Anda di halaman 1dari 7

NAMA : NI KOMANG AYU APRILIANI

NIM : 17C10028

KELAS :A

DIAGNOSA KEPERAWATAN NANDA

NO DIAGNOSA DEFINISI BATASAN


KARAKTERISTIK
1 Hambatan Ketidakmampuan untuk secara 1. Kekurangan alat yang
pemeliharaan mandiri mempertahankan diperlukan untuk
rumah lingkungan yang meningkatkan memasak
pertumbuhan yang aman 2. Kekurangan alat yang
diperlukan untuk
pemeliharaan rumah
3. Kekurangan pakaian
4. Kekurangan selimut
5. Kesulitan
mempertahankan
lingkungan nyaman
6. Krisis finansial (mis.,
utang, keungan kurang
7. Lingkungan tidak bersih
8. Permintaan bantuan untuk
pemeliharaan rumah
9. Pola Infeksi yang
disebabkan oleh kondisi
tidak higienis
10. Pola penyakit yang
disebabkan oleh kondisi
tidak higienis
11. Tanggung jawab keluarga
berlebihan
2 Hambatan Keterbatasan pergerakan 1. Ketidakmampuan
kemampuan mandiri di antara dua berpindah antara kursi
berpindah permukaan berdekatan dan lantai
2. Ketidakmampuan
berpindah antara kursi
dan posisi berdiri
3. Ketidakmampuan
berpindah antara lantai
dan posisi berdiri
4. Ketidakmampuan
berpindah antara level
permukaan tidak rata
5. Ketidakmampuan
berpindah antara mobil
dan kursi
6. Ketidakmampuan
berpindah antara tempat
tidur dan berdiri
7. Ketidakmampuan
berpindah antara tempat
tidur dan kursi
8. Ketidakmampuan masuk
atau keluar bath tub
9. Ketidakmampuan masuk
atau keluar tempat mandi
pancur
10. Ketidakmampuan naik
atau turun dari toilet
11. Ketidakmampuan naik
atau turun kursi buang air
(commode)

3 Harga diri renda Munculnya persepsi negatif 1. Meremehkan kemampuan


situasional tentang makna diri sebagai menghadapi situasi
respon teradap situasi saat ini 2. Perilaku tidak asertif
3. Perilaku tidak selaras
dengan nilai
4. Tanpa tujuan
5. Tantangan situasi
terhadap harga diri
6. Tidak berbahaya
7. Ungkapan negatif tentang
diri
4 Disfungsi proses Disorganisasi kronik fungsi Perilaku
keluarga psikososial, spiritual, dan 1. Agitasi
fisiologis unit keluarga yang 2. Berhohong
menumbulkan konflik, 3. Berduka tidak tuntas
penyangkalan masalah, 4. Ekspresi marah tidak
keengganan untuk berubah, tepat
ketidakefektifan pemecahan 5. Gangguan konsentrasi
masalah, dan serangkaian krisis 6. Isolasi sosial
yang tidak berujung 7. Ketagihan nikotin
Perasaan
1. Ansietas
2. Bermusuhan
3. Bingung antara cinta dan
kasihan
4. Depresi
5. Frustasi
6. Harga diri rendah
7. Isolasi emosi
Peran dan hubungan
1. Dusfungsi keintiman
2. Gangguan dinamika
keluarga
3. Gangguan peran keluarga
4. Gangguan ritual keluarga
5. Hubungan keluarga yang
triangulasi
6. Keluarga tidak
menunjukkan
penghargaan terhadap
otonomi keluarga
7. Ketidakefektifan
komunikasi dengan
pasangan
5 Gangguan proses Perubahan dalam hubungan 1. Penurunan dukungan
keluarga dan/ atau fungsi keluarga mutual
2. Penurunan ketersediaan
dukungan emosi
3. Perubahan dalam ekspresi
isolasi dari sumber
komunitas
4. Perubahan dalam ekspresi
konflik dengan sumber
komunitas
5. Perubahan dalam
keintiman
6. Perubahan dalam keluhan
somatik
7. Perubahan dalam
kepuasan terhadap
keluarga
8. Perubahan dalam perilaku
meredakan stress
9. Perubahan dalam
persatuan kekuatan
6 Kesiapan Suatu pola mempersiapkan dan Selama kehamilan
peningkatan mempertahankan kehamilan, 1. Menyatakan keinginan
proses proses kelahiran bayi, dan meningkatkan gaya hidup
kehamilan- perawatan bayi baru lahir yang prenatal
melahirkan sehat untuk menjamin 2. Menyatakan keinginan
kesejahteraan dan dapat meningkatkan
ditingkatkan penatalaksanaan gejala
kehamilan yang tidak
nyaman
Saat persalinan dan perlahiran
1. Menyatakan keinginan
untuk meningkatkan gaya
hidup yang tepat saat
persalinan
2. Menyatakan keinginan
untuk meningkatkan
proaktivitas selama
persalinan dan
melahirkan
Saat melahirkan
1. Menyatakan keinginan
untuk meningkatkan gaya
hidup pasca melahirkan
2. Menyatakan keinginan
meningkatkan keamanan
lingkungan untuk bayi
7 Konflik peran Pengalaman kebingungan 1. Ansietas
orang tua peran orang tua dan konflik 2. Enggan berpartisipasi di
dalam berespon teradap krisis dalam aktivitas
pengsuhan yang biasa
dilakukan
3. Frustasi
4. Gangguan rutinitas
pengasuhan
5. Ketakutan
6. Merasa kehilangan
control terhadap
keputusan yang berkaitan
dengan anak
7. Rasa bersalah
8 Hambatan Kurang atau kelebihan 1. Disfungsi interaksi
Interaksi Sosial kuantitas, atau tidak efektif dengan orang lain
kualitas pertukaran sosialnya. 2. Gangguan fungsi sosial
3. Keluarga melaporkan
perubahan dalam
berinteraksi.
4. Ketidaknyamanan dalam
situasi sosial.
5. Ketidakpuasan dengan
hubungan sosial.

9 Ansietas Perasaan tidak nyaman atau 1. Gelisah


kekhawatiran yang samar 2. Insomnia
disertai respons otonom. 3. Gugup
Perasaan takut yang 4. Peningkatan ketegangan
disebabkan oleh antisipasi 5. Kontak mata yang buruk
terhadap bahaya. Hal ini 6. Wajah tegang
merupakan isyarat 7. Tremor
kewaspadaan yang 8. Gangguan perhatian
memperingatkan individu akan
adanya bahaya dan
memampukan individu untuk
bertindak menghadapi
ancaman.
10 Koping defensif Proyeksi/evaluasi diri positif 1. Disorientasi realitas
yang salah dan berulang yang 2. Hipersensitif terhadap
didasarkan pada pola kritik
perlindungan diri untuk 3. Menghina orang lain
bertahan terhadap ancaman 4. Menyangkal masalah
yang dirasakan terhadap harga yang terjadi
diri yang positif 5. Kurang partisipasi dalam
terapi
6. Kesulitan membina
hubungan.
11 Ketidakefektifan Ketidakmampuan untuk 1. Akses dukungan sosial
koping membentuk penilaian valid tidak adekuat
tentang stresor 2. Ketidakmampuan
ketidakadekuatan pilihan memenuhi kebuthan dasar
respons yang dilakukan , dan 3. Ketidakmampuan
ketidakmampuan untuk mengatasi masalah
menggunakan sumber daya 4. Ketidakmampuan
yang tersedia. menghadapi situasi
12 Penurunan Orang pertama pendukung, 1. Individu pendukung
koping keluarga kurang, tidak efektif atau menarik diri dari klien.
penurunan dalam memberi 2. Individu pendukung
dukungan, rasa nyaman, mengeluh kurang
bantuan, atau motivasi yang pengetahuan yang
diperlukan oleh klien untuk memengaruhi perilaku
mengelola atau menguasai efektif
tugas-tugas adaptif terkait 3. Keterbatasan dalam
masalah kesehatannya. komunikasi antara klien
dengan individu
pendukung
4. Perilaku protektif dari
individu pendukung yang
tidak sesuai dengan
kemampuan klien.
13 Duka cita Suatu proses kompleks yang 1. Disorganisasi/kacau
normal meliputi respons dan 2. Distres
perilaku emosional, 3. Distres psikologis
fisik,spiritual, sosial, dan 4. Memelihara hubungan
intelektual ketika individu, dengan almarhum
keluarga, dan komunitas 5. Memisahkan diri
memasukkan kehilangan yang 6. Perilaku panik
aktual, adaptif, atau 7. Rasa bersalah tentang
dipersepsikan ke dalam perasaan lega
kehidupan mereka sehari-hari.