Anda di halaman 1dari 29

KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT

DIREKTORAT JENDERAL BINA KONSTRUKSI

PERATURAN MENTERI PUPR


NOMOR 14 TAHUN 2020
T E N TA N G S TA N D A R D A N P E D O M A N P E N G A D A A N
JASA KONSTRUKSI MELALUI PENYEDIA

DR PM
Direktur Bina Penyelenggaraan Jasa Konstruksi

PERATURAN MENTERI PUPR No.07 TAHUN 2019 1


APA FILOSOFIS DAN URGENSI?

PUTUSAN PENGADAAN PERPES


MA LANGSUNG 17/2019
Permen 07/2019
Putusan MA Permen PUPR belum mengatur
64P/HUM/2019 07/2019 belum pengadaan jasa
yang mengatur terkait konstruksi untuk
membatalkan pengadaan percepatan
Pasal 21 ayat (3) langsung untuk pembangunan
Permen PUPR jasa konstruksi kesejahteraan di
07/2019 Papua dan Papua
Barat

KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT


22
DI R EKTO R AT JENDERAL BINA KONSTRUKSI
BAGAIMANA LINGKUP PENGATURAN?

PERMEN PUPR NO. 7 PM PUPR NO. 14


TAHUN 2019 TAHUN 2019
Pasal 3 ayat (1) mengatur bahwa Peraturan
Pasal 3 ayat (1) mengatur bahwa Menteri ini diperuntukkan bagi pelaksanaan
Peraturan Menteri ini diperuntukkan Pemilihan Penyedia Jasa Konstruksi melalui
bagi pelaksanaan Pemilihan Penyedia Pengadaan Langsung, Tender Terbatas,
Jasa Konstruksi melalui Tender/Seleksi atau Tender/Seleksi di lingkungan
di lingkungan
kementerian/lembaga, atau
kementerian/lembaga yang
pembiayaannya dari anggaran perangkat daerah yang
pendapatan dan belanja negara. pembiayaannya dari anggaran pendapatan
dan belanja negara atau anggaran
pendapatan dan belanja daerah.

KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT


33
DI R EKTO R AT JENDERAL BINA KONSTRUKSI
BAGAIMANA KETENTUAN PERALIHAN?

Pengadaan Jasa Konstruksi yang telah dilakukan sampai


dengan tahap perencanaan atau tahap persiapan, harus
menyesuaikan dengan ketentuan PM 14 Tahun 2020

Pelaksanaan
Perencanaan Pengadaan Persiapan Pengadaan
Pemilihan

Pengadaan Jasa Konstruksi yang telah dilakukan sampai


dengan tahap pelaksanaan, tetap dilaksanakan
berdasarkan Peraturan Menteri 07/PRT/M/2019 sampai
dengan selesainya seluruh kegiatan Jasa Konstruksi

KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT


44
DI R EKTO R AT JENDERAL BINA KONSTRUKSI
APA SAJA POKOK PERUBAHAN?

1. SEGMENTASI PEMAKETAN PEKERJAAN KONSTRUKSI

2. PENGADAAN LANGSUNG

3. PENGADAAN JASA KONSTRUKSI DI PROVINSI PAPUA DAN PAPUA BARAT

4. PENGATURAN PENGADUAN

5. PERSYARATAN DAN TATA CARA EVALUASI TENDER/SELEKSI

6. PENGATURAN KONTRAK KERJA KONSTRUKSI

KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT


55
DI R EKTO R AT JENDERAL BINA KONSTRUKSI
BAGAIMANA SEGMENTASI PEMAKETAN
#01 PEKERJAAN KONSTRUKSI?
PERMEN PUPR 07/2019 PM PUPR 14/2020

KECIL KECIL
Max. 10M Max. 2,5M

MENENGAH MENENGAH
diatas 10M s.d 100 M diatas 2,5M s.d 50M

BESAR BESAR
diatas 100M diatas 50M
 diatas 50M s.d 100M (non BUMN)
 diatas 100M
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT
66
DI R EKTO R AT JENDERAL BINA KONSTRUKSI
#02 PENGADAAN LANGSUNG JASA KONSTRUKSI
A. BERAPA BATASAN NILAI?

JASA KONSULTANSI PEKERJAAN


KONSTRUKSI KONSTRUKSI

MAX. MAX.
PERPRES 16 2018
RP 100 JT RP 200 JT

PERPES 17 2019 MAX. MAX.


PERCEPATAN PAPUA &
PAPUA BARAT RP 200 JT RP 1 M

KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT


77
DI R EKTO R AT JENDERAL BINA KONSTRUKSI
#02 PENGADAAN LANGSUNG JASA KONSTRUKSI
B. SIAPA PENYEDIA JASA YANG BOLEH IKUT?

Pengadaan langsung Jasa


Konstruksi yang dipergunakan
untuk percepatan pembangunan
kesejahteraan di Provinsi Papua dan
Provinsi Papua Barat
Pengadaan langsung Jasa DIUTAMAKAN
Konstruksi disyaratkan hanya
untuk Pelaku Usaha
untuk:
penyedia jasa usaha orang Orang Asli Papua
perseorangan dan/atau
badan usaha dengan
kualifikasi usaha kecil

KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT


88
DI R EKTO R AT JENDERAL BINA KONSTRUKSI
BAGAIMANA PENGADAAN JASA KONSTRUKSI
#03 DI PROVINSI PAPUA DAN PAPUA BARAT ?

PEMBERDAYAAN
KEPADA PELAKU
Tender Terbatas kepada
Pelaku Usaha Papua, USAHA PAPUA
untuk paket pekerjaan Pelaku usaha Menengah dan
konstruksi dengan nilai usaha Besar yang mengikuti
HPS Rp.1M s.d 2,5M tender di Papua dan Papua Barat
harus melakukan pemberdayaan
TENDER kepada Pelaku Usaha Papua
dalam bentuk:
TERBATAS o Kemitraan/KSO; dan/atau
o Subkontrak.

KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT


99
DI R EKTO R AT JENDERAL BINA KONSTRUKSI
BAGAIMANA PENGATURAN
#04 PENGADUAN?

Peserta yang memasukkan penawaran dalam


Tender Pekerjaan Konstruksi hanya dapat
mengajukan pengaduan dalam hal jawaban
atas sanggah banding telah diterima oleh
PENGADUAN peserta.

KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT


10
10
DI R EKTO R AT JENDERAL BINA KONSTRUKSI
BAGAIMANA PERSYARATAN KSO?
#05 pekerjaan konstruksi dan jasa konsultansi konstruksi

Besar – Besar –
Besar Menengah

Kecil – KSO Besar –


Kecil dapat dilakukan Kecil
antar penyedia:

Menengah – Menengah –
Menengah Kecil

Jumlah anggota KSO dibatasi:


“Leadfirm harus memiliki modal mayoritas
a. Maksimal 3, untuk pekerjaan tidak kompleks
b. Maksimal 5, untuk pekerjaan kompleks dengan porsi modal paling banyak 70%”

KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT


11
11
DI R EKTO R AT JENDERAL BINA KONSTRUKSI
BAGAIMANA PERSYARATAN SBU DAN IUJK?
#05 pekerjaan konstruksi dan jasa konsultansi konstruksi

• Segmentasi pemaketan usaha kecil


mensyaratkan paling banyak 1 SBU;
SBU disyaratkan sampai
• Segmentasi pemaketan usaha
subklasifikasi
SBU Menengah atau Besar mensyaratkan
paling banyak 2 SBU.

• Dalam hal IUJK diterbitkan oleh lembaga online


single submission (OSS), IUJK harus sudah
berlaku efektif pada saat rapat persiapan
penunjukan penyedia. IUJK

KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT


12
12
DI R EKTO R AT JENDERAL BINA KONSTRUKSI
BAGAIMANA PERSYARATAN
#05 KEMAMPUAN DASAR?
pekerjaan konstruksi

Pengalaman untuk
pemenuhan
Kemampuan Dasar
adalah untuk kualifikasi Usaha
pengalaman 15 Menengah, untuk kualifikasi Usaha
tahun terakhir. Besar,
KD sesuai subklasifikasi
SBU yang disyaratkan KD sesuai subklasifikasi
SBU yang disyaratkan
dan
lingkup pekerjaan
yang ditenderkan
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT
13
13
DI R EKTO R AT JENDERAL BINA KONSTRUKSI
BAGAIMANA PERSYARATAN
#05 METODE PELAKSANAAN?
pekerjaan konstruksi

METODE PELAKSANAAN hanya untuk


pekerjaan yang bersifat kompleks
dan/atau pekerjaan yang
diperuntukan bagi kualifikasi usaha
besar

KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT


14
14
DI R EKTO R AT JENDERAL BINA KONSTRUKSI
APA PERSYARATAN
#05 PERALATAN UTAMA?
pekerjaan konstruksi

KEPEMILIKAN PERALATAN Evaluasi


Untuk semua nilai pemaketan, Evaluasi terhadap peralatan utama yang bersumber
KEPEMILIKAN PERALATAN dapat dari:
berupa milik sendiri, sewa beli, 1. Sewa, dilakukan terhadap kebenaran surat
dan/atau sewa kepada pihak lain perjanjian sewa dan bukti kepemilikan/penguasaan
dengan perjanjian sewa bersyarat peralatan pemberi sewa;
(bukan surat dukungan) 2. Sewa beli, dilakukan terhadap bukti pembayaran
Sewa Beli (contoh invoice uang muka, angsuran);
3. Milik sendiri, dilakukan terhadap bukti kepemilikan
peralatan (contoh STNK, BPKB, invoice pembelian)

KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT


15
15
DI R EKTO R AT JENDERAL BINA KONSTRUKSI
BAGAIMANA PERSYARATAN
#05 PERSONEL MANAJERIAL?
pekerjaan konstruksi

PEMAKETAN PEMAKETAN PENGALAMAN PENGALAMAN


KOMPETENSI
USAHA KECIL USAHA M/B
• Tidak mensyaratkan Pengalaman kerja yang Pengalaman kerja
1. Pelaksana 1. Manajer Proyek, dihitung adalah dihitung sejak personel
tingkat pendidikan
2. Ahli/Petugas K3 2. Manajer Teknik*), pengalaman sesuai lulus pendidikan
dan jurusan;
3. Manajer Keuangan, • Hanya mensyaratkan dengan minimal sesuai
Hanya 1 (satu) orang 4. Ahli/Petugas K3 1 SKA/SKT untuk keahlian/keterampilan persyaratan untuk
per jabatan tiap personel yang disyaratkan memperoleh SKA/SKTK
Hanya 1 (satu) orang sesuai yang disyaratkan
per jabatan

01 02 03 04 05

*) Untuk pemaketan usaha Besar, Manajer Teknik


dapat disyaratkan lebih dari 1 (satu) orang
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT
16
16
DI R EKTO R AT JENDERAL BINA KONSTRUKSI
BAGAIMANA PEKERJAAN YANG
#05 DISUBKONTRAKKAN?
pekerjaan konstruksi

01 02 03
Paket > Rp.25M Bagian pekerjaan Pekerjaan Spesialis
disubkontrakkan
1. sebagian pekerjaan Pekerjaan spesialis
dalam Dokumen utama kepada penyedia adalah pekerjaan
Pemilihan sudah jasa spesialis; dan konstruksi dengan
harus dituliskan 2. sebagian pekerjaan yang
klasifikasi selain
bukan pekerjaan utama
daftar pekerjaan kepada sub penyedia
klasifikasi bangunan
yang harus jasa Usaha Kecil gedung dan klasifikasi
bangunan sipil
disubkontrakkan
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT
17
17
DI R EKTO R AT JENDERAL BINA KONSTRUKSI
#05 DOKUMEN PENERAPAN SMKK

PENGKAJIAN &
TAHAPAN PERENCANAAN
PERANCANGAN PEMBANGUNAN

PROCUREMENT PELAKSANAAN
Harus Menyusun
Harus Menyusun
Rancangan
Dok. SMKK
DOKUMEN Rancangan RKK (RKK Pelaksanaan
Konseptual SMKK (EVALUASI TEKNIS)
Konseptual SMKK (RKK Perancangan) dan RMPK)

JASA KONSULTANSI KONSTRUKSI PENGAWASAN/MK DAN


PEKERJAAN KONSTRUKSI HARUS MENYUSUN RKK

JASA KONSULTANSI KONSTRUKSI PENGAWASAN/MK


JASA KONSULTANSI KONSTRUKSI PENGKAJIAN, HARUS MEMILIKI AHLI K3 KONSTRUKSI, SEDANGKAN
PERENCANAAN, DAN PERANCANGAN PEKERJAAN KONSTRUKSI HARUS MEMILIKI AHLI K3
HARUS MEMILIKI AHLI K3 KONSTRUKSI KONSTRUKSI DAN/ATAU PETUGAS KESELAMATAN
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT
18 KONSTRUKSI
DI R EKTO R AT JENDERAL BINA KONSTRUKSI
BAGAIMANA EVALUASI TEKNIS RKK
#05 PEKERJAAN KONSTRUKSI – SISTEM HARGA TERENDAH

Evaluasi terhadap persyaratan Rencana Keselamatan


PM PUPR 14/2020 Konstruksi (RKK) no. 1, dilakukan dengan kriteria penilaian
“ada” atau “tidak ada” Apabila salah satu elemen
Rencana Keselamatan Konstruksi (RKK) memenuhi
persyaratan sebagaimana tercantum dalam LDP, yang
tersebut “tidak ada”, maka dinyatakan gugur.
memuat:
(1) Elemen SMKK, meliputi: Evaluasi terhadap persyaratan Rencana Keselamatan
(a) Kepemimpinan dan Partisipasi pekerja dalam Konstruksi (RKK) no.2, dilakukan dengan kriteria penilaian
keselamatan konstruksi; “ada” atau “tidak ada”. Apabila “tidak ada”, maka
(b) Perencanaan Keselamatan Konstruksi: dinyatakan gugur. Pakta komitmen yang belum
i. uraian pekerjaan; ditandatangani oleh pimpinan tertinggi perusahaan
ii. manajemen risiko dan rencana tindakan, meliputi: penyedia jasa tidak menggugurkan. Pakta komitmen
i) penjelasan manajemen risiko meliputi ditandatangani penyedia jasa ditunjukkan dalam Rapat
mengidentifikasi bahaya, menilai tingkat risiko, Persiapan Penandatanganan Kontrak dan diserahkan
dan mengendalikan risiko; kepada PPK.
ii) penjelasan rencana Tindakan meliputi sasaran
khusus dan program khusus.
(c) Dukungan Keselamatan konstruksi;
untuk mata pembayaran perkiraan biaya penerapan sistem
(d) Operasi Keselamatan Konstruksi; manajemen Keselamatan Konstruksi, apabila peserta
(e) Evaluasi Kinerja Keselamatan Konstruksi. tidak menyampaikan atau nilai perkiraan biaya
(2) Pakta komitmen yang ditandatangani oleh pimpinan penerapan sistem manajemen Keselamatan
tertinggi perusahaan penyedia jasa. Konstruksi sebesar Rp. 0,- (nol rupiah) maka
dinyatakan gugur.
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT
19
19
DI R EKTO R AT JENDERAL BINA KONSTRUKSI
PENGHAPUSAN E-REVERSE AUCTION
#05 pekerjaan konstruksi

PERMEN PUPR 07/2019 PM PUPR 14/2020

• E-reverse Auction dapat dilakukan


dalam hal terdapat 2 (dua) peserta E-reverse Auction tidak diberlakukan
tender yang lulus administrasi, teknis, untuk jasa Konsultansi Konstruksi dan
dan kualifikasi. Pekerjaan Konstruksi.
• Dalam hal penawaran terendah setelah
e-reverse auction di bawah 80%
(delapan puluh persen), dilakukan
evaluasi kewajaran harga.

KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT


20
20
DI R EKTO R AT JENDERAL BINA KONSTRUKSI
PERSYARATAN TAMBAHAN
#05 pekerjaan konstruksi dan jasa konsultansi konstruksi

Dalam hal diperlukan, persyaratan kualifikasi


1 dan persyaratan teknis penawaran dapat
dilakukan penambahan persyaratan

2 Penambahan persyaratan dilakukan per paket


pekerjaan

Mendapatkan persetujuan dari Pejabat Tinggi


3 Madya K/L (untuk pembiayaan dari APBN)

KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT


21
21
DI R EKTO R AT JENDERAL BINA KONSTRUKSI
PENOLAKAN PPK ATAS HASIL PEMILIHAN
#06 pekerjaan konstruksi dan jasa konsultansi konstruksi

1. Dalam Dokumen Pemilihan ditemukan


kesalahan atau tidak sesuai peraturan
perundangan;
2. Proses pelaksanaan pemilihan tidak sesuai
ketentuan dalam Dokumen Pemilihan;
dan/atau
3. Dokumen penawaran dan data kualifikasi
pemenang dan/atau pemenang cadangan
tidak memenuhi persyaratan sesuai yang
disyaratkan dalam Dokumen Pemilihan.

KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT


22
22
DI R EKTO R AT JENDERAL BINA KONSTRUKSI
RAPAT PERSIAPAN PENUNJUKAN PENYEDIA
#06 pekerjaan konstruksi dan jasa konsultansi konstruksi

• Dilaksanakan oleh PPK dengan


mengundang pemenang.

• Pembuktian sertifikat kompetensi


personel dilaksanakan tanpa
menghadirkan personel yang
bersangkutan.

KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT


23
23
DI R EKTO R AT JENDERAL BINA KONSTRUKSI
RANCANGAN KONTRAK
#06 Pengadaan Langsung

SPK SPK
PEKERJAAN KONSTRUKSI JASA KONSULTANSI
PERORANGAN BADAN USAHA PERORANGAN BADAN USAHA

HS LS HS LS WP/ LS WP/ LS
1 2 3 4 5 6

JUMLAH STANDAR KONTRAK PENGADAAN LANGSUNG


6 RANCANGAN SPK
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT
24
24
DI R EKTO R AT JENDERAL BINA KONSTRUKSI
#06 SURAT PERJANJIAN
PERUBAHAN JASA KONSULTANSI
PERUBAHAN PEKERJAAN KONSTRUKSI
Pengguna Jasa adalah pemilik atau pemberi
PENANDATANGANAN KONTRAK DAPAT pekerjaan yang menggunakan layanan Jasa Konstruksi
DILAKUKAN PPK/ PA/ KPA (PENGGUNA JASA) yang dapat berupa Pengguna Anggaran, Kuasa
Pengguna Anggaran, atau Pejabat Pembuat
Komitmen.

PERUBAHAN HIERARKI KONTRAK a. adendum Kontrak (apabila ada);


b. Surat Perjanjian;
c. Daftar Kuantitas dan Harga (Daftar Kuantitas dan Harga
PENGERTIAN MASA KONTRAK Hasil Negosiasi apabila ada negosiasi);
• Masa Kontrak: sejak Tanggal d. Daftar Kuantitas dan Harga (Daftar Kuantitas dan Harga
Penandatanganan  selesainya Terkoreksi apabila ada koreksi aritmatik);
pekerjaan dan terpenuhinya seluruh hak e. Surat Penawaran;
& kewajiban f. SSKK;
• Masa Pelaksanaan Kontrak: sejak SPMK g. SSUK;
 Tanggal Penyerahan Pekerjaan h. spektek; dan
i. gambar-gambar
CONTOH: JK – WAKTU PENUGASAN CONTOH: PK – HARGA SATUAN
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT
25
25
DI R EKTO R AT JENDERAL BINA KONSTRUKSI
SYARAT-SYARAT UMUM KONTRAK
#06 Pemutusan Kontrak

PEMUTUSAN KONTRAK OLEH


PENGGUNA JASA
Jaminan-jaminan harus sudah
Tidak perlu diberikan Surat Peringatan
dicairkan sebelum dilakukan
apabila ada putusan pidana
Pemutusan Kontrak
Harus 3 kali mendapat Surat Peringatan
dan kemudian baru Surat Pernyataan
Pencairan Jaminan disertai
Wanprestasi dengan:
a. Bukti kesalahan Penyedia sesuai
dengan Ketentuan Kontrak; dan
b. Dokumen Pendukung .
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT
26
26
DI R EKTO R AT JENDERAL BINA KONSTRUKSI
SYARAT-SYARAT UMUM KONTRAK
#06 Pengakhiran Pekerjaan & Berakhirnya Kontrak

SEBAB PENGAKHIRAN
PEKERJAAN
pelaksanaan
penyimpangan kontrak tidak ruang
prosedur yang dapat lingkup 1. Pengakhiran pelaksanaan Kontrak
diakibatkan dilanjutkan kontrak dilakukan berdasarkan kesepakatan
bukan oleh sudah para pihak.
akibat
kesalahan para terwujud 2. Kontrak berakhir apabila telah
keadaan
pihak; dilakukan pengakhiran pekerjaan dan
kahar; atau hak dan kewajiban para pihak yang
terdapat dalam Kontrak sudah
A B C terpenuhi.
3. Terpenuhinya hak dan kewajiban para

“ Pengakhiran pekerjaan dituangkan


dalam adendum final yang berisi
perubahan akhir Kontrak *)

KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT
pihak adalah terkait pembayaran yang
seharusnya dilakukan akibat dari
pelaksanaan kontrak.

27
27
DI R EKTO R AT JENDERAL BINA KONSTRUKSI
KETENTUAN LAIN-LAIN
pekerjaan konstruksi dan jasa konsultansi konstruksi

Sertifikat badan usaha yang disampaikan dalam pembuktian


kualifikasi harus berbentuk elektronik

Sertifikat keahlian dan sertifikat keterampilan yang disampaikan


dalam rapat persiapan penunjukan Penyedia barang/jasa harus
berbentuk elektronik

Ketentuan tersebut mulai berlaku untuk pengadaan Jasa


Konstruksi tahun anggaran 2021

KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT


28
28
DI R EKTO R AT JENDERAL BINA KONSTRUKSI
TERIMA
KASIH

KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM


DAN PERUMAHAN RAKYAT