Anda di halaman 1dari 3

Jawablah semua pertanyaan berikut dengan singkat, padat, dan jelas!

1. Menghadapi kenyataan terbatasnya sumber daya yang dimiliki untuk memenuhi 


kebutuhan manusia yang tidak terbatas, maka setiap masyarakat menghadapi tiga
masalah pokok. Jelaskan ketiga masalah pokok ekonomi  tersebut dan alasan
penyebab terjadinya ketiga masalah pokok tersebut!

Masalah Produksi

Agar dapat memenuhi kebutuhan manusia, maka barang dan jasa harus tersedia. Demi
memenuhi hal ini, produsen harus mengetahui barang dan jasa apa saja yang dibutuhkan
masyarakat. Proses untuk memproduksi barang/jasa memerlukan sumber-sumber ekonomi,
mulai dari sumber daya alam (SDA), sumber daya manusia (SDM), maupun sumber daya
modal serta keterampilan pengusaha (entrepreneurship).

Masalah Distribusi

Masalah lain adalah bagaimana produk bisa terdistribusi secara baik hingga sampai ke
tangan konsumen. Distribusi mempunyai tiga fungsi, yaitu fungsi pertukaran, penyediaan
fisik, dan penunjang. Adapun faktor yang memengaruhi saluran distribusi adalah pasar,
barang, perusahaan, dan kebiasaan pembeli. Distribusi dapat dilakukan dengan dua cara,
yaitu :

a. Distribusi langsung, artinya kegiatan menyalurkan barang/jasa dari produsen langsung


kepada konsumen.

b. Distribusi tidak langsung, artinya kegiatan menyalurkan barang/jasa dari produsen


kepada konsumen melalui perantara.

Masalah Konsumsi

Setelah barang dan jasa sampai di konsumen, permasalahan selanjutnya adalah; apakah
barang tersebut akan dikonsumsi atau malah terbuang sia-sia karena harganya tidak
terjangkau. Ini juga menjadi permasalahan lain yang harus bisa dijawab oleh produsen
selaku pembuat produk. Di sisi lain, sebagai konsumen, kita harus bisa meningkatkan
pendapatan supaya dapat menjangkau produk yang kita inginkan.Ada dua faktor yang
memengaruhi kegiatan konsumsi, yaitu :

a. Faktor Intern, meliputi sikap, kepribadian, motivasi diri, pendapatan seseorang, selera,
dan watak (karakter).

b. Faktor ekstern, meliputi kebudayaan, adat istiadat, status sosial, keluarga, lingkungan
masyarakat, dan pemerintah.

2. Jelaskan apa yang dimaksud dengan elastisitas permintaan dan apa interpretasi dari
nilai elastisitas tersebut, serta berikan contoh!

Pengertian Elastisitas Permintaan

Pengertian Elastisitas permintaan adalah ukuran besarnya respons jumlah permintaan suatu
barang terhadap perubahan variable yang mempengaruhi, dihitung sebagai perubahan
persentase jumlah permintaan dibagi dengan perubahan persentase variable yang
mempengaruhi atau dengan kata lain perbandingan (rasio) antara persentase perubahan
jumlah barang yang diminta dengan persentase perubahan harga. Dengan demikian
elastisitas permintaan mengukur derajat kepekaan perubahan jumlah yang diminta terhadap
perubahan harga.

Pengertian Elastisitas Permintaan adalah merupakan suatu konsep yang digunakan untuk
mengukur derajat kepekaan perubahan jumlah kualitas barang yang dibeli sebagai akibat
perubahan faktor yang mempengaruhi. pada dasarnya ada tiga variabel utama yang
mempengaruhi, antara lain elastisitas harga permintaan, elastisitas silang dan elastisitas
pendapatan

1. E > 1 = Permintaan elastis


2. E < 1= Permintaan Inelastis
3. E = 1 = Permintaan normal atau uniter
4. E = ~ = Permintaan elastisitas sempurna
5. E = 0 = Permintaan inelastis sempurna

Formula elastisitas tersebut yaitu Ed = ΔQ/ΔP x P/Q atau Ed = %ΔQ / %ΔP

Penjelasan:

Elastisitas permintaan menunjukkan hubungan antara perubahan harga dengan besar atau
kecilnya jumlah barang yang diminta, dan masing-masing elastisitas biasanya akan menunjukkan
jenis barangnya misalnya permintaan elastis biasanya terjadi pada barang mewah dan permintaan
inelastis biasanya terjadi pada barang kebutuhan primer.

3. Jelaskan mengenai daya guna marjinal dan apa yang dinyatakan dalam hukum ini
serta berikan contohnya!
4. Daya guna marjinal adalah pertambahan atau pengurangan kepuasan konsumen dari
pertambahan atau pengurangan penggunaan suatu produk.
5. Yang dinyatakan dalam hukum ini yaitu the law of diminishing return artinya bahwa jika
kita mengonsumsi produk secara terus menerus pertama-tama akan mendapat kepuasan
total, mencapai titik maksimum (titik jenuh), hingga akhirnya kepuasan akan menurun.
6. Contohnya yaitu :
7. Misalnya Hilya minum susu strawberry 1 gelas dengan nilai guna sebesar 40 kemudian
Hilya minum lagi 1 gelas dengan nilai guna 30. Kemudian Hilya nambah lagi 1 gelas
dengan nilai guna 15. Jika ditotal nilai gunanya adalah 85. Sehngga nilai marjinalnya dapat
diketahui yaitu 10 pada gelas pertama dan kedua. 15 pada gelas kedua dan ketiga.
8. Pada minum susu strawberry 1 gelas,  2 gelas, dan 3 gelas nilainya turun karena perut kita
memiliki kapasitas. Jika kapasitas sudah terpenuhi, minuman tidak diperlukan lagi karena
sudah kenyang, sehingga kenikmatan atau kepuasan minum susu strawberry akan menjadi
berkurang.