Anda di halaman 1dari 16

TEMA 4 SUBTEMA 1 PEMBELAJARAN 1

KAMIS, 15 OKTOBER 2020


Apasaja organ yang terlibat dalam system peredaran darah?
Organ yang terlibat dalam system peredaran darah ada 3 yaitu:
1. Jantung
2. Paru – paru
3. Pembuluh darah
Mengalirnya darah di dalam tubuh disebut sistem peredaran darah. Sistem peredaran
darah dalam tubuh ada dua, yaitu peredaran darah kecil dan peredaran darah besar.
Sistem peredaran darah kecil, yaitu darah mengalir dari bilik kanan menuju paru-paru
melalui arteri pulmonalis. Dalam paru-paru terjadi pertukaran darah yang banyak
mengandung karbon dioksida (CO) dengan darah yang banyak mengandung oksigen (O).
Darah yang banyak mengandung O 22 kembali ke jantung melalui vena pulmonalis. Sistem
peredaran darah kecil sebagai berikut.
Sistem peredaran darah kecil

Sistem peredaran darah besar, yaitu darah yang banyak mengandung oksigen (O2)
mengalir dari bilik kiri jantung ke seluruh tubuh (kecuali paru-paru) melalui arteri besar
(aorta). Selanjutnya, terjadi pertukaran darah yang banyak mengandung oksigen dengan
darah yang banyak mengandung karbon dioksida di seluruh tubuh. Darah yang banyak
mengandung karbon dioksida kembali ke jantung melalui vena ke serambi kanan. Sistem
peredaran darah besar adalah sebagai berikut.

Jantung
Jantung adalah organ tubuh manusia yang berfungsi memompa darah ke seluruh
tubuh. Jantung memompa darah dengan cara berkontraksi dan berelaksasi secara
bergantian, sehingga jantung berdenyut, mengembang, dan mengempis. Jantung terletak di
dalam rongga dada sebelah kiri. Ukuran jantung kira-kira sebesar kepalan tangan
pemiliknya. Jantung tersusun atas kumpulan otot-otot yang sangat kuat yang disebut
miokardium. Jantung terdiri atas empat ruang, yaitu serambi kanan, serambi kiri, bilik
kanan, dan bilik kiri.
Antara bagian kanan dan kiri jantung dibatasi oleh sekat jantung yang disebut katup
jantung. Katup jantung berfungsi untuk mencegah bercampurnya darah yang mengandung
oksigen dengan darah yang mengandung karbon dioksida. Otot penyusun bilik jantung lebih
tebal daripada otot pada serambi jantung. Hal ini disebabkan tugas bilik jantung lebih
berat. Tugasnya, yaitu memompa darah keluar dari jantung ke seluruh bagian tubuh.
Kontraksi dan relaksasi pada jantung mengakibatkan terjadinya denyut jantung atau denyut
nadi. Ketika jantung memompa darah ke dalam pembuluh nadi, pembuluh tersebut ikut
berdenyut. Dengan demikian, melalui denyut nadi kamu dapat mengetahui denyut jantung.
Denyut nadi akan terasa jelas dengan menekan pembuluh nadi pada pergelangan tangan dan
bagian leher di bawah telinga. Untuk dapat menghitung denyut nadi, ayo lakukan percobaan
berikut,
Pembuluh darah
Pembuluh darah merupakan saluran tempat mengalirnya darah dari jantung ke
seluruh tubuh dan dari seluruh tubuh kembali ke jantung. Pembuluh dara terdiri atas dua
jenis, yaitu pembuluh nadi dan pembuluh balik Pembuluh nadi disebut arteri. Pembuluh balik
disebut vena. Pembuluh nadi atau arteri yaitu pembuluh yang membawa darah yang kaya
akan oksigen keluar dari jantung ke seluruh tubuh. Pembuluh nadi yang paling besar disebut
aorta. Pembuluh balik yaitu pembuluh darah yang membawa darah yang kaya akan karbon
dioksida dari seluruh tubuh menuju jantung.
Pembuluh nadi dan pembuluh balik bercabang-cabang. Ujung cabang pembuluh
terkecil disebut, pembuluh kapiler. Pembuluh kapiler sangat halus berdinding tipis dan
berpori. Dalam pembuluh kapiler ini terjadi pertukaran dua zat, yaitu antara oksigen dan
karbon dioksida. Panjang seluruh pembuluh darah manusia jika dihubungkan dari satu ujung
ke ujung yang lain dapat mencapai sekitar 160.000 km.
Perbedaan pembuluh nadi dan pembuluh balik.
PARU-PARU

Paru-paru juga memiliki peranan yang penting dalam proses peredaran darah. Dalam
proses peredaran darah, paru-paru berperan sebagai penyuplai oksigen ke dalam darah.
Darah yang telah diedarkan ke seluruh tubuh tidak lagi mengandung oksigen. Akan tetapi
banyak mengandung karbon dioksida. Setelah kembali ke jantung, darah yang akan
mengandung karbon dioksida tersebut dipompa ke dalam paru-paru. Selanjutnya, karbon
dioksida diambil dan diganti dengan oksigen melalui proses pernapasan. Paru-paru terdiri
atas ribuan tabung bercabang. Tabung bercabang yang jumlahnya ribuan semakin ke ujung
semakin mengecil. Pada ujung yang mengecil terdapat kantong udara. Knatong udara
tersebut dinamakan “alveoli”. Masing-masing alveoli memiliki jaringan halus kapiler. Pada
jaringan halus kapiler inilah tempat terjadinya pertukaran oksigen dan karbon dioksida.
PANTUN
Pantun berasal dari kata ―patuntun‖, kata dalam bahasa Minangkabau yang berarti
"petuntun". Dalam bahasa daerah lainnya pantun dikenal dengan istilah parikan (Jawa),
paparikan (Sunda), dan uppasa (Batak). Pantun adalah jenis puisi lama yang terdiri dari
empat baris (setiap baris terdiri atas 8 sampai 12 suku kata) dengan pola sajak a-b-a-b
atau a-a-a-a di setiap akhir suku kata setiap barisnya. Empat baris pantun terbagi atas 2
bagian, 2 baris pertama berfungsi sebagai sampiran, sedangkan 2 baris kedua berfungsi
sebagai penyampai isi.
Sementara syair berasal dari kata ―syu’ur‖, kata dalam Bahasa Arab yang berarti
perasaan. Syair adalah jenis puisi lama yang terdiri dari empat baris (setiap baris terdiri
atas 8 sampai 12 suku kata) dengan pola sajak a-a-a-a di setiap akhir suku kata setiap
barisnya. Syair tidak mengenal sampiran, artinya setiap baris dalam syair secara
keseluruhan merupakan isi.
Dari pengertian di atas, kita ketahui bahwa pantun memiliki beberapa persamaan
diantaranya sama-sama terdiri dari empat baris, sama-sama terikat oleh irama sajak, sama-
sama tersusun dari 8-10 suku kata, dan sama-sama merupakan contoh puisi lama. Akan
tetapi selain terlihat persamaannya, kita juga bisa melihat apa saja hal yang membedakan
antara pantun dan syair. Perbedaan pantun dan syair tersebut telah kami sajikan dalam
bentuk tabel seperti yang tertera berikut ini.

Perbedaan pantun dan syair yang pertama terletak pada isinya. Meski sama-sama
terdiri atas 4 baris, akan tetapi bagian-bagian pantun dan isi syair ternyata berbeda.
Pantun terdiri atas bagian sampiran dan isi, sementara syair secara keseluruhan tidak
mengenal sampiran. Coba perhatikan contoh pantun dan syair di bawah ini!

Pada contoh pantun, kita melihat bahwa 2 baris pertama merupakan sampiran atau
bagian yang tidak bermakna tapi dibutuhkan untuk menyesuaikan sajak, sementara 2 baris
terakhir adalah murni berupa isi yang memiliki makna atau maksud yang ingin disampaikan
oleh si pembuat pantun. Sedangkan pada contoh syair, kita melihat bahwa keempat baris
tersebut memiliki kesatuan makna, dimana antar baris demi barisnya memiliki kaitan yang
tidak terpisahkan. Pada contoh di atas, kita juga melihat bahwa perbedaan pantun dan syair
terletak pada sajak atau rimanya. Pada contoh pantun, kita menemukan setiap suku kata
terakhirnya memiliki sajak a-b-a-b, kendati pun ada pula pantun yang memiliki sajak a-a-a-a.
Sementara syair memiliki hanya memiliki sajak a-a-a-a. Nah, demikianlah pemaparan sekilas
kami mengenai perbedaan pantun dan syair. Dari pemaparan diatas kita bisa simpulkan
bahwa perbedaan antara pantun dan syair terletak pada 2 hal utama yaitu, dari isi bagian
serta dari rama atau sajaknya.

Sistem peredaran darah pada manusia:


1. Peredaran darah besar
Jantung –> Seluruh Tubuh —> Jantung
Kata kuncinya : Besar, Jantung, Tubuh
Sistem peredaran darah besar, yaitu darah yang banyak mengandung oksigen
(O2) mengalir dari bilik kiri jantung ke seluruh tubuh (kecuali paru- paru) melalui
arteri besar (aorta). Selanjutnya, terjadi pertukaran darah yang banyak
mengandung oksigen dengan darah yang banyak mengandung karbon dioksida di
seluruh tubuh. Darah yang banyak mengandung karbon dioksida kembali ke jantung
melalui vena ke serambi kanan. Sistem peredaran darah besar adalah sebagai
berikut.
2. Peredaran darah kecil
Jantung –> Paru-Paru –> Jantung
Kata kuncinya : Kecil, Jantung, Paru

Sistem peredaran darah kecil, yaitu darah mengalir dari bilik kanan menuju paru-
paru melalui arteri pulmonalis. Dalam paru-paru terjadi pertukaran darah yang
banyak mengandung karbon dioksida (CO) dengan darah yang banyak mengandung
oksigen (O). Darah yang banyak mengandung O2 kembali ke jantung melalui vena
pulmonalis.
Alat peredaran darah manusia terdiri dari :
1. Jantung Memiliki 4 ruang yaitu serambi kanan dan kiri, dan juga bilik kanan dan kiri.
Keduanya memiliki otot hanya saja otot bilik lebih tebal, karena tugasnya yang berat
yaitu memompa darah keluar dari jantung. Antara keduanya memiliki sekat yang
berfungsi untuk mencegah darah bercampur antara kaya Oksigen dengan
Karbondioksida.
2. Pembuluh Darah Yaitu saluran atau tempat mengalirnya darah dari jantung ke seluruh
tubuh. Terdiri dari 2 macam :
Pembuluh Vena (Balik) dan Pembuluh Nadi (Arteri).
1. Pembuluh Nadi (Arteri) membawa darah yang kaya oksigen keluar dari jantung,
kecuali arteri pulmonalis yang membawa darah kaya karbondioksida dari jantung ke
paru-paru.
2. Pembuluh Balik (Vena) membawa darah yang kaya karbondiksida keluar dari tubuh
menuju jantung, kecuali Vena pulmonalis yang membawa darah kaya oksigen dari
paru-paru ke jantung Dalam ujian nasional sekolah dasar, materi ini biasanya keluar
dalam bentuk gambar dengan bentuk soal yang bervariasi.

3. Paru-paru
Paru-paru juga memiliki peranan yang penting dalam proses peredaran darah.
Dalam proses peredaran darah, paru-paru berperan sebagai penyuplai oksigen ke
dalam darah. Darah yang telah diedarkan ke seluruh tubuh tidak lagi mengandung
oksigen. Akan tetapi banyak mengandung karbon dioksida. Setelah kembali ke
jantung, darah yang akan mengandung karbon dioksida tersebut dipompa ke dalam
paru-paru. Selanjutnya, karbon dioksida diambil dan diganti dengan oksigen melalui
proses pernapasan. Paru-paru terdiri atas ribuan tabung bercabang. Tabung
bercabang yang jumlahnya ribuan semakin ke ujung semakin mengecil. Pada ujung
yang mengecil terdapat kantong udara. Knatong udara tersebut dinamakan ―alveoli‖.
Masing-masing alveoli memiliki jaringan halus kapiler. Pada jaringan halus kapiler
inilah tempat terjadinya pertukaran oksigen dan karbon dioksida.

Pantun adalah salah satu dari beberapa jenis puisi lama yang sudah sangat di kenal luas
dalam bahasa bahasa yang ada di Nusantara ini. Menurut wikipedia kata pantun berasal dari
kata "patuntun" yang di dalam bahasa Minangkabau mempunyai arti petuntun.
Ciri ciri Pantun
1. Pantun mempunyai Bait, dan setiap bait pantun terdiri dari empat baris.
2. Baris pertama dan yang kedua adalah sampiran.
3. Baris ketiga dan keempat adalah isi.
4. Satu baris terdiri atas 4 sampai 6 kata.
5. Satu baris terdiri atas 8 sampai 12 suku kata.
6. Pantun mempunya sajak a-b-a-b dan a-a-a-a (tidak boleh bersajak a-a-b-b ataupun
sajak lain)

Contoh penerapan ciri dalam pantun


Luas terbentang kebun lada ( baris satu )
Ladanya di petik ketika temaram ( baris dua )
Jikalau iman terangi dada ( baris tiga )
Hatinya lapang, hidupnya tentram ( baris empat )

Penjelasan dari pantun di atas adalah :


1. Bait pantun di atas terdiri atas empat baris.
2. Sampiran dari pantun di atas adalah
Luas terbentang kebun lada ( baris satu )
Ladanya di petik ketika temaram ( baris dua )
Baris satu dan baris dua pantun tersebut merupakan sampiran.
3. Isi dari pantun di atas adalah
Jikalau iman terangi dada ( baris tiga )
Hatinya lapang, hidupnya tentram ( baris empat )
Baris tiga dan baris empat adalah isi dari pantun yang ingin disampaikan oleh
pembuatnya. Jika kita membacanya kita bisa menangkap pesan dari pembuat pantun
tersebut, pesan tersebut bisa di artikan sebagai berikut; jika hati di hati kita terdapat iman
kepada tuhan yang maha esa pasti hati kita lebih lapang dan juga hidup akan menjadi lebih
tentram terasa.
4. Jumlah Kata dari contoh pantun di atas adalah
Satu baris pantun umum terdiri atas 4 sampai 6 kata.
Luas-terbentang-kebun-lada ( baris satu )
Ladanya-dipetik-ketika-temaram ( baris dua )
Jikalau-iman-terangi-dada ( baris tiga )
Hatinya-lapang-hidupnya-tentram ( baris empat )
Satu baris pantun umum terdiri atas 4 sampai 6 kata. sedangkan pantun diatas tiap barisnya
terdiri dari empat kata.
5. Satu baris terdiri atas 8 sampai 12 suku kata.
Lu-as ter-ben-tang ke-bun la-da ( baris satu ) => Terdiri dari 9 suku kata
La-da-nya di-pe-tik ke-ti-ka te-ma-ram ( baris dua ) => Terdiri dari 12 suku kata
Ji-ka-lau i-man te-ra-ngi da-da ( baris tiga ) => Terdiri dari 10 suku kata
Ha-ti-nya la-pang, hi-dup-nya ten-tram ( baris empat ) => Terdiri dari 10 suku kata

6. Pantun mempunya sajak a-b-a-b dan a-a-a-a (tidak boleh bersajak a-a-b-b ataupun
sajak lain)

Contoh Pantun yang mempunyai pola a-a-a-a

Kalau orang menjaring ungka


Rebung seiris akan pengukusnya
Kalau arang tercorong kemuka
Ujung keris akan penghapusnya

Pantun diatas berpola a-a-a-a, Karena mempunayi suku kata akhir yang sama,
yaitu bunyi -ka: ungka, pengukusnya, kemuka, dan penghapusnya.
Contoh Pantun yang memiliki pola a-b-a-b

Bunga kenanga di atas kubur


Warna putih semerbak aroma
Apa guna sombong dan takabur
Rusak hati badan binasa

Penyakit yang Menyerang Darah dan Alat Peredaran Darah


1. Anemia (kekurangan sel darah), Penyebabnya : Pendarahan akibat kecelakaan,
kekurangan zat besi, akibat penyaki lain seperti kanker tulang ataupun infeksi. Gejalanya :
tubuh merasa lemah dan cepat lelah, kadang tubuh mngalami kesemutan dan jantung
berdebar-debar.
2. Leukimia (kanker darah), adalah penyakit yang terjadi karena produksi sel
darah putih yang terlalu banyak. Gejalanya : rasa lelah, lemah dan kurang nafsu makan, lama
kelamaan timbul nyeri tulang dan terjadi pendarahan di kulit dan di bagian tubuh lain.
3. Hipertensi (tekanan darah tinggi), Penyakit yang ditunjukkan dengan tingginya
tekanan darah bila diukur dengan alat pengukur tekanan darah yaitu Tensimeter. Gejalanya
: terasa nyeri di kepala, jantung berdebar-debar, sesak napas saat melakukan pekerjaan
berat dan badan lemah.
4. Wasir (ambeyen), yaitu pelebaran pada pembuluh darah dekat anus yang
disebabkan karena duduk lama.
5. Varises, yaitu pembesaran/pembengkakan pembuluh darah balik dibagian kaki.
6. Hemofilia, yaitu darah sukar membeku saat luka.
7. Penyakit jantung bawaan.yaitu kelainan pada jantung sejak lahir sehingga darah
dari serambi kiri mengalir ke serambi kanan.
8. Pembuluh nadi mengeras, Penyebabnya : kelebihan zat kapur, lemak, kolesterol,
dan gula dalam tubuh.
Cara Memelihara Kesehatan Alat Peredaran Darah
1. Olahraga yang teratur.
2. Tidak memakan makanan yang berlemak.
3. Istirahat yang cukup.
4. Makan makanan yang bergizi.
Menuliskan isi pantun.
Tuliskan isi pantun dibawah ini.
1. Kemuning tengah balai
Bertumbuh lalu semakin tinggi
Berunding pada orang tak pandai
Bagai alu pencungkil duri

2. Pergi ke pasar beli gitar


Belinyanya di toko depan
giat-giatlah belajar
ada manfaat di masa depan

3. Lima enam tujuh delapan


Di Pekalongan beli batik
Kalau kau cari teman
Seorang teman harus baik

4. Jalan-jalan kunjungi taman


Pergi naik odong-odong
Jika ingin miliki teman
Jangan engkau berlaku sombong
TUGAS (dikerjakan dikertas dengan soalnya) dikumpulkan hari Senin, 19 Oktober 2020

1. Tulislah urutan peredaran darah besar dan peredaran darah kecil!

Peredaran darah kecil:


Peredaran darah besar:

2.Sebutkan organ tubuh yang berperan dalam peredaran darah pada manusia!

3. Tulislah fungsi dari organ pada gambar dibawah ini!

Organ Peredaran Darah Fungsinya

4. Sebutkan bagian jantung yang ditujukan oleh noomer I, II, III dan IV.
5. Buatlah isi dari sampiran pantun berikut!

Cinderella naik kereta mewah,


Pergi ke istana bertemu pangeran.
……………………………………..
……………………………………..
6.Jelaskan perbedaan dan persamaan pantun dan syair!

7.Buatlah pantun yang mempunyai pola a-a-a-a!

8. Sebutkan 3 saja ciri-ciri pantun!