Anda di halaman 1dari 2

Materi KD 3.

Menerapkan 5 M + 2 M dalam usaha

Tanggal 22 Oktober 2020

1. Manpower (Tenaga Kerja). Adalah segala hal permasalahan yang terkait dengan aspek
tenagakerja dilihat dari aspek : lemahnya pengetahuan, kurang ketrampilan, pengalaman,
kelelahan, kekuatan fisik, lambatnya kecepatan kerja, banyak tekanan kerja, stress dll.
2. Machine (Mesin, peralatan, Infrastruktur). Adalah segala masalah yang terkait dengan
aspek peralatan, mesin maupun physical tools lainnya. Misalnya : perawatan mesin-
mesin, fasilitas pendukung mesin, ketidaklengkapan mesin/peralatan, pengkalibrasian
mesin/tools yang tidak standar, daya tahan mesin yang lemah, kesulitan dalam
penggunaan mesin, mesin tidak user-operability, dst.
3. Methods (Metode dan prosedur kerja). Adalah segala hal masalah terkait dengan
metode dan prosedur kerja. Misalnya prosedur kerja tidak ada, prosedur kerja tidak jelas,
metode sulit dipahami, metode tidak standar, metode tidak cocok, metode yang
bertentangan dengan metode lainnya dll.
4. Materials (material bahan baku utama, bahan baku penolong).Berkaitan dengan
ketersediaan bahan baku utama atau bahan baku penolong yang terkait dengan akar
masalah, dengan melihat aspek: kualitas bahan baku tidak sesuai standar, bahan baku
tidak lengkap, kuantitas bahan baku tidak seragam, ukuran dan spesifikasi tidak standar
dst.
5. Media (media, lingkungan kerja, waktu kerja). Yakni melihat aspek tempat kerja,
waktu, lingkungan yang tidak mendukung. Biasanya yang termasuk kategori ini adalah :
tempat yang kurang bersih, keselamatan dan kesehatan kerja, lingkungan kurang terang,
ventilasi dan peredaran udara buruk, faktor kebisingan suara, faktor lantai yang
licin/bergelombang/tidak rata dst.
6. Motivation (motivasi, soft competency). Ini terkait dengan sikap kerja, perilaku kerja,
budaya kerja yang tidak benar ataupun tidak kondusif. Bisa digolongkan seperti : tidak
kreatif, tidak proaktif, tidak mau bekerjasama dst.
7. Money (uang dan finansial). Terkait dengan aspek keuangan dan finansial yang belum
mendukung dan mantap. Misalnya : ketidaktersediaan anggaran

Untuk menghasilkan sebuah output produk yang baik, diperlukan input yang baik pula.
Faktor input atau faktor produksi sangat mempengaruhi akan hasil yang kita jadikan sumber
bisnis kita. Mengenali dan mengerti akan faktor produksi ini juga mampu mengatasi resiko
faktor produksi merupakan kunci untuk membuat kualitas produk yang lebih baik dari
kompetitor. Para Entrepreneur sering menyebut faktor produksi ini dengan 5M; Man, Money,
Machine, Material dan Managerial.

1. Man atau Tenaga Kerja, mengacu pada orang-orang yang bekerja untuk bisnis, dari
manajer sampai supervisor, wiraniaga, buruh pabrik, dan karyawan lainnya.
2. Money atau Modal, merupakan dana yang diperlukan untuk membiayai operasi bisnis.
Investasi oleh pemilik atau pemegang saham, pinjaman bank atau keuntungan yang
ditahan perusahaan digunakan untuk membeli bahan baku, menggaji pegawai, membeli
mesin dan membangun pabrik baru.
3. Material, mengacu pada bahan baku yang digunakan dalam proses produksi. Dapat
berupa Sumber Daya Alam, seperti tanah pertanian atau dalam konteks industri seperti
bahan mentah dan komponen lain yang langsung diolah dalam proses manufaktur.
4. Machine atau Mesin, juga merupakan material namun disebut material tidak langsung
karena tidak diolah namun digunakan untuk mengolah. Contohnya seperti bangunan
pabrik, perlengkapan produksi dan mesin manufakturing.
5. Yang terakhir adalah Managerial. Mengacu pada Entrepreneurship yang dikembangkan
oleh pemilik perusahaan, seperti pengambilan keputusan resiko dan cara pengelolaan
bisnis. Entrepreneur dapat mengelola perusahaan langsung atau  ia mempekerjakan
manajer-manajer untuk mengoperasikan bisnis atas namanya.

Anda mungkin juga menyukai