Anda di halaman 1dari 1

Perlindungan dan penegakan HAM

Dalam upaya perlindungan HAM telah dibentuk lembaga-lembaga resmi oleh pemerintah
seperti :
Ø Komnas HAM
Tujuan Komnas HAM adalah :
· Membantu pengembangan kondisi yang kondusif bagi pelaksanaan hak asasi manusia.
·  Meningkatkan perlindungan dan penegakan HAM guna berkembangnya pribadi manusia
indonesia seutuhnya dan kemampuan berpartisipasi dalam berbagai bidang kehidupan.

Ø Pengadilan HAM
Pengadilan khusus yang berada dilingkungan peradilan umum dan berkedudukan
Pengadilan HAM merupakan di daerah kabupaten atau kota.

Ø Komisi Nasional Perlindungan Anak dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia.


Tugas KNPA melakukan perlindungan anak dari perlakuan misalnya deskriominasi,
kekerasan, kekejaman, penganiayaan, eksploitasi dan perlakuan-perlakuan lain.
Tugas KPAI adalah :
· Melakukan sosialisasi seluruh ketentuan peraturan perundang-undangan yang berkaitan
dengan perlindungan anak
· Mengumpulkan data dan imformasi, menerima pengaduan masyarakat, melakukan
penelaahan, pemantauan, evaluasi dan pengawasanterhadap penyelenggaraan
perlindungan anak.
· Memberikan laporan, saran, masukan dan pertimbangan kepada presiden dalam rangka
perlindungan anak.

Ø Komisi Nasional Antikekerasan terhadap Perempuan.


Lembaga ini di bentuk berdasarkan Keppres No 181 Thn 1998. Dasar pertimbangan
pembentukan lembaga ini adalah sebagai upaya mencegah terjadinya dan menghapus
segala bentuk kekerasan terhadap perempuan.

Ø Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi


Lembaga ini di bentuk berdasarkan UU RI No 27 Thn 2004. Lembaga ini dibentuk
bertujuan :
· Memberikan alternatif penyelesaian pelanggaran HAM berat diluar pengadilan HAM ketika
penyelesaian pelanggaran HAM berat lewat
· Sarana mediasi antara pelaku dan korban pelanggaran HAM berat untuk menyelesaikan
diluar pengadilan HAM.

Ø LSM Pro-demokrasi dan HAM.


Lembaga ini dibentuk oleh masyarakat. Lembaga HAM bentukan masyarakat terutama
dalam bentuk LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) atan NGO (Non Governmental
Organization).