Anda di halaman 1dari 10

MAKALAH KEPEMIMPINAN

POLA DAN GAYA KEPEMIMPAN

DISUSUN OLEH:

KELOMPOK FOLLOWER

MIRNAWATI PRATIWI A021181010

ADIYAH AFTAHIRA A021181023

AMELIA NURKASIH A021181313

KIRANA SHAFIRA PUTRI A021181320

DEPARTEMEN MANAJEMEN

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS

UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR

2020
KATA PENGANTAR

Dengan menyebut nama Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, Kami
panjatkan puja dan puji syukur atas kehadirat-Nya, yang telah melimpahkan rahmat, hidayah,
dan inayah-Nya kepada kami, sehingga kami dapat menyelesaikan makalah “Pola dan Gaya
Kepemimpinan” dalam mata kuliah Kepemimpinan.

Makalah ini telah kami susun dengan maksimal dan mendapatkan bantuan dari berbagai
pihak sehingga dapat memperlancar pembuatan makalah ini. Untuk itu kami menyampaikan
banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pembuatan makalah ini.

Terlepas dari semua itu, Kami menyadari sepenuhnya bahwa masih ada kekurangan baik
dari segi susunan kalimat maupun tata bahasanya. Oleh karena itu dengan tangan terbuka kami
menerima segala saran dan kritik dari pembaca agar kami dapat memperbaiki makalal ini.

Makassar, 12 September 2020

Kelompok Follower

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR……………………………………………………………..………….. ii
DAFTAR ISI…………………………………………………………………..………..……... iii

BAB I: PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang……………………………...……………………………...….…...… 1


1.2 Rumusan Masalah…………………………...……………………………...……….. 1

BAB II: ISI

2.1 Konsep Dasar Kepemimpinan ……………………………………………………... 2


2.2 Unsur yang Mempengaruhi Gaya Kepemimpinan ……………………….………. 3
2.3 Jenis-Jenis Daya Kepemimpinan …………………………………………..……… 4

BAB III: PENUTUP

3.1 Kesimpulan ……………………………………………………………………..….…. 6


3.2 Saran ………………………………………………………………………………….. 6

DAFTAR PUSTAKA……………………………………………………………………...……7

BAB I
LATAR BELAKANG

1.1 Latar Belakang

Kepemimpinan merupakan tulang punggung pengembangan organisasi, karena tanpa


kepemimpinan yang baik akan sulit untuk mencapai tujuan organisasi. Pola kepemimpinan
memainkan peranan penting, dalam meningkatkan kinerja karyawan. Bagaimana tidak,karena
sesungguhnya seluruh faktor eksternal yang dapat meningkatkan kinerja individual karyawan itu
datang dari penampilan dan pola kepemimpinan.

Gaya kepemimpinan merupakan hal yang penting dan utama untuk berjalannya suatu
organisasi. Setiap diri manusia memiliki keterbatasan dimana hal tersebut membutuhkan
seseorang untuk melengkapinya, maka dalam sebuah organisasi memimpin dan dipimpin
merupakansuatu kebutuhan. Kepemimpinan dicirikan sebagai seorang suatu cara atau sikap
individual, kebiasaan, serta cara mempengaruhi suatu individu kepada individu lain melalaui
suatu interaksi. Seorang pemimpin memiliki cara serta ciri tersendiri dalam proses
kepemimpinan mereka di sebuah organisasi, maka dari itu gaya kepemimpinan sangat
mempengaruhi proses kegiatan, tujuan, serta output dalam organisasi tersebut.

1.2 Rumusan Masalah


Adapun rumusan masalah pada makalah ini yaitu:
1. Apa yang dimaksud konsep dasar kepemimpinan?
2. Apa saja unsur yang mempengaruhi gaya kepemimpinan?
3. Apa saja yang termasukjenis-jenis gaya kepemimpinan?

BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Konsep Dasar Gaya Kepemimpinan


Gaya Kepemimpinan adalah proses pengaruh sosial di mana pemimpin mencari partisipasi
sukarela dari bawahan dalam upaya mencapai tujuan organisasi. Seorang pemimpin dapat
didefinisikan sebagai orang yang mendelegasikan atau mempengaruhi orang lain untuk bertindak
untuk melaksanakan tujuan yang ditentukan. Organisasi saat ini membutuhkan pemimpin efektif
yang memahami kompleksitas lingkungan global yang berubah dengan cepat. Jika tugas sangat
terstruktur dan pemimpin memiliki hubungan yang baik dengan karyawan, efektivitas akan
tinggi di pihak karyawan. Studi lebih lanjut mengungkapkan bahwa pemimpin demokratis sangat
berhati-hati untuk melibatkan semua anggota tim dalam diskusi dan dapat bekerja dengan tim
kecil tetapi bermotivasi tinggi. Barchiesi mengukur efektivitas kepemimpinan dan peran
kepemimpinan serta pengaruhnya terhadap kinerja, perilaku kepemimpinan, sikap. Mereka
menemukan bahwa indeks kepemimpinan yang tinggi tidak terkait dengan catatan kinerja masa
lalu tetapi terkait dengan potensi yang lebih tinggi dari peningkatan kinerja dan dengan reputasi
organisasi yang lebih tinggi, dengan menunjuk ke arah pengaruh yang berarti dari kompleksitas
perilaku dan dinamika pada tingkat persepsi kepemimpinan. Mekanisme gaya kepemimpinan
yang mempengaruhi inovasi tim di pusat penelitian swasta menyelidiki hubungan antara gaya
kepemimpinan yang berbeda dan inovasi tim dengan efek mediasi dari berbagi pengetahuan dan
komunikasi tim.

Terdapat banyak gaya kepemimpinan namun yang paling populer ada dua gaya
kepemimpinan yang ekstrim yakni gaya kepemimpinan otokratis dan gaya kepemimpinan
demokratis. Gaya otokratis dipahami sebagai gaya kepemimpinan yang berdasar pada kekuatan
posisi dan penggunaan otoritas pemimpin. Sedangkan gaya kepemimpinan demokratis dikaitkan
dengan kekuatan personal dan keikutsertaan pengikut dalam proses pemecahan masalah dan
pengambilan keputusan. Dua kutub pemikiran tentang gaya kepemimpinan ini dijelaskan bahwa
gaya kepemimpinan otokratis dan demokratis merupakan gaya kepemimpinan yang dapat
ditempatkan pada suatu kontinuum dari perilaku pemimpin yang sangat otokratis pada satu ujung
dan perilaku pemimpin yang sangat demokratis pada ujung yang lain. Apalagi karena
menggunakan kata kunci yang sama yakni “kontinuum”, dengan merinci tujuh model keputusan
pemimpin. Karena itu, gaya kepemimpinan yang lainnya dapat diposisikan dalam kontinuum di
antara kedua gaya kepemimpinan tersebut.

2.2 Unsur yang Mempengaruhi Gaya Kepemimpinan


Hasil studi Tannenbaum dan Schmi sebagaimana dikutip Kadarman, et.al.(1999:49)
menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan dipengaruhi oleh:

1. Diri Pemimpin Kepribadian, pengalaman masa lampau, latar belakang dan harapan
pemimpin sangat mempengaruhi efektifitas kepemimpinan disamping mempengaruhi gaya
kepemimpinan yang dipilihnya.
2. Ciri Atasan. Gaya kepemimpinan atasan dari manajer sangat mempengaruhi orientasi
kepemimpinan manajer
3. Ciri Bawahan Respon yang diberikan oleh bawahan akan menentukan efektivitas
kepemimpinan manajer. Latar belakang pendidikan bawahan sangat menentukan pula
caramanajer menentukan gaya kepemimpinannya.
4. Persyaratan Tugas Tuntutan tanggungjawab pekerjaan bawahan akan mempengaruhi gaya
kepemimpinan manajer
5. Iklim Organisasi dan Kebijakan. Ini akan mempengaruhi harapan dan prilaku anggota
kelompok serta gaya kepemimpinan yang dipilih oleh manajer.
6. Perilaku dan Harapan Rekan Rekan sekerja manajer merupakan kelompok acuan yang
penting.

Diri Pemimpin Kepribadian, pengalaman masa lampau, latar belakang dan harapan
pemimpin sangat mempengaruhi efektifitas kepemimpinan disamping pendapat yang
diberikan oleh rekan-rekan manajer sangat mempengaruhi efektivitas hasil kerja manajer.

Sedangkan menurut Kartini Kartono dalam bukunya The Art of Leadership (2010:27)
Kepemimpinan juga dapat dilihat sebagai produk dalam suatu keadaan, yang ditentukan oleh
tiga faktor, yaitu:
1) Pribadi pemimpin dengan cara hidupnya
2) Struktur kelompok dengan ciri khasnya
3) Kejadian – kejadian yang berlangsung pada saat itu
Selain itudalam upaya mempengaruhi individu atau sekelompok individu, Luthans (2009)
mengemukakan adanya empat faktor yang mempengaruhi gaya kepemimpinan, yaitu:
 Karisma: memberikan visi dan misi, memunculkan rasa bangga, mendapatkan respek dan
kepercayaan.
 Inspirasi: mengkomunikasikan harapan tinggi, menggunakan simbol-simbol untuk
memfokuskan usaha, mengekspresikan ada tujuan penting dalam cara yang sederhana.
 Simulasi intelektual dapat: menunjukkan intelegensi, rasional, pemecahan masalah secara
hati-hati.
 Memerhatikan staf secara individu: bisa menunjukkan perhatian terhadap pribadi,
memperlakukan karyawan secara indivi-dual, melatih, menasehati.

2.3 Jenis-Jenis Gaya Kepemimpinan


Terdapat sepuluh jenis gaya kepemimpinan yang perlu kamu ketahui, tingkat ke
efektifitasnya pun tergantung dari beberapa faktor seperti budaya organisasi, otoritas yang
dimiliki, tujuan, dan lain sebagainya.

Adapun jenis-jenis gaya kepemimpinan yang palin umum yaitu sebagai berikut.
1. Kepemimpinan Demokratis : Kepemimpinan demokratis adalah pemimpin yang sebelum
membuat keputusan memperhitungkan masukan-masukan yang diterima dari orang yang
dipimpinnya. Masa yang dipimpin dapat menyuarakan pendapat mereka secara bebas.
Dengan masukan yang diberikan pemimpin dapat melihat masalah dari sisi yang berbeda,
sehingga dapat mengidentifikasi masalah dan menyelesaikan masalah yang sebenarnya.
Selain itu, dengan mendengarkan masukan-masukan dari orang yang dipimpinnya,
pemecahan masalah dirasa sebagai usaha bersama sehingga memperkuat kerja sama tim
antara pemimpin dan orang yang dipimpinnya.
2. Kepemimpinan Otoriter : Jenis kepemimpinan ini adalah lawan dari kepemimpinan
demokratis. Pemimpin dengan gaya ini merupakan pemimpin absolut. Gaya
kepemimpinan ini bisa dilihat dari cara seorang pemimpin mengambil keputusan, tanpa
memikirkan orang yang terdampak keputusan yang diambil Selain itu kebebasan
berpendapat orang yang dipimpinpun sangat terbatas, hampir tidak ada, biasanya
mengandalkan rasa takut atau proses pendisiplinan yang kuat. Sangat jarang
kepemimpinan cara ini berhasil di sebuah perusahaan saat ini. Umumnya kepemimpinan
seperti ini bisa ditemukan di instansi militer, dimana perintah dari atasan adalah hal yang
absolut yang harus dipatuhi
3. Kepemimpinan Delegatif (Laissez-Faire) : Kepemimpinan delegatif adalah gaya
kepemimpinan di mana seorang pemimpin memberikan otoritas kepada tim yang
dipimpinnya dalam menyelesaikan tugas dan tanggung jawabnya. Meski gaya
kepemimpinan ini dapat meningkatkan kepercayaan dan kerjasama antara anggota tim
dan pemimpinnya, namun diperlukan pengawasan agar tidak terjadi kebablasan
kebebasan. Cara memimpin seperti ini umumnya dapat ditemukan pada perusaahaan
start-up yang masih berkembang dan masih membangun budaya kerja yang dirasa sesuai
dengan visi misi yang ingin dibangun.

BAB III

PENUTUP

3.1 Kesimpulan
Pemimpin pada hakikatnya adalah seorang yang mempunyai kemampuanuntuk
memepengaruhi perilaku orang lain di dalam kerjanya denganmenggunakan kekuasaan. Dalam
kegiatannya bahwa pemimpin memilikikekuasaan untuk mengerahkan dan mempengaruhi
bawahannya sehubungandengan tugas-tugas yang harus dilaksanakan.

Tipe-tipe kepemimpinan pada umumnya adalah tipe kepemimpinan pribadi. Ada juga tipe
kepemimpinan non pribadi, tipe kepemimpinan otoriter, tipekepemimpinan demokratis, tipe
kepemimpinan paternalistis, tipekepemimpinan menurut bakat. Disamping tipe-tipe
kepemimpinan tersebut juga ada pendapat yang mengemukakan menjadi tiga tipe antara
lain :Otokratis, Demokratis, dan Laisezfaire. Faktor-faktor yang mempengaruhiaktivitas
pemimpin meliputi ; kepribadian (personality), harapan dan perilakuatasan, karakteristik,
kebutuhan tugas, iklim dan kebijakan organisasi, danharapan dan perilaku rekan.

3.2 Saran
Seorang pemimpin adalah seseorang yang aktif membuat rencana-rencana, mengkoordinasi,
melakukan percobaan dan memimpin pekerjaan untuk mencapai tujuan bersama. Karakteristik
seorang pemimpin didasarkan pada prinsip-prinsip belajar seumur hidup, berorientasi pada
pelayanan dan membawa energi positif. Maka untuk menjadi seorang pemimpin haruslah
mempunyai pengetahuan dan jiwa pemimpin
Pemimpin Manajemen tidak berusaha memusatkan kepemimpinan pada dirinya, tetapi
akan menyebarkan kepemimpinan itu pada orang-orang lain, dan hanya me-nyisakan pada
dirinya yang memang harus dipegang oleh seorang pimpinan. Kepemimpinan yang dimaksudkan
adalah pengambilan keputusan dan pengaruh pada orang lain. Pengambilan tentang
kebijaksanaan organisasi tetap ditangan pimpinan-atas, dan lainnya yang bersifat operasional
atau bersifat teknis disebarkan kepada orang-orang lain sesuai dengan tugasnya
DAFTAR PUSTAKA
Budisuharto. 2013. Pengaruh Gaya Kepemimpinan Terhadap Kinerja Karyawan Pada Hotel
Amaris Panakukang Makassar. Skiripsi. Universitas Hasanuddin Makassar.
(https://core.ac.uk/download/pdf/77623259.pdf)

http://eprints.upnjatim.ac.id/2539/5/Kepemimpinani_Baru.pdf

https://www.mnsu.edu/activities/leadership/leadership_styles.pdf

https://www.jojonomic.com/blog/gaya-kepemimpinan/
https://www.finansialku.com/gaya-kepemimpinan-dalam-organisasi-teori-kepemimpinan/