Anda di halaman 1dari 6

PERINGATANHARISANTRINASIONAL

22 OKTOBER 2020
“Santri Sehat Indonesia Kuat”

IKRAR SANTRI INDONESIA

Bismillahirrahmanirrahim, Asyhaduallaa Ilaaha Illallah, Wasyhaduanna


Muhammadar Rasulullah

Kami santri Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),berikrar:


1. Sebagai santri NKRI, berpegang teguh pada aqidah ajaran nilai dan
tradisi islam Ahlussunnah wal Jamaah.

2. Sebagai santri NKRI, bertanah air satu, tanah air Indonesia, berideologi
negara satu, ideologi Pancasila, berkonstitusi satu, UUD 1945,
berkebudayaan satu, kebudayaan Bhinneka Tunggal Ika.

3. Sebagai santri NKRI, selalu bersedia dan siap siaga menyerahkan jiwa
dan raga membela tanah air dan bangsa Indonesia, mempertahankan
persatuan dan kesatuan nasional serta mewujudkan perdamaian
abadi.

4. Sebagai santri NKRI, berperan aktif dalam pembangunan nasional,


mewujudkan kesejahteraan lahir dan batin untuk seluruh rakyat
Indonesia yang berkeadilan

5. Sebagai santri NKRI, pantang menyerah, pantang putus asa serta siap
berdiri di depan melawan pihak-pihak yang akan merongrong
Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika, serta konstitusi
dasar lainnya yang bertentangan dengan semangat proklamasi
kemerdekaan dan resolusi jihad Nahdlatul Ulama.

Situbondo, 22 Oktober 2020

yypnis@gmail.com- 1 of 11
PERINGATANHARISANTRINASIONAL
22 OKTOBER 2020
“Santri Sehat Indonesia Kuat”

TATA URUTAN UPACARA BENDERA


KIRAB & APEL HARI SANTRI NASIONAL 2020
DI PONDOK PESANTREN NURUL IMAN
TANGGAL 22 OKTOBER 2020
1. Masing-masing pemimpin barisan menyiapkan barisannya.
2. Pemimpin upacara memasuki lapangan upacara, peserta disiapkan.
3. Penghormatan peserta upacara kepada pemimpin upara dipimpin oleh
pemimpin barisan yang paling kanan.
4. Laporan setiap pemimpin barisan kepada pemimpin upacara.
5. Pembina upacara memasuki lapangan upacara.
6. Penghormatan peserta upacara kepada pembina upacara dipimpin oleh
pemimpin upacara.
7. Laporan pemimpin upacara kepada pembina upacara bahwa upacara
bendera dalam rangka Hari Santri Nasional tgl 22 Oktober Tahun 2020
siap dimulai.
8. Pengibaran Bendera Merah Putih diiringi lagu Indonesia Raya.
9. Mengheningkan cipta dipimpin oleh pembina upacara.
10. Pembacaan teks Pancasila, ditirukan oleh seluruh peserta upacara.
11. Pembacaan teks Pembukaan Undang-Undang Dasar1945, Resolusi Jihad
dan Ikrar Santri oleh petugas dan diikuti seluruh peserta upacara
12. Amanat Pembina upacara, peserta upacara diistirahatkan.
13. Menyanyikan lagu Mars Syubbanul Wathan (Yaa Lal Wathan) /Lagu
Hari Santri dan Syukur
14. Pembacaan doa
15. Laporan pemimpin upacara kepada pembina upacara bahwa upacara
telah selesai dilaksanakan.
16. Penghormatan kepada Pembina upacara dimpimpin oleh pemimpin
upacara.
17. Pembina upacara meninggalkan lapangan upacara.
18. Pengumuman-pengumuman.
19. Upacara selesai, barisan dibubarkan oleh pemimpin upacara.
PERINGATANHARISANTRINASIONAL
22 OKTOBER 2020
“Santri Sehat Indonesia Kuat”

TEKS RESOLUSI JIHAD NU

Sebagaimana pernah dimuat diharian Kedaulatan Rakyat, Yogyakarta,


edisi No. 26tahun ke-I, Jumat Legi, 26 Oktober 1945:

Toentoetan Nahdlatoel Oelama kepada Pemerintah Repoeblik Soepaya


mengambil tindakan jang sepadan

Resoloesi wakil-wakil daerah Nahdlatoel Oelama Seloeroeh Djawa-


Madoera

BismillahirrochmanirRochim

Resoloesi:
Rapat besar wakil-wakildaerah (Konsoel2) Perhimpoenan Nahdlatoel
Oelama seloeroeh Djawa-Madoera pada tanggal 21-22 October 1945 di
Soerabaja.

Mendengar :
Bahwa di tiap-tiap Daerah di seloeroeh Djawa-Madoera ternjata betapa
besarnja hasrat Oemmat Islam dan ‘Alim Oelama ditempatnja masing-
masing oentoek mempertahankan dan menegakkan AGAMA,
KEDAOELATAN NEGARA REPOEBLIK INDONESIA MERDEKA.

Menimbang :
a. Bahwa oentoek mempertahankan dan menegakkan Negara Repoeblik
Indonesia menurut hoekoem Agama Islam, termasoek sebagai satoe
kewadjiban bagi tiap-tiap orang Islam.

b. Bahwa di Indonesia ini warga negaranja adalah sebagian besar terdiri


dari Oemmat Islam.

Mengingat:

1. Bahwa oleh fihak Belanda (NICA) dan Djepang jang datang dan berada
di sini telah banjak sekali didjalankan kedjahatan dan kekedjaman
Jang menganggoe ketentraman oemoem.
PERINGATANHARISANTRINASIONAL
22 OKTOBER 2020
“Santri Sehat Indonesia Kuat”

2. Bahwa semoea jang dilakoekan oleh mereka itu dengan maksoed


melanggar kedaoelatan Negara Repoeblik Indonesia dan Agama, dan
ingin Kembali mendjadjah disini maka beberapa tempat telah terdjadi
pertempoeran jang mengorbankan beberapa banjak djiwa manoesia.

3. Bahwa pertempoeran-pertempoeran itu Sebagian besar telah


dilakoekan oleh Oemmat Islam jang merasa wadjib menoeroet
hoekoem Agamanja oentoek mempertahankan Kemerdekaan Negara
dan Agamanja.

4. Bahwa di dalam menghadapai sekalian kedjadian- kedjadian itoe


perloe mendapat perintah dan toentoenan jang njata dari Pemerintah
Repoeblik Indonesia jang sesoeai dengan kedjadian terseboet.

Memoetoeskan :
1. Memohon dengan sangat kepada Pemerintah Repoeblik Indonesia
soepaja menentoekan soeatoe sikap dan tindakan jang njata serta
sepadan terhadap oesaha-oesaha jang akan membahajakan
Kemerdekaan dan Agama dan Negara Indonesia teroetama terhadap
fihak Belanda dan kaki tangannja.

2. Seoapaja memerintahkan melandjoetkan perdjoeangan bersifat


“sabilillah” oentoek tegaknja Negara Repoeblik Indonesia Merdeka dan
Agama Islam.

Soerabaja, 22 Oktober 1945

NAHDLATOEL OELAMA
PERINGATANHARISANTRINASIONAL
22 OKTOBER 2020
“Santri Sehat Indonesia Kuat”

Undang-undang Dasar Negara Republik


Indonesia Tahun 1945

Pembukaan
Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh
sebab itu, maka penjajahan diatas dunia harus dihapuskan karena tidak
sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.

Dan perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia telah sampailah


kepada saat yang berbahagia dengan selamat sentosa mengantarkan
rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan negara Indonesia,
yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.

Atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh
keinginan luhur, supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka
rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya.

Kemudian daripada itu untuk membentuk suatu pemerintah negara


Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh
tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum,
mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban
dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan
sosial, maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu dalam
suatu Undang-Undang Dasar negara Indonesia, yang terbentuk dalam
suatu susunan negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat
dengan berdasar kepada : Ketuhanan Yang Maha Esa, kemanusiaan yang
adil dan beradab, persatuan Indonesia, dan kerakyatan yang dipimpin
oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, serta
dengan mewujudkan suatu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
PERINGATANHARISANTRINASIONAL
22 OKTOBER 2020
“Santri Sehat Indonesia Kuat”

Anda mungkin juga menyukai