Anda di halaman 1dari 2

Tugas 2

Nama Mahasiswa : Usman Syarifuddin Mahmud


NIM : 031232596
Program Studi : 50/Ilmu Administrasi Negara
Mata Kuliah : ADBI4330 Administrasi Perpajakan
1. Jelaskan secara ringkas, pemahaman saudara mengenai Pajak Penghasilan!
Jawaban
Kewajiban pajak dalam pajak penghasilan melekat pada wajib pajak atau subjek pajak
bersangkutan sehingga tidak dapat diwakilkan dan dikategorikan sebagai pajak
langsung. Pajak Penghasilan dikenakan terhadap Subjek Pajak atas penghasilan yang
diterima atau diperolehnya dalam tahun pajak. Subjek Pajak yang menerima atau
memperoleh penghasilan, dalam Undang-Undang ini disebut Wajib Pajak. Wajib Pajak
dikenakan pajak atas penghasilan yang diterima atau diperolehnya selama satu tahun
pajak atau dapat pula dikenakan pajak untuk penghasilan dalam bagian tahun pajak,
apabila kewajiban pajak subjektifnya dimulai atau berakhir dalam tahun pajak.

2. Bagaimana penghitungan Penghasilan Tidak Kena Pajak untuk seorang karyawan yang
berstatus menikah dan memiliki seorang anak untuk tahun pajak 2017?
Jawaban
Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) Tahun Pajak 2017
1. Wajib Pajak (WP) : 54.000.000
2. Tambahan WP Kawin : 4.500.000
3. Tambahan Anak / Tanggungan (per orang) : 4.500.000
Total PTKP Karyawan Tahun Pajak 2017 ( 1 + 2 + 3 ) : 63.000.000

3. Ahmad, pegawai pada Tahun 2018 di perusahaan PT. Intan Pesona, menikah tanpa
anak, memperoleh gaji sebulan Rp 10.000.000,00. PT Intan Pesona mengikuti program
Jamsostek, premi Jaminan Kecelakaan Kerja dan Premi Jaminan Kematian dibayar oleh
pemberi kerja dengan jumlah masing-masing 0,50% dan 0,30% dari gaji. Selain itu, PT
Intan Pesona menanggung iuran Jaminan Hari Tua setiap bulan sebesar 3,70% dari gaji
sedangkan Ahmad membayar iuran Jaminan Hari Tua sebesar 2,00% dari gaji setiap
bulan. Diketahui juga bahwa PT Intan Pesona juga mengikuti program pensiun untuk
pegawainya. PT Intan Pesona membayar iuran pensiun untuk Ahmad ke dana pensiun,
yang pendiriannya telah disahkan oleh Menteri Keuangan, setiap bulan sebesar Rp
100.000,00, sedangkan Ahmad membayar iuran pensiun sebesar Rp ,00.Berdasarkan
informasi di atas, saudara diminta untuk menghitung Pajak Penghasilan Ahmad untuk
tahun 2017!
Jawaban No. 3

Penghasilan :
1. Gaji sebulan : 10.000.000
2. premi Jaminan Kecelakaan Kerja (0,50%) : 50.000
3. Premi Jaminan Kematian (0,30%) : 30.000
Penghasilan bruto : 10.080.000

Diketahui :
1. iuran Jaminan Hari Tua (3,70% ) : 370.000
2. iuran Jaminan Hari Tua (2,00%) : 200.000
3. iuran pensiun dibayar perusahaan : 100.000
4. iuran pensiun dibayar Wajib Pajak : 50.000

Pengurang :
1. Biaya jabatan (5% dari penghasilan bruto maksimal Rp.500.000 : 500.000
sebulan)
2. Total iuran Jaminan Hari Tua : 570.000
3. Total iuran pensiun : 150.000
Total Pengurang : 1.220.000

- Penghasilan netto sebulan (penghasilan bruto - pengurang) : 8.860.000


- Penghasilan netto disetahunkan ( netto sebulan x 12) : 106.320.000
- Penghasil tidak kena pajak ( Status K/0) : 58.500.000
- Penghasilan Kena Pajak : 47.820.000
- Penghasilan Kena Pajak pembulatan : 47.820.000
- PPh Pasal 21 (5% X Penghasilan Kena Pajak) setahun : 2.391.000
- PPh Pasal 21 sebulan ( PPH 21 setahun / 12) : 199.250

Jadi PPh Pasal 21 Ahmad sebulan sebesar Rp. 199.250,-

Anda mungkin juga menyukai