleh peneliti di negara China

dan negara-negara barat, belum dapat menjelaskan secara

menyeluruh tentang mekanisme kerja dari akupuntur/akupresur.

Teori (endorfin) dan teori kekebalan tubuh menjelaskan bahwa

penekanan pada permukaan tubuh akan merangsang keluarnya zat-

zat yang dapat menghilangkan rasa nyeri dan meningkatkan daya

tahan tubuh terhadap penyakit.17

16
HASIL PENELITIAN JURNAL

1. Judul 1. Acupunture Treatment : Multidimensional


Assessment Of Low Back Pain In Pregnant
Women
2. Efektifitas Tehnik Akupresur Pada Titik BL23,
GV 3, GV 4 terhadap Penurunan Nyeri Punggung
Bawah Pada Kehamilan Trimester III di
Puskesmas Jelakombo Jombang
3. Pengaruh Terapi Akupresur terhadap Nyeri
Punggung Bawah pada Ibu Hamil TM III di
Wilayah Kerja Puskesmas Abian Semal 1
4. Effect Of Yoga And Acupressure On Pain And
Functional Capability Of Lower Back In Pregnant
Mothers During The Third Trimester Of
Pregnancy
5. Acupressure for chronic low back pain: a single
system study
2. Penulis 1. Eveliny Silva Martins,. Tainan Maria Cruz Lopes
Tavares,.Paula Rennata Amorim Lessa,. Priscila
De Souza Aquino,. Regia Christina Moura
Barbosa Castro,. Ana Karina Bezzera Pinheiro,.
2. Ratna Dewi Permatasari
3. Ni Gusti Ayu Pramita Aswitami, Putu
Mastiningsih
4. Dewi Candra Resmi, Suharyo Hadisaputro,
Runjati
5. Angela Adams, DPT1, Joseph Eschman, DPT,
GCS2, Weiqing Ge, DPT, PhD1, 2
3. Nama Jurnal 1. Rev Esc Enfrem USP. 2018;52:e03323
2. J-HESTECH, Vol. 2 No. 1, Bulan Juni Tahun
2019, Halaman 33 – 42

17
3. STRADA Jurnal Ilmiah Kesehatan ISSN: 2252-
3847 (Print), 2614-350X (Online) Vol. 7, No. 2,
November 2018, pp: 47-51
4. Belitung Nursing Journal
5. The Journal of Physical Therapy Science
4. Screening - Mengapa penelitian ini dilakukan ?
1. Untuk mengevaluasi efek akupuntur dalam
Mengapa penelitian pengobatan nyeri punggung bawah pada wanita
dilakukan? hamil pada trimester kedua dan ketiga kehamilan.
Apa pertanyaan 2. Untuk menganalisis efektifitas tehnik akupresur
penelitian ini? (PICO) pada titik BL 23, GV 3, GV 4 terhadap penurunan
nyeri ibu hamil pada punggung bagian bawah
trimester III di wilayah kerja Puskesmas
Jelakombo Jombang
3. Untuk mengevaluasi pengaruh terapi akupresur
terhadap nyeri punggung bawah pada ibu hamil
TM III di Wilayah Kerja Puskesmas Abian Semal
1
4. Untuk menguji pengaruh yoga dan akupresur
pada nyeri punggung bagian bawah dan
kemampuan fungsional pada wanita hamil selama
kehamilan trimester tiga.
5. Untuk mengevaluasi pengaruh akupresur untuk
nyeri punggung kronis.
- Populasi
1. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari 180
wanita yang berada dalam perawatan prenatal.
Sampel dalam penelitian ini adalah wanita hamil
yang memenuhi kriteria inklusi : wanita hamil
usia kehamilan antara 14 dan 37 minggu, yang
memenuhi kehamilan resiko normal yang

18
bersedia pergi ke lokasi penelitian dua kali
seminggu.
2. Ibu hamil trimester III yang melakukan ANC di
Puskesmas JelakomboKabupaten Jombang
3. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu
hamil trimester III yang mengalami nyeri
punggung dengan total subjek pada penelitian ini
adalah ibu hamil trimester III yang mengalami
nyeri punggung bawah sebanyak 20 orang.
4. Populasi dalam penelitian ini adalah semua
wanita hamil pada trimester III di Puskesmas
Kalikajar I.
5. Orang dewasa usia 18-65 tahun yang mengeluh
LBP selama 3 bulan terakhir.
- Intervensi
1. Akupuntur dilakukan hingga 6 sesi karena
beberapa wanita hamil dipulangkan sebelum sesi
keenam karena penghentian total rasa sakit.
Sebelum memulai sesi pertam, data data
sosiodemografi, klinis, kebidanan dikumpulkan
dan kuesioner McGill diaplikasikan untuk menilai
nyeri punggung bawah pada wanita hamil.
Instrumen McGill diterapkan kembali sebelum
sesi kedua, keempat dan keenam untuk menilai
kembali rasa sakit di wajah terapi yang diuji.
Perawatan didasarkan pada protocol wanita hamil
LBP. Point yang diuji adalah: B57 (untuk
relaksasi otot, menghilangkan linu
panggul,wasir), B40 (meringankan nyeri
punggung bawah, linu panggul, nyeri lutut,
mendinginkan darah), VB30 (stimulasi sirkulasi

19
Qi dan darah, menghilangkan nyeri punggung
bawah, linu panggul, nyeri paha lateral, disfungsi
sakroiiliaka), B23 (menyegarkan ginjal, sakit
pinggang, pusing, kelelahan, osteoporosis,
tinnitus, ketulian,penglihatankabur, gangguan
memori), B60 (menghilangkan angina internal,
mendominasi Qi kepala, memperkuat darah, sakit
kepala, pusing, linu panggul, sakit pinggang, skait
punggung, sakit leher, torticollis, sulit
melahirkan), dan VG20 (menghilangkan angina
internal, menenangkan, melemaskan otot dan
tendon, menenangkan shen, gangguan tidur,
pusing, tinnitus, sakit kepala, stroke, skizofernia,
dan Yintang menenangkan pikiran, mengurangi
rasa takut, sakit kepala, pusing dan perasaa berat
di kepala, kecemasan, gangguan tidur).
Jarum diaplikasikan pada terapi auricular, lumbar
dan sciatic pada telinga kanan, karena wanita
tetap pada posisi decubitus lateral kiri. Titik
Shemen banyak digunakan dalam akupuntur
aurikularis, karena aksinya untuk menstabilkan
sistem secara keseluruhan dan menyebabkan
respons analgesic dan anti-inflamasi.
Penelitian ini dilakukan jarum akupuntur selama
30 menit,menunjukkan bahwa baik secara
sendiri-dendiri atau dalam kombinasi, terapi ini
efektif untuk mengobati nyeri punggungbawah
dan seperti kualitas hidup para peserta.

2. Pada kelompok yang diberikan akupresur akan


dilakukan penekanan dan stimulasi selama 1-5

20
menit, yang dilakukan selama 3 minggu, setiap
minggu akan dilakukan 2 kali pertemuan.
Pelaksanaan intervensi dilakukan Oktober sampai
Desember 2018, dan dilakukan titik BL 23, GV 4,
GV 5, kemudian diukur menggunakan Numerik
Visual Analog Scale (VAS)
3. Penelitian ini menggunakan pendekatan One group
Pre post test design. Subjek pada penelitian ini
adalah ibu hamil trimester III yang mengalami
nyeri punggung bawah sebanyak 20 orang. Terapi
akupresur dilakukan 3 kali seminggu selama 12
minggu. Terapi akupresur dilakukan oleh therapist
yang telah mengikuti pelatihan khusus akupresur.
Terapi akupresur pada subjek penelitian diberikan
sesuai dengan standart operating procedure
akupresur supaya terapi yang diberikan pada
semua responden pada seluruh subjek penelitian
sama. Pada akhir penelitian yaitu minggu ke 12
dilakukan pengukuran tingkat nyeri post treatment
dengan metode VAS.
4. Intervensi untuk kelompok yoga, yoga diberikan
dua kali per minggu selama 3 minggu. Yoga
dilakukan selama 60 menit per sesi di pagi hari di
Puskesmas Kalikajar I. Yoga terdiri dari latihan
pemanasan, pernapasan (pranayama), dan gerakan
inti sebagai rangkaian gerakan yoga asana
termasuk Tadasana, Baddakosana,dan
Savanna.Untuk kelompok akupresur, akupresur
dilakukan selama 15 menit per sesi, yang
dilaksanakan dua kali per minggu selama 3
minggu. Poin-poin akupresur termasuk: BL23

21
(shenshu), GV 3 (yaoyangguan), GV 4
(Mingmen), Ki 3 (taixi). Akupresur dilakukan oleh
terapis akupresur di Pusat Kesehatan Masyarakat
Selomerto I.
5. Pemberian terapi akupresure
- Control
-
- Outcome
1. Menurut penilaian nyeri, ada penurunan yang
signifikan secara statistic (p<0,05) dalam indeks
nyeri, yang terkait dengan intensitas nyeri yang
dialami. Hal ini dapat disimpulkan ada penurunan
yang signifikan pada nyeri punggung bawah di
antara wanita hamil pada awal sesi kedua, dengan
peningkatan bertahap dengan peningkatan jumlah
sesi.
2. Hasil analisis pada kelompok setelah diberikan
intervensi berdasarkan nilai rerata, didapatkan
rerata terapi akupresur sangat efektif diberikan
pada ibu hamil dengan keluhan nyeri punggung
bawah. Teknik akupresur lebih efektif untuk
mengurangi nyeri punggung bawah pada ibu hamil
trimester III. Tingkat nyeri punggung bawah yang
dialami oleh responden setelah intervensi sebagian
besar dialami oleh kelompok kontrol dengan rerata
tingkat nyeri 2,27; dan yang paling rendah nilai
rerata tingkat nyeri adalah kelompok akupresur,
dengan nilai rerata 2,13. Dapat diketahui tingkat
nyeri yang dialami sebagian besar responden
adalah tingkat nyeri ringan, yaitu sebanyak 16
responden dari 22 responden.

22
3. Perbandingankategori nyeri sebelum penelitian
terdapat 7 orang dengan skala nyeri ringan, 13
orang dengan skala nyeri sedang, setelah
penelitian diperoleh 14 orang tidak nyeri dan 6
orang nyeri ringan. Hasil uji statitik dijelaskan
bahwa terdapat penurunan yang signifikan
kategori nyeri sebelum dan sesudah penelitian
(ρ<0,05). Berdasarkan hal tersebut menunjukkan
bahwa terdapat pengaruh yang signifikan
(ρ<0,05) Terapi Akupresur Terhadap Nyeri
Punggung Bawah Pada Ibu Hamil Trimester III Di
Wilayah Kerja Puskesmas Abiansemal I
Kabupaten Badung.
4. ada pengaruh yang signifikan secara statistik dari
yoga, akupresur, dan olahraga saat hamil
(kelompok kontrol) dalam mengurangi nyeri
punggung bawah dan kemampuan fungsional
punggung bawah dengan p <0,05. Olahraga saat
hamil (rata-rata = -1,43) lebih efektif dalam
mengurangi nyeri punggung bawah dibandingkan
dengan yoga (rata-rata -2,29) dan akupresur (rata-
rata -2,71); dan akupresur (rerata = -14.29) lebih
efektif dalam meningkatkan kemampuan
fungsional punggung bawah daripada yoga (rerata
= -6.57) dan olahraga saat hamil (rerata = -13.29).
5. Hasil uji coba ini akan membantu memperjelas
terapi akupresure untuk nyeri punggung bawah
(LBP)
5. Validity 1. Tes yang digunakan adalah Wilcoxon untuk
(Keabsahan) mengukuran berpasangan dan te McNemar.
Apakah ada 2. Penelitian ini diukur skala nyeri (pre test) dengan

23
pertanyaan penelitian menggunakan Visual Analog Scale (VAS).
yang jelas? 3. Penelitian ini diukur skala nyeri (pre test) dengan
Jelaskan! menggunakan Visual Analog Scale (VAS).
4. Pengukuran tingkat nyeri menggunakan Visual
Analog Scale (VAS) dan Oswestry Disability
Index untuk mengukur kemampuan fungsional
punggung bagian bawah.
5. Pengukuran menggunakan Visual Analog Scale
(VAS)
Apa Tujuan 1. Untuk mengevaluasi efek akupuntur dalam
Penelitian ini? pengobatan nyeri punggung bawah pada wanita
hamil pada trimester kedua dan ketiga kehamilan
2. Untuk menganalisis efektifitas tehnik akupresur
pada titik BL 23, GV 3, GV 4 terhadap penurunan
nyeri punggung bawah pada kehamilan trimester
III di wilayah kerja Puskesmas Jelakombo
Jombang.
3. Untuk mengevaluasi pengaruh terapi akupresur
terhadap nyeri punggung bawah pada ibu hamil
TM III di Wilayah Kerja Puskesmas Abian Semal
1
4. Untuk menguji pengaruh yoga dan akupresur pada
nyeri punggung bagian bawah dan kemampuan
fungsional pada wanita hamil selama kehamilan
trimester tiga.
5. Untuk mengevaluasi pengaruh akupresur untuk
nyeri punggung kronis.
Jelaskan tinjauan 1. Akupuntur adalah teknik tradisional Tiongkok
pustaka yang yang bertujuan untuk mempromosikan
mendasari penyembuhan melalui stimulasi keseimbangan
content/ isi dari tubuh dan kinerja energy dan positif. Ini terjadi

24
penelitian tersebut! melalui stimulasi titik oleh jarum logam halus.
Kementrian Kesehatan Brazil mengakui akupuntur
sebagai teknologi intervensi kesehatan, yang
melibatkan serangkaian prosedur berdasarkan
stimulasi titik akupuntur untuk membantu dalam
promosi, pemeliharaan, dan pemulihan kesehatan,
serta mencegah penyakit. Selama kehamilan,
kondisi yang paling sering diobati adalah nyeri
punggung bawah. Dalam penelitian yang baru
dilakukan di Brazil dengan 97 wanita hamil,
prevelensi tinggi nyeri punggung bawah diamati
(68%), terutama pada trimester kehamilan kedua
(43,9%). Ketika kehamilan berlanjut, intensitas
nyeri meningkat, terutama pada trimester ketiga.
Khususnya, ketidaknyamanan iini adalah salah
satu gangguan paling umum selama periose ini,
dan penting untuk menguji efek terapi ini denga
jarum.
2. Pada kelompok yang diberikan akupresur akan
dilakukan penekanan dan stimulasi selama 1-5
menit, yang dilakukan selama 3 minggu, setiap
minggu akan dilakukan 2 kali pertemuan. Titik
yang akan dilakukan penekanan pada: a. Titik BL
23 (Shensu) yang terletak di dua jari kiri dan
kanan meridian GV, setinggi batas lumbal kedua.
b. Titik GV 3 yang terletak diantara lumbal ketiga
dan keempat. c. Titik GV 4 yang terletak diantara
lumbal kedua dan ketiga, ibu hamil sebagian besar
mengalami nyeri ringan. Hasil penelitian ini
didukung dengan penelitian yang dilakukan di
Taiwan kepada 129 pasien yang mengalami

25
keluhan nyeri punggung dan selama 1 bulan
diberikan terapi akupresur, sehingga hasil dari
penelitian ini menyatakan bahwa akupresur efektif
untuk mengatasi nyeri punggung bawah.
3. Akupresur adalah salah satu bentuk fisioterapi
dengan memberikan pemijatan dan stimulasi pada
titik-titk tertentu pada tubuh yang berguna untuk
mengurangi bermacam-macam sakit dan nyeri
serta mengaktifkan kembali peredaran energi vital
dan chi. Hal ini sesuai dengan penelitian yang
dilakukan di Taiwan tentang pengobatan nyeri
punggung bawah dengan terapi akupresur dengan
hasil bahwa terapi akupresur efektif dalam
mengatasi nyeri punggung dan manfaatnya
bertahan selama enam bulan
4. Ada dua jenis perawatan untuk mengatasi rasa
sakit dan kemampuan fungsional, yaitu
farmakologi dan non-farmakologi.
Mempertimbangkan dampak dari terapi
farmakologis, terapi non-farmakologis harus
diterapkan untuk mengurangi nyeri punggung
yang dialami oleh wanita hamil trimester ketiga,
termasuk stimulasi kulit (pijat, aplikasi panas dan
dingin, akupresur, dan stimulasi kontralateral),
TENS, akupunktur, relaksasi, imajinasi, meditasi,
hipnosis, aromaterapi, yoga dan refleksiologi.
Yoga adalah upaya praktis dalam menyelaraskan
tubuh, pikiran, dan jiwa, yang manfaatnya adalah
untuk membangun postur yang kuat, dan
menumbuhkan otot yang fleksibel dan kuat, dan
memurnikan sistem saraf pusat di tulang

26
punggung. Sedangkan akupresur menekankan
pada titik pemicu, dimana dalam hal mengaktifkan
titik nyeri sama dengan titik akupuntur. Akupresur
adalah penekanan pada titik-titik tertentu di bagian
tubuh punggung bawah dan kaki wanita hamil
trimester ketiga yang mengalami nyeri punggung
bawah.
5. Nyeri punggung bawah (LBP) adalah penyebab
utama kecacatan global. Akupresur adalah
pendekatan manual yang dapat digunakan untuk
manajemen diri LBP. Acupresure, salah satu
pendekatan. Pengobatan Tradisional Cina (TCM),
adalah pendekatan manual non-invasif yang
melibatkan manipulasi kulit dan jaringan lunak
terutama dengan ujung jari alih-alih jarum pada
titik akupuntur, tetapi kurang dipelajari dengan
baik dari pada akupunktur Selain ujung jari,
berbagai bagian tubuh (buku-buku jari, lengan,
dan tumit) dan perangkat tumpul juga dapat
digunakan. Pengobatan akupresur telah
diperkenalkan oleh terapis fisik dan profesi lain
untuk mengobati LBP berdasarkan keyakinan
menghilangkan penghalang yang menghambat
aliran energi dan menghilangkan rasa sakit dengan
meningkatkan sirkulasi dan nutris
Jenis penelitian apa 1. Quasi ekperimental ekperiment pre-post design
yang digunakan dalam 2. Quasi ekperiment dengan pendekatan pretest dan
penelitian ini? postestt design pada kelompok control dan
kelompok intervensi. Waktu pelaksanaan mulai
bulan Oktober-Desember 2018 di Puskesmas
Jelakombo wilayah kerja Kabupaten Jombang,

27
Jawa Timur
3. Penelitian ini menggunakan pendekatan One group
Pre post test design.
4. Jenis penelitian ini adalah pre dan post-test
ekperimental
5. Convenience sampling
6. Clinical Importance Penelitian ini penting dilakukan karena dengan
adanya teori-teori baru tentang akupresurini semakin
di ketahui ilmunya atau semakin di perjelaas
sumber, manfaat, dampak dan pengaruhnya maka
akan baik pula untuk di implementasikan ke
masyarakat
Menurut anda, apa 1. Memberikan rasa nyaman karena dengan
manfaat hasil melakukan teknik akupressur dan terapi fisik
penelitian tersebut? pasien akan merasa lebih rileks sehingga rasa nyeri
yang dirasakan berkurang.
2. Terapi akupresur dapat digunakan untuk
menghilangkan berbagai rasa sakit, menguatkan
sistem reproduksi seksual, detoksifikasi tubuh
untuk kesehatan yang lebih baik.
3. Terapi akupresur berpengaruh secara signifikan
untuk mengurangi nyeri punggung bawah pada ibu
hamil Trimester III.
4. Manfaat dari penelitian ini yaitu mengetahui
pengaruh yoga dan akupresur pada nyeri
punggung bawah dan kemampuan fungsional pada
wanita hamil selama semester ketiga kehamilan.
5. Memberikan rasa nyaman karna dengan
melakukan pemijatan diarea punggung yang sakit
atau nyeri akan menghilangkan rasa sakitnya
tersebut
Apa kesimpulan anda 1. Teknik akupuntur dilakukan hingga 6 sesi

28
terhadap penelitian memberikan efek kesehatan yang positif bagi para
ini? peserta. Menurut penilaian nyeri, ada penurunan
yang signifikasi secara statistic pada nyeri
punggung bawah ibu hamil sedini sesi kedua, dan
penurunan bertahap terlihat dengan sesi
selanjutnya.
Selain terbebas dari nyeri punggung bawah, wanita
hamil menyebutkan adanya perbaikan yang
dirasakan dalam aspek lain, seperti: relaksasi,
stress, tidur, gelisah, dan kesabaran.
Tidak ada efek samping yang serius dalam
perawatan. Secara umum, wanita hamil yang
berpartisipasi meunjukkan kepuasan dan
kesejahteraan ketika meninggalkan setiap sesi.
Oleh karena itu, saya menanggap bahwa teknik
penelitian dalam jurnal ini harus dipelajari
tekniknya di masyarakat. Karena wanita hamil
memiliki potensi untuk meningkatkan kesehatan
dengan cara yang menyenangkan, sederhana,
nyaman, praktis, bebas resiko, dan hemat biaya.
2. Bahwa ketiga kelompok memiliki pengaruh yang
sama pada tingkat nyeri, namun pada kelompok
senam hamil dan akupresur memiliki pengaruh
yang lebih baik dibandingkan pada kelompok
senam hamil dan kelompok akupresur, yang
ditunjukan dengan selisih rerata yang lebih besar
dibandingkan kelompok lainnya. Selain Tehnik
akupresur selama masa kehamilan, ibu hamil di
anjurkan untuk mengikuti senam hamil.untuk
membantu mengatasi keluhan selama hamil karena
semakin bertambah usia kehamilan, maka akan

29
muncul berbagai ketidaknyamanan yang dirasakan
oleh ibu hamil, karena dapat kesehatan fisik ibu
hami meningkat, peredaran darah menjadi lancar,
keluhan kram atau nyeriberkurang, dan
mempersiapkan tehnik pernafasan menghadapi
persalinan, dan juga aktifitas otot dan panggul.
3. Terdapat pengaruh yang signifikan Terapi
Akupresur Terhadap Nyeri Punggung Bawah Pada
Ibu Hamil TM III di Wilayah Kerja Puskesmas
Abiansemal 1(ρ<0,05). Disarankan kepada bidan-
bidan untuk dapat memberikan pelayanan
kebidanan secara komplementer melalui terapi
akupresur untuk mengurangi nyeri punggung
bawah pada ibu hamil Trimester III.
4. Ada efek signifikan dari yoga, akupresur, dan
olahraga saat hamil dalam mengurangi rasa sakit
dan dalam meningkatkan kemampuan fungsional
punggung bawah.
5. Terapi aqupresure memiliki pengaruh yang luar
biasa dan dampak yang baik bagi tubuh untuk
mengurangi nyeri punggung bawah/ LBP.

JURNALNYA BANYAK, KEREN!

Tambahkan tahunnya

30
STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP)


ACUPRESSURE FOR LOW BACK PAIN

Tanggal Terbit Ditetapkan Oleh


STANDAR .................. Ketua STIKES KaryaHusada Semarang
OPERASIONAL
PROSEDUR
.....................................
Akupresur adalah salah satu bentuk fisioterapi dengan
memberikan pemijatan dan stimulasi pada titik-titik tertentu
pada tubuh yang berguna untuk mengurangi bermacam-macam
PENGERTIAN
sakit dan nyeri serta mengurangi ketegangan, kelelahan dan
berbagai penyakit dengan maksud mengaktifkan kembali
peredaran energi vital dan chi.
Selama ini teknik akupresur sangat berpengaruh untuk
pengurangan keluhan ibu hamil seperti.
1. Mual muntah
TUJUAN
2. Pada ibu bersalin seperti induksi persalinan
3. Mengurangi kecemasan
4. Keluhan nyeri punggung selama proses persalinan.
MANFAAT Ketika titik-titik akupresur distimulasi, tubuh akan melepaskan
ketegangan otot, meningkatkan sirkulasi darah, dan
meningkatkan kekuatan hidup energi tubuh (qi) untuk membantu
penyembuhan. Terapi akupresur dapat digunakan untuk
menghilangkan rasa sakit, menguatkan sistem reproduksi
seksual, detoksifikasi tubuh untuk kesehatan yang lebih baik.
Menjaga kecantikan, membuat awet muda, dan meringankan

31
nyeri otot punggung.
Ibu hamil yang mengalami nyeri pungung bawah
INDIKASI

Pemijatan tidak dapat dilakukan pada kondisi kulit terkelupas,


KONTRAINDIKAS tepat  pada bagian tulang yang patah, dan tepat bagian yang
I bengkak

PERSIAPAN Kondisi ibu hamil yang mengalami nyeri punggung


PASIEN
1. Minyak
2. Handuk
PERSIAPAN ALAT
3. Selimut
4. Kain/kimono pijat
PETUGAS Resky Puji Wulandari, M.Keb
PROSEDUR A. SIKAP
PELAKSANAAN
1. Menyambut dan memberi salam kepada pasien
2. Memperkenalkan diri
3. Menjelaskan tujuan dari tindakan yang akan dilakukan
4. Meminta persetujuan dari tindakan yang akan dilakukan

B. ISI

1. Menjelaskan maksud dan tujuan accupresure for low back


pain, yaitu teknik pemijatan yang bertujuan untuk
membantu mengurangi nyeri punggung bawah pada ibu
hamil.
2. Melakukan apersepsi
3. Meminta persetujuan klien dan memberikan inform
consent pada klien untuk dilakukan accupresure for low
back pain.
4. Mempersiapkan alat
a. Minyak/lotion
b. Handuk
c. Selimut

32
d. Kain/kimono pijat
5. Cuci Tangan
6. Menginstruksikan pasien untuk melepas dan mengganti
pakaian yang digunakan dengan kain yang telah
disediakan
7. Menanyakan kesiapan klien untuk memulai massage
8. Samakan jari tangan dan telapak tangan terapis dengan
milik klien untuk menyamakan besar ukuran cun dari
tubuh klien.
9. Posisikan klien untuk tidur menyamping atau duduk
(posisi paling nyaman untuk pasien)
10. Ambil lotion/minyak secukupnya di telapak tangan
terapis
11. BL 23 (Shenshu)
Letak titik BL 23 adalah dua jari kiri dan kanan
meridian GV, setinggi batas bawah lumbal kedua.
Lakukan pemijatan lembut ke arah luar titik tersebut
baik sebelah kanan dan sebelah kiri.

12. Titik GV 3 (Yaoyangguan) dan Titik GV 4 (Mingmen)


Titik GV 3 (Yaoyangguan) Terletak diantara lumbal
ketiga dan keempat.
Titik GV 4 (Mingmen) Terletak diantara lumbal kedua
dan ketiga.
Lakukan pemijatan secara lembut dari titik GV3 Ke

33
Titik GV 4 hingga ke titik BL 23 membentuk lambang
love.
Berikan tekanan pada pemijatan kearah jantung dan
hilangkan tekanan saat melakukan pemijatan ke arah
sebaliknya.

13. Titik Ki 3 (taixi)


Terletak antara melleolus internus dengan tendon
archiles. Dibagian bawah mata kaki bagian dalam
dimana terdapat jaringan yang terasa kenyal.
Lakukan pemijatan dengan memberikan tekanan ke arah
jantung.

34
14. Lakukan pemijatan selama 10-15 menit.
15. Rapikan klien ke posisi semula
16. Beritahu bahwa tindakan telah selesai
17. Bereskan alat-alat
18. Evaluasi setelah pemijatan
C. TEKNIK

1. Melakukan secara sistematis


2. Menggunakan bahasa yang mudah dimengerti pasien
3. Melakukan komunikasi selama tindakan
4. Tenang dan percayadiri
5. Menggunakan alat dengan efektif dan efisien
-
DOKUMEN
TERKAIT

35
SKILL LABORATORIUM

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KARYA HUSADA


SEMARANG

No : ................................ Institusi : ................................

Nama : ............................. Tanggal : ................................

Stase : ............................. Observer


: ...............................

Accupresure For Low Back Pain

NO NO PUNGGUNG
ASPEK YANG DINILAI
1 2 3 4 5
A. SIKAP
1 Menyambut dan memberi salam kepada klien
2 Menjelaskan kondisi pasien
3 Menjelaskan tujuan tindakan
4 Meminta persetujuan ibu dan keluarga
5 Percaya diri dan menjaga privasi
Jumlah Score = 5 x 10%
B. ISI
1 Mencuci tangan sebelum dan sesudah melakukan
tindakan
2 Menyiapkan alat dan mendekatkan alat
3 Mengatur posisi pasien senyaman mungkin
4 Mengecek tidak ada luka pada daerah yang akan
dilakukan penekanan
5 Menuangkan minyak essensional oil pada telapak
tangan dan kaki pasien.
6 Melakukanpenekananpada titik BL 23dua jari kiri dan
kanan meridian GV, setinggi batas bawah lumbal
kedua.Lakukan pemijatan lembut ke arah luar titik
tersebut baik sebelah kanan dan sebelah kiri.

7 KemudianLakukan pemijatan secara lembut dari titik


GV3 Ke Titik GV 4 hingga ke titik BL 23 membentuk
lambang love.

36
8 TekaanTitik Ki 3 (taixi) Terletak antara melleolus
internus dengan tendon archiles. Dibagian bawah mata
kaki bagian dalam dimana terdapat jaringan yang terasa
kenyal.Lakukan pemijatan dengan memberikan tekanan
ke arah jantung.

9 Lakukan pemijatan selama 10-15 menit


10 Membereskan alat dan mencuci tangan
Jumlah Score = 10 x 80%
C. TEKNIK
1 Melakukan secara sistematis
2 Menggunakan bahasa yang mudah dimengerti pasien
3 Tenang dan percaya diri
4 Menggunakan alat dengan efektif dan efisien
5 Melakukan pendokumentasian
Jumlah Score = 5 x 10%
Nilai Akhir
Nama Penguji
TTD
Keterangan :
Nilai 0 = Jika tidak dilakukan atau dilakukan kurang tepat
Nilai 1 = Jika dilakukan dengan benar

37
S
O
A
L

1. Ny. S 25 tahun G1P0A0 hamil 32 minggu datang ke RB Permata. Ia


mengeluh nyeri punggung bawah. Ia mengatakan hanya merasa nyeri
ringan kadang sedang dan tidka menggaggu aktifitas, tetapi ibu cemas
karena merasa tidak nyaman dengan keluhanya. Hasil pemeriksaan TFU
30 cm pertengahan px pusat preskep, letak memanjang, DJJ 140 x/menit,
TD 110/70 mmHG, nadi 80 x/menit, pernafasan 24 x/menit, suhu 36,5 0C.
Pada kasus tersebut bidan melakukan terapi akupressur pada titik meridian
KI 3 untuk mengurangi nyeri punggung ibu.
Cara pemijatan yang teapat untuk titik tersebut adalah ....
a. Lakukan pemijatan dengan memberikan tekanan kearah jantung
b. Lakukan pemijatan secara lembut dari titik GV 3 ke titik GV 4 hingga
ke titik BL 23 membentuk lambing love
c. Lakukan pemijatan lembut ke arah luar titik tersebut baik sebelah
kanan dan sebelah kiri
d. Lakukan pemijatan pada titik meridian tersebut dengan cara memilin
ujung jari kaki
e. Lakukan ketukan lembut pada titik tersebut
2. Ny. F 24 tahun G1P0A0 hamil 36 minggu datang ke BPM bersama dengan
suaminya. Ia mengeluh nyeri punggung bawah. Ia cemas karena merasa
tidak nyaman dengan keluhanya. Hasil pemeriksaan TFU 32 cm 3 jari
dibawah px, preskep, letak memanjang, DJJ 140 x/menit, TD 110/70
mmHG, nadi 80 x/menit, pernafasan 24 x/menit, suhu 36,5 0C. Pada kasus
tersebut bidan melakukan terapi akupressur pada titik GV3 untuk
mengurangi nyeri punggungnya.
Titik tersebut terletak pada .....
a. Terletak antara melleolus internus dengan tendon archiles
b. Terletak diantara lumbal ketiga dan keempat
c. Terletak diantara lumbal kedua dan ketiga
d. Terletak di dua jari kiri dan kanan meridian GV, setinggi batas lumbal
kedua
e. Terletak di ubun-ubun besar

38
3. Ny. F 24 tahun G1P0A0 hamil 36 minggu datang ke BPM bersama dengan
suaminya. Ia mengeluh nyeri punggung bawah. Ia cemas karena merasa
tidak nyaman dengan keluhanya. Hasil pemeriksaan TFU 32 cm 3 jari
dibawah px, preskep, letak memanjang, DJJ 140 x/menit, TD 110/70
mmHG, nadi 80 x/menit, pernafasan 24 x/menit, suhu 36,5 0C. Pada kasus
tersebut bidan melakukan terapi akupressur pada titik GV3 untuk
mengurangi nyeri punggungnya.
Titik GV3 disebut juga dengan .....
a. Shensu
b. Taixi
c. Mingmen
d. Yaoyangguan
e. Pai Hui
4. Ny. N umur 21 tahun G1P0A0 hamil 37 minggu datang ke BPM untuk
memeriksakan kehamilannya. Mengeluh sering nyeri punggung bagian
bawah. Setelah dilakukan pemeriksaan didapatkan hasil TD 110/70
mmHg, nadi 80 x/menit, RR 24 x/menit, suhu 36,4 0C. Hasil palpasi TFU
3 jari di bawah px (33 cm) janin tunggal hidup intra uterin, puka
preskep,belum masuk panggul, DJJ 144 x/menit.Pada kasus tersebut bidan
melakukan terapi akupressur pada beberapa titik untuk mengurangi nyeri
punggung ibu hamil.
Macam – macam titik akupresur untuk mengurangi nyeri punggung
yaitu .....
a. KI 3, GV 3, GV 20, TE 17
b. KI 3, GV 3, GV 4, BL 23
c. KI 3, GV 4, BL 23, GB 20
d. GV 3, GV 4, TE 17, GB 20
e. GV 3, GV 4, GV 20, GB 20
5. Ny. T umur 28 tahun datang ke BPS pada tanggal 16 juli 2019 untuk
memeriksakan kehamilannya. Pernah melahirkan 1 kali dan belum pernah
keguguran. Mengeluh sering nyeri punggung bagian bawah. HPHT 21

39
November 2018. Setelah dilakukan pemeriksaan didapatkan hasil TD
110/70 mmHg, nadi 80 x/menit, RR 24 x/menit, suhu 36,6 0C. Hasil
palpasi TFU 3 jari di bawah px (33 cm) janin tunggal hidup intra uterin,
puka preskep,belum masuk panggul, DJJ 144 x/menit.Pada kasus tersebut
bidan melakukan terapi berupa akupressur.
Dibawah ini yang bukan merupakan fungsi akupressur pada kehamilan
yaitu .....
a. Mengurangi anemia
b. Menggurangi mual muntah
c. Sebagai induksi persalinan pada ibu bersalin
d. Mengurangi kecemasan
e. Mengurangi nyeri punggung selama kehamilan

D
aft
ar
Pu
sta
ka

1. Niken Tri Suketi, G. K. (2018). Pegaruh teknik Akupresure Terhadap Nyeri


Punggung Pada Ibu Hamil Di Wilayah puskesmas Jogonalan I Klaten. Jurnal
Kebidanan dan Kesehatan Tradisional, 1-56.

40
2. Nila Analisa Pravikasari, A.M.(2018). Perbedaan senam Hamil Dan
Akupresure Terhadap Penurunan Keluhan Nyeri Punggung BBawah Pada
Ibu hamil Trimester III. Jurnal Kesehatn .
3. Permatasari, R. D. (2019). Efektifitas Teknik Aqupresure Pada Titik BL 23,
Gv 4 Terhadap Penurunan Nyeri Punggung Bawah Pada Kehamilan
Trimester III Di pusat Kesehatan Kulit Panjang Gelombang. Jurnal
Ilmiah.33-42.
4. Ni Gusti Ayu Pramita ASwitami,P.M (2018). Pengaruh Terapi Akupresure
Terhadap Nyeri PunggungBawah Pada Ibu Hamil TM III Di Wilayah Kerja
Puskesmas Abian Semal 1. STRADA Jurnal Ilmiah Kesehatan, 47-51.
5. https://www.anaku.net/nyeri-punggung-saat-hamil-html
6. SOP Akuresure For Low Back Pain.
7. Wei-Chun Lin, C. H. (n.d.). Anti-imflamasi Tindakan Auricularis titik
akupresur untuk kronis Low Back Pain. Artikel Penelitian Hindawi .
8. Ana Victoria Montoya Arizabaleta, Lorena Orozco Buitrago, Ana Cecilia
Aguilar de Plata, Mildrey Mosquera Escudero dan Robinson Ramírez-Vélez.
2010. Aerobik Olahraga Selama Kehamilan Meningkatkan Kualitas Hidup
Terkait Kesehatan: A Uji Coba Acak. Universitas Valle, Kolombia. Jurnal
Fisioterapi .Vol. 56 - © Australian Physiotherapy Association 2010.
9. Andarmoyo, Sulistyo. 2013. Konsep dan Proses Keperawatan Nyeri, Ar-
Ruzz, Yogyakarta
10. Robert Kopf. Grauer Star, Katarakt – Behandlung und Vorbeugung mit
Pflanzenheilkunde (Phytotherapie): Book Rix Edition . 2018.
11. Heilen Mit. Akupressur Mit Fingerdruck Gegen Die Haufigsten
Beschwerden. Open Publising Right GmbH. Munchen : 2015
12. Adikara, R. T. S. Pelatihan Terapi Komplementer Alternatif & Akupresur
untuk Dokter, Perawat, Bidan dan Umum. Asosiasi Chiropractor dan
Akupresur Seluruh Indonesia (ACASI) Cabang Bondowoso. 2015
13. Kementerian Kesehatan RI. Panduan Akupresur Mandiri bagi Pekerja di
tempat Kerja. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI. 2014

41
14. Wong, Ferry. Acuyoga (Kombinasi Akupresur dan Yoga). Jakarta : Penebar
Plus. 2011.
15. Hartono,Radyanto Iwan. Akupresur Untuk Berbagai Penyakit. Yogyakarta:
Rapha. 2012.
16. Fengge, A. Terapi Akupresur Manfaat dan Pengobatan. Yogyakarta: Crop Circle
Corp. 2012
17. Kemenkes RI. Profil Kesehatan Indonesia tahun.. Jakarta : Kemenkes RI;
2015.

ASUHAN KEBIDANAN IBU HAMIL PADA NY. I USIA 22 TAHUN


USIA KEHAMILAN 28 MINGGU DENGAN NYERI PUNGGUNG
BAGIAN BAWAH DI KLINIK KARYA HUSADA

I. PENGKAJIAN

42
Dilaksanakan pada :
Hari / tanggal : Senin 1 April 2020
Jam : 14.00 WIB
Tempat : KLINIK KARYA HUSADA
A. Data Subyektif
1. Biodata
Biodata Pasien
Nama : Ny. I Nama : Tn. R
Umur : 22 tahun Umur : 27 tahun
Agama : Islam Agama : Islam
Suku/ Bangsa : Jawa Suku/ Bangsa : Jawa / Indonesia
Pendidikan : SMA Pendidikan : SMA
Pekerjaan : IRT Pekerjaan : Swasta
Alamat : Jln. Mutiara III No.45.A
2. Keluhan utama dan alasan datang
a. Keluhan utama : Ibu mengatakan nyeri punggung bagian bawah sejak
3 hari yang lalu
b. Alasan datang : ibu mengatakan ingin memeriksakan kehamilan

3. Riwayat Kesehatan
3.1 Riwayat kesehatan dahulu
- Ibu mengatakan tidak pernah menderita penyakit menular seperti
seperti HIV,AIDS,dll
- Ibu mengatkan tidak pernah menderita penyakit menurun seperti
jantung, asma dll.

3.2 Riwayat kesehatan sekarang


- Ibu mengatakan saatnya tidak sdang menderita penyakit
HIV,AIDS,dll

43
- Ibu mengatakan saat ini tidak sedang menderita penyakit
menurun seperti jantung, asma, dll
3.3 Riwayat kesehatan keluarga
- Ibu mengatakan dikeluarga ibu tidak ada yang menderita
penyakit menular seperti HIV, AIDS, dll
- Ibu mengatkan dikeluarga ibu tidak ada yang menderita penyakit
menurun seperti penyakit menurun seperti jantung, asma, dll
- Ibu mengatkan dikeluarga ibu tidak ada riwayat kembar dan
cacat.
4. Riwayat Perkawinan
4.1 Usia menikah : 21 tahuin
4.2 Berapa lama menikah : 1 tahun
4.3 Menikah berapa kali : 1 kali
5. Riwayat Obstetri
5.1 Riwayat Menstruasi
Menarche : 14 tahun
Siklus/ lama : 28 hari/ 5 hari
Perdarahan : Sedang
Dysmenorrhea : Hari 1
Fluor Albus : Tidak
5.2 Riwayat Kehamilan, Persalinan dan Nifas yang lalu
- Ibu mengatakan hamil yang pertama
5.3 Riwayat Kehamilan sekarang
 Ibu mengatakan kehamilannya 7 bulan
 Ibu mengatakan hamil pertama kali
 HPHT: 18-09-2019 HPL: 25-06-2020
 Ibu mengatakan periksa kehamilan 6 kali di bidan, mendapat
terapi asam folat,tablet Fe, mendapat penyuluhan tentang tanda
bahaya ibu hamil,
 Ibu mengatakan mendapatkan TT 2 kali

44
 Ibu mengatakan tidak mempunyai kebiasaan merokok, minum
jamu atau obat-obat tertentu
 BB sebelum hamil : 47 Kg
 Ibu merasakan Gerakan janin mulai uk 20 minggu
 Ibu mengatakan ingin melahirkan di bidan
6. Riwayat Keluarga Berencana
- Ibu mengatakan belum pernah menggunakan kontrasepsi
- Ibu mengatakan rencana yang akan datang ingin kontrasepsi suntik
3 bulan
7. Pola Pemenuhan Kebutuhan sehari – hari
Sebelum Hamil Selama hamil
·     Pola nutrisi

Makan 3 kali sehari, porsi sedang  Makan 3-4 kali sehari, porsi
dengan nasi, lauk pauk, sayur,  sedang  dengan nasi, lauk pauk,
buah, Minum air putih dan sayur,  buah, Minum air putih
susu   ± 6-7 gelas/hari dan susu   ± 7-8 gelas/hari
·     Pola eliminasi

BAB tiap pagi, lancar BAB 1 hari sekali

BAK + 5 kali/hari BAK + 8 kali/hari


·     Pola aktivitas

lbu bisa melakukan pekerjaan rumah Ibu melakukan pekerjaan rumah


tangga (mencuci, menyapu, dibantu oleh suami.
memasak)
·     Pola istirahat/tidur

Tidur siang hari + 2 jam Tidur siang ± 1 jam

Tidur malam hari + 8 jam Tidur ± 8 jam/hari

Kalau ada waktu luang digunakan

45
untuk istirahat
·     Personal hygiene

Mandi 2x/hari, gosok gigi 2x/hari Mandi 2x/hari, gosok gigi 2x/hari
dan ganti baju tiap habis mandi dan ganti baju tiap kali habis
mandi
Hubungan Seksual

Ibu mengatakan 1 kali seminggu Ibu mengatakan selama hamilo


belum pernah berhubungan

8. Psikososiospiritual
- Ibu mengatkan sangat menginginkan kehamilan ini karena
merupakan anak yang pertama
- Ibu mengatakan nyeri pada punggung
- Hubungan dengan suami ataupun keluarganya baik
- Ibu tinggal di rumahnya sendiri dengan suaminya.
- Dikeluarga ibu pengambilan keputusan dominan kepada suami
- Pemecahan masalah didiskusikan terlebih dahulu dengan keluarga
- Lingkungan ibu baik, bersih.

B. Data Obyektif
1. Pemeriksaan Umum
KU : Baik Suhu : 37°c

TB : 157 cm Nadi : 80x/menit

BB sebelum hamil : 47 cm RR : 22x/menit

BB selama hamil : 55 cm TD : 110/80 mmhg

LILA : 23,6 cm

2. Status Present

46
 Kepala : mesochepal
 Rambut : hitam, bersih, rambut tidak rontok
 Mata : konjungtiva tidak pucat, sklera
tidak ikterik, Simetris, refleks pupil ada.
 Hidung : kebersihan, tidak ada polip
 Mulut : bibir tidak kering, gigi tidak ada caries, rongga
mulut bersih
 Telinga : simetris, bersih, tidak ada serumen
 Muka : tidak oedem,tidak pucat, tidak ada jerawat
 Leher : tidak ada pembesaran kelenjar thyroid
 Dada : simetris
 Mammae : tidak ada benjolan yang bersifat pathologis, tidak
Ada retraksi
 Perut : tidak ada bekas operasi, tidaka da nyeri tekan pada
gaster & hepar
 Genetalia : bersih, tidak ada tanda-tanda PMS
 Ekstremitas atas & bawah : simetris, tidak ada oedema, kuku Bersih,
tidak varises
 Kulit : sawo matang, ada turgor
 Tulang belakang: lordosis
 Anus : tidak ada hemeroid
 Pinggang : ibu mengatakan punggung bagian bawahnya nyeri
3. Status Obstetri
3.1 Inspeksi
 Muka : tidak cloasma gravidarum
 Mammae : areola mammae menghitam, kelenjar
Montgomery tidak terlihat, Papila mammae
Menonjol, colostrum belum keluar
 Perut : pembesaran perut ke depan, linea alba,

47
 Genetalia : tidak ada fluor albus/lendir/cairan, tidak
ada luka bekas episiotomi
3.2 Palpasi
 Leopold I :Tinggi fundus uteri 27 cm , bagian fundus
teraba bulat, besar, lunak, tidak melenting.
 Leopold II :Di sisi kanan teraba tahanan memanjang
(punggung ), Di sisi kiri teraba bagian-bagian kecil (ekstremitas ).
 Leopold III :Di bagian bawah teraba bulat, keras,
melenting (kepala)
 Leopold IV :Bagian bawah belum masuk PAP
(konvergen )
3.3 Auskultasi
DJJ :12-12-12 (144 kali/menit)
3.4 Perkusi
Refleks patella kanan dan kiri : + / +
4. Pemeriksaan Penunjang
Hb : 11,3 gr/dl
II. INTERPRETASI DATA
Diagnosa :
Ny. I G1P0A0, usia 22 tahun, hamil 28 minggu Janin tunggal , hidup intra
uterin, Letak membujur, presentasi kepala, puka, Dengan nyeri punggung.
Dasar :
Data Subyektif
1. Ibu menyatakan hamil pertama, belum pernah melahirkan,
belum pernah keguguran
2. Ibu menyatakan usianya 22 tahun
3. HPHT: 18-09-2019 HPL: 25-06-2020
4. Keluhan nyeri punggung
Data Obyektif
1. Pemeriksaan Umum baik

48
2. Status Present : konjungtiva tidak pucat, tidak ada nyeri tekan
gaster, pembesaran perut sesuai dengan usia kehamilan
3. Palpasi :
Leopold I : Tinggi fundus uteri 27 cm , bagian fundus
teraba bulat, besar, lunak, tidak melenting.
Leopold II : Di sisi kanan teraba tahanan memanjang
(punggung ),Di sisi kiri teraba bagian-bagian kecil
( ekstremitas ).
Leopold III :bagian bawah teraba bulat, keras,melenting
(kepala)
Leopold IV :bagian bawah belum masuk PAP
(konvergen)
4. Auskultasi
DJJ : 12-12-12 (144 kali/menit)Perkusi
5. Refleks patella kanan dan kiri : + / +
6. Pemeriksaan Penunjang Hb 11,3 gr/dl
Masalah : nyeri punggung
Dasar : ibu mengatakan nyeri punggung
Kebutuhan : accupresure for low back pain
III. IDENTIFIKASI DIAGNOSA POTENSIAL
Tidak ada
IV. IDENTIFIKASI KEBUTUHAN SEGERA
Tidak ada
V. INTERVENSI
1. Informasikan hasil pemeriksaan kepada ibu
2. Berikan informasi tentang accupresure for low back pain
3. Informed consent
4. Lakukan message accupresure for low back pain
5. Berikan terapi sesuai kebutuhan, serta cara meminumnya
6. Anjurkan ibu untuk datang 2 minggu lagi atau sewaktu-waktu jika
ada keluhan

49
VI. IMPLEMENTASI
Hari / tanggal : Rabu 1 April 2020
1. Memberikan informasi kepada ibu tentang hasil pemeriksaan bahwa
ibu dan bayinya dalam keadaan baik dan sehat
2. Memberikan informasi tentang accupresure for low back pain
3. Meminta Informed consent
4. Melakukan pijat accupresure for low back pain
a. Mengintrusikan pasien untuk melepas dan mengganti pakaian yang
digunakan dengan kain yang telah disediakan
b. Menyakan kesiapan klien untuk memulai message
c. Samakan jari tangan dengan telapak tangan terapis dengan mlik
klien untuk menyamakan besar ukuran cun dari tubuh klien
d. Posisikan klien untuk tidur menyamping atau duduk
e. Ambil minyak secukupnya ditelapak tangan terapis
f. Letak titik BL 23 adalah dua jari kiri da kanan meridian GV, atau
setinggi batas bawah lumbal kedua, lakukan pemijatan lembut
kearah luar titik tersebut baik sebelah kanan dan kiri
g. Titik GV 3 terletak diatara lubal ketiga dan keempat, titik GV 4
terletak antara lumbal kedua dan ketiga . lakukan pemijatan secara
lembut dari titi GV 3 ke titik GV 4 hingga titik BL 23 membentuk
lambang love, berikan tekanan pada pemijatan kearah jantung dan
hiangkan tekanan saat melakukan pemijatan kearah sebaliknya
h. Titik Ki 3 terletak diantara melloelus uterus dengan tendon archiles
dibagian bawah mata kaki bagian dalam dimana terdapat jaringan
yang terasa kenyal lakukan pmijatan dengan memberikan tekanan
kearah jantung
i. Lakukan pemijatan selama 10-15 menit

5. Memberikan therapy sesuai kebutuhan dan cara meminumnya


Memberikan :

50
Tablet Fe (tambah darah) 1x1 tablet (sebanyak 30 butir)
Vitamin B Compleks 1 x 1 tablet (sebanyak 30 butir)
Kalk 1 x 1 tablet (sebanyak 30 butir)
6. Menganjurkan ibu untuk datang 2 minggu lagi atau sewaktu waktu ada
keluhan

VII. EVALUASI
Hari / tanggal : Rabu 1 April 2020
1. Ibu telah mengerti dengan keadaannya dan keadaan janin setelah
diberi informasi oleh bidan.
2. Ibu sudah mengerti tentang accupresure for low back pain
3. message sudah diberikan dan ibu sudah lebih nyaman dan lebih rilek,
nyeri sudah sedikit berkurang
4. Ibu sudah diberikan therapy sesuai kebutuhan
5. Ibu bersedia dateng ke tenaga kesehatan 2 minggu lagi atau sewaktu-
waktu ada keluhan.

51
SATUAN ACARA PENYULUHAN

Pokok bahasan       : Penyuluhan ibu hamil

Sub pokok bahasan bahasan : Accupresure for Low Back Pain

Waktu                    : 20 menit

Sasaran                  : Ibu hamil

Hari/tanggal           : Senin, 23 maret 2020

Jam                        : 10.00 WIB

Tempat                  : Puskesmas Kedung mundu

1. Tujuan Umum:

Setelah akhir proses pembelajaran para ibu-ibu hamil mampu memahami


tentang terap akupresur pada nyeri punggung.

2. Tujuan Khusus:

1. Mengetahui tentang pengertian Terapi Akupresur


2. Menngetahuifungsi Terapi Akupresur
3. Mengetahui persiapan melakukan Terapi Akupresur
4. Mengtahui tehnik melakukan Terapi Akupresur

52
3. Kegiatan pembelajaran

No Waktu Kegiatan Penyuluhan Kegiatan Peserta Media


.

1. 5 menit Pembukaan:

a. Mengucapkan salam MenjawabSalam


Merespon
b. Perkenalan
Mendengarkan

c. Menyampaikan Menyetujui Kontrak

maksud dan tujuan Waktu

d. Menyampaikan
Kontrak waktu

2. 10 menit Pelaksanaan: Leaflet

Menyampaikan :

1. Tentang pengertian Mendengarkan


terapi akupresur.
Merespon
2. Fungsiterapi
Bertanya
akupresur.

3. Persiapan
melakukan terapi
akupresur.

4. Tehnik melakukan
terapi akupresur

53
3. 3 menit Evaluasi dilakukan
secara lisan :
Bertanya dan
1. Menyebutkan menjawab
tentang pengertian pertanyaan
terapi akupresur.

2. Menyebutkan
manfaat terapi
akupresur.

3. Menjelaskan
persiapan
melakukan terapi
akupresur.

4. Menjelaskan cara
melakukan terapi
akupresur.

4. 2 menit Penutup :

Mengucapkan terima Menjawab salam


kasih dan mengucapkan
salam

4. Metode

Ceramah dan praktek

5. Evaluasi
a. Standar Persiapan

54
 Alat : leflet
 Pengaturan tempat : Puskesmas kedungmundu
 Kesiapan Materi : Siap
b. Standar Proses
Berjalan dengan Baik
c. Standar Hasil
Ibu telah memahami yang dijelaskan tentang terapi akupresur dan
cara melakukan terapi akupresur.
6. Pustaka
1. Niken Tri Suketi, G. K. (2018). Pengaruh teknik Akupresur
Terhadap Nyeri Punggung Pada Ibu Hamil Di Wilayah Jogonalan
I Klaten. Jurnal Kebidanan dan Kesehatan Tradisional, 1-56.

LAMPIRAN
a. Leflet
b. Materi
1) Pengertian Akupresur
Akupresur adalah salah satu bentuk fisioterapi dengan memberikan
pemijatan dan stimulasi pada titik-titik tertentu pada tubuh yang
berguna untuk mengurangi bermacam-macam sakit dan nyeri serta
mengurangi ketegangan, kelelahan dan berbagai penyakit dengan
maksud mengaktifkan kembali peredaran energi vital dan chi.
2) Fungsi Akupresur pada kehamilan.
Selama ini teknik akupresur sangat berpengaruh untuk

pengurangan keluhan ibu hamil seperti.

5) mual muntah

6) pada ibu bersalin seperti induksi persalinan

7) mengurangi kecemasan

8) keluhan nyeri punggung selama proses persalinan.

55
3) Persiapan
a) Minyak
b) Handuk
c) Selimut
d) Kaki/kimono pijat
A. Cara melakukan Akupresur terhadap nyeri punggung.
1. Letak titik BL 23 adalah dua jari kiri dan kanan meridian GV, setinggi
batas bawah lumbal kedua.Lakukan pemijatan lembut ke arah luar titik
tersebutbaik sebelah kanan dan sebelah kiri
2. Titik GV 3 (Yaoyangguan) dan Titik GV 4 (Mingmen)
Titik GV 3 (Yaoyangguan) Terletak diantara lumbal ketiga
dankeempat, titik GV 4 (Mingmen) Terletak diantara lumbal kedua
dan ketiga. Lakukan pemijatan secara lembut dari titik GV3 Ke Titik
GV 4 hingga ke titik BL 23 membentuk lambang love. Berikan
tekanan pada pemijatan kearah jantung dan hilangkan tekanan saat
melakukan pemijatan ke arah sebaliknya.
3. Titik Ki 3 (taixi), terletak antara melleolus internus dengan tendon
archiles. Dibagian bawah mata kaki bagian dalam dimana terdapat
jaringan yang terasa kenyal.Lakukan pemijatan dengan memberikan
tekanan ke arah jantung.
4. Lakukan pemijatan selama 10-15 menit. Terapi akupresur dapat
digunakan untuk menghilangkan berbagai rasa sakit,menguatkan
sistem reproduksi seksual, detoksifikasi tubuh untuk kesehatan yang
lebihbaik. Pada usia kehamilan trimester IIIbeberapa ibu hamil akan
merasakan keluhan di sekitar punggung. Hal ini terkajadi karenajanin
tumbuh, sehingga rahim yang membesar akan
menekandiafragmaselain itu pada punggung bagian bawah timbuh rasa
tidak nyaman

B. Cara kerja Akupresur

56
Teknik akupresur pada Titik BL 23 (Shensu) yang terletak di dua jari kiri
dan kanan meridian GV, setinggi batas lumbal kedua. b. Titik GV 3 yang
terletak diantara lumbal ketiga dan keempat. c. Titik GV 4 yang terletak
diantara lumbal kedua dan ketiga, bila dilakukan teknik akupresur bisa
menghasilkan hormon endorphin yang bisa mengurangi rasa/ sensasi
nyeri. Hormon endorphin dapat memunculkan rasa nyaman pada tubuh
secara alami, memblok reseptor nyeri ke otak, menyebabkan dilatasi
serviks, dan meningkatkan efektifitas kontraksi uterus.

57

Anda mungkin juga menyukai