Anda di halaman 1dari 15

ASUHAN KEPERAWATAN ANTE NATAL PADA Ny.

DENGAN MASALAH GANGGUAN RASA NYAMAN DI DESA

JERUK MANIS KECAMATAN SIKUR

TAHUN 2020

Departemen Keperawatan Maternitas

OLEH :

MUHAMMAD ROSYIDI

NPM. 019.02.0964

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKES) MATARAM

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN PROFESI NERS XV

TAHUN AKADEMIK 2019/2020


ASUHAN KEPERAWATAN

PADA Ny.”R” DENGAN KEHAMILAN TRIMESTER III

Nama Mahasiswa : Muhammad Rosyidi

NPM : 019.02.0964

Tgl. Pengkajian : 27 Maret 2020

A. Biodata Klien

Nama : Ny. “R”


Umur : 29 tahun
Jenis Kelamin : Perempuan
Agama : Islam
Status Perkawinan : Menikah
Pekerjaan : Ibu rumah tangga
Suku/ Kebangsaan : Sasak
Nama Suami : Tn.”H”
Umur Suami : 32 tahun
Jenis Kelamin : Laki-laki
Pekerjaan : Buruh
Alamat : Jeruk Manis, Lombok Timur.
B. Riwayat Penyakit Sekarang
1. Keluhan Utama
Perut terasa kencang
2. Keluhan Saat Dikaji
Klien mengeluh perutnya sering terasa kencang-kencang. Kencang-kencang dirasakan
oleh klien 3-4 kali dalam sehari. Klien tampak khawatir terhadap kandungannya yang
sering merasa kencang-kencang dan klien takut bayinya bermasalah, Raut wajah klien
tampak gelisah dengan kondisi yang dialaminya saat ini. Klien juga mengeluhkan
sering BAK dan sulit menahan kencingnya, kadang merasa sesak terlebih dalam posisi
tidur. Klien tampak lemas dan tampak mengantuk. Terlihat adanya kantung mata pada
mata klien
C. Riwayat Penyakit Dahulu
Klien mengatakan saat berumur 10 tahun pernah dirawat di Puskesmas karena Tifus,
selain itu klien menyagkal ada riwayat Darah tinggi, Penyakit Jantung atapun penyakit
menular lainnya.
D. Riwayat Penyakit Keluarga
Klien mengatakan Ayahnya memiliki riwayat penyakit Kencing Manis.
E. Genogram

Keterangan :

: Perempuan

: Laki-laki

: Pasien

: Keturunan

: Perkawinan

F. Riwayat Obstetri yang Lalu


G2P1A0
Jumlah Anak : 1
Anak ke 1 : Lahir tahun 2013 dengan bantuan Bidan Secara Normal (Pervaginam)
Anak ke 2 : Lahir tahun dengan bantuan Secara
G. Pengkajian Data Dasar

No Pengkajian Sebelum Hamil Saat Hamil


1 Aktivitas dan Klien mengatakan biasa Klien mengatakan biasanya mulai
Istirahat tidur siang jam 1 jam tidur pukul 21.00 akan tetapi klien
dan jarang begadang, sering terbangun karena ingin
jarang terbangun tengah BAK. Dalam semalam klien
malam. Aktivitas sehari mengatakan BAK bisa hingga 4
—hari sebagai IRT jadi kali. Setelah bangun untuk BAK
biasa melakukan biasanya klien susah untuk tertidur.
pekerjaan rumah. Klien mengatakan akan
memposisikan tubuhnya senyaman
mungkin agar dapat meningkatkan
kualitas tidurnya

2 Integritas Ego Klien mengatakan Klien mengatakan kehamilannya


memang menunda yang kedua ini memberikan
kehamilan setelah anak kebahagian bagi dirinya dan
pertamanya karena suaminya karena memang dari
ingin mengatur jarak awal menikah klien dan suaminya
kehamilannya. menginginkan jarak antar anak dan
kedua 4-5 tahun sehingga setelah
Ny.R melepas KB dan kemudian
dinyatakan hamil, suami Ny.R
sangat bahagia.
Ny.R berharap dirinya dapat
melewati masa kehamilan dengan
lancar dan bayi yang dikandungnya
dalam keadaan sehat. Klien juga
berharap anaknya dapat lahir dalam
keadaan sehat dan proses
melahirkannya nanti lancar

3 Nutrisi Klien mengatakan tidak Ibu mengatakan selama kehamilan


menggunakan gigi berat badannya bertambah kurang
palsu, tidak ada gigi lebih 10 kg. Sebelum hamil berat
yang berlubang, tidak badan klien adalah 50 kg dan saat
ada karies gigi dan ini berat badan klien 60 kg.
tidak ada sariawan di IMT : BB/(TB)2 = 62/(1.53)2 =
mulut. Klien 60/2.34 = 25.64 (IMT normal)
mengatakan tidak Klien mengatakan, klien makan
pernah membatasi atau semua jenis makanan asalkan
melakukan diet untuk semua makanan yang dimakan
suatu makanan tertentu. tidak mentah, klien juga
Biasa makan 3 kali mengatakan sejak masuk trimester
sehari lauk beragam 3 klien lebih suka makan dan
dan minum sekitar 1 nyemil.
liter perhari.
4 Eliminasi Klien mengatakan tidak Klien mengatakan tidak ada
ada masalah BAB masalah dengan pola BAB. Klien
ataupun BAKnya, BAB mengatakan dalam sehari klien
rutin 1-2 kali sehari BAB satu hari sekali dengan
BAK setiap sebelum konsistentensi BAB lunak,
wudu. berwarna kuning kecoklatan dan
baunya khas.
Klien BAK 9-10x/ hari dengan
warna urine kuning jernih dan
baunya khas. (1200 ml) dan sering
juga kencing pada malam hari,
klien juga mengatakan kesulitan
menahan kencing.

5 Sirkulasi dan Tidak ada keluhan Klien merasa badannya bengkak,


Pernafasan sesak ataupun bengkak kakinya bengkak bila sering duduk
pada ekstremnitas di kursi dan kakinya menggantung,
selama sebelum hamil. klien juga merasa sesak bila dalam
posisi tidur.
6 Hygiene Klien mengatakan Klien mengatakan mandi 2x sehari
mandi 1 kali sehari, dengan sabun mandi, dan setiap 2
gosok gigi 2 kali sehari. hari sekali klien keramas dengan
menggunakan shampo.
Klien mengatakan menggosok gigi
2x sehari menggunakan pasta gigi.
Klien mengatakan ganti baju sehari
dua kali
Kulit ibu bersih dan tidak bersisik

7 Keamanan dan Klien mengatakan tidak Klien mengatakan semakin besar


Keselamatan ada masalah dengan kandungannya semakin berat yang
pergerakan dan dirasakan klien untuk bergerak.
pengelihatan ataupun Klien juga mengatakan bahwa
pendengaran. sering merasa cepat lelah dan sakit
pada bagian punggung
Klien mengatakan tidak ada
gangguan dalam penglihatan.
Klien mengatakan tidak ada
gangguan pada pendengaran.

8 Seksualitas Klen mengatakan Klien mengatakan ketika usia


menstruasi pertama kehamilannya masuk ke trimester
umur 11 tahun, saat ketiga, klien dan suaminya sudah
sebelum hamil tidak melakukan hubungan seksual.
menggunakan KB IUD. Klien mengatakan bahwa
sebelumnya dirinya pernah
berkonsultasi dengan bidan di
dekat rumahnya, dan oleh bidan
tersebut klien diberitahu bahwa
untuk membatasi hubungan suami
istri ketika menginjak minggu
minggu terakhir kehamilan.

9 Intoleransi Sosial Klien tinggal bersama Klien mengatakan sekarang


suami dan 1 anak menikah dengan suaminya, belum
perempunnya. pernah cerai, tinggal dengan suami,
klien mengatakan saat hamil ini ia
lebih disayang oleh suaminya.

H. Pemeriksaan Fisik
1. Keadaan Umum : Baik
2. Kesadaran : Compos Mentis
3. Tekanan Darah : 110/80 mmHg
4. Nadi : 82x/menit
5. RR : 24x/menit
6. Suhu : 37’2oc
7. Berat Badan : 62 Kg
8. Tinggi Badan : 153 cm
9. LILA : 24 cm
10. Rambut : Lurus, hitam, tidak ada alopesia.
11. Cloasma Gravidarum : tidak ada cloasma gravidarum
12. Dada :
Inspeksi : Ekspansi dada maksimal, tidak ada retraksi dinding dada, tidak ada
penggunaan otot bantu napas
Palpasi : Pengembangan dada kanan dan kiri sama, tidak ada nyeri tekan, tidak
ada benjolan, taktil fremitus kanan sama dengan kiri
Perkusi : Sonor
Auskultasi : Vesikuler, tidak ada bunyi nafas tambahan.
13. Perut :
Inspeksi : srtriae gravidarum (+), linea nigra (+) membujur vertikal dari mulai
pusar ke bawah, tidak tampak adanya lesi maupun jaringan parut.
Auskultasi : bising usus 16x/menit
Perkusi : redup
Palpasi :
Leopold I : Fundus teraba bulat dan keras, TFU 31 cm. Bagian terendah janin
adalah kepala
Leopold II : Bagian kanan teraba tahanan memanjang yaitu punggung dan bagian
kiri teraba bagian kecil dari janin yaitu ekstremitas.
Leopold III : Presentasi bawah janin adalah bulat keras yang merupakan kepala
janin, bagian kepala sudah masuk PAP
Leopold IV : Divergen dan bagian kepala sudah teraba 4/5 bagian.

14. Ekstremnitas :
Akral hangat, nadi kuat, tidak ada edema, tidak ada varises, refleks patella (+),
refleks babinski (-), kekuatan otot 5 5
5 5
I. Pemeriksaan Penunjang/Laboratorium Selama Kehamilan
Hb : 10.9 gr/dL
Urine : Tidak di periksa
USG :-
DLL

ANALISA DATA

No Data Etiologi Masalah Paraf


1 DS : Perub.skelet & Ganguan Rasa
- Klien mengeluh sudah
persendian Nyaman (0074)
kurang lebih dua hari ini
klien merasakan perutnya
sering terasa kencang-
Berat uterus menigkat
kencang
- Klien mengatakan bahwa
kencang-kencang dirasakan
Perub.pusat gravitasi
oleh klien 3-4 kali dalam
sehari tubuh
DO :
- Raut wajah tampak meringis
saat His muncul. Menekan saraf sekitar

Pelepasan mediator nyeri


(prostaglandin, histamin)
1. DS : Perubahan psikologis Ansietas (00146)
Klien mengatakan bahwa
klien khawatir terhadap
kandungannya yang sering Persiapan melahirkan
merasa kencang-kencang dan
klien takut bayinya
bermasalah. Kurang terpapar
DO :
informasi tentang
- Raut wajah klien tampak
gelisah dengan kondisi yang kehamilan
dialaminya saat ini
TTV :
TD : 110/80 mmHg
Nadi : 82 x/menit
RR : 24 x/menit
S : 37,20C
2. DS: Pembesaran Uterus Gangguan Pola
- Klien mengatakan biasanya
Tidur (0055)
mulai tidur pukul 21.00 akan
tetapi klien sering terbangun Menekan Bladder
karena ingin BAK.
- Klien mengatakan bahwa
dalam semalam klien Frekuensi BAK Sering
mengatakan BAK bisa
hingga 4 kali. Setelah bangun
untuk BAK biasanya klien Terbangun untuk BAK
susah untuk tertidur.
DO:
- Klien tampak lemas dan
tampak mengantuk
- Terlihat adanya kantung mata
pada mata klien

DIAGNOSA KEPERAWATAN
1. Gangguan Rasa Nyaman b/d Peningkatan masa uterus ditandai dengan Klien
mengeluh sudah kurang lebih dua hari ini klien merasakan perutnya sering terasa
kencang-kencang, Klien mengatakan bahwa kencang-kencang dirasakan oleh klien 3-
4 kali dalam sehari, Raut wajah tampak meringis saat His muncul.
2. Ansietas b/d persiapan melahirkan d/d Klien mengatakan bahwa klien khawatir
terhadap kandungannya yang sering merasa kencang-kencang dan klien takut bayinya
bermasalah, Raut wajah klien tampak gelisah dengan kondisi yang dialaminya saat ini
TD : 110/80 mmHgNadi : 82 x/menitRR : 24 x/menit, S : 37,20C
3. Gangguan Pola Tidur b/d frekuensi BAK sering d/d Klien mengatakan biasanya mulai
tidur pukul 21.00 akan tetapi klien sering terbangun karena ingin BAK, Klien
mengatakan bahwa dalam semalam klien mengatakan BAK bisa hingga 4 kali.
Setelah bangun untuk BAK biasanya klien susah untuk tertidur, Klien tampak lemas
dan tampak mengantuk, Terlihat adanya kantung mata pada mata klien

INTERVENSI

No. Tujuan Intervensi Rasional Paraf


1. Setelah dilakukan Managemen Nyeri 1. Relaksasi meningkatkan
tindakan keperawatan 1. Tunjukkan dan tingkat kenyamanan
selama 1x30 menit praktikkan teknik pasien
maka klien dapat relaksasi pada klien
meningkatkan rasa 2. Berikan informasi 2. Informasi tertulis dapat
nyaman ditandai tertulis mengenai mengurangi kecemasan
dengan kriteria hasil: persiapan dan
a. Klien keterlibatan di dalam
mengungkapkan teknik relakasi
merasa lebih 3. Jelaskan jenis dan 3. Informasi yang akkurat
nyaman manfaat relaksasiyang meningkatkan rasa percaa
b. Klien mampu tersedia (misalnya pasien terhadap perawat
menyebutkan cara musik, meditasi,
mengontrol bernafas dengan ritme,
ketidaknyamanan relaksasi rahang, dan
(nyeri) relaksasi otot)
c. Wajah klien 4. Tentukan apakah ada 4. Intervensi yang tepat
tampak rileks intervensi relaksasi mengurangi
d. TTV klien dalam dimasa lalu yang sudah etiaknyamanan klien
batas normal : memberikan informasi
TD : 120/80 5. Minta klien untuk
mmHg rileks dan merasakan 5. Klien merasa rileks
RR : 20-24 sensasi yang terjadi
x/menit HR : 60- 6. Evaluasi laporan
100 x/menit individu terkait 6. Evaluasi yang tepat untuk
relaksasi yang dicapai mengevaluasi efektivita
7. Ciptakan lingkungan tindakan
yang tenang (misal 7. Lingkungan yang nyaman
lampu yang redup tau meningkatkan
suhu lingkungan yang kenyamanan klien
nyaman)
Setelah dilakukan Anxiety Reduction
tindakan keperawatan 1. Kaji tingkat kecemasan 1. Untuk mengetahui tingkat
selama 1x30 menit klien kecemasan klien.
maka klien tidak
cemas tentang kondisi 2. Agar klien mengetahui
kehamilannya ditandai seperti apa kontraksi yang
dengan kriteria hasil: merupakan tanda-tanda
e. Klien 2. Berikan edukasi persalinan sehingga
mengungkapkan mengenai kontraksi ketika klien merasakan
hilangnya cemas/ braxton hicks. : adanya kontraksi itu
rasa takut terhadap jelaskan cara untuk segera pergi ke tenaa
kondisi mengkaji dan kesehatan
kehamilannya menghitung lama
f. Klien mampu kontraksi kepada pasien
menyebutkan
tanda-tanda 3. Menambah pengetahuan
persalinan klien agar klien tahu
g. Wajah klien kapan harus minta
tampak rileks 3. Berikan edukasi pertolongan pada petugas
h. TTV klien dalam mengenai tanda-tanda medis
batas normal : persalinan sejati pada
TD : 120/80 pasien (keluarnya lendir
mmHg darah atau air dari jalan
RR : 20-24 lahir, semakin kuat dan
x/menit HR : 60- bertambahnya
100 x/menit intensitas kontraksi 4. Untuk mengurangi tingkat
yang dirasakan ibu) kecemasan klien dan
memberikan pengetahuan
kepada klien.
4. Berikan penjelasan
5. Agar klien menjadi lebih
tentang kondisi bayi
kuat
dalam kandungannya.

5. Motivasi keluarga
untuk selalu berada
disamping klien untuk
mengurangi kecemasan

Setelah dilakukan Sleep enhacement 1. Mengidentifikasi


tindakan keperawatan 1. Kaji gangguan pola gangguan yang terjadi
selama 1x30 menit tidur yang dirasakan pada klien dan
klien dapat oleh klien menentukan intervensi
mengetahui teknik yang tepat untuk
untuk meningkatkan mengatasi
tidur dengan kriteria
hasil: 2. BAK sebelum tidur dapat
a. Klien dapat 2. Anjurkan klien untuk mengurangi frekuensi
menyebutkan membiasakan BAK BAK selama tidur
minimal 2 teknik sebelum tidur
perawatan diri
untuk mengurangi 3. Membatasi cairan 2 jam
ketidaknyamanan 3. Anjurkan klien untuk sebelum tidur dapat
karena peningkatan membatasi masukan menurunkan frekuensi
frekuensi BAK. cairan sebelum tidur BAK saat malam hari
b. Klien mampu
menyebutkan 4. Posisi dapat memberikan
nutrisi yang 4. Anjurkan klien untuk kenyamanan pada ibu
adekuat dan nutrisi dalam posisi yang sehingga tidur menjadi
yang baik miring saat tidur atau lebih nyenyak
dikonsumsi posisi semifowler.
sebelum tidur 5. Asupan nutrisi dan cairan
c. Klien mampu yang adekuat dapat
melakukan tehnik Health Education membantu klien dalam
relaksasi secara 5. Instruksikan ibu metabolism tubuh
mandiri tentang kebutuhan sehingga mendapatkan
untuk asupan nutrisi kualitas tidur yang baik
dan cairan yang
adekuat 6. Kebutuhan istirahat yang
adekuat untuk ibu hamil
dapat mengurangi stress
dan menjaga kesehatan
6. Instruksikan ibu ibu dan janin
tentang kebutuhan
untuk istirahat yang 7. Relaksasi dapat
adekuat membantu ibu
mendapatkan
kenyamanan saat istirahat
Medication Management dan tidur
7. Ajarkan tehnik
relaksasi nafas dalam
IMPLEMENTASI DAN EVALUASI

No Hari Implementasi Evaluasi Paraf


Tanggal,
Jam
1 27/03/2020 1. Memberikan informasi S:
Jam 16.30 mengenai persiapan dan Klien mengatakan merasa lebih
keterlibatan di dalam teknik
wita rileks setelah diajarkan relaksasi
relakasi
2. Menjelaskan jenis dan nafas dalam, klien mengatakan
manfaat relaksasi yang merasa lebih nyaman.
tersedia (misalnya musik,
O:
meditasi, bernafas dengan
ritme, relaksasi rahang, dan Klien tampak rileks, tidak tegang.
relaksasi otot) Klie mampu memperaktikan
3. Menunjukkan dan
relaksasi nafas dalam
mempraktikkan teknik
relaksasi pada klien A : Masalah belum teratasi
4. Menentukan apakah ada P : Intervensi dilanjutkan
intervensi relaksasi dimasa
lalu yang sudah
memberikan informasi
5. Meminta klien untuk rileks
dan merasakan sensasi yang
terjadi
6. Mengevaluasi laporan
individu terkait relaksasi
yang dicapai
7. Menciptakan lingkungan
yang tenang
2 27/03/2020 1. Mengkaji tingkat S:
Jam 17.00 kecemasan klien Klien berkata bahwa dirinya sudah
paham bahwa kenceng-keceng yang
wita
dirasakan oleh dirinya selama
2. Memberikan edukasi
beberapa hari ini merupakan
mengenai kontraksi braxton
kontraksi Braxton hicks
hicks. : jelaskan cara untuk
Klien berkata bahwa dirinya sudah
mengkaji dan menghitung
memahami tanda-tanda persalinan
lama kontraksi kepada
sejati dan persalinan palsu
pasien
O:
3. Memberikan edukasi Klien mampu menjelaskan kembali
mengenai tanda-tanda pada perawat tentang kontraksi
persalinan sejati pada braxton hicks, tanda persalinan sejati
pasien (keluarnya lendir dan persalinan palsu
darah atau air dari jalan Ekspresi wajah klien tampak lebih
lahir, semakin kuat dan rileks
bertambahnya intensitasTD 110/80 mmHg
kontraksi yang dirasakan RR 22x/menit
ibu) HR 80x/menit
S 37’20C
4. Memberikan penjelasan A: masalah teratasi
tentang kondisi bayi dalam P:
kandungannya. Jadwalkan untuk kunjungan rumah
5. Motivasi keluarga untuk di hari lainnya.
selalu berada disamping
klien untuk mengurangi
kecemasan

3 27/03/2020 1. Mengkaji gangguan pola S:


Jam 17.30 tidur yang dirasakan oleh  Klien mengatakan akan
klien mengurangi minum sebelum
wita
2. Menganjurkan klien untuk tidur
membiasakan BAK  Klien mengatakan akan
sebelum tidur membiasakan untuk BAK dulu
3. Menganjurkan klien untuk sebelum tidur
membatasi masukan cairan  Klien mengatakan bahwa akan
sebelum tidur minum susu menjelang tidur
4. Menganjurkan klien untuk  Klien mengatakan akan
dalam posisi yang miring melakukan relaksasi nafas dalam
saat tidur atau posisi saat mengalami susah tidur
semifowler. O:
5. Menginstruksikan ibu Klien kooperatif dan antusias saat
tentang kebutuhan untuk diberikan anjuran
asupan nutrisi dan cairan Klien dapat menyebutkan kembali
yang adekuat kebiasaan yang harus dilakukan
6. Menginstruksikan ibu sebelum tidur
tentang kebutuhan untuk Klien mampu mendemonstrasikan
istirahat yang adekuat tehnik nafas dalam
7. Mengajarkan tehnik A : masalah insomnia belum teratasi
relaksasi nafas dalam P:
 Optimalkan intervensi yang
diberikan
 Lakukan kunjungan rumah untuk
melihat keefektifan intervensi
dalam mengatasi masalah
 Peningkatan jam tidur klien
menjadi 6-8 jam /hari