Anda di halaman 1dari 19

CRITICAL JOURNAL REVIEW

MK. TIK DALAM PENDIDIKAN


PRODI S1 PTIK-FT

SKOR NILAI :

Penggunaan TIK sebagai Sumber dan Media Pembelajaran Inovatif di Sekolah Dasar
Suci Zakiah Dewi,. Irfan Hilman (2018)
Faktor Determinan Pemanfaatan TIK Dan Pengaruhnya Terhadap Kinerja Guru SMK
Di Kabupaten Gunungkidul
Bonita Destiana,. Soenarto (2014)
Pemanfaatan TIK Sebagai Sumber Dan Media Pembelajaran Di Sekolah
Sodiq Anshori (2017)

Disusun Oleh :

Nama : M. Ebit Taufiq 5192451006


Jafar Sidik 5192451007
Siti Hapsah 5191151006
Riki Wahyudi Saputra 5192451001

Dosen Pengampu : Tansa Trisna Astono Putri, S.Kom., M.T.I


Mata Kuliah : TIK Dalam Pendidikan

PROGRAM PENDIDIKAN TEHNOLOGI INFORMASI DAN KOMPUTER


FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
2020
KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Tuhan yang Maha Esa, telah memberikan rahmat dan karunia-
Nya sehingga penulis mampu menyelesaikan tugas “CRITICAL JOURNAL RIVIEW”.
Tugas ini dibuat untuk memenuhi salah satu Mata Kuliah yaitu “TIK Dalam Pendidikan”.

Tugas Critical Journal Review ini disusun dengan harapan dapat menambah
pengetahuan dan wawasan kita semua khususnya dalam penggunaan dan penerapan TIK
dalam Pendidikan. Penulis menyadari bahwa tugas Critical Journal Review ini masih jauh
dari kesempurnaan, apabila dalam tugas ini terdapat banyak kekurangan dan kesalahan,
penulis mohon maaf. Karena itu saran dan kritik dari pembaca yang sifatnya membangun
guna menyempurnakan tugas ini. Penulis berharap semoga tugas Critical Journal Review ini
dapat bermanfaat bagi pembaca dan bagi penulis khususnya. Atas perhatian nya penulis
mengucapkan terima kasih.

Medan, 16 Oktober 2020

Penulis

Kelompok 4

i |Cr i t i c a l J o u r n a l R e p o r t T I K Da l a m P e n d i d i k a n
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ..............................................................................................i


DAFTAR ISI .............................................................................................................ii
BAB I PENDAHULUAN..........................................................................................1
A. Rasionalisasi Pentingnya CJR..................................................................1
B. Tujuan Penulisan CJR .............................................................................1
C. Manfaat CJR.............................................................................................1
D. Identitas Jurnal atau Artikel yang Direview.............................................2
BAB II RINGKASAN ISI ARTIKEL ......................................................................4
A. Penggunaan TIK sebagai Sumber dan Media Pembelajaran
Inovatif di Sekolah Dasar ........................................................................4
B. Faktor Determinan Pemanfaatan TIK Dan Pengaruhnya Terhadap
Kinerja Guru SMK Di Kabupaten Gunungkidul ....................................5
C. Pemanfaatan TIK Sebagai Sumber Dan Media Pembelajaran
Di Sekolah ...............................................................................................6
BAB III PEMBAHASAN ATAU ANALISIS ..........................................................7
A. Pembahasan Isi Jurnal..............................................................................7
B. Kelebihan dan Kekurangan Isi Artikel Jurnal..........................................13
BAB IV PENUTUP...................................................................................................14
A. Kesimpulan..............................................................................................14
B. Saran.........................................................................................................15
DAFTAR PUSTAKA................................................................................................16

ii | C r i t i c a l J o u r n a l R e p o r t T I K D a l a m P e n d i d i k a n
BAB I

PENDAHULUAN

A. Rasionalisasi Pentingnya CJR


Disaat kita membutuhkan referensi, yaitu jurnal sebagai sumber bacaan kita
selain buku dalam mempelajari Mata Kuliah TIK Dalam Pendidikan, sebaiknya kita
terlebih dahulu mengkritis jurnal tersebut agar kita mengetahui jurnal mana yang
relevan untuk dijadikan sumber bacaan. Salah satu pembahasan jurnal yang akan di
review mengenai bagaimana penerapan TIK Dalam Pendidikan, dimana Mahasiswa
dimana untuk mengkritisi suatu jurnal sebagai bahan kajian pada materi pembahasan.

B. Tujuan Penulisan CJR


1. Untuk memenuhi tugas pada Mata Kuliah TIK Dalam Pendidikan.
2. Meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam meringkas, menganalisa, dan
membandingkan serta member kritik pada jurnal.
3. Memperkuat pemahaman pembaca terhadap penerapan TIK terhadap
Pendidikan.

C. Manfaat CJR
1. Sebagai rujukan bagaimana untuk menyempurnakan sebuah jurnal dan mencari
sumber bacaan yang relevan.
2. Membuat penulis dan mahasiswa lebih ter-asah dalam mengkritisi sebuah jurnal.
3. Untuk menambah pengetahuan tentang TIK Dalam Pendidikan.

1 |C r i t i c a l J o ur n a l R e p o r t T I K D a l a m P e n d i d i k a n
D. Identitas Jurnal atau Artikel yang Direview

Jurnal Utama

Judul Artikel : Penggunaan TIK sebagai Sumber dan Media Pembelajaran


Inovatif di Sekolah Dasar
Nama Journal : Jurnal Pendidikan
Edisi terbit : 2018
Pengarang Artikel : Suci Zakiah Dewi,. Irfan Hilman
Penerbit : Universitas Garut

Kota terbit : Garut

Nomor ISSN : 2597-4866

Alamat Situs : https://www.google.com/url?


sa=t&source=web&rct=j&url=https://journal.universitaspahlaw
an.ac.id/index.php/jpdk/article/download/622/528&ved=2ahU
KEwjChsPApbnsAhXYbCsKHUjdAQwQFjAEegQIHhAC&us
g=AOvVaw3MutEuhiiuKOsghJtO11EA&cshid=16028576761
74

Jurnal Pembanding 1

Judul Artikel : Faktor Determinan Pemanfaatan TIK Dan Pengaruhnya


Terhadap Kinerja Guru SMK Di Kabupaten Gunungkidul
Nama Journal : Jurnal Pendidikan Vokasi
Edisi terbit : 2014
Pengarang Artikel : Bonita Destiana,. Soenarto
Penerbit : Universitas Negeri Yogyakarta
Kota terbit : Yogyakarta

Nomor ISBN :-

Alamat Situs : https://www.google.com/url?


sa=t&source=web&rct=j&url=https://journal.uny.ac.id/index.p
hp/jpv/article/download/2555/2109&ved=2ahUKEwjChsPApb

2 |C r i t i c a l J o ur n a l R e p o r t T I K D a l a m P e n d i d i k a n
nsAhXYbCsKHUjdAQwQFjAKegQIHxAC&usg=AOvVaw3
XzEjD_aktpbN4Ex3DqvuK&cshid=1602857676174

Jurnal Pembanding 2

Judul Artikel : Pemanfaatan TIK Sebagai Sumber Dan Media Pembelajaran


Di Sekolah
Nama Journal : Jurnal Ilmu Pendidikan
Edisi terbit : 2017
Pengarang Artikel : Sodiq Anshori
Penerbit : Universitas Terbuka

Kota terbit : Yogyakarta

Nomor ISSN : 2579-9924

Alamat Situs : https://s.docworkspace.com/d/AH_WYLmqopBS4qfL1penFA

3 |C r i t i c a l J o ur n a l R e p o r t T I K D a l a m P e n d i d i k a n
BAB II

RINGKASAN ISI ARTIKEL

A. Penggunaan TIK sebagai Sumber dan Media Pembelajaran Inovatif di Sekolah


Dasar
Penggunaan TIK sebagai sumber dan media pembelajaran dapat melalui
pemanfaatan perangkat komputer sebagai sumber dan media pembelajaran yang
inovatif. Diharapkan dengan penggunaan sumber dan media ini dapat merangsang
pikiran, perasaan, minat serta perhatian peserta didik sedemikian rupa sehingga proses
pembelajaran dapat berjalajan dengan baik. Selain itu, proses pembelajaran akan lebih
efektif karena penggunaan TIK sebagai sumber dan media pembelajaran
memungkinkan teratasinya hambatan dalam proses komunikasi guru dengan peserta
didik. Penggunaan TIK sebagai media pembelajaran dapat melalui pemanfaatan
perangkat komputer sebagai media pembelajaran yang inovatif. Diharapkan dengan
penggunaan media ini dapat merangsang pikiran, perasaan, minat serta perhatian
peserta didik sedemikian rupa sehingga proses pembelajaran dapat berjalajan dengan
baik. Selain itu, proses pembelajaran akan lebih efektif karena penggunaan TIK
sebagai media pembelajaran memungkinkan teratasinya hambatan dalam proses
komunikasi guru dengan peserta didik seperti hambatan fisiologis, psikologis,
kultural, dan lingkungan. Jenis-jenis sumber dan media pembelajaran berbasis TIK
lainnya yang dapat dimanfaatkan oleh guru sekolah dasar dalam proses pembelajaran
anatara lain yaitu (1) Komputer, (2) LCD Projector, (3) Internet, (4) CD
Pembelajaran, (5) E-mail, dan (6) Persentasi Power Point. Dalam hal meningkatkan
kemampuan penguasaan TIK bagi guru dapat dilakukan beberapa diantaranya dengan
mengikuti kegiatan pelatihan atau seminar mengenai TIK, melengkapi sarana dan
parasarana berbasis TIK guna menunjang pembelajaran selain itu dengan mengadakan
studi banding ke sekolah yang dipandang lebih maju dalam bidang TIK nya.

4 |C r i t i c a l J o ur n a l R e p o r t T I K D a l a m P e n d i d i k a n
B. Faktor Determinan Pemanfaatan TIK Dan Pengaruhnya Terhadap Kinerja
Guru SMK Di Kabupaten Gunungkidul

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh faktor sosial terhadap
pemanfaatan TIK; (2) pengaruh kemudahan penggunaan terhadap pemanfaatan TIK;
(3) pengaruh kesesuaian tugas terhadap pemanfaatan TIK; (4) pengaruh harapan hasil
terhadap pemanfaatan TIK; dan (5) pengaruh pemanfaatan TIK terhadap kinerja guru.
Penelitian ini merupakan penelitian ex-post facto, dilaksanakan pada empat SMK
yang sudah menerapkan Kurikulum 2013 di Kabupaten Gunungkidul. Teknik
pengambilan sampel dengan proportionale random sampling. Penentuan jumlah
sampel menggunakan tabel Krejcie dan Morgan, untuk populasi sebanyak 377 maka
sampel yang diambil sebanyak 191 guru. Validitas instrumen diketahui berdasarkan
penilaian pakar dan analisis butir. Reliabilitas diketahui dengan menghitung koefisien
Cronbach Alpha. Teknik analisis data dengan Partial Least Square (PLS). Hasil
penelitian menunjukkan bahwa: (1) faktor sosial berpengaruh terhadap pemanfaatan
TIK; (2) kemudahan penggunaan berpengaruh terhadap pemanfaatan TIK; (3)
kesesuaian tugas berpengaruh terhadap pemanfaatan TIK; (4) harapan hasil tidak
berpengaruh terhadap pemanfaatan TIK; dan (5) pemanfaatan TIK berpengaruh
terhadap kinerja guru.

5 |C r i t i c a l J o ur n a l R e p o r t T I K D a l a m P e n d i d i k a n
C. Pemanfaatan TIK Sebagai Sumber Dan Media Pembelajaran Di Sekolah

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi melaju begitu cepat


merambah kesemua sektor kehidupan. Seiring dengan perkembangan Teknologi
Informasi dan Komunikasi (TIK) yang semakin pesat. Konsep dan mekanisme belajar
mengajar berbasis TI , mau tidak mau tak dapat dihindarkan. Konsep yang disebut e-
learning ini memengaruhi terjadinya proses transformasi pendidikan konvensional ke
bentuk digital, baik secara isi dan sistemnya. Saat ini konsep e-learning banyak
diterima oleh masyarakat di dunia, terbukti dengan maraknya implementasi e-learning
khususnya di lembaga pendidikan (sekolah, training dan universitas). Sistem ini
merupakan sistem yang efisien dan efektif karena dengan hanya menggunakan
koneksi internet akan terwujud suatu proses pembelajaran.Sumber belajar dalam era
digital ini dikenal dengan intilah OER (Open Educational Resourses)yaitu setiap aset
atau sumber belajar (cetak/elektronik) yang dapat diakses, diunduh dan digunakan
secara bebas dan terbuka oleh publik (siapapun) untuk kepentingan pembelajaran dan
penelitian, tanpa perlu mengajukan ijin tertulis kepada pencipta/ penerbit (hak cipta)
(dholakia , king, & baraniuk, 2006; oecd, 2007). Sumber pembelajaran yang
dimanfaatkan dan dikembangkan dalam Pendidikan Tinggi Jarak Jauh (PTJJ) sebagai
Media pembelajaran secara online (online media).

6 |C r i t i c a l J o ur n a l R e p o r t T I K D a l a m P e n d i d i k a n
BAB III

PEMBAHASAN ATAU ANALISIS

A. Pembahasan Isi Jurnal

Penggunaan TIK sebagai Sumber dan Media Pembelajaran Inovatif di


Sekolah Dasar

Teknologi Informasi dan Komunikasi mencakup dua aspek, Menurut


puskur kemendiknas (dalam Rusman, dkk (2011) yaitu: 1. Teknologi
Informasi adalah meliputi segala hal yang berkaitan dengan proses,
penggunaan sebagai alat bantu, manipulasi, dan pengelolaan informasi. 2.
Teknologi komunikasi adalah segala hal yang berkaitan dengan penggunaan
alat bantu untuk memproses dan mentransfer data dari perangkat yang satu ke
lainya. Maka, teknologi informasi dan teknologi komunikasi adalah suatu
kesatuan yang tidak terpisahkan yang mengandung pengertian luas tentang
segala kegiatan yang terkait dengan pemrosesan, manipulasi, pengelolaan dan
transfer atau pemindahan informasi antar media. Pengertian lain dari
Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) adalah beragam set alat teknologi
dan sumber daya yang digunakan untuk berkomunikasi dan menciptakan,
menyebarkan, menyimpan dan mengelola Informasi. Definisi yang luas ini
TIK termasuk teknologi radio, televisi, video, DVD, telepon, sistem satelit,
komputer dan perangkat keras jaringan dan perangkat lunak; serta peralatan
dan jasa terkait dengan teknologi ini, seperti videoconferencing dan surat
elektronik (UNESCO, 2002).

Menurut Mulyasa (2010) sumber belajar adalah rujukan, objek, dan


bahan yang digunakan untuk kegiatan pembelajaran, sedangkan menurut
AECT (Assosiation for Educational Communications and Technology) dan
Banks dalam Komalasari (2010:108) menyatakan sumber belajar adalah segala
sesuatu atau daya yang dapat dimanfaatkan oleh guru, baik secara terpisah
maupun dalam bentuk gabungan, untuk kepentingan belajar mengajar.

7 |C r i t i c a l J o ur n a l R e p o r t T I K D a l a m P e n d i d i k a n
Penggunaan TIK sebagai media pembelajaran dapat melalui
pemanfaatan perangkat komputer sebagai media pembelajaran yang inovatif.
Diharapkan dengan penggunaan media ini dapat merangsang pikiran,
perasaan, minat serta perhatian peserta didik sedemikian rupa sehingga proses
pembelajaran dapat berjalajan dengan baik. Selain itu, proses pembelajaran
akan lebih efektif karena penggunaan TIK sebagai media pembelajaran
memungkinkan teratasinya hambatan dalam proses komunikasi guru dengan
peserta didik seperti hambatan fisiologis, psikologis, kultural, dan lingkungan.
Pemanfaatan teknologi dan komunikasi dalam bidang pendidikan menurut
Munir (2009, pemanfaatan komputer dan jaringan komputer memberikan
kesempatan kepada setiap pembelajaran untuk mengakses materi
pembelajaran yang disajikan dalam bentuk interaktif melalui jaringan
komputer. Khsususnya di sekolah dasar di kelas rendah (kelas 1, 2 dan 3)
penggunaan TIK sangat membantu sekali dalam hal penyampaian materi,
dengan menggunakan visualisasi dan animasi diharapkan dapat meningkatkan
pemahaman peserta didik. Selain itu guru sekolah dasar merupakan guru kelas
yang harus menguasai seluruh mata pelajaran terkecuali mata pelajaran agama
dan penjas. Dengan begitu guru sekolah dasar harus lebih kreatif dan inovatif
dikarenakan berbedanya karakteristik dari setiap mata pelajaran.

8 |C r i t i c a l J o ur n a l R e p o r t T I K D a l a m P e n d i d i k a n
Faktor Determinan Pemanfaatan TIK Dan Pengaruhnya Terhadap
Kinerja Guru SMK Di Kabupaten Gunungkidul

Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah


menerbitkan sejumlah peraturan baru yang berkaitan dengan kebijakan
Kurikulum 2013. Salah satunya yaitu Peraturan Menteri Nomor 70 Tahun
2013 tentang Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum SMK/MAK. Peraturan
tersebut menjelaskan bahwa Kurikulum 2013 bertujuan untuk menghasilkan
insan Indonesia yang produktif, kreatif, inovatif, dan afektif melalui penguatan
sikap, keterampilan, dan pengetahuan yang terintegrasi (Peraturan Menteri
Nomor 70, 2013). Kurikulum 2013 mulai diimplementasikan pada tahun
ajaran 2013/2014. Ada dua faktor penentu keberhasilan implementasi
Kurikulum 2013. Pertama, relevansi kompetensi pendidik dan tenaga
kependidikan dengan kurikulum dan buku teks. Kedua, ketersediaan tiga
aspek pendukung meliputi: (1) ketersediaan buku sebagai sumber belajar dan
bahan ajar, (2) penguatan peran pemerintah dalam pembinaan dan
pengawasan, dan (3) penguatan manajemen sekolah (Sidiknas, 2012).

Pemanfaatan TIK dalam proses pembelajaran tersebut juga diharapkan


dapat mendukung pendidikan berbasis TIK di Indonesia. Usaha lain untuk
mengembangkan bidang pendidikan berbasis TIK di Indonesia khususnya di
Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) adalah melalui Program Pemanfaatan
Teknologi Informasi untuk Peningkatan dan Pemerataan Mutu Pendidikan di
DIY atau Information and Communication Technology Utilization for
Educational Quality Enhancement Program in DIY (ICT-EQEP DIY).
Program ini merupakan kerjasama antara Pemerintah Jepang yang diwakili
oleh Japan International Cooporation Agency (JICA) dengan Pemerintah
Indonesia melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (KOMINFO),
Badan Perencanaan dan Pengembangan Nasional (BAPPENAS) dan DIY.
Program ini disepakati sejak tanggal 9 November 2006 pada Minutes of
Discussion (MoD) yang bertempat di Kementerian Komunikasi dan
Informatika Jakarta. Memanfaatkan TIK dikarenakan guru merupakan
pengguna (user) dari perangkat TIK. Dalam kerangka kerja area teknologi
informasi, konsep-konsep utama dalam pengembangan teknologi informasi

9 |C r i t i c a l J o ur n a l R e p o r t T I K D a l a m P e n d i d i k a n
meliputi user, hardware, software, jaringan, manajemen, dan teknologi
berbasis internet. Permasalahan mengenai kesulitan guru dalam memanfaatan
TIK secara terintegrasi dalam proses pembelajaran belum diketahui penyebab
dan dampaknya. Oleh karena itu, penelitian ini akan mengkaji lebih lanjut
mengenai: (1) seberapa besar pengaruh faktor sosial terhadap pemanfaatan
TIK; (2) seberapa besar pengaruh kemudahan penggunaan terhadap
pemanfaatan TIK; (3) seberapa besar pengaruh kesesuaian tugas terhadap
pemanfaatan TIK (4) seberapa besar pengaruh harapan hasil terhadap
pemanfaatan TIK; dan (5) seberapa besar pengaruh pemanfaatan TIK terhadap
kinerja guru SMK di Kabupaten Gunungkidul.

Pemanfaatan TIK Sebagai Sumber Dan Media Pembelajaran Di Sekolah

TIK memuat semua teknologi yang berhubungan dengan penanganan


informasi meliputi pengambilan, pengumpulan, pengolahan, penyimpanan,
penyebaran, dan penyajian informasi. Jadi, TIK adalah teknologi yang
berhubungan dengan pengambilan, pengumpulan, pengolahan, penyimpanan,
penyebaran, dan penyajian informasi. Ditinjau dari susunan katanya, teknologi
informasi dan komunikasi tersusun dari 3 (tiga) kata yang masing-masing
memiliki arti sendiri. Kata pertama, teknologi, berarti pengembangan dan
aplikasi dari alat, mesin, material dan proses yang menolong manusia
menyelesaikan masalahnya. Istilah teknologi sering menggambarkan
penemuan alat-alat baru yang menggunakan prinsip dan proses penemuan
saintifik. Kata kedua dan ketiga, yakni informasi dan komunikasi, erat
kaitannya dengan data. Informasi berarti hasil pemrosesan, manipulasi dan
pengorganisasian sekelompok data yang memberi nilai pengetahuan
(knowledge) bagi penggunanya. Komunikasi adalah suatu proses penyampaian
informasi (pesan, ide, gagasan) dari satu pihak kepada pihak lain agar terjadi
hubungan. Jadi teknologi informasi dan komunikasi berart merupakan
rekayasa manusia terhadap proses penyampaian suatu informasi dan proses

10 | C r i t i c a l J o u r n a l R e p o r t T I K D a l a m P e n d i d i k a n
penyampaian pesan (ide, gagasan) dari satu pihak kepada pihak lain secara
lebih cepat, lebih luas sebarannya, dan lebih lama penyimpanannya.

Pemberdayaan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam pengajaran


merupakan pemberdayaan unsur kekuatan luar yang mengakibatkan
munculnya sumber pembelajaran yang luar biasa. Dimana sumber belajar
tersebut dapat diakses kapanpun dan dimanapun. Namun demikian,
penggunaan teknologi informasi dan komunikasi bukan dimaksudkan
menyingi guru, melainkan lebih merupakan suatu forum dalam upaya
mengajarkan peserta didik dan untuk memenuhi kebutuhan mereka. Dalam
bidang pendidikan pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi
difokuskan pada peningkatan kualitas pembejaran yang akhirnya dapat
meningkatkan kualitas pendidikan. Teknologi Informasi dan Komunikasi yang
di terapkan dalam bidang pendidikan adalah suatu ilmu pengetahuan dalam
bidang infomasi maupun komunikasi berbasis computer yang dimanfaatkan
dalam peningkatan kualitas pendidikan.

Penerapan pembelajaran melalui enternet (e-learning), merupakan


suatu media baru yang dapat mengatasi sikap pasif peserta didik. Menurut
Arief S. Sadiman dk., (2006:17), dengan penggunaan media belajar yang
tepat, sangat berguna untuk : a. Menambah kegairahan dalamm belajar, b.
Memungkinkan interaksi secara langsung, c. Memungkinkan peserta didik
belajar secara mandiri. Belajar mandiri adalah suatu cara belajar yang
dilakukan oleh peserta didik secara bebas menentukan tujuan belajar,
merencanakan proses belajarnya sendiri, strategi belajar secara mandiri,
menggunakan sumber-sumber belajar yang dipilihnya, membuat suatu
keputusan akademik, dan melakukan kegiatan untuk mencapai tujuan belajar.
Oleh karena itu, belajar mandiri membutuhkan kemauan, keseriusan, motivasi,
keuletan, kedisiplinan, tanggung jawab, dan keinginan tahuan untuk maju dan
berkembang dalam pengetahuan. (Marimis Yamin, 2011:107). Teknologi
informasi dan konunikasi menjadi suatu teknologi yang sangat penting bagi
masyarakat termasuk dalam dunia pendidikan, karena dapat digunakan sebagai
sumber pembelajaran (materi pembelajaran) yang dapat diakses dari teknologi
tersebut. Jika peserta didik memiliki kemampuan dan menguasainya maka

11 | C r i t i c a l J o u r n a l R e p o r t T I K D a l a m P e n d i d i k a n
akan besar manfaatkan bagi peserta didik dapat mengembangkan bahan ajar
yang sedang dipelajarinya.

Teknologi Informasi dan Komunikasi mempunyai pengaruh yang


cukup bermakna terhadap proses dan hasil pembelajaran baik di kelas maupun
di luar kelas. TIK memungkinkan terjadinya individuasi, akselerasi,
pengayaan, perluasan, efektivitas dan produktivitas pembelajaran yang pada
gilirannya akan meningkatkan kualitas pendidikan sebagai infrastruktur
pengembangan sumber daya manusia secara keseluruhan. Penggunaan TIK
setiap peserta didik akan terangsang untuk belajar maju berkelanjutan sesuai
dengan potensi dan kecakapan yang dimilikinya. Pembelajaran dengan
menggunakan TIK menuntut kreativitas dan kemandirian diri peserta didik
sehingga memungkinkan mengembangkan semua potensi yang dimilikinya.
Sumber belajar adalah segala bentuk penyajian bahan atau materi
pembelajaran yang dapat dijadikan sumber untuk belajar. Untuk dapat
menggunakan sumber belajar yang berkaitan dengan TIK, maka perlu adanya
suatu pengetahuan tentang sumber tersebut sehingga peserta didik mampu
mengakses atau mengunduh untuk dipelajari. Penerapan media dalam Proses
belajar mengajar, media mempunyai peranan yang sangat penting, karena
dengan adanya media sehingga materi pembelajaran mudah difahami oleh
peserta didik.

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi semakin mendorong


upaya-upaya pembaharuan dalam pemanfaatan hasil-hasil teknologi pada
kegiatan pembelajaran. Untuk itu, menurut Hamalik (1994:6), Guru yang
professional perlu memiliki pengetahuan dan pemahaman tentang media
pembelajaran, yang meliputi: 1) Media sebagai alat komunikasi guna lebih
mengefektifkan proses pembelajaran. 2) Fungsi media dalam rangka mencapai
tujuan pendidikan. 3) Seluk beluk kegiatan proses pembelajaran. 4) Hubungan
antara metode pembelajaran dengan media pembelajaran. 5) Manfaat media
pembelajaran dalam kegiatan pembelajaran. 6) Pemilihan dan penggunaan
media pembelajaran. 7) Berbagai jenis alat dan teknik media pembelajaran. 8)
Media pembelajaran dalam setiap karakteristik bahan pembelajaran. 9) Usaha
inovasi dalam media pembelajaran.

12 | C r i t i c a l J o u r n a l R e p o r t T I K D a l a m P e n d i d i k a n
B. Kelebihan dan Kekurangan Isi Artikel Jurnal

Kelebihan :

 Dari tata bahasa, bahasa yang digunakan dalam jurnal ini


menggunakan bahasa yang ringan dan tidak berbelit-belit sehingga
memudahkan pembaca untuk memahami penyampaian-penyampaian
materinya, ukuran tulisan yang digunakan sudah tepat dan bisa dibaca
jelas oleh pembacanya. Tanda-tanda bacanya sudah sesuai dengan
yang diharapkan.

 Dari aspek isi jurnal, ketiga jurnal ini sudah dilengkapi dengan
pembahasan yang sangat kompeten karena dijelaskan dengan berbagai
pendapat para ahli dan memasaukkan identitas data yang digunakan
pada pembahasan jurnal ini, sehingga tidak menyulitkan pembaca jika
hendak meresensi jurnal ini.

Kekurangan

 Terdapat kata yang dalam artian kurang jelas dalam definisi yang
dijelaskan.
 Pada materi yang disampaikan Bahasa yang di pakai kurang baik atau
kurang sesuai dalam EYD.

 Pada pembahasan yang telah dipaparkan oleh jurnal tersebut, masih


banyak kesalahan dalam penulisannya seperti, spasi atau jarak yang
digunakan antar satu kata ke kata lain. Sehingga membuat materi yang
disampaikan menjadi sulit dipahami jika tidak adanya jarak antar kata.

13 | C r i t i c a l J o u r n a l R e p o r t T I K D a l a m P e n d i d i k a n
BAB IV
PENUTUP

A. Kesimpulan

Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah


menerbitkan sejumlah peraturan baru yang berkaitan dengan kebijakan Kurikulum
2013. Salah satunya yaitu Peraturan Menteri Nomor 70 Tahun 2013 tentang Kerangka
Dasar dan Struktur Kurikulum SMK/MAK. Peraturan tersebut menjelaskan bahwa
Kurikulum 2013 bertujuan untuk menghasilkan insan Indonesia yang produktif,
kreatif, inovatif, dan afektif melalui penguatan sikap, keterampilan, dan pengetahuan
yang terintegrasi (Peraturan Menteri Nomor 70, 2013). Kurikulum 2013 mulai
diimplementasikan pada tahun ajaran 2013/2014.

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi melaju begitu cepat


merambah kesemua sektor kehidupan. Seiring dengan perkembangan Teknologi
Informasi dan Komunikasi (TIK) yang semakin pesat. Konsep dan mekanisme belajar
mengajar berbasis TI , mau tidak mau tak dapat dihindarkan. Konsep yang disebut e-
learning ini memengaruhi terjadinya proses transformasi pendidikan konvensional ke
bentuk digital, baik secara isi dan sistemnya. Penggunaan TIK sebagai sumber dan
media pembelajaran dapat melalui pemanfaatan perangkat komputer sebagai sumber
dan media pembelajaran yang inovatif. Diharapkan dengan penggunaan sumber dan
media ini dapat merangsang pikiran, perasaan, minat serta perhatian peserta didik
sedemikian rupa sehingga proses pembelajaran dapat berjalajan dengan baik. Selain
itu, proses pembelajaran akan lebih efektif karena penggunaan TIK sebagai sumber
dan media pembelajaran memungkinkan teratasinya hambatan dalam proses
komunikasi guru dengan peserta didik.

14 | C r i t i c a l J o u r n a l R e p o r t T I K D a l a m P e n d i d i k a n
B. Saran

Berdasarkan hasil kesimpulan diatas diharapkan mahasiswa bisa memahami


materi tentang bagaimana penerapan serta penggunaan TIK dalam pendidikan.
Sehingga dapat memahami bagaimana peran guru sebagai tenaga pendidikan untuk
dapat beradaptasi, mengetahui cara penggunaan teknologi terhadap pendidikan. Ini
juga merupakan suatu terobosan dalam bidang pendidikan dimana pembelajaran bisa
dilakukan dengan menggunakan E-Learning dimana siswa bisa mengakses dan
mendapatkan materi pembelajaran dari platform pembelajaran. Untuk itu penulis
menyarankan agar penulis buku tersebut dapat memperhatikan materi yang
disampaikan pada buku tersebut sehingga pemabahasan yang disampaikan agar lebih
mudah di pahami sesuai dengan tata kebahasaan, susunan kalimat dan judul materi
yang disampaikan.

15 | C r i t i c a l J o u r n a l R e p o r t T I K D a l a m P e n d i d i k a n
DAFTAR PUSTAKA

Suci Zakiah Dewi,. Irfan Hilman. 2018. Penggunaan TIK sebagai Sumber dan Media
Pembelajaran Inovatif di Sekolah Dasar. Garut. Universitas Garut.
https://www.google.com/url?
sa=t&source=web&rct=j&url=https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jpdk/articl
e/download/622/528&ved=2ahUKEwjChsPApbnsAhXYbCsKHUjdAQwQFjAEegQIHhAC
&usg=AOvVaw3MutEuhiiuKOsghJtO11EA&cshid=1602857676174

Bonita Destiana,. Soenarto. 2014. Faktor Determinan Pemanfaatan TIK Dan


Pengaruhnya Terhadap Kinerja Guru SMK Di Kabupaten Gunungkidul. Yogyakarta.
Universitas Negeri Yogyakarta. https://www.google.com/url?
sa=t&source=web&rct=j&url=https://journal.uny.ac.id/index.php/jpv/article/download/2555/
2109&ved=2ahUKEwjChsPApbnsAhXYbCsKHUjdAQwQFjAKegQIHxAC&usg=AOvVaw
3XzEjD_aktpbN4Ex3DqvuK&cshid=1602857676174

Sodiq Anshori. 2017. Pemanfaatan TIK Sebagai Sumber Dan Media Pembelajaran Di
Sekolah. Yogyakarta. Universitas Terbuka.
https://s.docworkspace.com/d/AH_WYLmqopBS4qfL1penFA

16 | C r i t i c a l J o u r n a l R e p o r t T I K D a l a m P e n d i d i k a n