Anda di halaman 1dari 3

Soal Tutorial FSO II Pankreatitis

Ny. TW, 56 th, BB = 68 kg, Tinggi = 160 cm, datang ke UGD dengan keluhan nyeri epigastrik dan
muntah-muntah sejak 1 hari yg lalu dan semakin bertambah parah . Cullen Sign (+).

Tanda klinis, pasien mengalami kesakitan, muntah ± 4x sehari, kesadaran sedikit menurun, lemah
dan berkeringat. TD 95/80, RR 28 x/menit,Nadi = 88x/menit, Tax = 38,9 ⁰C, tachypnea (pernapasan
cepat), oligouria, hematuria serta proteinuria.

Riwayat penyakit : maag sejak masih muda, batu ginjal 5 tahun yang lalu dan telah sembuh dengan
operasi serta hiperkolesterol sejak 7 thn yang lalu.

Riwayat pengobatan : minum jamu sejak 3 tahun yang lalu.

Pemeriksaan laboratorium sebagai berikut:

Parameter Nilai Normal Hariperawatan

Leucocyte (/µL) 3500-10.000 12.100 (tinggi)

Hb (g/dL) 11,0-16,5 14,3

Hct (%) 35,5-50,0 58,0 (tinggi)

Trombocyte (/µL) 150.000-390.000 260.000

Na+ (mmol/L) 136 – 145 125 (rendah)

K+ (mmol/L) 3,5 – 5 3,1 (rendah)

Cl- (mmol//L) 98 – 106 105

Ca (mg/dL) 7,6 – 11,0 10,8

Ur/Cr(mg/dL) 10 – 50 / 0,7 – 1,5 63,4/2,4 (tinggi)

SGOT/SGPT (U/L) 11 – 41 / 10 – 41 24/15 (tinggi)

Albumin (g/dL) 3,5 – 5,5 3,3 (rendah)

Serum Amilase (U/L) 25 – 125 498 (tinggi)

Serum Lipase (U/L) 10-150 560 (tinggi)

Oleh dokter didiagnosa severe pankreatitis akut. Terapi yang diberikan pada hari pertama:
- IVFD Sodium Chloride 0,9% Solution 20 tetes/menit.
- O2 8L/menit
- Ketorolac 3 x 30 mg i.v.
- Ranitidin 2x50 mg i.v.
- Cefotaxim 3x1 gram i.v.
Pasien dipasang kateter dan nasogastric tube. Produksi urin minimal, warna kuning pekat. Cairan
lambung yang keluar berwarna kuning kecoklatan.

Hari ke 2:
Nyeri epigastric sedikit berkurang, mual (+), produksi urin minimal, kesadaran belum pulih, melena
 feses warnanya hitam (+),tachypnea (+) tapi sedikit berkurang dibanding hari pertama. Cairan
NGT berwarna merah kehitaman.TD 100/90, RR = 26 x/menit, nadi = 88x/menit. Terapi yang
diberikan pada hari kedua masih tetap, hanya dosis ketorolac yang diturunkan menjadi 3x10 mg i.v.
Rencana pemeriksaan CT-scan abdomen pada hari ke 2 MRS.

Pertanyaan :
1. Sebutkan faktor yang dapat memperparah kondisi pankreatitis Ny.TW
- Renal disease (penyakit batu ginjal 5 tahun lalu dan telah sembuh dengan operasi)
- Hiperkolesterol
- Ketorolac tapi Cuma 1 jenis  gak menyebabkan pancreatitis
- Kesadaran menurun ????
- SIRS (suhu tubuh 38,9; RR 28/menit; Leukosit >12.000) ?????
2. Sebutkan komplikasi yang dialami oleh pasien Ny.TW akibat kondisi pankreatitisnya.
- GI Bleeding (NGT berwarna kuning kecoklatan,pada hari kedua NGT berwarna merah
kehitaman, hari kedua melena (feses berwarna hitam yang berarti ada darah dalam feses)
- Syok hipotensi (TD 95/80). Syok hipotensi ini karena hipoalbumin (albumin rendah)dan
hipovolemi karena elektrolit turun
3. Lakukan analisa rasionalitas terhadap terapi obat yang diberikan.
- Pasien mengalami penurunan elektolit (na sama K turun) sehingga membutuhkan resusistasi
cairan sudah tepat menggunakan IVFD Sodium Chloride 0,9% Solution 20 tetes/menit.
- RR tinggi , tachypnea , kan kalo syok hipovolemi itu kan ada mekanisme kompensasi yit ya? Pe↑ curah
jantung me↑ perfusi ke organ2, namun semakin me↑ konsumsi O2 oleh jantung makanya diksh O2 gitu a? 
sudah tepat diberikan O2 8L/menit
- Ketorolac (analgesic NSAID)  untuk mengatasi nyeri epigastric, namun penggunaannya
pada akut pancreatitis tidak rasional, karena membutuhkan antinyeri yang opioid jika pada
akut pancreatitis. Dari segi dosis di A to Z untuk iv single dose 30 mg
- Ranitidin  untuk maag nya
- Cefotaxim (antibiotic/chepalosporin)  pasien mengalami SIRS yang ditandai dengan (suhu
tubuh 38,9; RR 28/menit; Leukosit >12.000). SIRS ini merupakan tanda awal akan terkadinya
infeksi jadi pasien memerlukan antibiotic sehingga pemberian anti biotic sudah rasional dan
harus dipilih yang mempu berpenetrasi ke target dan mampu mebunuh bakteri yang
menginfeksi . Cefotaxim penetrasinya bagus. Dosis???
4. Sebagai farmasis, apa yang saudara rekomendasikan kepada dokter terkait terapi yang
diterima pasien?
- Pada hari kedua kesadaran pasien belum pulih  menunjukkan resusitasi cairan belum
adekuat, jadi rekomendasi : ditingkatkan jumlah pemberian IVFD sodium chloride 0,9%
sampai 1000ml selama 30 menit
- Nyeri pada hari kedua sudah berkurang dengan ketorolac yang kemudian dosis ketorolac
diturunkan  pada pasien severe akut pancreatitis harusnya analgesic yang diberikan
adalah analgesic opioid yaitu meperidine dosis kecil 50 mg tiap 3 sampai 4 jam. Pasien
mengalami kelainan ginjal dosis miperidine tidak boleh maksimum akan terjadi akumulasi
jika dosis besar.
- O2 
- Ranitidin  tetep g perlu diganti
- Cefotaxim : sudah tepat memiliki penetrasi yang bagus . Dosisnya ????
- Pada hari kedua NGT berwarna merah kehitaman, dan terjadi melena  komplikasi sistemik
GI bleeding semakin parah  harus segera diatasi dengan : memaksimalkan resusitasi
cairan, support fungsi respiratory, renal, kardiovaskuler, dan hepatobiliary dapat membatasi
komplikasi sistemik. Atau dengan pemberian antisekretori dapat mencegah stress terkait
dengan GI bleedingnya missal dengan pemberian octeotride.
- Support nutrisi  support nutrisi sangat penting pada management AP  bisa enteral
nutrition

5. Sebutkan monitoring serta evaluasi terkait terapi obat pasien.


Monitoring efek samping : obat Jika px m’dpt tx narkotik, monitoring ketat ESO narkotik.
Evaluasi efikasi obat :
- Evaluasi tanda2 vital (TD, RR, Nadi) ; status cairan & elektrolit (Na , K, Cl)
- Lihat tanda2 infeksi .
- Evaluasi gula darah, laktat dehidrogenase, SGOT/SGPT, serum albumin, BUN/Cr, INR.
- Evaluasi intensitas dan frekuensi nyeri dan nutrisi.