Anda di halaman 1dari 10

MAKALAH

ANATOMI TUMBUHAN MELATI

DISUSUN OLEH :

NAMA: IDA AYU BULAN KARIANI


NIM: A191014
PRODI: DIII FARMASI
SEMESTER: 3 (TIGA)
MATA KULIAH: FARMAKOGNOSI

POLITEKNIK MEDICA FARMA HUSADA


MATARAM
2019/2020

1
KATA PENGANTAR

            Segala puji dan syukur penulis sampaikan kehadirat Allah SWT, shalawat dan salam juga
disampaikan kepada junjungan Nabi Besar Muhammad SAW. Serta sahabat dan keluarganya,
seayun langkah dan seiring bahu dalam menegakkan agama Allah. Dengan kebaikan beliau telah
membawa kita dari alam kebodohan ke alam yang berilmu pengetahuan.
Dalam rangka melengkapi tugas dari mata kuliah Farmakognosi pada Program Studi
Farmasi Politeknik Medica Farma Husada Mataram dengan ini penulis mengangkat
judul “Anatomi tumbuhan Melati”.
Dalam penulisan makalah ini, penulis menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari
kesempurnaan, baik dari cara penulisan, maupun isinya.
Oleh karena itu penulis sangat mengharapkan kritikan dan saran-saran yang dapat
membangun demi kesempurnaan makalah ini.

Penulis,

IDA AYU BULAN KARIANI

2
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR.................................................................................................................................2

DAFTAR ISI...............................................................................................................................................3

BAB I..........................................................................................................................................................4

PENDAHULUAN.......................................................................................................................................4

A. LATAR BELAKANG.....................................................................................................................4

B. RUMUSAN MASALAH.................................................................................................................5

C. TUJUAN.........................................................................................................................................5

BAB II.........................................................................................................................................................6

PEMBAHASAN.........................................................................................................................................6

A. KLASIFIKASI BUNGA MELATI (Jasminum sambac L.).............................................................6

B. MORFOLOGI TUMBUHAN MELATI..........................................................................................6

C. ANATOMI BUNGA MELATI.......................................................................................................7

D. FISIOLOGI BUNGA MELATI.......................................................................................................8

E. CARA PELESTARIAN TUMBUHAN MELATI...........................................................................8

BAB III.......................................................................................................................................................9

PENUTUP...................................................................................................................................................9

KESIMPULAN.......................................................................................................................................9

DAFTAR PUUSTAKA.............................................................................................................................10

3
BAB I

PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG
Melati putih (Jasminum sambac) adalah salah satu jenis bunga yang dikembangkan di
Indonesia dan berpotensi menghasilkan minyak atsiri. Turen-Kabupaten Malang,
BangilKabupaten Pasuruan dan BurnehKabupaten Bangkalan merupakan sentra bunga melati
putih di Jawa Timur. Minyak atsiri dari bunga melati banyak digunakan untuk parfum
kualitas tinggi dan industri kosmetika (Prabawati dkk., 2003). Pada umumnya perindustrian
minyak atsiri di Indonesia memproduksi minyak atsiri produk pertama hasil ekstraksi
bungamenggunakan pelarut yang disebut concrete.
Anatomi tumbuhan atau fitoanatomi merupakan analogi dari anatomi manusia atau
hewan. Walaupun secara prinsip kajian yang dilakukan adalah melihat keseluruhan fisik
sebagai bagian-bagian yang secara fungsional berbeda, anatomi tumbuhan menggunakan
pendekatan metode yang berbeda dari anatomi hewan. Organ tumbuhan terekspos dari luar,
sehingga umumnya tidak perlu dilakukan “pembedahan”.
Anatomi tumbuhan merupakan ilmu yang mempelajari struktur fisik tumbuhan. Hal ini
juga yang dikenal dengan sebagai fitoanatomi, dengan praktisi disiplin ilmu ini dikenal
dengan sebagai fitoanatomis.
Anatomi tumbuhan juga tertarik dalam pengembangan tumbuhan, dari tahap awal mereka
sebagai benih hingga kematangan mereka menjadi dewasa. Dengan membedah dan
mempelajari tumbuhan, peneliti dapat belajar mengenai perbedaan antara berbagai
tumbuhan, yang merupakan bagian penting dari taksonomi tumbuhan. Dua tumbuhan
mungkin terlihat sangat mirip di permukaan, misalnya tetapi secara radikal berbeda ketika
mereka dibedah dan dilihat dibawah mikroskop.
Dari perbedaan ini dapat digunakan untuk menggambarkan dan mengkategorikan
tumbuhan sehingga mereka dapat ditempatkan dalam sistem taksonomi. Anatomi tumbuhan
juga dapat melibatkan mempelajari tumbuhan yang baru secara hati-hati ditemukan untuk
mengkonfirmasi bahwa mereka unik dan untuk mengumpulkan data tentang mereka yang
dapat digunakan untuk mengkategorikan mereka.

4
Yang semakin banyak orang memisahkan anatomi tumbuhan dan morfologi dengan
anatomi yang berkaitan dengan struktur internal tumbuhan, sedangkan morfologi melibatkan
penampilan eksterior tumbuhan. Ada beberapa tumpang tindih antara bidang ini, sebuah
bunga misalnya dapat diperiksa oleh morfologis dan ahli anatomi dengan keduanya menjadi
tertarik pada struktur luar dan internal bunga untuk mempelajari lebih lanjut mengenai hal
itu.

B. RUMUSAN MASALAH
1. Bagaimana klasifikasi bunga melati?
2. Bagaimana morfologi tumbuhan melati?
3. Bagaimana anatomi bunga melati?
4. Bagaimana fisiologi bunga melati?
5. Bagaimana cara pelestarian tumbuhan melati?

C. TUJUAN
Adapun tujuan kami dalam menyusun makalah ini adalah disamping untuk memenuhi
tugas dalam perkuliahan juga agar kami khususnya dan semua mahasiswa pada umumnya
mampu memahami Bagaimana klasifikasi bunga melati, Bagaimana morfologi tumbuhan
melati, Bagaimana anatomi bunga melati, Bagaimana fisiologi bunga melati, Bagaimana
cara pelestarian tumbuhan melati.

5
BAB II

PEMBAHASAN

A. KLASIFIKASI BUNGA MELATI (Jasminum sambac L.)


Divisio : Magnoliophyta
Classis : Magnoliopsida
Subclassis : Asteridae
Ordo : Scrophulariales
Familia : Oleaceae
Genus : Jasminum
Species : Jasminum sambac L.
(Cronquist, 1981)

B. MORFOLOGI TUMBUHAN MELATI


1. Batang Melati
Menurut jenis batangnya, tumbuhan ini dapat digolongkan sebagai semak,
batangnya berkayu dengan tinggi kurang dari 5 meter. Batangnya sedikit berbulu
halus dan jarang.
2. Akar Melati
Melati yang termasuk tumbuhan berkayu ini memiliki akar tunggang  yang dapat
menopang tanaman yang dapat tumbuh hingga ketinggian 5 M
3. Daun Melati
Melati merupakan tumbuhan dengan daun majemuk menyirip (pinnatus), artinya
daun majemuk yang anak daunnya terdapat di kanan dan kiri ibu tangkai daun,
dan tersusun seperti sirip pada ikan. Kedudukan daun batang (filotaksis) berjenis
apposite dengan setiap buku terdapat dua lembar daun yang berhadapan. Daunnya
hanya memiliki tangkai dan helaian saja, berbentuk ovate, pangkal daun
berbentuk setengah lingkaran sedangkan pada ujung daun sedikit meruncing,
seperti daun-daun yang biasa digambarkan. Pinggir daun tidak rata dan sedikit

6
bergelombang. Permukaan daun agak berkerut seperti daun jambu biji dengan
pertulangan daun menyirip mengikuti bangun daun yang oval. Jadi terkesan
pertulangan daunnya agak melengkung.

C. ANATOMI BUNGA MELATI

Bunga Jasminum sambac L. mempunyai bagian bunga yang lengkap dengan


mahkota yang berwarna putih.
Bentuk bunga majemuk seperti anak payung menggarpu (dichasium) yaitu bunga
yang pada ujung ibu tangkainya terdapat satu bunga. Di bawahnya terdapat dua
cabang yang sama panjangnya, masing-masing mendukung satu bunga pada
ujungnya. Bunga yang mekar terlebih dahulu adalah bunga yang terdapat pada ujung
ibu tangkainya. Bunga melati mempunyai bagian-bagian yaitu ibu tangkai bunga,
kelopak bunga yang berwarna putih, benang sari dan putik. Hiasan bunga berupa
mahkota berwarna putih dengan tabung kelopak tinggi, mahkota bentuk terompet,
tangkai putik pendek. Tipe bunga ini adalah bunga majemuk berbatas (inflorescentia
centrifuga) yang ibu tangkai bunganya bercabang-cabang sehingga bunga tidak
terdapat pada ibu tangkainya, dan bersifat dichasial atau dari ibu tangkai daunnya
keluar dua cabang yang berhadapan.

D. FISIOLOGI BUNGA MELATI


Bunga Melati beradaptasi fisiologi dengan cara mengeluarkan aroma wangi untuk
menarik serangga agar dapat membantu proses penyerbukannya.
7
Selain itu, stomata pada daun bunga melati membuka pada siang hari dan menutup
pada malam hari terkait dengan proses fotosintesis dan transpirasi yang ada pada
tubuhnya.

E. CARA PELESTARIAN TUMBUHAN MELATI


Bunga Melati merupakan salah satu jenis bunga yang langka di Indonesia
sehingga patut untuk dilindungi dan dilestarikan bersama. Adapun langkah-langkah
untuk melestarikan bunga melati ini diantaranya melalui tindakan sebagai berikut:

1. Membuat peraturan perundang -undangan yang menegaskan perlindungan terhadap


flora langka di Indonesia yang salah satunya bunga melati

2. Mengecam segala bentuk tindakan yang dapat menurunkan jumlah populasi bunga
melati

3. Menanam dan mengembangbiakkan tanaman bunga melati secara besar-besaran

4. Merawat bunga melati selama masa pertumbuhan dan perkembangannya

5. Menjaga bunga melati dari ancaman perburuan liar demi kepentingan pribadi

6. Membangun kebun raya yang didominasi oleh tanaman bunga melati

Semua itu tidak akan pernah terrealisasikan secara nyata tanpa kesadaran dari diri
kita. Oleh karena itu, sebagai manusia yang berpendidikan, marilah kita jaga bersama
aset berharga yang kita miliki demi kesejahteraan dan kebahagiaan kita semua.

8
BAB III

PENUTUP

KESIMPULAN
Bunga Jasminum sambac L. mempunyai bagian bunga yang lengkap dengan
mahkota yang berwarna putih. Bentuk bunga majemuk seperti anak payung
menggarpu (dichasium) yaitu bunga yang pada ujung ibu tangkainya terdapat satu
bunga. Di bawahnya terdapat dua cabang yang sama panjangnya, masing-masing
mendukung satu bunga pada ujungnya. Bunga yang mekar terlebih dahulu adalah
bunga yang terdapat pada ujung ibu tangkainya. Bunga melati mempunyai bagian-
bagian yaitu ibu tangkai bunga, kelopak bunga yang berwarna putih, benang sari dan
putik. Hiasan bunga berupa mahkota berwarna putih dengan tabung kelopak tinggi,
mahkota bentuk terompet, tangkai putik pendek. Tipe bunga ini adalah bunga
majemuk berbatas (inflorescentia centrifuga) yang ibu tangkai bunganya bercabang-
cabang sehingga bunga tidak terdapat pada ibu tangkainya, dan bersifat dichasial atau
dari ibu tangkai daunnya keluar dua cabang yang berhadapan.

9
DAFTAR PUUSTAKA
Prabawati, S., Suyanti dan Astu, U. (2003). Prospek Pengembangan Minyak Melati.
Warta Penelitian dan Pengembangan Pertanian. 25(1) :1-2.
Gogo Surakhman (2016), http://gogosurakhman.web.unej.ac.id/2015/09/16/morfologi-
anatomi-dan-fisiologi-tumbuhan-langka/

10

Anda mungkin juga menyukai