Anda di halaman 1dari 4

TUGAS INDIVIDU

FARMASI RUMAH SAKIT

"PKPO"

OLEH :

NAMA : MUHAMMAD SYAMSIR MURSALI

NIM : O1A118175

KELAS : B

DOSEN : apt.

JURUSAN FARMASI

FAKULTAS FARMASI

UNIVERSITAS HALU OLEO

KENDARI

2020
RANGKUMAN SNARS EDISI 1 PKPO
PKPO SNARS Edisi 1
Standar PKPO meliputi :
1. Pengorganisasian
2. Seleksi dan Pengadaan
3. Penyimpanan
4. Peresepan dan Penyalinan
5. Persiapan dan Penyerahan
6. Pemberian Obat
7. Pemantauan (Monitor)
Terdapat penambahan / perbedaan elemen penilaian di standar PKPO yang sekarang dengan
Standar PKPO yang sebelumnya, diantaranya :
1. Standar PKPO 1
- Ada bukti seluruh apoteker mempunyai izin dan melakukan supervisi sesuai dengan
penugasannya
- Terlaksananya pelaporan kesalahan penggunaan obat sesuai dengan peraturan
perundang-undangan
- Terlaksananya tindak lanjut terhadap kesalahan penggunaan obat untuk memperbaiki
sistem manajemen dan penggunaan obat sesuai dengan peraturan perundang-undangan
2. Standar PKPO 2
- Ada bukti pelaksanaan apabila ada obat baru yang ditambahkan dalam formularium
maka ada proses untuk memantau bagaimana penggunaan obat tersebut dan bila
terjadi efek obat yang tidak diharapkan, efek samping serta mediaction error
3. Standar PKPO 2.1
- Ada regulasi pengadaan sediaan farmasi, alat kesehatan, dan bahan medis habis pakai
yang aman, bermutu, bermanfaat serta berkhasiat sesuai dengan peraturan perundang-
undangan
- Ada bukti bahwa manajemen rantai pengadaan dilaksanakan sesuai dengan peraturan
perundang-undangan
- Ada bukti pengadaan obat berdasarkan atas kontrak
4. Standar PKPO 3
- Ada bukti pelaksanaan dilakukan supervisi secara teratur oleh apoteker untuk
memastikan penyimapanan obat dilakukan dengan baik
5. Standar PKPO 3.2
- Elektrolit Konsentrat diberi label obat yang harus diwaspadai (High Alert) sesuai dengan
regulasi
6. Standar PKPO 3.3
- Ada bukti penyimpanan obat program atau bantuan pemerintah/pihak lain yang baik,
benar dan aman sesuai dengan regulasi
7. Standar PKPO 4
- Ada bukti pelaksanaan apoteker melakukan rekonsiliasi obat pada saat pasien masuk,
pindah unit pelayanan dan sebelum pulang
- Rekam medis memuat pengguunaan obat pasien
8. Standar PKPO 4.1
- Ada regulasi syarat elemen resep yang lengkap
- Ada bukti pelaksanaan evaluasi syarat elemen resep lengkap
- Ada bukti pelaksanaan proses untuk mengelola resep khusus, seperti darurat, standing
order, automatic stop order, tapering
9. Standar PKPO 4.2
- Ada daftar staf medis yang kompeten dan berwenang membuat atau menulis resep yang
tersedia di semua unit pelayanan
10. Standar PKPO 5
- Ada bukti pelaksanaan pencampuran obat kemoterapi dilakukan sesua dengan praktek
profesi
- Ada bukti pencampuran obat intravena, epidural dan nutrisi parenteral serta
pengemasan kembali obat suntik dilakukan sesuai dengan praktek profesi
11. Standar PKPO 5.1
- Ada bukti pelaksanaan telaah obat meliputi :
Identitas pasien, ketepatan obat, dosis, rute pemberian, waktu pemberian
12. Standar PKPO 6.1
- Ada bukti pelaksanaan double check untuk obat yang harus diwaspadai (high alert)
13. Standar PKPO 6.2
- Ada bukti pelaksanaan pengobatan obat oleh pasien sendiri dengan regulasi
- Ada proses monitoring terhadap pengobatan oleh pasien sendiri
14. Standar PKPO 7
- Ada bukti pelaksanaan pemantauan terapi obat
- Ada bukti pemantauan efek samping obat dan pelaporannya sesuai dengan peraturan
perundang-undangan
15. Standar PKPO 7.1
- Ada bukti instalasi farmasi mengirimkan laporan kesalahan penggunaan obat
(medication error) dan mencari akar masalah atau investigasi sederhana, solusi dan
tindak lanjutnya serta melaporkan kepada Komite Nasional Keselamatan Pasien
- Ada bukti pelaksanaan rumah sakit melakukan upaya mencegah dan menurunkan
kesalahan penggunaan obat (Medication error)